Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kolaborasi dan Akulturasi Seni, Adat dan Budaya, Pemkab Tabanan Kunker ke Lampung Timur

BALIILU Tayang

:

kunjungan kerja bupati tabanan
KUNKER: Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., berfoto bersama saat kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Timur, Jumat (5/1/2024). (Foto: Hms Tbn)

Lampung Timur, Lampung, baliilu.com – Keseriusan Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., dalam membangun dan menyempurnakan perwujudan Visi dan Misi Tabanan Era Baru, melalui pelestarian seni, adat, agama, dan budaya, dibuktikannya dengan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam kunjungan kerjanya, Jumat (5/1/2024). Bupati Tabanan mengapresiasi pelestarian seni, adat, agama, dan budaya Bali di Kabupaten Lampung Timur.

Bupati Sanjaya yang saat itu didampingi Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan para Asisten Setda, Ketua PHDI Tabanan, Inspektur dan para Kepala OPD serta Kepala Bagian terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, juga Manager DTW Tanah Lot dan Jatiluwih dan tak ketinggalan juga memboyong serta Paguyuban Seni Tabanan, hadir dalam rangkaian kunjungan kerja dan persembahyangan bersama di Pura Puseh Jagad Dita di Desa Sidorejo, Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur.

Saat itu kehadiran rombongan disambut dengan hangat dan antusias oleh Bupati Lampung Timur yang diwakili oleh Sekda Mochamad Jusuf nampak turut menyambut, para Sulinggih, para Anggota DPRD, Camat, Kapolsek dan Danramil serta Kepala Desa juga Bendesa Adat setempat, berikut Ketua Organisasi Hindu dan krama umat Hindu Kabupaten Lampung Timur. Terlebih saat kunjungan kerja Sanjaya dan jajaran saat itu juga membawa buah tangan berupa hiburan dari Paguyuban Seni Tabanan dan penampilan bondres yang teramat dirindukan warga setempat.

Kehadiran jajaran Pemkab Tabanan saat itu juga memiliki tujuan untuk melihat potensi tentang sektor pertanian dan tak terkecuali juga sektor pariwisata yang ada di Lampung. Sebab, potensi yang dimiliki Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Tabanan notabene sama, yakni 80% bergerak di bidang pertanian. “Walaupun kami berdampingan dengan sektor pariwisata seperti Badung dan Denpasar, tapi ada kemiripan karena juga bergerak di sektor pertanian. Tadi kami juga sembahyang bersama, tujuannya bagaimana kita melakukan kolaborasi dan akulturasi antara budaya Bali semeton kami di sini dan juga yang dulu bertransmigrasi ke sini di sekitar tahun 50 sampai 60-an, eksistensinya masih kuat sampai sekarang. Menjaga budaya yang ada di Bali,” ujar Sanjaya dalam wawancara singkat malam itu.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Sampaikan Apresiasi Terkait Rekomendasi LKPJ Bupati oleh DPRD Tabanan

Bagi Sanjaya, eksistensi yang kuat itu terus terbukti, sebab keberadaan Pura, adat istiadat, seni dan budaya serta sektor pertanian yang ada di Lampung sangatlah berkembang pesat. “Ini kami berikan apresiasi, mengunjungi saudara-saudara kami di Lampung, kurang lebih ada 1,252 juta masyarakat Bali di Lampung. Ini kami tengok, ajak dan berikan motivasi agar bersama-sama tidak melupakan warisan leluhur Budaya Bali walaupun merantau di Lampung. Saya juga pesankan, dimana kaki dipijak di situ langit dijunjung. Hormati sesuai Desa Kala Patra setempat,” sebutnya lebih lanjut.

Melalui pesannya tersebut, pihaknya seraya berharap, akulturasi ini kemudian mampu menjadi kekuatan yang saling menjaga suku, agama, budaya dan ras yang ada di Lampung dan Bali. Sanjaya juga berharap, kunjungan perdananya sebagai Bupati Tabanan di Lampung Timur mampu berjalan secara berkesinambungan, sehingga sinergitas pariwisata, adat dan budaya di masing-masing daerah dapat terjaga dengan baik. Sanjaya menyampaikan, di tahun 2012 lampau, pihaknya sempat berkunjung ke Lampung dan apabila dibandingkan dengan kunjungannya saat ini, perubahan signifikan sudah sangat bisa dirasakan.

Dulu Sanjaya berkesempatan melakukan kunjungan di tahun 2012 silam ke Lampung Selatan dan mayoritas masyarakatnya juga sama bergerak di bidang pertanian. “12 tahun yang lalu dan sekarang sudah sangat berubah. Industri pertanian dan perdagangan sudah sangat maju. Jadi saya apresiasi sekali masyarakat Bali di Lampung, terbukti dari ekonomi, bisnis jasa, bahkan masyarakat Bali perantauan sudah menduduki tempat strategis di bidang pemerintahan. Itu membuktikan orang Bali di perantauan sudah maju-maju, bergerak di semua sektor, jasa, pertanian hingga politik,” papar Sanjaya.

Oleh sebab itu, pihaknya dengan tulus berharap, bagaimana sinergitas ini bisa berjalan dengan baik, kedepannya pertanian dan pariwisata Lampung dan Bali bisa terus berkembang. Kehadirannya yang juga mengajak serta kesenian khas Tabanan saat itu juga bukan hanya memiliki makna hiburan semata, tetapi dengan berlimpahnya sanggar seni dan bondres di Tabanan agar budaya yang ditampilkan di sini dapat menular, menjadi inspirasi dan dikembangkan dengan baik menjadi sebuah akulturasi budaya yang paripurna.

Baca Juga  Bupati Tabanan Lantik Pengurus Ranting Gerakan Pramuka 2022-2025

Di kesempatan yang sama, Nengah Pasek Suci selaku Kelian Adat Desa Sidorejo, menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus serta mewakili krama setempat, menyambut baik kehadiran Bupati Tabanan beserta jajaran. Baginya, kedatangan Bupati Tabanan saat itu bagaikan sebuah mimpi yang sangat ditunggu. “Kami haturkan terima kasih dan selamat datang, semoga kehadiran jajaran sebagai Murdaning Jagat Kabupaten Tabanan, memberikan spirit dan semangat bagi krama umat Hindu di sini dan juga krama Hindu Bali yang sudah transmigrasi ke sini sejak tahun 1963. Semoga kehadiran Bapak dapat memberikan kerahayuan dan keselamatan,” ucap Nengah saat itu. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pastikan Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Jembrana Instruksikan Satpol PP dan Dishub Turun Langsung Kawal SPBU

Published

on

By

Bupati Jembrana Pimpin Apel Koordinasi Antrean BBM
PIMPIN APEL: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini terkait kelangkaan BBM di wilayah Jembrana. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan akibat antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan tersebut disampaikan dalam apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini di wilayah Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana memfokuskan upaya ini untuk meringankan beban masyarakat yang harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, agar mereka dapat kembali beraktivitas mencari nafkah.

​Dalam arahannya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jembrana diminta untuk bahu-membahu serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Fokus pengamanan diarahkan secara khusus ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Jembrana.

“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” kata Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

​Aparat diinstruksikan untuk memastikan antrean berjalan tertib, mencegah aksi keserobotan yang dapat memicu kericuhan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di jalan nasional akibat mengularnya antrean kendaraan.

“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Sanjaya Lantik 23 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemkab Tabanan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Pertamina Prioritaskan Buleleng dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

Published

on

By

Bupati Sutjidra Pimpin Rakor Penanganan Antrean BBM
PIMPIN RAKOR: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bergerak cepat memastikan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi Kabupaten Buleleng. Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10), Bupati langsung terhubung dengan pihak Pertamina. Pembicaraan itu melibatkan Sales Area Manager Pertamina dan Kepala Depo Manggis, depo yang selama ini menjadi sumber pasokan BBM Buleleng.

“Kami sudah berkomunikasi selama lebih dari dua jam untuk membahas kepastian pasokan BBM bagi Kabupaten Buleleng,” ujar Bupati Sutjidra.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai pasokan BBM di Buleleng beredar simpang siur di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Pemkab Buleleng mendesak adanya jawaban yang pasti dari PT. Pertamina. Kepastian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah pengawalan di lapangan.

“Jika tidak ada kepastian, informasi akan terus simpang siur dan masyarakat akan terus menunggu tanpa kejelasan. Apabila sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Sutjidra juga menyoroti pemerataan pasokan ke puluhan SPBU yang tersebar di Buleleng. Menurutnya, pasokan yang diterima daerah ini belum mencukupi dalam kondisi normal.  Hal inilah yang disampaikan kepada Pertamina agar Buleleng mendapat prioritas.

“Sekarang pasokan yang diberikan Pertamina di bawah 50 persen dari kebutuhan. Ini yang menjadi persoalan, karena itu kami memperjuangkan kebutuhan BBM di Kabupaten Buleleng untuk menjadi prioritas juga,” ungkapnya.

Pemkab Buleleng turut menggandeng unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi berjalan aman begitu pasokan tiba. Dalam beberapa hari terakhir, TNI dan Polri telah membantu mengamankan SPBU yang mengalami antrean panjang. Kapolres dan Dandim juga menyatakan kesiapan ikut mengawasi. Namun ditekankan, bahwa ia bersama Forkopimda Buleleng memperjuangkan ke Pertamina agar pasokan BBM ke Buleleng bisa dipenuhi sesuai kebutuhan kondisi normal.

Baca Juga  Kunjungi Pameran Kuliner Bali Bangkit 2022, Bupati Tabanan Optimis Kuliner Khas Tabanan Jadi Primadona

“Kami akan mengawal distribusi bersama Forkopimda, tapi yang utama kami perjuangkan adalah pasokannya,” jelas Sutjidra.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM. Satgas ini akan bekerja memantau pasokan sekaligus pendistribusian, serta menelusuri penyebab menurunnya pasokan ke Buleleng. Struktur, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, dan pola pelaporannya diminta segera dituntaskan.

“Satgas inilah yang akan memantau terus perkembangan pasokan dan pendistribusian BBM. Saat ini yang paling kami butuhkan adalah kepastian pasokan BBM untuk Buleleng, termasuk jumlah yang benar-benar dialokasikan,” pungkas Bupati Sutjidra.

Pemkab juga mendorong perluasan akses BBM hingga ke desa-desa melalui Pertashop. Saat ini, pasokan yang diterima gerai-gerai tersebut dinilai masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan warga. Selain itu, Pertamina diminta mengkaji pelibatan BUMDes agar distribusi menjangkau masyarakat yang jauh dari SPBU, dengan tetap memperhatikan ketentuan, kewenangan, dan aspek keselamatan.

Terkait antrean, Bupati Sutjidra menyampaikan memahami kondisi warga yang rela mengantre sejak malam hari, bahkan ada yang menginap di SPBU. Bupati Sutjidra juga mengucapkan terimaksih kepada masyarakat dan semua pihak, sehingga masyarakat yang mengantre BBM bisa tertib dan lancar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Komit Wujudkan ‘’Clean Government’’, Bupati Tabanan Pastikan Seluruh OPD Teken Pakta Integritas

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca