Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Majukan Perisai Diri, Ny Putri Koster Targetkan Segera Punya Padepokan

BALIILU Tayang

:

pd
NY PUTRI KOSTER: Selaku Ibu Asuh dan Dewan Pendekar Perisai Diri Didaulat Menjadi Narasumber pada Mukernas Kelatnas Indonesia Perisai Diri 2020 di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu Pagi 11/1' 2020. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ny Putri Koster selaku ibu asuh dan dewan pendekar Perisai Diri menghadiri sekaligus didaulat menjadi narasumber diskusi yang digelar serangkaian acara pelantikan dan pengukuhan pengurus pusat masa bhakti 2019-2023 dan Mukernas Kelatnas Indonesia Perisai Diri Tahun 2020,  yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Sabtu (11/1/2020).

Berbicara di hadapan keluarga besar Perisai Diri yang datang dari seluruh Indonesia, Ny Putri Koster menyampaikan bahwa Perisai Diri merupakan olahraga bela diri yang unik dan bukan hanya menonjolkan kekuatan fisik dan otot. “Pencak silat Perisai Diri juga kental unsur seni yang mampu mengasah citra, rasa dan karsa mereka yang menekuninya. Perisai Diri itu olah raga yang indah, cocok bagi kelompok putri,” ujarnya.

Menurut Ny Putri Koster, pihaknya serius menekuni olah raga bela diri ini sejak usia belia, dimana ada dua jurus yang menjadi kunci dalam Perisai Diri yaitu serang dan hindar. Seni menghindar dengan gerakan yang indah merupakan keistimewaan perisai diri.

de
PERAGAKAN GERAKAN PERISAI DIRI: Jurus Serang dan Hindar Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari. (Foto: ist)

Dua jurus kunci itu kemudian diterapkan Ny Putri Koster dalam kehidupan sehari-hari. “Ketika diserang, kita harus bisa menghindar dengan indah. Kalau balik menyerang, maka yang terjadi kemudian adalah chaos. Jika semesta berkehendak, alam akan membantu kita untuk selamat,” tuturnya.

Pada bagian lain, wanita yang memiliki multitalenta ini menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya putra Bali sebagai ketua harian pengurus pusat. Menurutnya ini merupakan sebuah kehormatan dan ia berharap kepengurusan baru ini dapat memacu prestasi para atlet perisai diri sehingga lebih disegani dalam ajang internasional. Ny Putri Koster yang dipercaya sebagai dewan Pendekar Perisai Diri juga menyampaikan komitmen untuk memajukan cabang olah raga ini, tak hanya pada lingkup Provinsi Bali namun juga dalam skala nasional. Komitmen itu antara lain diwujudkan melalui keseriusan untuk mendirikan padepokan yang memperoleh dukungan dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Baca Juga  Ikuti Upacara Hari Pramuka Ke-59, Kwarda Bali Diberi Kesempatan Berdialog

Ny Putri Koster berucap, latihan memang bisa dilakukan di mana saja. Karena pada dasarnya pencak silat merupakan olahraga yang berkembang secara alami. Namun dia berpendapat, latihan akan lebih optimal bila ada tempat yang representatif yaitu padepokan.

Sedangkan pembicara lainnya yaitu mantan Menpora Roy Suryo banyak mengulas jalan panjang pencak silat memperoleh pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Dengan memperoleh pengakuan dari organisasi dunia tersebut, Roy Suryo menilai tantangan yang dihadapi ke depan akan semakin kompleks.

Sementara itu, Ketua Panitia Mukernas Kelatnas PD Nyoman Yamadhiputra dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti 64 orang pengurus pusat dan 32 orang pengurus tingkat provinsi. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Bali khususnya Ny Putri Koster yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini. Ke depannya, PD Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan bidang keolahragaan.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Pusat Perisai Diri Dwi Soetjipto. Mewakili keluarga besar Perisai Diri, ia menghaturkan terima kasih atas dukungan dari Gubernur Bali dan Ny Putri Koster selaku ibu asuh. Untuk itu, ia minta seluruh keluarga besar Perisai Diri, khususnya yang di Provinsi Bali untuk mendukung pelaksaaan program pemerintah. “Kalau tak mendukung, artinya kita kualat,” katanya.

Gubernur Bali dalam sambutan yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra menyampaikan selamat atas dilantiknya jajaran pengurus pusat PD masa bhakti 2019-2023. Jajaran pengurus yang baru diharapkan dapat membawa cabang olahraga ini pada capaian yang lebih baik.

Jajaran pengurus yang dilantik antara lain Ketua Harian Nyoman Yamadhiputra, Sekretaris Umum Patmono Wibowo, Wakil Sekretaris Heru Rahmat dan seluruh pengurus yang menempati sejumlah bidang. (*/balu1)

Baca Juga  Peringati Puputan Badung Ke-114 di Puri Agung Gerenceng, Ambara: Amerta Terinspirasi dari Arjuna Wiwaha dan Semangat Puputan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Rakor Bappeda Se-Bali 2026, Jembrana Raih Peringkat Pertama

Published

on

By

Jembrana Raih Terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah
PERINGKAT PERTAMA: Kabupaten Jembrana sukses meraih peringkat pertama (Terbaik I) dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali Tahun 2026. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Kabupaten Jembrana sukses meraih peringkat pertama (Terbaik I) dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali Tahun 2026. Prestasi gemilang ini diumumkan secara resmi di sela-sela acara Rapat Koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Bali.

Tahun ini, Rapat Koordinasi Bappeda mengusung tema strategis, “Sinergi dan Keselarasan Pembangunan Pusat-Daerah: Mewujudkan Asta Cita RPJMN 2025-2029 Berbasis Nangun Sat Kerthi Loka Bali“.

Keberhasilan Kabupaten Jembrana dalam menyabet penghargaan tertinggi ini didasarkan pada penilaian komprehensif terhadap konsistensi dan kualitas dokumen perencanaan daerah. Indikator utama penilaian mencakup: pertama, keselarasan sinkronisasi antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kedua, keterpaduan program antara Rencana Kerja Pemerintah (RKP) pusat dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Piagam penghargaan Terbaik I diserahkan langsung sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam menjaga ritme pembangunan yang terarah, terintegrasi, dan sejalan dengan visi pembangunan nasional serta visi daerah Bali.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi kuat bagi seluruh jajaran OPD di Lingkungan Pemkab Jembrana untuk terus meningkatkan performa perencanaan dan eksekusi program demi kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Peringati Puputan Badung Ke-114 di Puri Agung Gerenceng, Ambara: Amerta Terinspirasi dari Arjuna Wiwaha dan Semangat Puputan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Agung Mayun Hadiri Rapat Paripurna PU Fraksi DPRD Gianyar

Published

on

By

Rapat Paripurna DPRD Gianyar Bahas APBD 2027
RAPAT PARIPURNA: Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (12/10) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027, Senin (12/10) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar. Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD I Ketut Sudarsana tersebut, empat fraksi DPRD menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerataan infrastruktur, penanganan kemiskinan, dan pengurangan.

Pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Gianyar dibacakan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Gianyar I Made Suteja. DPRD mengapresiasi pengajuan Ranperda APBD 2027 oleh Bupati Gianyar serta menekankan pentingnya pembahasan anggaran secara kritis, transparan, dan akuntabel agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“APBD bukan hanya persoalan angka, tetapi mencerminkan arah kebijakan pembangunan daerah, instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat, penyediaan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Suteja membacakan PU Fraksi.

Dalam rencana tersebut, pendapatan daerah direncanakan lebih dari Rp 3.751 triliun, terdiri atas PAD sebesar Rp 2.478 triliun lebih dan pendapatan transfer Rp 1.272 triliun lebih. Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp 3.690 triliun lebih.

Empat fraksi, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, dan Demokrat Bersatu, menyampaikan sejumlah catatan strategi terhadap rencana anggaran tersebut.

Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi perbaikan infrastruktur jalan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. Fraksi ini juga mendorong agar kebijakan anggaran tetap berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam menyediakan kebutuhan dasar, peningkatan kesejahteraan, dan pemerataan pembangunan.

Fraksi Golkar menyoroti proyeksi SiLPA sebesar Rp 158,9 miliar lebih dan meminta penjelasan mengenai besaran yang bersumber dari efisiensi anggaran maupun kegiatan yang tidak terealisasi. Fraksi ini juga menyerap optimalisasi penerimaan opsen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor, serta alokasi anggaran untuk mengatasi kemiskinan, kemiskinan, dan masalah pendidikan serta kesehatan.

Baca Juga  Ikuti Upacara Hari Pramuka Ke-59, Kwarda Bali Diberi Kesempatan Berdialog

Selain itu, pembangunan jalan di pedesaan dinilai perlu mendapat perhatian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Fraksi Gerindra menekankan pentingnya perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi sekolah rusak, serta kepastian penyelesaian pembangunan dan peningkatan jalan pada tahun 2027. Fraksi ini juga meminta evaluasi terhadap pengelolaan usaha air minum dalam kemasan (AMDK) yang dinilai belum optimal dalam meningkatkan pendapatan daerah.

Persyaratan personalia administrasi penyaluran hibah juga menjadi perhatian agar anggaran yang telah ditetapkan dapat terserap tepat waktu dan tepat sasaran.

Sementara itu, Fraksi Demokrat Bersatu meminta penjelasan mengenai prioritas pembangunan, strategi peningkatan PAD dari sektor pariwisata, retribusi dan pengelolaan aset daerah, serta komitmen pemerintah dalam menjaga efisiensi belanja dan mencegah kebocoran anggaran.

Secara umum, keempat fraksi menegaskan bahwa APBD harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, memiliki target yang terukur, serta dikelola secara transparan dan akuntabel.

Meski memberikan sejumlah catatan dan pertanyaan, keempat fraksi pada prinsipnya menerima Ranperda APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2027 untuk dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan-undangan.

Pembahasan selanjutnya diharapkan menghasilkan kebijakan anggaran yang efektif, efisien, tepat sasaran, serta mampu mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DWP Buleleng Perkuat Peran Orang Tua Cegah Kekerasan pada Anak melalui Sosialisasi BESTIE Buleleng

Published

on

By

Sosialisasi BESTIE Buleleng bersama DWP
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak serta pengenalan inovasi BESTIE Buleleng dari Dinsos P3A Kabupaten Buleleng yang diselenggarakan di Gedung PLUT Singaraja, Senin (12/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng terus memperkuat peran keluarga dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan. Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan pada anak serta pengenalan inovasi BESTIE Buleleng (Bersama Edukasi Sebaya, Tumbuhkan Inspirasi dan Empati) dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng dalam pertemuan rutin DWP Buleleng yang terselenggara di Gedung PLUT Singaraja, Senin (12/10).

Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, menyampaikan bahwa sosialisasi ini memberikan manfaat penting bagi para anggota, khususnya dalam meningkatkan pemahaman orang tua untuk melindungi anak di lingkungan keluarga.

Menurutnya, orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, mengenali berbagai bentuk kekerasan, serta memberikan pemahaman agar anak mampu melindungi diri dari situasi yang membahayakan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap ibu-ibu anggota DWP semakin mampu mendampingi dan mengawasi anak-anaknya, sekaligus membangun komunikasi yang baik agar anak memahami bentuk-bentuk kekerasan dan dapat mengantisipasinya,” ujarnya.

Dewi Suyasa juga berharap sosialisasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di masing-masing instansi, sekolah, serta unsur DWP perangkat daerah. Dengan demikian, informasi mengenai pencegahan kekerasan pada anak dan inovasi BESTIE Buleleng dapat tersebar lebih luas, tidak hanya di kalangan anggota DWP, tetapi juga masyarakat umum.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3A Kabupaten Buleleng, Putu Agustini, selaku narasumber, memaparkan berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, meliputi kekerasan fisik, emosional, seksual, penelantaran, dan eksploitasi. Ia juga menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui edukasi sejak dini, komunikasi antara anak dan orang tua, serta keterlibatan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Baca Juga  Gubernur Koster: Pencegahan Paling Efektif Batasi Aktivitas di Luar Rumah dan Kurangi Interaksi dengan Orang Lain

Dalam kesempatan tersebut, turut diperkenalkan inovasi BESTIE Buleleng, sebuah upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dengan menginspirasi remaja untuk memiliki empati dan menjadi tutor bagi teman sebaya. Program ini dijalankan melalui tiga langkah, yakni tutor sebaya, layanan WhatsApp, serta sinergi dengan lembaga terkait.

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau layanan terkait pencegahan kekerasan pada anak dapat menghubungi layanan WhatsApp BESTIE Buleleng di nomor 0821-312-5468.

Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Buleleng diharapkan semakin berperan aktif dalam membangun keluarga yang peduli, meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca