Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Lembaga Sertifikasi Profesi Unud Gelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi

BALIILU Tayang

:

Sertifikasi Calon Asesor unud
PELATIHAN: LSP Unud menyelenggarakan acara Pelatihan dan Uji Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Udayana bertempat di Nirmala Hotel & Convention Center Denpasar. (Foto: Hms Unud)

Denpasar, baliilu.com – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Udayana (Unud) menyelenggarakan acara Pelatihan dan Uji Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Udayana bertempat di Nirmala Hotel & Convention Center Denpasar. Pelatihan ini dilaksanakan dari tanggal 20 s/d 24 November 2023 dan dibuka secara resmi oleh Rektor Unud yang dalam kesempatan ini diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP, IPU.

Ketua Panitia Dr. Putu Saroyeni Piartrini, SE, AK, MM melaporkan, kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Calon Asesor merupakan salah satu tugas pokok LSP Unud dalam penyediaan tenaga penguji (Asesor) untuk mendukung dan meningkatkan kinerja LSP dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa di lingkungan Universitas Udayana sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Pengembangan ruang lingkup sertifikasi yang sedang dalam proses, membutuhkan dukungan sumber daya pelaksana asesmen yang memadai.

Kegiatan ini diikuti oleh 32 dosen yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Fakultas Teknik, Fakultas MIPA, Fakultas Kelautan dan Perikanan, dan Politeknik Pariwisata Nusa Dua, serta dipandu oleh empat Master Asesor yang ditugaskan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi yaitu; Agus Subagyo, Benny Bunyamin, I Ketut Sutapa dan Ni Wayan Wulaningsih.

“Terima kasih kepada Bapak Rektor Universitas Udayana atas dukungan yang diberikan dalam  penguatan sistem sertifikasi profesi kususnya dalam pengembangan sumber daya sertifikasi LSP Unud guna meningkatkan kapasitas untuk meningkatkan jumlah mahasiswa bersertifikat kompetensi yang merupakan salah satu indikator terwujudnya hasil pembelajaran yang bermutu, relevan, dan berdaya saing di pasar kerja sesuai dengan tuntutan industri dan peraturan yang berlaku,” ujar Ketua Panitia.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Rai Maya Temaja dalam sambutannya menyampaikan, dalam berbagai kesempatan, pihaknya selalu menyampaikan bahwa kompetensi lulusan sebagaimana dirumuskan sebagai capaian pembelajaran merupakan salah satu tolak ukur efektifitas proses pembelajaran yang dilakukan dan indikator kesesuaian kualitas luaran pendidikan dengan kebutuhan industri untuk bisa diterima pada jabatan kerja yang kita sebut sebagai profil lulusan sesuai disiplin ilmu yang dipelajari.

Baca Juga  Tingkatkan Pemahanan Eksistensi Kualitas Diri, BEM FK Unud Gelar Seminar Nasional 2023

Dalam lingkungan persaingan ketenagakerjaan yang makin tajam baik secara nasional maupun regional kita dituntut untuk melakukan pengembangan dan peningkatan proses pembelajaran secara berkelanjutan. Perwujudan Visi Unud adalah Unggul, Mandiri dan Berbudaya, menuntut mampu membantu mahasiswa membangun kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara Sahih dan kredibel.

‘’Saya mendukung penyelenggaraan sertifikasi kompetensi kerja  sebagai proses komplementer dan uji validitas yang independen, sistematis dan objektif melalui uji kompetensi sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia, standar internasional, atau standar khusus sebagaimana ditetapkan oleh perundang-undangan yang berlaku,’’ ujarnya.

Sertifikasi Calon Asesor unudPelatihan dan Uji Sertifikasi Calon Asesor Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Udayana ditutup sesi foto bersama. (Foto: Hms Unud)

Wakil Rektor mengatakan, peningkatan kualitas lulusan Unud merupakan keniscayaan untuk dapat bersaing secara nasional, regional ASEAN maupun global karena berlakunya integrasi masyarakat ekonomi di kawasan ASEAN menciptakan persaingan yang lebih  ketat  di pasar kerja antara lain pada persaingan tenaga kerja pada industri pelayanan kesehatan, pariwisata, layanan logistik, jasa transportasi udara, pertanian, elektronik, perikanan, otomotif dan produk kayu yang kemudian menuntut penguatan daya saing profesi bidang kesehatan, pariwisata, telekomunikasi, logistik, konstruksi, pendidikan, keuangan, agroindustri, otomotif, yang merupakan arena persaingan lulusan prodi-prodi sarjana dan vokasi di lingkungan Unud.

Dengan demikian jumlah lulusan pendidikan tinggi yang bersertifikat kompetensi maupun profesi sebagai indikator capaian institusi untuk menjamin daya saing lulusan dan tingkatkan penyerapan lulusan oleh industri nasional maupun regional. Penyelenggaraan sertifikasi profesi merupakan salah satu upaya  memelihara dan mengembangkan sumber daya sertifikasi kompetensi profesi dan fungsi lembaga sertifikasi profesi Unud selaras dalam melaksanakan kebijakan nasional sertifikasi profesi dan memberikan kepastian link and match  dengan kebutuhan  dunia kerja melalui penyelarasan capaian pembelajaran kita dengan kerangka kualifikasi nasional dan standar kompetensi kerja nasional. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6120-Lembaga-Sertifikasi-Profesi-Universitas-Udayana-Gelar-Pelatihan-dan-Uji-Sertifikasi-Calon-Asesor-Kompetensi.html (gs/bi)

Baca Juga  FK Unud bersama UIN Syarif Hidayatullah Gelar ‘’Guest Lecture’’ Prof. Bulent Kilic

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Baca Juga  Fakultas Pariwisata Unud Gelar Lomba Tingkat Nasional, Total Hadiah Jutaan Rupiah

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Baca Juga  Inisiasi Kerja Sama, Unud Terima Kunjungan Kementerian Pertahanan Timor Leste

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Baca Juga  Fakultas Pariwisata Unud Gelar Lomba Tingkat Nasional, Total Hadiah Jutaan Rupiah

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca