Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Logo Kwarda Bali, Satu-satunya Logo Pramuka yang Memiliki HAKI

BALIILU Tayang

:

logo
Logo Kwarda Bali adalah satu-satunya Logo Pramuka yang mengatongi Hak Kekayaan Intelektual. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Logo Kwarda Bali adalah satu-satunya Logo Pramuka yang mengatongi Hak Kekayaan Intelektual  (HAKI) yang ditetapkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI pada tanggal 1 Maret 2022. Dan pada hari ini, bertepatan dengan perayaan hari Pramuka ke-61, Logo Kwarda Bali dilaunching secara resmi oleh Ketua Harian Mabida Kwarda Bali.

Ha itu disampaikan Ketua Kwarda Bali, Made Rentin, usai acara seremonial perayaan Hari Pramuka ke-61 di Kantor Kwarda Bali,  Minggu (28/8).

Lebih jauh Rentin menjelaskan, logo yang dilaunching kali ini bukan logo baru, akan tetapi logo yang telah mengalami penyelarasan.  Ide untuk melakukan penyelarasan terhadap logo Kwarda Bali muncul ketika Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwarda Bali tahun 2021 akibat adanya kekurangseragaman Logo Kwarda Bali yang dipakai oleh anggota pramuka Bali, akibat adanya salah pemahaman terhadap arti dari masing-masing gambar yang ada di dalam logo tersebut oleh pihak yang mencetak dan memperbanyak Logo Kwarda Bali. Contoh, tulisan Bali yang ada dalam logo yang seharusnya tertulis “Bali” tetapi banyak yang tertulis “Nyali”. Warna Biru dalam dasar Logo Kwarda Bali juga tidak seragam. Selain itu gambar yang seharusnya melambangkan “Cakra”, banyak yang berbentuk kemudi kapal.

Dari kondisi tersebut, akhirnya Kwarda Bali membentuk Tim Penyelarasan dengan dibantu berbagai pihak seperti, PHDI, ahli seni, MDA dan akademisi serta dengan membaca, meneliti  sejarah terbentuknya logo tersebut, akhirnya gambar dan makna yang benar  yang terkandung dalam logo dapat ditemukan.

Setelah mengalami beberapa penyelarasan, Logo Kwarda Bali akhirnya didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk memperoleh HAKI tersebut.  “Sehingga sampai saat ini hanya Logo Kwarda Bali yang memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI),” tegas Rentin.

Baca Juga  Jelang Tahun Politik, Wagub Cok Ace Harap Pramuka Berperan Jaga Persatuan Bangsa

Selain itu, Rentin juga menjelaskan bahwa Hari Pramuka tahun 2022 yang jatuh pada bulan Agustus  yang juga merupakan  bulan Bakti Pramuka, Kwarda Bali telah mengisinya dengan berbagai kegiatan sosial seperti dengan kegiatan donor darah (yang diadakan bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Bali 14 Agustus lalu), Bali Scout Creativity adalah wadah yang digunakan untuk mewujudkan berbagai kreativitas gerakan pramuka yang sejalan dan bersinergitas, dan menjadi bagian intergral di bawah visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan mengadakan lomba debat yang menggunakan bahasa Bali, dimana bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah sehingga tidak lupa dengan budaya yang harus tetap lestari.

Dalam peringatan hari Pramuka kali ini, selain launching logo juga dilaksanakan kegiatan penyerahan penganugrahan tanda penghargaan Lencana Melati kepada 2 orang anggota Pramuka, penyerahan penghargaan Lencana Darma Bakti kepada 16 orang, penyerahan penghargaan Lencana Karya Bakti kepada 31 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa I Tahun 2022 kepada 41 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa II Tahun 2022 kepada 36 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa III Tahun 2022 kepada 17 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa IV Tahun 2022 kepada 7 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa V Tahun 2022 kepada 10 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa VI Tahun 2022 kepada 7 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa VII Tahun 2022 kepada 8 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa VIII Tahun 2022 kepada 2 orang, penyerahan penghargaan Lencana Panca Warsa IX Tahun 2022 kepada 6 orang, dan penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba Bali Scout Creativity III Tahun 2022 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali.

logo
Wakil Gubernur Bali selaku Ketua Harian Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Bali Prof. Tjok Oka Sukawati melaunching Logo Kwarda Bali. (Foto: Ist)

Sementara itu Wakil Gubernur Bali selaku Ketua Harian Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Bali Prof. Tjok Oka Sukawati melaunching Logo Kwarda Bali, yang bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-61 Pramuka. Pada kesempatan ini, Wagub berharap agar seluruh anggota pramuka baik dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas tetap menumbuhkan semangat berkarya, berkreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam semesta, lingkungan ditengah pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum juga berakhir.

Baca Juga  Ketua Kwarda Bali Lantik Pengurus Kwarcab Denpasar Harapkan Kegiatan yang Inovatif dan Kreatif

Ditambahkannya bahwa gerakan pramuka adalah satu wadah penggemblengan karakter bangsa untuk menjadi pribadi yang disiplin, memiliki etos kerja yang kuat penuh dengan rasa tanggung jawab dan membekali diri untuk terbangun di tengah rasa persaudaraan yang kuat dengan gotong-royong dan simpati, sehingga mampu menjadi individu yang menjaga alam, sesama manusia dan budaya Bali dengan cara menerapkan peraturan-peraturan baik itu yang tertuang di dalam Pergub ataupun Perda yang telah ditetapkan bersama.

“Sebagai generasi penerus bangsa, terlebih merupakan bagian dari Kwarda Bali kita semua khususnya pemuda bangsa harus memacu pribadi masing-masing dengan cara giat belajar, giat bekerja sehingga fokus dalam mempersiapkan  diri untuk bersaing di tengah gempuran informasi teknologi berbasis digitalisasi,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Koordinasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Published

on

By

Bupati Sanjaya Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi
HADIRI RAKOR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus mendorong penyelamatan aset dan keuangan daerah melalui langkah-langkah pencegahan korupsi.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bali yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali yang diwakili Kabid Pendapatan Hak dan Pendaftaran David Cristhian, Tim KPK RI, serta para Bupati dan Sekretaris Daerah se-Kabupaten/Kota di Bali.

Dalam sambutan Gubernur Bali yang disampaikan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, ditegaskan bahwa perbaikan tata kelola merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan korupsi. Ia mengapresiasi pendampingan dan arahan KPK yang selama ini mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di wilayah Bali yang menunjukkan hasil tinggi.

“Tata kelola itu sifatnya dinamis. Maka, kita terus melakukan langkah-langkah dan penyempurnaan sesuai dengan perubahan regulasi, perkembangan keadaan, serta dinamika pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda menekankan pentingnya penyelamatan keuangan daerah melalui pengelolaan aset yang tertib dan akuntabel. Menurutnya, aset daerah memiliki nilai ekonomi yang harus dijaga agar tidak menimbulkan potensi kerugian keuangan daerah.

“Kalau aset-aset kita tidak ditangani dengan baik, apalagi bermasalah, upaya efisiensi dan penghematan yang dilakukan pemerintah tentu tidak akan memberikan hasil optimal. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa manfaat dan perbaikan bagi penyelamatan keuangan daerah di seluruh wilayah Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Jelang Tahun Politik, Wagub Cok Ace Harap Pramuka Berperan Jaga Persatuan Bangsa

Dalam koordinasi tersebut, pembahasan difokuskan pada progres sertifikasi aset milik pemerintah daerah, khususnya berupa tanah dan bangunan, serta penyelesaian tindak lanjut hasil review dan pendampingan KPK. Masing-masing pemerintah daerah juga diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan penertiban dan sertifikasi aset sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan koordinasi tersebut. Menurutnya, sinergi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menjaga aset serta keuangan daerah demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami menyambut baik dan mendukung upaya pencegahan korupsi melalui penguatan tata kelola pemerintahan. Melalui koordinasi dan pendampingan ini, kami berharap pengelolaan aset dan keuangan daerah semakin tertib, transparan, serta akuntabel,” tegas Bupati Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Berbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi
KUNJUNGI SRT: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)

Karangasem, baliilu.com – Memberikan motivasi dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada generasi muda, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Danrem 163/Wira Satya, Asintel, Aslog, Aster, Kapendam, dan Kazidam IX/Udayana. Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut langsung ole Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf I Putu Gede Widarta dan Wakil Kepala Sekolah Rakyat.

Mengawali kunjungannya, Pangdam menerima paparan dari Wakil Kepala Sekolah mengenai pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Selanjutnya, Pangdam meninjau secara langsung aktivitas para siswa, termasuk pelaksanaan makan siang bersama, serta melihat fasilitas asrama guna memastikan kondisi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui pengarahan dan perkenalan diri. Dalam arahannya, Pangdam menanamkan pemahaman tentang pentingnya keberanian, ketulusan, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam meraih masa depan. Menurutnya, keberanian sejati lahir dari ketulusan hati, tidak memiliki kepentingan pribadi, serta tidak hanya memikirkan keselamatan diri sendiri.

Pangdam menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat melalui sistem pendidikan berasrama (boarding school). Pangdam juga mengingatkan bahwa pada masa perjuangan dahulu, keberadaan Sekolah Rakyat turut melahirkan generasi yang disiplin, rajin, dan memiliki semangat juang tinggi hingga mampu membawa bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

“Kita tidak bisa mencapai keberhasilan kalau tidak disiplin dan rajin belajar. Kita juga harus belajar menghargai satu sama lain, menghargai guru, menghargai lingkungan, serta selalu bersyukur atas apa yang telah kita capai hari ini,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Lepas Kontingen Pramuka Denpasar Berlaga di Lomba Tingkat IV Kwarda Bali 2026

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa para siswa patut bersyukur karena mendapatkan berbagai fasilitas pendidikan secara gratis, mulai dari kebutuhan makan, pakaian, buku-buku hingga perlengkapan penunjang pendidikan lainnya. Oleh karena itu, seluruh fasilitas tersebut hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan belajar sungguh-sungguh dan terus berusaha mengembangkan kemampuan diri.

“Rajin-rajinlah belajar untuk mencapai kesuksesan. Jadilah orang yang optimistis, berani bersaing, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Semua profesi itu bagus sepanjang dijalani dengan tulus, ikhlas, penuh tanggung jawab, dan sungguh-sungguh,” pesan Pangdam.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan sekolah, Kodam IX/Udayana juga memberikan bantuan sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih bagi para siswa dan lingkungan sekolah. Selain itu, Pangdam turut memberikan uang saku secara langsung kepada para siswa sebagai bentuk motivasi dan penyemangat agar mereka semakin giat belajar, berprestasi, serta terus berjuang meraih cita-cita.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan yel-yel penuh semangat bersama para siswa, menciptakan suasana akrab dan penuh kegembiraan yang semakin mempererat kedekatan antara Pangdam dengan generasi muda penerus bangsa.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa kunjungan Pangdam IX/Udayana ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Bali merupakan wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus menumbuhkan motivasi dan semangat generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin percaya diri, memiliki karakter disiplin, tekun dalam belajar, serta optimistis dalam menggapai cita-cita. Dukungan terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda menjadi bagian dari upaya TNI dalam turut membangun sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan bangsa dan negara. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Sanjaya Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari BEM Unud

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Festival Seni Budaya XV Tahun 2026, Langkah Nyata Pemkab Badung Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Festival Seni Budaya XV
PEMBUKAAN FESTIVAL SENI BUDAYA XV: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat pembukaan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung XV Tahun 2026 di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung XV Tahun 2026. Pembukaan perhelatan akbar ini ditandai secara simbolis lewat prosesi penancapan kayonan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan jajaran Forkopimda Badung di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11).

FSB XV tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 4 hingga 16 November 2026. Ajang tahunan ini mengangkat tema utama Sani Buddhayah Taya Ning Rat, sebuah frasa mendalam yang mengandung arti bahwa Seni Budaya Merupakan Sinar Bagi Hati dan Dunia.

Bupati seusai membuka acara memberikan apresiasi yang tinggi kepada para seniman, budayawan, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata Pemkab Badung dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Kebijakan ini dinilai sangat strategis sebagai benteng pertahanan identitas diri di tengah gempuran arus globalisasi yang kian masif.

“Tentu saya berharap dengan kekuatan identitas budaya inilah kita bisa menjadi satu pertahanan yang kuat terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya yang merupakan warisan daripada para leluhur kita ini. Festival ini kita jadikan sebagai momentum bagaimana kita berpihak kepada budaya lokal sekaligus juga memberikan ruang kepada para seniman, generasi muda untuk menunjukkan seni dan kreativitasnya hingga nanti di harapkan akan bermunculan hasil-hasil karya yang sekaligus bagian daripada pelestarian seni dan budaya itu sendiri,” jelas Adi Arnawa didampingi Bagus Alit Sucipta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana menyampaikan bahwa FSB Badung tahun ini dikemas menarik dengan diisi berbagai metode penampilan. Diantaranya adalah Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Reksadana (Pagelaran), serta Kandarupa (Pameran).

Baca Juga  Tingkatkan Kompetensi dan Kapabilitas, Kwarcab Denpasar Gelar Pitaran Pelatih

Sukadana menyebutkan festival kali ini tampil beda karena tidak hanya diikuti oleh seniman lokal di seantero Pulau Bali saja. Ajang ini juga diramaikan oleh sanggar dan seniman dari luar daerah, seperti sekaa kesenian dari Disbudpar Bandung, Jawa Barat, dan sanggar seni asal Provinsi Sumatera Barat.

“Pada kesempatan yang baik ini, perlu juga saya sampaikan mengenai peserta Festival Seni Budaya Kabupaten Badung tahun ini kurang lebih berjumlah 1.925 orang seniman. Berasal dari 1.421 seniman karawitan, 386 seniman tari, 78 seniman musik, 10 seniman seni rupa, dan 30 seniman partisipan dari luar Bali. Selain para seniman, peserta Festival ini diisi dengan 81 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari Kabupaten Badung,” jelasnya.

Acara pembukaan FSB turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Sekretaris Daerah IB Surya Suamba, beserta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Organisasi kewanitaan beserta anggota, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif, Listibiya Badung, jajaran Camat se-Kabupaten Badung, Lurah, Perbekel, dan Bendesa Adat se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca