Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

BUDAYA

Kota Denpasar Tampilkan Garapan Danacitta Segara di Peed Aya PKB XLV

Walikota Jaya Negara Berikan Apresiasi, Penampilannya Luar Biasa

Loading

BALIILU Tayang

:

Pesta Kesenian Bali
Penampilan Peed Aya Duta Kota Denpasar serangkaian Pesta Kesenian Bali XLV Tahun 2023 di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (18/6). (Foto : ist)

Denpasar, baliilu.com – Peed Aya (Pawai) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 yang bertemakan Segara Kerthi, Prabhaneka Sandhi, Samudra Cipta Peradaban dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia ke-5 sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. Dr. (Hc) Megawati Soekarnoputri di Depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi, Denpasar, Minggu (18/6). Duta Kota Denpasar pun turut andil dalam pelaksanaan pawai tersebut. Di mana, garapan bertajuk Danacitta Segara, Peradaban Multikultur dan Ekonomi Kreatif menjadi konsep penampilan yang dibawakan oleh gabungan seniman Kota Denpasar.

Tak hanya Megawati Soekarnoputri, rangkaian pawai disaksikan langsung Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin  Uno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, Kepala LKPP, Hendrar Prihadi, Gubernur Bali, Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Prananda Prabowo dan tentunya Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa, dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

Tampak pula Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta undangan lainnya.

Diawali dengan papan nama Kota Denpasar, rangkaian Peed Aya Duta Kota Denpasar  menampilkan peragaan busana Bali Payas Agung khas Kota Denpasar, dilanjutkan dengan Penari Sekar Jempiring sebagai maskot Kota Denpasar, Parade Kostum Karnaval Janur yang diriingi dengan Gambelan Adi Merdangga Anak-anak. Tak hanya itu, tampak pula iringan Penari Burung Tenggek, Penari Air, dan Tari Legong Le Mayeur. Sebagai persembahan terakhir turut ditampillan ogoh-ogoh karya STT. Belaluan Sad Merta.

Baca Juga  TP PKK Denpasar Perkuat Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana

Kordinator Peed Aya Ida Bagus Eka Harista menjelaskan, pada pawai tahun ini sedikitnya 200 seniman dilibatkan. Di mana, Danacitta Segara, Peradaban Multikultur dan Ekonomi Kreatif merupakan judul harapan pawai Peed Aya Kota Denpasar pada PKB XLV Tahun 2023 ini. Judul ini dikemas dengan kreasi tari berbusana fesyen dan carnaval bernuansa multikultur (Bali dan luar Bali). Di mana, secara khusus tema ini mengisahkan pertemuan orang suci dan seniman Sanur yakni Ida Pedanda Made Sidemen dengan seniman asing  Le Mayeur, John Cost, dan lainnya sebagai wujud dari proses terjadinya peradaban multi-kultur di Kota Denpasar.

Dari pertemuan Ida Ketut Aseman dengan Le-Mayeur serta Ni Pollok inilah kata Gus Eka, membawa dampak kemasyuran Pantai Sanur hingga ke seluruh pesisir pantai yang dekat dengan Sanur. Para seniman Sanur pun mulai melakukan pembangunan dalam konteks infrastruktur, seni, dan budaya sehingga pembangunan obyek wisata mulai di bentuk, salah satu tempat suci diantaranya Pura Sakenan yang menjadi salah satu pusat persembahyangan dan menjadi daerah tujuan wisata religius yang dipandang luar biasa oleh turis manca negara untuk datang ke Bali.

“Dari konsep inilah penggarap memadukan karya seni tari yang dikemas dalam sajian pawai atau Peed Aya PKB XLIV, yang tentunya disesuaikan dengan tema Segara Kerthi, Prabhaneka Sandhi, Samudra Cipta Peradaban,” ujarnya.

Sementara, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa ditemui usai pelaksanaan Peed Aya PKB XLV mengatakan bahwa Pemkot Denpasar mendukung penuh pelaksanaan PKB setiap tahunnya. Ajang PKB ini dapat menjadi wahana bagi seniman Kota Denpasar untuk mengembangkan seni dan kebudayaan serta kearifan lokal Bali khususnya Kota Denpasar sebagai ajang pelestarian dan penguatan dalam berkesenian.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Peringatkan 2 Hotel Penunggak Pajak

Pihaknya mengaku bangga dengan penampilan Duta Peed Aya Kota Denpasar. Di mana menurutnya seluruh seniman telah sukses menampilkan yang terbaik dalam kemasan judul Danacitta Segara, Peradaban Multikultur dan Ekonomi Kreatif yang merupakan pengejawantahan dari tema PKB XLV Tahun 2023 yakni Segara Kerthi, Prabhaneka Sandhi, Samudra Cipta Peradaban.

“PKB ini merupakan ajang apresiasi seni bagi seluruh seniman di Kota Denpasar sebagai upaya pelestarian dan pengembangan seni di Kota Denpasar, dan tadi Duta Peed Aya Denpasar sudah tampil luar biasa,” jelas Jaya Negara.

Selain mengikuti Pembukaan Peed Aya di Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dan Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut menghadiri Pementasan Perdana gelaran PKB XLIV Tahun 2023 yang ditandai dengan Rekasedana Sendratari Karang Kaang Kembang.

Di mana, garapan bertajuk Karang Kaang Kembang ini menceritakan tentang kekuatan dan kesucian Ratu Gede Mas Mecaling yang mampu mengalahkan (nyomia) Panca Bhuta menjadi lima energi untuk menjaga kesucian dan kemuliaan laut. Untuk diketahui, Pemkot Denpasar mengirimkan 23 Tim  Duta Kesenian yang akan berlaga di PKB XLIV. Di mana, untuk tahun ini sebanyak 1.900-an seniman Kota Denpasar  turut terlibat dalam PKB tahun ini. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

BUDAYA

Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan “Bhakti Penganyar” di Pura Giri Salaka Alas Purwo

Published

on

By

Jajaran Pemkab Tabanan Gelar Persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Giri Salaka
BHAKTI PENGANYAR: Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Giri Salaka, Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (4/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar di Pura Giri Salaka, Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (4/11). Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi ini diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila beserta Ny. Santi Susila yang hadir mewakili Bupati Tabanan. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta istri dan anggota DPRD, para Asisten Sekda, para Camat, serta para Kepala Perangkat Daerah beserta staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Persembahyangan Bhakti Penganyar berlangsung dengan khidmat sebagai wujud sradha dan bhakti umat ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui persembahyangan bersama, yang dilanjutkan dengan penyerahan punia sebagai bentuk ketulusan dan dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan keagamaan di Pura Giri Salaka.

Momentum Hari Suci Pagerwesi yang dimaknai sebagai hari untuk memperkuat keteguhan pikiran dan spiritualitas menjadi pengingat bagi umat Hindu agar senantiasa membentengi diri dengan ilmu pengetahuan, nilai-nilai dharma, serta kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan. Melalui momentum suci ini, diharapkan mampu meningkatkan sraddha dan bhakti serta menjaga keseimbangan dalam kehidupan.

Pelaksanaan Bhakti Penganyar juga dimeriahkan dengan persembahan seni dan budaya Bali, yakni Tari Rejang Tridatu, Tari Dadong Rerod, serta tabuhan Sekaa Gong Wanita Kabupaten Tabanan. Persembahan tersebut menambah semarak sekaligus kekhidmatan suasana, serta menjadi wujud nyata pelestarian seni, adat, dan budaya Bali yang senantiasa berjalan selaras dengan kehidupan spiritual masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan sradha bhakti umat semakin kuat. Selain menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi keagamaan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat rasa persatuan serta menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan sesuai dengan ajaran Tri Hita Karana. (gs/bi)

Baca Juga  Nilai Transaksi Denfest 2022 Capai Rp 3,4 Miliar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Bupati Adi Arnawa Upasaksi “Karya Padudusan Agung” di Sigaran Mekar Bhuwana

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Munggah Kwangen di Bagia Pula Kerti Saat Padudusan Agung
MUNGGAH KWANGEN: Bupati Adi Arnawa “munggah kwangen” di Bagia Pula Kerti saat menghadiri sekaligus menjadi upasaksi pada Puncak Piodalan Pedudusan Agung di Pura Desa dan Pura Puseh Desa Adat Sigaran Mekar Bhuwana, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Senin (2/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menjadi upasaksi pada Puncak Piodalan Padudusan Agung serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, Ngusaba Desa dan Ngusaba Nini di Pura Desa dan Pura Puseh Desa Adat Sigaran Mekar Bhuwana, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Senin (2/11).

Karya yang dilaksanakan berdasarkan rangkaian upacara Tawur Balik Sumpah Utama tersebut dipuput oleh Ida Pedanda Gede Griya Cau Belayu, Ida Pedanda Gede Gria Dalem Sibanggede, dan Ida Pedanda Ulun Uma. Sebagai wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelestarian adat dan budaya Bali, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana sebesar Rp 3,5 miliar kepada Bendesa Adat Sigaran.

Bupati Adi Arnawa juga melaksanakan persembahyangan bersama krama pengempon serta melakukan prosesi munggah kwangen di Bagia Pula Kerti. Dalam sambramanya, Bupati mengapresiasi karya yadnya ini sebagai wujud nyata sradha dan bhakti masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa berkomitmen untuk mendukung pelestarian adat, agama, seni, dan budaya Bali. Pelaksanaan karya yadnya seperti ini merupakan wujud nyata sradha dan bhakti masyarakat sekaligus bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan leluhur agar tetap ajeg dan lestari,” ujarnya.

Ia menegaskan, tradisi lokal merupakan fondasi penting pariwisata karena sudah menjadi kewajiban bersama untuk menjaga, merawat, dan mewariskan adat serta budaya Bali kepada generasi penerus. “Jangan sampai perkembangan zaman membuat kita melupakan akar budaya dan tradisi yang menjadi jati diri masyarakat Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Manggala Karya Wayan Suja menyampaikan bahwa rangkaian karya telah dimulai sejak 27 Agustus 2026 dan akan berlangsung hingga 16 Desember 2026 mendatang. Tahapan upacara yang dilaksanakan meliputi Atur Piuning, Dharma Wacana, Nyukat Genah, Melaspas, Nyengker Setra, Netegan Nyangling, Mendak Tirta, hingga Yasa Kerti. Disebutkan pula bahwa pengempon pura berjumlah 109 paon, yang mencakup 430 kepala keluarga (KK) atau 2.425 jiwa.

Baca Juga  Jelang Lomba Taman Telajakan, 3010 Bibit Jempiring Maskot Denpasar Disebar

Turut hadir Anggota DPRD Badung Nyoman Wiradana, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, unsur Tripika, Perbekel Desa Mekar Bhuwana, serta Bendesa Adat Mekar Bhuwana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

BUDAYA

Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Bersama Rahina Saraswati di Pura Agung Jagatnatha

Published

on

By

Persembahyangan Rahina Saraswati di Pura Agung Jagatnatha
PERSEMBAHYANGAN SARASWATI: Suasana persembahyangan yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Putra Widiastawa, dan masyarakat Kota Denpasar serangkaian Rahina Saraswati, Saniscara Umanis Wuku Watugunung, di Pura Agung Jagatnatha, Sabtu (31/10). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan persembahyangan bersama serangkaian Hari Suci Saraswati di Pura Agung Jagatnatha Kota Denpasar, pada Saniscara Umanis Wuku Watugunung, Sabtu (31/10).

Persembahyangan tersebut merupakan wujud sradha bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Saraswati, Dewi Ilmu Pengetahuan.

Hadir langsung pada momentum tersebut, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bersama pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Tampak hadir pula Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Putra Widiastawa, dan Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya.

Usai persembahyangan, Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan, Hari Suci Saraswati dimaknai sebagai turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia. Pada hari ini umat memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Dewi Saraswati yang diidentikkan sebagai dewi pengetahuan, kesadaran (widya), dan sastra. Dewi Saraswati diyakini sebagai sakti dari Dewa Brahma, Dewa Pencipta dalam mitologi Hindu.

“Hari Saraswati menjadi hari yang penting bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan, karena ilmu pengetahuan merupakan bekal dalam kehidupan manusia yang dapat menuntun ke arah kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan peningkatan keberadaban,” ujarnya.

Pada Rahina Saraswati, umat Hindu melaksanakan persembahyangan dan persembahan kepada Dewi Saraswati di pura, sekolah, dan rumah masing-masing. Selain itu, umat juga menghaturkan banten Saraswati pada pustaka, lontar, kitab, dan buku-buku.

“Kami menghaturkan terima kasih kepada masyarakat Kota Denpasar termasuk siswa-siswi dan mahasiswa yang sudah hadir pada perayaan Hari Suci Saraswati di Kota Denpasar ini. Perayaan ini telah digelar secara rutin, mudah-mudahan melalui persembahyangan ini semua umat diberikan pengetahuan dan kecerdasan dalam menjalankan swadharma masing-masing,” ujar Sekda Eddy Mulya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Peringatkan 2 Hotel Penunggak Pajak

Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Denpasar, Putu Agus Jayadi mengatakan, rangkaian persembahyangan Hari Suci Saraswati di Kota Denpasar dipusatkan di Pura Agung Jagatnatha. Adapun rangkaian persembahyangan dilaksanakan dari pagi hingga malam hari.

“Persembahyangan Rahina Saraswati hari ini akan dilaksanakan dari pagi sampai dengan malam hari. Untuk pemedek yang akan tangkil, dapat melaksanakan dengan tertib dan khusyuk,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca