Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Launching SP2HP Online, Kapolri: Semoga Tidak Ada Lagi Sumbatan Komunikasi

BALIILU Tayang

:

de
Kapolri lauching SP2HP Online

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melaunching SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) dan e-PPNS
berbasis online di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4/2021).

SP2HP merupakan bentuk jaminan akuntabilitas dan transparansi penyelidikan/ penyidikan. “Diharapkan dengan adanya aplikasi SP2HP online, tidak ada lagi sumbatan komunikasi atau informasi,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis.

SP2HP ialah layanan kepolisian yang memberikan informasi kepada masyarakat sampai sejauh mana perkembangan perkara yang ditangani. Dalam SP2HP online ini, kata Sigit, masyarakat atau pelapor bisa mendapatkan nomor ponsel penyidik berikut atasannya. Dengan begitu, pelapor bisa melakukan komunikasi dan menanyakan langsung jika perkaranya jalan ditempat.

“Masyarakat akan mengetahui batasan waktu penanganan suatu perkara sehingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” tekan Sigit.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menambahkan, diluncurkannya aplikasi SP2HP online dan e-PPNS ini merupakan salah satu bentuk penjabaran dari program prioritas Kapolri. Di samping itu, dengan adanya aplikasi tersebut pelapor dan penasihat hukum mengetahui persis perkembangan perkara yang sudah masuk menjadi laporan kepolisian.

“Dengan adanya lauching ini para pelapor atau penasehat hukum dapat melihat perkembangan daripada laporan yang dilaporkan,” tandas Agus.

Adapun SP2HP nantinya dikelola oleh Kepala Biro Operasional (Karobinops) sementara e-PPNS oleh Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Selaras dengan Tema “Feel The Grow” D’Youth Fest 6.0, Tekiber Hadirkan Operet Penuh Makna tentang Harmoni dan Pertumbuhan

Published

on

By

tekiber
OPERET: Penampilan Tekiber yang menghadirkan operet bertajuk “Princess Panda: The Art of Light and Shadow” penuh makna tentang harmoni dan pertumbuhan di ajang D’Youth Fest 2026. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Semangat kolaborasi dan kreativitas anak muda kembali terasa dalam gelaran D’Youth Fest 6.0, berbagai komunitas kreatif turut mengambil bagian untuk memperkaya pengalaman festival. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian hadir dari Teater Kini Berseri (Tekiber) melalui pertunjukan operet bertajuk Princess Panda: The Art of Light and Shadow, sebuah karya seni pertunjukan yang mengangkat pesan tentang keseimbangan hidup, harmoni, dan pertumbuhan.

Kehadiran Tekiber menjadi bagian dari semangat kolaboratif yang terus didorong dalam penyelenggaraan D’Youth Fest sebagai ruang bertemunya kreativitas lintas sektor dan lintas komunitas. Penampilan ini sekaligus memperkuat posisi D’Youth Fest tidak hanya sebagai festival hiburan, tetapi juga ruang ekspresi seni, edukasi, dan pengembangan karakter generasi muda.

Creative Director pertunjukan, I Gede Benny Dipo Pratama, menjelaskan bahwa tema Princess Panda: The Art of Light and Shadow dipilih untuk menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menemukan keseimbangan di tengah perbedaan.

Princess Panda: The Art of Light and Shadow mengangkat pesan tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Melalui perjalanan para tokohnya yang berasal dari dunia dan pandangan yang berbeda, pertunjukan ini menggambarkan bagaimana harmoni dapat tercipta ketika perbedaan tidak lagi menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi. Selaras dengan tema REGROW, kisah ini mengajak penonton untuk bertumbuh melalui pemahaman, penerimaan, dan keberanian membangun kembali keseimbangan yang menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik,” ujar Benny.

Selaras dengan tema besar Feel The Grow yang diusung D’Youth Fest tahun ini, pertunjukan tersebut menjadi refleksi tentang bagaimana generasi muda dapat tumbuh kembali melalui kreativitas, empati, dan kolaborasi. Seni pertunjukan pun hadir sebagai medium yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan sosial yang relevan dengan dinamika kehidupan anak muda saat ini.

Sementrara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti turut memberikan apresiasi atas partisipasi Teater Kini Berseri dalam mendukung semangat kolaborasi lintas subsektor kreatif di D’Youth Fest 6.0.

“Kami mengapresiasi keterlibatan Teater Kini Berseri yang telah memberikan suguhan seni pertunjukan berkualitas sekaligus memperlihatkan potensi luar biasa anak muda Denpasar. Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa sektor kreatif memiliki peran besar dalam memperkuat identitas kota, sekaligus menjadi ruang positif untuk pengembangan karakter, kreativitas, dan produktivitas generasi muda,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua BKRAF Denpasar, Ari Setiya Wibawa, yang juga mengapresiasi kontribusi Teater Kini Berseri yang dinilai mampu menghadirkan warna berbeda dalam D’Youth Fest 6.0 melalui seni pertunjukan yang sarat makna.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Tekiber dalam D’Youth Fest kali ini, dan dari tahun ke tahun selalu tampil memukau. Apa yang ditampilkan tidak hanya sebatas pertunjukan seni, tetapi juga menghadirkan pesan mendalam yang relevan dengan semangat REGROW. Ini membuktikan bahwa kreativitas anak muda melalui seni teater ini mampu memberikan edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Ari.

Menurut Ari, kolaborasi dengan komunitas seni seperti Tekiber menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kota Denpasar. D’Youth Fest diharapkan menjadi ruang yang terus membuka peluang tumbuh bagi talenta muda untuk berekspresi, berjejaring, dan menciptakan karya-karya kreatif yang berdampak.

Benny dalam hal ini juga turut menyampaikan apresiasi atas dukungan BKRAF Kota Denpasar dan Pemerintah Kota Denpasar yang terus membuka ruang kreatif bagi anak muda melalui D’Youth Fest.

“Kami mengapresiasi BKRAF dan Pemerintah Kota Denpasar atas dukungannya dalam menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda melalui D’Youth Fest. Kami juga bangga dapat berpartisipasi melalui Operet This Week, sebagai salah satu rangkaian acara yang mengangkat potensi seni pertunjukan di kalangan anak muda,” ungkapnya.

Menurutnya, Kota Denpasar memiliki potensi seni pertunjukan yang sangat besar, ditopang oleh talenta muda kreatif, komunitas yang aktif, serta kekayaan budaya yang terus menjadi inspirasi. Ia menilai seni pertunjukan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi, kolaborasi, serta peluang untuk anak muda terus produktif.

“Semoga D’Youth Fest terus menjadi wadah yang mendorong tumbuhnya talenta baru dan memperkuat Denpasar sebagai kota yang kreatif,” tutup Benny. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri Peresmian Gedung Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar

Published

on

By

wawali arya wibawa
HADIRI PERESMIAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata saat menghadiri Peresmian Gedung Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Kristus Kasih Denpasar, Minggu (14/6). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Peresmian Gedung Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Kristus Kasih Denpasar Minggu (14/6). Peresmian ini dilaksanakan setelah proses pengerjaan fisik renovasi Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar tuntas dilaksanakan. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna, Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata, Anggota DPRD Kota Denpasar, Yonathan Andre Baskoro, Forkopimda Kota Denpasar, Panglingsir Puri Agung Denpasar, Majelis Sinode Harian (MSH) GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar, Ketua Majelis Agama se-Kota Denpasar, FKUB Kota Denpasar serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, MSH GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar, Bishop Si Bagus Herman Suryadi menjelaskan, renovasi Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan sarana dan prasara guna memberikan kenyamanan beribadah bagi Umat Kristen. Dimana, renovasi ini menjadi sejarah dalam perjalanan Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar yang diharapkan mampu menjadi momentum untuk meningkatkan rasa toleransi dan kenyamanan dalam beribadab.

Dalam kesempatan tersebut Bishop Herman Suryadi juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan ini. Dimana, pihaknya berharap seluruh tahap pembangunan dapat berjalan lancar dan dengan adanya sarana dan prasarana tempat ibadah yang memadai dapat memberikan kemanfaatan, terutama dalam beribadan serta membina iman.

“Tentu kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Bapak Walikota dan Bapak Bupati Badung serta Ketua DPRD Badung Periode Tahun 2019-2024, semoga hadirnya Gedung Baru Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar ini dapat memberikan kemanfaatan dalam mendukung pelaksanaan ibadah umat,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata mengatakan bahwa Pemkab Badung terus berkomitmen dalam membantu masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan mendukung ketersedian rumah ibadah yang nyaman.

Parwata berharap dengan adanya infrastruktur gedung yang baru, tentunya harus dijaga bersama. Hal ini untuk memastikan keberlangsungan proses ibadah dapat terus berjalan dengan baik dan nyaman.

“Manfaatkan gedung ini dengan baik, dan bangun suka cita bersama,” ujar Parwata.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat atas Peresmian Gedung Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar ini. Tentunya hal ini menjadi momentum untuk meneguhkan Denpasar sebagai kota toleransi yang memberikan pelayanan berkeadilan bagi semua umat.

Dikatakannya, pembangunan gedung gereja ini bukanlah pembangunan biasa, melainkan sebuah proses sepiritual dan pembentukan iman. Sehingga dengan pelaksanaan peresmian ini diharapkan membawa kesegaran baru, penghayatan baru dalam mengikuti ajaran kristus di Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar.

“Tentu kami mengapresiasi semangat gotong royong para jamaat dan mengucapkan selamat atas Peresmian Gedung Gereja GKPB Jemaat Kristus Kasih Denpasar, semoga melalui peresmian ini dapat meneguhkan Denpasar sebagai kota toleransi yang memberikan pelayanan bagi masyarakat serta semua umat beragama,” ujar Arya Wibawa. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

26 Siswa Kelas 1-3 Badung Bersaing Jadi Terbaik Lomba Mewarnai PKB XLVIII Tahun 2026

Published

on

By

lomba mewarnai pkb
LOMBA MEWARNAI: Tercatat 26 siswa-siswi SD dari Kabupaten Badung bersaing untuk menjadi yang terbaik “Wimbakara“ (Lomba) Mewarnai Sekolah Dasar (SD) kelas I hingga III pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung pada hari kedua pelaksanaan PKB di Gedung Museum Mahudara Mandara Giri Bhuwana, Kawasan Taman Budaya Art Center, Provinsi Bali, pada Minggu (14/6/2026). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Tercatat 26 siswa-siswi SD dari Kabupaten Badung bersaing untuk menjadi yang terbaik Wimbakara (Lomba) Mewarnai Sekolah Dasar (SD) kelas I hingga III pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Lomba yang diikuti 132 orang siswa SD se-Bali tersebut berlangsung pada hari kedua pelaksanaan PKB di Gedung Museum Mahudara Mandara Giri Bhuwana, Kawasan Taman Budaya Art Center, Provinsi Bali, pada Minggu (14/6/2026).

Ketua Dewan Juri Lomba Mewarnai PKB XLVIII Tahun 2026 Dewa Putu Gede Budiarta bahwa menyampaikan lomba mewarnai merupakan agenda rutin PKB yang diselenggarakan setiap tahun. Dia menyatakan pelaksanaan lomba tahun ini melibatkan siswa SD kelas I hingga III agar kesempatan mengikuti lomba dapat lebih merata.

“Lomba mewarnai ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangkaian PKB. Tahun ini pesertanya siswa SD kelas I sampai III agar kesempatan berpartisipasi bisa lebih bergilir,” ujarnya.

Dia menyebutkan tema lomba mengacu pada tema besar PKB XLVIII Tahun 2026, yakni Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha. “Panitia telah menyiapkan gambar dasar yang kemudian harus diselesaikan peserta dengan pewarnaan dan kreativitas masing-masing. Penilaian lomba meliputi tiga aspek utama, yakni kesesuaian dengan tema, kreativitas, dan keharmonisan warna dengan penekanan pada kreativitas,” katanya.

Menurut Dewa Budiarta, kreativitas menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian. “Ya, bagaimana peserta mengolah warna, menambahkan elemen pendukung, serta menampilkan hasil yang menarik dan harmonis. Selain itu kebersihan dan kerapian karya juga menjadi perhatian,” katanya.

Peserta diberikan waktu tiga jam untuk menuntaskan kreativitasnya. Seluruh karya dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari tiga orang seraya menambahkan, karya peserta dinilai oleh tiga juri dari ISI Denpasar yakni Dewa Budiarta sendiri selaku Ketua, Ni Made Purnami Utami dan I Made Ruta. Panitia menetapkan enam peserta terbaik yang terdiri dari juara I, II, III, serta juara harapan I, II, dan III.

“Kami mencari enam karya terbaik. Selain menjadi ajang mengembangkan kreativitas anak-anak, penghargaan yang diperoleh juga dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkarya dan berprestasi,” katanya.

Sesungguhnya, kata dia, panitia menargetkan 200 peserta dalam lomba tersebut dengan mengundang masing-masing kabupaten dan Kota Denpasar 10 orang dan peserta umum yang mendaftar lewat link. Hingga masa pendaftaran ditutup, tercatat 180 lebih peserta mendaftar dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

Sementara satu di antara orangtua peserta yang berasal dari Desa Buduk, Kabupaten Badung, Komang Tri Jayanthi, mengaku sangat bersyukur putrinya mendapat kesempatan mengikuti lomba tersebut. Siswa SD Imanuel, Dalung, itu tampil penuh percaya diri.

“Harapan kami kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk mengembangkan bakat dan minat anak-anak, khususnya di bidang seni,” ujarnya.

Dalam hal penilaian hasil karya anaknya, dia menyatakan percaya kepada dewan juri yang telah dipilih panitia, karena memiliki kompetensi dan profesionalisme di bidangnya.

“Saya yakin juri yang dipilih sudah profesional dan kompeten. Apapun hasilnya nanti, tentu itu merupakan hasil terbaik sesuai penilaian yang telah dilakukan,” katanya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca