Connect with us

OLAHRAGA

Mahasiswa Unud Sumbang Medali untuk Bali pada PON XX Papua

BALIILU Tayang

:

de

Denpasar, baliilu.com Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang diselenggarakan sejak 2 Oktober 2021, telah resmi ditutup pada 15 Oktober 2021. Kontingen Bali berhasil duduk di posisi 5 besar dalam klasemen akhir perolehan medali dalam ajang olahraga empat tahunan ini. Raihan prestasi Bali pada PON XX di Papua, mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Bali, dalam hal ini Gubernur Bali Wayan Koster.

Kebanggaan tersendiri juga turut dirasakan oleh Universitas Udayana. Pasalnya dalam ajang olahraga terbesar di Indonesia ini,  sejumlah mahasiswa dan mahasiswinya berhasil mempersembahkan medali bagi kontingen Bali. Medali emas diraih oleh Lily Sulistyadewi Tirthajaya yang berstatus mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dari cabor Menembak kelas 10M Air Pistol Women Individu.  Lily juga berhasil mempersembahkan medali perak dari kelas 10M Air Pistol Mixed Team.

Masih dari cabor Menembak, I Kadek Rico Vergian Dinatha yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum, berhasil meraih 2 medali perak, masing-masing pada kelas 50M Free Pistol Men dan 10m Air Pistol Mixed. Sementara dari cabor Cricket, I Dewa Ayu Dara Agung Laksmi Paramita yang tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya, bersama tim Cricket Bali, berhasil mempersembahkan 1 medali emas dan 2 medali perak.

Advertisements
de

Cabor Taekwondo yang menurunkan atlet Putu Desya Srinadi Putri, mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, juga berhasil meraih medali perunggu pada kelas U57 kg Putri.  Pencapaian ini tentunya membuat bangga civitas akademika Universitas Udayana.

Rektor Unud, Prof Antara pun berharap, prestasi yang diraih oleh mahasiswa-mahasiswi Universitas Udayana di ajang PON XX 2021 di Papua ini dapat menjadi inspirasi dan lecutan semangat bagi civitas Universitas Udayana untuk terus berkarya dan berprestasi. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Antisipasi Varian Omicron ke Indonesia, Turnamen International Youth Championship 2021 Ditunda

Published

on

By

de
DITUNDA: Gubernur Bali Wayan Koster didampingi oleh Chairman Pancoran Soccer Field, Gede Widiada dalam konferensi persnya penundaan Turnamen International Youth Championship 2021yang dilakukan secara virtual dari Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, pada Jumat (3/12) malam. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Merebaknya virus Covid-19 varian Omicron yang berdasarkan data telah masuk dan menyebar di beberapa negara di Eropa  termasuk Asia, disikapi oleh Pemerintah DKI Jakarta serta Pemerintah Provinsi Bali dengan menunda pelaksanaan Turnamen International Youth Championship 2021.  Demikian disampaikan oleh Gubernur Bali Wayan Koster dalam konferensi persnya yang dilakukan secara virtual dari Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, pada Jumat (3/12) malam.

Lebih jauh dalam arahannya, Gubernur Bali Wayan Koster yang didampingi oleh Chairman Pancoran Soccer Field, Gede Widiada menyampaikan bahwa turnamen yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 4-11 Desember 2021 ditunda pelaksanaannya demi kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di wilayah Jakarta dan Bali.

Ditambahkannya, meskipun secara data kasus harian Covid 19 di Provinsi Bali dapat dikatakan sudah melandai, dimana untuk hari ini (Jumat 3/12)  penambahan pasien positif 11 orang, sembuh 9 orang dan meninggal 0. Namun, tidak boleh lengah dan harus tetap waspada dengan adanya varian Covid-19 Omicron yang penyebarannya diindikasikan sangat cepat.

Advertisements
de

“Jadi sebenarnya kondisi kita saat ini sangat bagus, tetapi kondisi bagus ini perlu kita sikapi dengan kewaspadaan yang tinggi. Jangan sampai terjadi lonjakan kasus lagi seperti beberapa bulan lalu. Kita semua harus tetap waspada jangan sampai varian baru Covid-19 ini masuk ke Indonesia,“ imbuhnya. 

Gubernur yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini juga menambahkan bahwasannya pihaknya sangat mengapresiasi langkah bijak yang diambil oleh Pemerintah Pusat yang melindungi kesehatan warganya dari masuknya varian Covid-19 Omicron  dengan memperketat pintu pintu masuk serta meminta penundaan kegiatan olahraga maupun kebudayaan yang  melibatkan warga negara asing dan berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Saya paham pasti ada rasa kecewa karena turnamen ini ditunda, tetapi harus kita pahami bersama dengan baik keputusan ini demi keselamatan dan kesehatan kita bersama. Kita semua  agar bisa memakluminya,“ tuturnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi persnya secara virtual, dimana selain turnamen, peresmian Jakarta International Stadium (JIS) juga ditunda pelaksanannya.  Pihaknya juga sangat mengapresiasi sikap dan kebijakan yang diambil Pemerintah Pusat yang menginstruksikan penundaan kegiatan melibatkan warga negara asing sehingga  celah-celah masuknya virus Omicron ke Indonesia dapat  diantisipasi. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Presiden Jokowi Saksikan BWF World Tour Finals 2021

Published

on

By

de
SAKSIKAN PERTANDINGAN: Presiden Joko Widodo menyaksikan pertandingan BWF World Tour Finals 2021 yang digelar di The Westin Resort, Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung. (Foto: Laily Rachev)

Badung, baliilu.com – Di sela-sela kunjungan kerjanya di Provinsi Bali, Kamis, 2 Desember 2021, Presiden Joko Widodo menyaksikan pertandingan BWF World Tour Finals 2021 yang digelar di The Westin Resort, Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyaksikan pertandingan tunggal putri antara pemain India, Pusarla Venkata Sindhu, melawan pemain Jerman, Yvonne Li di lapangan 1.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyaksikan pertandingan di lapangan 2 pada nomor ganda campuran antara pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, melawan pasangan Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.

Advertisements
de

Usai menyaksikan pertandingan, Presiden Jokowi bertemu dengan para punggawa yang berhasil menjadi juara Piala Thomas pada Oktober 2021 lalu. Presiden mengapresiasi para atlet dan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) atas pencapaian tersebut, utamanya karena Indonesia berhasil mengakhiri puasa gelar Piala Thomas selama 19 tahun.

“Ini adalah sebuah prestasi yang telah ditunggu lama oleh seluruh rakyat Indonesia dan saya sekali lagi menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Piala Thomas maupun untuk prestasi-prestasi yang lainnya yang tadi disampaikan oleh Bapak Ketua Umum PBSI,” ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden saat menyaksikan pertandingan badminton tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna, dan Gubernur Bali I Wayan Koster. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Kesan Hendra Setiawan Tanding Lawan Presiden: Lebih Berat Dibandingkan Lawan The Minions

Published

on

By

de
MAIN BULUTANGKIS: Usai menyaksikan pertandingan BWF World Tour Finals 2021 yang digelar di The Westin Resort, Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Kamis, 2 Desember 2021, Presiden Joko Widodo menyempatkan bermain bulu tangkis bersama sejumlah atlet nasional. (Foto: Laily Rachev)

Badung, baliilu.com – Usai menyaksikan pertandingan BWF World Tour Finals 2021 yang digelar di The Westin Resort, Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Kamis, 2 Desember 2021, Presiden Joko Widodo menyempatkan bermain bulu tangkis bersama sejumlah atlet nasional.

Bertanding di lapangan latihan, Presiden Jokowi tampak berpasangan dengan atlet tunggal putra, Jonathan Christie. Keduanya bertanding melawan Hendra Setiawan yang berduet dengan Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Agung Firman Sampurna.

Pertandingan berlangsung seru sekaligus menyenangkan. Usai pertandingan, Hendra Setiawan mengungkapkan kesannya bertanding bulu tangkis melawan Kepala Negara yang dinilainya memiliki kemampuan bermain bulu tangkis cukup baik.

Advertisements
de

“Saya rasa Pak Jokowi juga main bulu tangkisnya lumayan juga ya, memang bisa main bulu tangkis,” ujar Hendra.

Hendra bahkan mengaku bahwa melawan Presiden lebih sulit dibandingkan melawan pasangan ganda putra nomor satu dunia saat ini, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon atau yang dijuluki “The Minions”.

“Hahaha. Lebih berat lawan Pak Jokowi,” ujarnya sambil tertawa.

Hendra Setiawan sendiri saat ini berada di peringkat kedua dunia untuk ganda putra, berpasangan dengan Mohammad Ahsan. Hendra pun mendoakan agar Presiden Jokowi senantiasa diberikan kesehatan.

“Pesannya sehat-sehat terus Pak Jokowi dan bisa memimpin Indonesia lebih maju,” tandasnya. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca