Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Lebih Fokus Tangani Jembatan Putus Akibat Banjir, Pangdam Ikuti Vidcon dengan Kasad

BALIILU Tayang

:

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. mengikuti kegiatan Video Conference (Vidcon) dengan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, yang dilaksanakan Minggu (4/4/2021) di Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana.

Denpasar, baliilu.com – Guna membahas masalah penanganan bencana banjir di Provinsi NTB dan Provinsi NTT, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. mengikuti kegiatan Video Conference (Vidcon) dengan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, yang dilaksanakan Minggu (4/4/2021) di Ruang Yudha Puskodalopsdam IX/Udayana.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam melaporkan kondisi terkini bencana banjir di NTB yang sebelumnya sudah diantisipasi sejak lama. Meskipun demikian, banjir yang terjadi sejak 2 April 2021 tersebut disebabkan adanya penanaman jagung secara sparadis oleh masyarakat, sehingga bukit-bukit di wilayah Kabupaten Bima menjadi gundul, ketika terjadi curah hujan yang dengan intensitas sedang dan tinggi kurang lebih selama 9 jam tanpa henti tersebut mengakibatkan banjir.

“Danrem 162/WB telah berulang kali mengerahkan anggotanya untuk menanam pohon di bukit-bukit tersebut, namun setelah ditinggalkan tanaman tersebut dirusak kembali. Upaya Danrem selama ini sudah melakukan penanaman sebanyak 30.000 bibit pohon ditanam di daerah tersebut,” ujar Pangdam.

Selanjutnya Pangdam melaporkan dampak banjir tersebut menggenang di 7 kecamatan, 34 desa dengan 9.245 KK dan 27.808 jiwa, yang mengakibatkan kerugian sebanyak 4.643 rumah terendam, 3 jembatan penghubung rusak, 6 fasilitas pendidikan, 3 perkantoran dan tempat ibadah termasuk 294 Ha lahan pertanian serta 25 Ha lahan perikanan terendam air dengan menelan korban jiwa meninggal dunia 2 orang karena hanyut dan 23.759 orang mengungsi sementara ke daerah yang lebih tinggi.

“Kami telah melakukan upaya memberikan bantuan kepada masyarakat sampai dengan saat ini dengan mendirikan 6 posko, membangun 2 buah tenda TNI, 4 tenda BNPB, 2 dapur lapangan dan 5 Keslap,” kata Pangdam.

Pada saat ini banjir telah mulai surut selanjutnya mengerahkan personil dari Kodim 1608/Bima dan Kipan Yonif 742/SWY sebanyak 125 orang untuk membantu masyarakat membersihkan dampak banjir tersebut, apabila situasi sudah memungkinkan akan segera dikerahkan personel dari Korem 162/WB maupun dari Kodam IX/Udayana untuk membantu masyarakat di sana.

“Kami telah mengirimkan juga bantuan sembako berupa bahan makanan, selimut, terpal, perlengkapan bayi dan keluarga termasuk air mineral untuk membantu warga masyarakat yang terdampak banjir,” ungkap Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam juga menjelaskan saat ini banjir juga melanda di daerah NTT, di beberapa kabupaten di antaranya Kabupaten Flores Timur dengan jumlah korban dari data sementara tadi siang berjumlah 29 orang meninggal dunia, untuk korban luka-luka maupun korban yang belum diketemukan akibat rumahnya hanyut terbawa arus banjir masih dilakukan pencarian dan perdataan jumlahnya dari instansi terkait. Sedangkan di Kabupaten Lotim, Kabupaten TTU rumah warganya juga tergenang air sedangkan Kabupaten Malaka tidak hanya menggenang di perumahan warga tetapi juga mengakibatkan jembatan penghubung putus.

Menanggapi laporan Pangdam tersebut, Kasad memberikan arahan kepada Pangdam agar segera memerintahkan kepada Danrem atau Dandim yang daerahnya terdampak banjir dan ada jembatan yang putus, untuk segera melaporkan ruas dari panjang jembatan penghubung yang rusak dan putus akibat diterjang banjir pada kesempatan pertama kepada Pangdam, sehingga memudahkan untuk segera ditangani oleh satuan TNI AD yang membidanginya.

Kemudian Kasad juga meminta, agar penanganan bencana banjir yang terjadi di Provinsi NTB dan Provinsi NTT agar dipercepat secara maksimal, termasuk menentukan titik atau tempat pelabuhan kapal untuk memudahkan dalam pengiriman bantuan berupa bahan makanan dan kebutuhan lainnya, termasuk pengiriman alat peralatan untuk membangun jembatan yang putus, untuk segera disiapkan dan ditangani oleh satuan TNI AD terkait lainnya.

“Dengan penanganan bencana banjir, kita fokuskan untuk perbaikan jembatan yang ada di Provinsi NTB maupun di Provinsi NTT, secara berkala akan kita pantau terus setiap perkembangannya serta penyiapan segala peralatan dan bahan makanan serta kebutuhan lainnya untuk dikirimkan secepat mungkin guna membantu dalam penanganan dan evakuasi masyarakat,” tutup Kasad.

Hadir mendampingi Pangdam dalam kegiatan tersebut diantaranya Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana, Kazidam IX/Udayana, kabekangdam IX/Udayana, Kapaldam IX/Udayana, Kahubdam IX/Udayana, serta diikuti oleh Danrem 162/WB dan Dandim 1608/Bima secara terpisah ditempat kerjanya masing-masing. (Gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kasat Binmas Polresta Denpasar Sosialisasikan Anti-Perundungan di SD Negeri 5 Padangsambian

Published

on

By

Kasat Binmas Polresta Denpasar Sosialisasi Anti Perundungan
SOSIALISASI: Kasat Binmas Polresta Denpasar AKP Gede Endrawan, S.H., M.H. saat melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan perundungan di Sekolah Dasar Negeri 5 Padangsambian, Denpasar Barat, Jumat (28/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kasat Binmas Polresta Denpasar AKP Gede Endrawan, S.H., M.H. melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan dan penanganan perundungan di Sekolah Dasar Negeri 5 Padangsambian, Denpasar Barat, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Gede Endrawan menyampaikan materi mengenai pengertian perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya saling menghormati dan menghargai sesama teman di lingkungan sekolah.

Para siswa juga diimbau agar tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti, mengintimidasi, maupun merendahkan teman. Selain itu, apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan, siswa diharapkan segera menyampaikan kepada guru maupun orang tua agar dapat ditangani dengan baik.

Kasat Binmas Polresta Denpasar menekankan bahwa peran seluruh pihak, baik guru, orang tua, maupun para siswa, sangat penting dalam mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan para siswa SD Negeri 5 Padangsambian dapat memahami pentingnya membangun sikap saling menghormati, menjaga persahabatan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para siswa serta pihak sekolah. Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polresta Denpasar dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dua Toko di Jalan Kendedes Kuta Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Published

on

By

Dua Toko di Jalan Kendedes Kuta Terbakar
TERBAKAR: Dua unit toko di Jalan Kendedes, tepatnya di depan Pasar Kuta II, Lingkungan Jaba Jero, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, terbakar pada Jumat (28/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Kuta, Badung, baliilu.com – Dua unit toko yang sekaligus diperuntukkan sebagai tempat tinggal di Jalan Kendedes, tepatnya di depan Pasar Kuta II, Lingkungan Jaba Jero, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, terbakar pada Jumat (28/8/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Api pertama kali diketahui dari toko nomor 6 yang ditempati Suyono, 50 tahun, pedagang kopi asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan saksi dan penghuni toko, sebelum kejadian Suyono baru kembali dari berjualan kopi di Pasar Kuta II. Setelah tiba di tempat tinggalnya, Suyono memandikan anaknya. Seusai memandikan anak, Suyono keluar untuk mengecat gelas kopi.

Tidak lama kemudian, anak Suyono yang berada di dalam kamar memanggilnya. Saat melihat ke dalam, Suyono mendapati asap mengepul dari dalam kamar. Suyono kemudian segera mengangkat anaknya keluar dan membangunkan mertuanya untuk menyelamatkan diri.

Suyono juga berteriak meminta pertolongan, sehingga warga dan tetangga di sekitar lokasi berdatangan. Warga bersama saksi berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Beberapa saat kemudian, empat unit armada Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Badung tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Sekitar pukul 11.50 WITA, kobaran api berhasil dipadamkan. Situasi di lokasi selanjutnya dinyatakan aman dan kondusif.

Kebakaran tersebut mengakibatkan dua unit toko terdampak. Toko nomor 6 yang digunakan sebagai tempat tinggal mengalami kerusakan paling parah, dengan seluruh barang di dalamnya ludes terbakar. Sementara itu, pada toko nomor 5 milik Naif Kusaini, 44 tahun, sebagian barang turut terbakar.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Kuta mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Kendedes, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, berkoordinasi dengan PLN dan Dinas Pemadam Kebakaran, memasang garis polisi, serta mengarahkan para korban untuk membuat laporan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk koordinasi dengan Puslabfor Polri.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian yang ditimbulkan berupa kerugian material dan hingga saat ini masih dalam proses pendataan serta belum dapat ditaksir secara pasti.

Kapolsek Kuta Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa personel Polsek Kuta bersama instansi terkait telah melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta melakukan langkah-langkah penyelidikan terhadap penyebab kebakaran. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 175 Pejabat Dilantik, Bupati Gianyar Tekankan Disiplin dan Integritas

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra melantik 175 pejabat administrator dan pengawas di Taman Maheswara, Kantor Bupati Gianyar.
LANTIK PEJABAT: Bupati Gianyar I Made Mahayastra melantik 175 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Kamis (27/8) di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra melantik 175 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Kamis (27/8) di Taman Maheswara, halaman belakang Kantor Bupati Gianyar.

Dalam arahannya, Bupati Mahayastra memberikan penekanan khusus terkait integritas dan kepatuhan terhadap hukum. Ia meminta seluruh pejabat tidak menjalankan perintah yang bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Jangan pernah menerima perintah yang melanggar hukum, karena siapapun tidak mau bertanggung jawab. Lakukanlah pekerjaan sesuai tugas dan aturan yang ada. Jangan melanggar,” tegasnya.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran dan penguatan birokrasi Pemkab Gianyar. Bupati Mahayastra menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan Kabupaten Gianyar.

Menurutnya, berbagai lompatan pembangunan yang telah dicapai Gianyar tidak akan mungkin terwujud tanpa dukungan birokrasi yang handal. Karena itu, pejabat dituntut mampu menerjemahkan setiap program dan kebijakan pimpinan secara detail, terukur dan disiplin.

“Seberapa bagus pun program Bupati kalau birokrasi tidak detail dalam melaksanakannya, itu tidak akan bisa berjalan. Saudara sebenarnya adalah ujung tombak pembangunan Gianyar,” tegasnya.

Bupati Mahayastra juga mengingatkan pentingnya setiap perangkat daerah memiliki mekanisme kerja dan kertas kerja yang jelas. Hal tersebut diperlukan agar setiap pekerjaan dapat dipantau, mulai dari apa yang sudah dikerjakan, bagian mana yang mengalami keterlambatan, hingga siapa yang memiliki kewenangan untuk menindaklanjutinya.

Ia menekankan agar jajaran birokrasi membangun budaya kerja yang berorientasi pada penyelesaian pekerjaan. Arahan pimpinan, menurutnya, harus diterjemahkan dalam pelaksanaan program yang mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan dan APBD.

Dalam pelaksanaan tugas, koordinasi juga menjadi hal penting. Apabila terdapat kebijakan yang belum jelas atau membutuhkan penafsiran, pejabat diminta menyelesaikannya melalui koordinasi secara berjenjang.

“Kalau saudara jadi kasi, koordinasi dengan kabid. Kalau jadi kabid, dengan kepala dinas. Kalau kepala dinas juga belum mengerti, koordinasikan dengan asisten, dan terakhir sampai di meja saya,” katanya.

Lebih lanjut, Mahayastra menyampaikan bahwa proses mutasi dan penempatan pejabat dilakukan dengan pertimbangan profesional. Ia berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat menerima dan menjalankannya dengan penuh keyakinan, perjuangan serta pengabdian.

“Semoga ini menjadi pilihan terbaik,” harap Bupati Gianyar tersebut.

Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dijadikan kesempatan untuk mencari sumber penghasilan di luar hak yang telah ditetapkan secara resmi. “Jangan pernah berpikir ada sumber lain selain gaji dan TPP,” tandasnya.

Mahayastra berharap 175 pejabat yang dilantik mampu memperkuat kinerja birokrasi, bekerja secara profesional, menjaga integritas dan menjadi bagian penting dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Gianyar.

Adapun beberapa pejabat yang dilantik Kadek Wira Kesuma Negara sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama pada Setda Gianyar. I Kadek Arnata sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Gianyar, I Made Darma Darsitha sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, I Wayan Prayana Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, I Wayan Sumerta sebagai Kepala Bagian Umum, Made Sukania Dwiyani Prajnya Paramita Kepala Bagian Organisasi, serta beberapa pejabat lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca