Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kunjungan Walikota Jaya Negara di Ubung, Percepat Pelayanan kepada Masyarakat

BALIILU Tayang

:

de
Walikota Jaya Negara didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Denpasar IB Alit Wiradana dan Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra serta Kabag Humas dan Protokol melakukan kunjungan di Desa Ubung Kaja dan Kelurahan Ubung, Senin (22/3/2021).

Denpasar, baliilu.com – Walikota IGN Jaya Negara kembali melaksanakan kunjungan kerja di desa/kelurahan. Pada Senin (22/3/2021) Walikota Jaya Negara didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Denpasar IB Alit Wiradana dan Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra serta Kabag Humas dan Protokol melakukan kunjungan  di Desa Ubung Kaja dan Kelurahan Ubung.

Kehadiran Jaya Negara dalam rangka menyerap aspirasi dan melakukan pembahasan terkait dengan pelayanan masyarakat yang dihadiri unsur  LPM, BPD, Jro Bendesa setempat dan kaling/kadus. Di samping itu juga diinformasikan terkait percepatan pelaksanaan  pelayanan vaksinasi, pengelolaan sampah, hingga program inkubator bisnis dalam masa pandemi yang dicanangkan Pemkot Denpasar.

Jaya Negara menyampaikan dalam kegiatan ini menerima banyak  masukan dari aparatur desa baik itu perbekel/lurah, LPM, BPD, hingga kepala dusun/lingkungan. Moto pelayanan Sewaka Dharma yakni melayani adalah kewajiban dapat terus ditingkatkan dari desa hingga nanti pelayanan yang ada di Pemerintah Kota Denpasar. Hal ini juga disinergikan melalui semangat menyama braya yakni Vasudhaiva Kutumbakam bahwa setiap pelayanan kepada masyarakat tidak melihat latar belakang, ras, suku dan agama.

Lebih lanjut disampaikan Jaya Negara dalam masa pandemi saat ini dalam program percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar yang telah berjalan dengan berbasis desa dan lingkungan banjar. Saat ini pada pelaksanaan vaksinasi kepada lansia dan pelayanan publik, tokoh agama, pecalang, kelihan adat hingga kadus/kaling menjadi prioritas. Sistem berbasis banjar ini nantinya dapat mempercepat pelayanan vaksinasi yang ada yang saat ini mendapat tambahan 35 orang relawan vaksilitator di samping dibantu dari pihak rumah sakit swasta, universitas kesehatan, serta TNI dan Polri.

Diharapkan pula nantinya relawan vaksilitator yang ada di desa atau banjar dapat turut serta membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi. “Langkah ini kita ambil nantinya dapat memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para lansia dalam menerima vaksinasi, karena usia yang sudah uzur tentu memberikan dampak pada vaktor pendekatan pelayanan yang ada,” ujarnya.

Terkait dalam pengelolaan sampah pihaknya akan mempersiapkan langkah pengelolaan sampah dari sumbernya. Langkah ini nantinya akan memberikan bantuan alat dalam memproses sampah menjadi pelet serta dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.  Seperti di Desa Ubung Kaja telah memiliki lahan tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, recyle (TPS3R) yang baik dengan luas yang memadai dalam pengelolaan sampah. Di samping itu juga telah melibatkan lingkungan banjar dalam pengelolaan bank sampah.

Di samping itu berkaitan membantu masyarakat yang terdampak pada masa pandemi yakni di PHK dan dirumahkan, Jaya Negara berharap kepada perbekel/lurah dan pelaksana wilayah dapat mensosialisasikan program Pemkot Denpasar berkaitan dengan inkubator bisnis yang bekerjasama dengan Bank BPD Bali dan Jamkrida. “Kepada UMKM yang ada di desa/kelurahan dapat memanfaatkan peluang ini dan diberikan pelatihan serta bantuan modal kerja,” ujarnya.

Perbekel Desa Ubung Kaja I Wayan Astika menyampaikan ucapan terima kasih kepada Walikota Jaya Negara dan jajaran dalam melaksanakan simakrama. Di Desa Ubung Kaja berkaitan dengan masalah sampah telah dilakukan berbasis lingkungan. Berkaitan dengan vaksinasi dan UMKM pihaknya bersama pelaksana wilayah siap mensosialisasikan program Pemkot Denpasar.  Hal senada juga disampaikan Lurah Ubung Wayan Arianta. Dia mengaku berterima kasih kepada Walikota Jaya Negara yang berkenan berkunjung dalam menyerap masukan dan permasalahan yang ada di masyarakat. “Kunjungan ini sangat baik sekali untuk mengetahui kondisi di masyarakat, sehingga bisa segera dicarikan solusi,” katanya.  (pur/eka)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat menghadiri rangkaian Karya Keagamaan di Desa Munggu, Kecamatan Mengwi.
SERAHKAN HIBAH: Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat hadiri tiga rangkaian karya keagamaan di wilayah Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Rabu (12/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menjadi upasaksi dalam sejumlah rangkaian karya keagamaan yang berlangsung di wilayah Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, pada Tilem Sasih Karo, Rabu (12/8).

Tiga kegiatan karya keagamaan tersebut diantaranya Pujawali dan Melaspas, Pasupati, Arca Pralingga serta Nutug Karya di Pura Puseh Desa Dalem, Desa Adat Pande Munggu, Banjar Dukuh Pandean. Karya Pujawali Pura Dalem Kahyangan Wisesa, Desa Adat Munggu dan Piodalan di Pura Dalem Kahyangan Tuwed Agung, Banjar Dukuh Sengguan, Desa Adat Kertha Bhujangga.

Dalam sambutannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Badung harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga adat, agama, tradisi, seni dan budaya Bali. Menurutnya, selain aspek tersebut, pembangunan infrastruktur juga memiliki peranan penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

“Pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian kita, bantuan pembangunan hingga bantuan bagi para penyandang disabilitas ini berasal dari pendapatan Pemerintah Kabupaten Badung yang cukup, yang bersumber dari sektor pariwisata. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan selain infrastruktur, membangun sumber daya manusia (SDM) juga menjadi prioritas Pemkab Badung melalui program Beasiswa Nak Badung. “Tentunya melalui program Beasiswa Nak Badung ini, saya berharap agar para orang tua yang kurang mampu, maupun yang berprofesi sebagai petani tidak lagi takut untuk menyekolahkan anaknya hingga sarjana,” jelas Adi Arnawa.

Ia juga berharap seluruh rangkaian karya keagamaan yang dilaksanakan di Desa Munggu berjalan lancar dan memberikan kerahayuan bagi seluruh krama. “Semoga seluruh rangkaian karya berjalan dengan lancar, membawa kerahayuan, kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh krama. Mari kita terus jaga kebersamaan, gotong-royong dan keharmonisan antara pemerintah, desa adat dan masyarakat,” harap Bupati.

Pada kesempatan ini juga Bupati Badung Adi Arnawa menyerahkan bantuan secara simbolis hibah pembangunan di Pura Puseh Desa Dalem, Desa Adat Pande Munggu sebesar Rp. 500 juta. Penyerahan ini disaksikan oleh anggota DPRD Kabupaten I Made Rai Wirata dan Wayan Edi Sanjaya, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Desa Munggu I Ketut Darta beserta perangkat desa, para Bendesa Adat, Kelian Dinas dan Kelian Adat beserta tokoh masyarakat se-Desa Munggu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Tandatangani Prasasti “Karya Ngenteg Linggih” di Pura Maspahit Canggu

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat menghadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit di Pura Maspahit, Br. Kayutulang, Canggu.
HADIRI KARYA: Bupati Wayan Adi Arnawa menyerahkan dana hibah saat menghadiri karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Medasar Caru Rsi Gana dan Caru Panca Rupa, Pura Maspahit, Br. Kayutulang, Canggu, Kuta Utara, Rabu (12/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Krama pengempon Pura Maspahit, Br. Kayutulang, Canggu, Kuta Utara menggelar Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Medasar Caru Rsi Gana dan Caru Panca Rupa pada Rahina Tilem Sasih Karo, Rabu (12/8). Rangkaian Puncak Karya dihadiri langsung Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Anggota DPRD Badung I Made Suryananda Pramana, Camat Kuta Utara Nyoman Tirtayasa, Perbekel Desa Adat Canggu I Wayan Suarya, Jro Bendesa Adat Canggu I Nyoman Siana, Ketua Kadin Badung, serta jajaran pengurus desa adat setempat. Pada kesempatan tersebut Bupati Adi Arnawa melakukan penandatanganan prasasti karya dan menyerahkan dana hibah sebesar Rp 800 juta.

Dalam sambrama wacananya, Bupati Wayan Adi Arnawa mengucapkan terima kasih atas semangat gotong-royong serta sinergi yang kuat antara pengempon (pengelola) Pura Maspahit dan krama (warga) Desa Adat, sehingga pujawali dan rangkaian karya agung ini dapat berjalan dengan lancar dan rahayu (labda karya sida purna sida sidaning don). Bupati menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata di kawasan Canggu, Kuta Utara. Selain fokus pada penataan infrastruktur demi kenyamanan wisatawan, pembenahan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan juga menjadi prioritas utama.

Ia juga mengatakan bahwa, sebagai salah satu destinasi wisata utama yang perkembangannya sangat pesat, Canggu menghadapi tantangan besar terkait kemacetan dan pelanggaran tata ruang. Menanggapi keluhan dari tokoh masyarakat dan pelaku usaha, Pemerintah Kabupaten Badung tengah menyiapkan langkah strategis berskala besar. “Canggu adalah daerah tujuan wisata yang berkembang luar biasa. Namun, kita harus tegas terhadap pelanggaran tata ruang, seperti bangunan yang melanggar sempadan jalan atau sungai. Jika dibiarkan, wisatawan tidak akan merasa nyaman lagi, dan hal itu akan menurunkan kunjungan yang berdampak langsung pada pendapatan daerah,” tegasnya.

Untuk mengurai kemacetan, Pemkab Badung berencana memberlakukan sistem arus lalu lintas satu arah (one-way system) dari arah timur ke barat di kawasan Canggu. Tak tanggung-tanggung, anggaran hingga ratusan miliar telah disiapkan untuk perbaikan jalan. Bahkan, Pemkab Badung telah berdiskusi dengan konsultan internasional guna mematangkan rencana jangka panjang pembangunan jalur bawah tanah (underground) yang menghubungkan titik-titik krusial menuju jalur utama seperti Gatot Subroto.

Keberhasilan penataan pariwisata ini terbukti mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung secara signifikan. Tercatat hingga 31 Juli 2026, realisasi uang masuk ke kas daerah telah mencapai Rp 4,1 triliun. Pemerintah Kabupaten Badung memastikan bahwa tingginya PAD ini langsung dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial yang inklusif dan pro-rakyat.

“Beberapa program santunan yang berjalan otomatis antara lain santunan kematian sebesar Rp 10 juta, santunan hari raya Galungan sebesar Rp 2 juta, serta santunan bulanan sebesar Rp 1 juta bagi penyandang disabilitas. Di sektor pendidikan, Pemkab Badung meluncurkan kebijakan baru untuk menghapus kesenjangan akses pendidikan antara warga kaya dan miskin,” ucap Adi Arnawa.

Bupati juga mengungkapkan, mulai tahun ini, seluruh siswa krama Badung yang menempuh pendidikan di tingkat SD, SMP, hingga SMA/sederajat dibebaskan dari biaya sekolah (gratis). Kebijakan ini berlaku merata baik di sekolah negeri maupun swasta, di luar sekolah internasional. Ke depan, Pemkab Badung juga tengah merancang program bantuan beasiswa kuliah jenjang S1 bagi generasi muda Badung.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun ekosistemnya. Kesejahteraan krama dan masa depan pendidikan anak-anak kita di Badung harus berjalan beriringan dengan kemajuan pariwisatanya,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Prosesi Potong Rambut Paskibraka Badung

Penguatan Karakter dan Kesadaran Antinarkoba

Loading

Published

on

By

Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa memimpin Prosesi Potong Rambut Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2026 di Hotel Made Bali.
PROSESI POTONG RAMBUT: Bunda Antinarkoba Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri sekaligus memimpin kegiatan Prosesi Potong Rambut Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2026, di Hotel Made Bali, Rabu (12/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bunda Antinarkoba Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri sekaligus memimpin kegiatan Prosesi Potong Rambut Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung Tahun 2026, Rabu (12/8). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Made Bali ini dirangkaikan dengan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan bahaya narkoba bagi seluruh anggota Paskibraka yang sedang menjalani masa pemantapan latihan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Narasumber Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung beserta jajaran, pembina, pelatih, serta seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Badung yang telah terpilih dan siap bertugas dalam peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa prosesi potong rambut bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan simbol penyempurnaan diri, kedisiplinan, kesetaraan, dan keseragaman sebagai persiapan mental dan fisik sebelum mengemban tugas mulia mengibarkan bendera negara.

“Potong rambut ini adalah tanda bahwa kalian sedang membentuk karakter yang tangguh, bersih, dan berwibawa. Tampil rapi mencerminkan hati yang tertib, pikiran yang bersih, serta tekad yang kuat untuk menjadi teladan bagi generasi muda lain di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Selain itu Bunda Antinarkoba Badung menegaskan bahwa anggota Paskibraka adalah wajah dan teladan pemuda Badung. Oleh karena itu, wajib menjauhi segala bentuk pergaulan bebas dan bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan.

“Kalian adalah generasi pilihan, harapan keluarga dan kebanggaan daerah. Jangan pernah menyentuh narkoba dalam bentuk apa pun. Jadilah pemuda yang sehat, cerdas, berprestasi, dan bermanfaat. Isi waktu dengan kegiatan positif, latihan yang tekun, dan pelajaran yang sungguh-sungguh. Sosialisasi ini kami gencarkan agar kalian sadar sejak dini narkoba bukan solusi, melainkan penghancur mimpi dan masa depan,” tegasnya.

Lebih lanjut Nyonya Rasniathi Adi Arnawa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibraka, para pelatih, panitia, dan instansi terkait yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap persiapan yang matang ini akan melahirkan pengibar bendera yang gagah, berwibawa, serta bersih dari narkoba dan pergaulan yang tidak sehat.

“Semoga kalian menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, bangga, dan penuh semangat. Tunjukkan kepada semua pemuda Badung itu hebat, bersih, dan berprestasi. Selamat berlatih dengan giat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca