Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Masuk Tahun Politik, Menkeu Tegaskan APBN Tetap Fokus Membangun Indonesia

BALIILU Tayang

:

Indonesia Business Challenges 2024
SAMBUTAN: Menkeu Sri Mulyani sampaikan sambutan dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2024 yang diselenggarakan pada Kamis (23/11/2023) di Hotel Aryaduta, Jakarta. (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap menjadi instrumen yang sangat penting dalam membangun Indonesia, baik di tahun politik atau bukan. Hal tersebut disampaikan Menkeu dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2024 yang diselenggarakan pada Kamis (23/11/2023) di Hotel Aryaduta, Jakarta.

“Tahun 2024 yang disebut tahun politik, kita tetap fokus untuk bisa menyelesaikan berbagai PR untuk membangun fondasi Indonesia menuju Indonesia 2045, yaitu keinginan untuk mencapai high income country. Karena masalah fundamental tidak bergerak dan tidak berubah hanya karena adanya faktor tahun politik,” ujar Sri Mulyani.

Ia mengatakan, pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia dan membangun infrastruktur untuk meningkatkan produktivitas perekonomian. Selain itu pemerintah juga akan secara konsisten membangun nilai tambah dari industri serta perbaikan iklim investasi melalui regulasi, kebijakan, serta birokrasi yang lebih efektif.

“Ini adalah tema yang akan tetap berjalan karena ini adalah fondasi bagi Indonesia untuk mencapai Indonesia Maju. Oleh karena itu, Kementerian Keuangan akan terus melakukan berbagai langkah-langkah yang sifatnya jangka pendek untuk biasanya stabilisasi. Namun kita tidak juga menegasikan atau memberikan perhatian yang sangat tinggi untuk tetap membangun fondasi-fondasi tersebut,” lanjutnya.

Menkeu menjelaskan, pada tahun-tahun ini justru sejumlah legislasi untuk mewujudkan reformasi fundamental di berbagai bidang baru akan mulai berlaku.

“Jadi meskipun disebut tahun politik, kita tetap banyak pekerjaan yang sifatnya fondasi yang perlu untuk terus diperkuat,” tambah Menkeu.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa APBN akan terus menjadi instrumen yang akan menjaga perekonomian dan masyarakat Indonesia. Postur APBN 2024 didesain untuk mendukung ekonomi sekaligus menjaga stabilitas dan meneruskan berbagai reformasi untuk membangun fondasi yang lebih kuat bagi ekonomi ke depan.

Baca Juga  Temui Presiden, Menkeu Sampaikan Situasi Perekonomian Global

“APBN 2024 sesuai dengan tujuan tersebut difokuskan kepada area yang merupakan fondasi penting. Kesehatan Rp. 186 triliun, pendidikan 20% Rp. 660 triliun, perlindungan sosial yang ini selalu menjadi andalan pada saat ekonomi sering bergejolak Rp 493 triliun, ketahanan pangan Rp 108 triliun, ketahanan energi Rp. 444 triliun, infrastruktur Rp. 422 triliun, dan agenda di bidang hukum dan pertahanan sebesar Rp 324 triliun,” ucap sang Bendahara Negara.

Bahkan, dalam merespons situasi seperti El Nino dan meningkatnya harga pangan, pemerintah menambah BLT bagi masyarakat dan juga memberikan bantuan beras. Sektor properti juga dipacu melalui dukungan skema PPN ditanggung pemerintah bagi pembelian rumah komersial di bawah Rp. 2 miliar serta bantuan biaya administrasi untuk masyarakat berpendapatan rendah.

Selain agenda ekonomi dan politik, Menkeu mengungkapkan bahwa Indonesia bahkan dunia juga sedang serius menghadapi ancaman perubahan iklim. Untuk itu, pemerintah melakukan berbagai respons dari sisi instrumen fiskal dan berbagai upaya seperti membangun bursa karbon, carbon tax, engagement untuk mendapatkan dukungan global, Energi Transition Mechanism, dan inisiasi skema blended finance.

“Itulah yang kita akan terus persiapkan di tahun yang disebut hajatan politik. Kita tetap akan menjaga karena itu adalah siklus demokrasi yang normal yang memang sudah diatur oleh undang-undang dan Indonesia adalah negara demokrasi yang berarti mekanisme pemilihan umum memang sudah ditetapkan. Itu tidak boleh mengganggu juga berbagai agenda-agenda pembangunan dan juga instrumen APBN yang terus akan menjaga masyarakat dan perekonomian Indonesia,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Wakil Bupati Gianyar Terima Studi Kunjungan Pengelolaan Sampah Delegasi Pemerintah Kamboja

Published

on

By

pengelolaan sampah gianyar
TERIMA KUNJUNGAN: Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, menerima studi kunjungan pengelolaan sampah dari delegasi Pemerintah Kamboja di Ruang Sidang I Kantor Bupati Gianyar, Jumat (12/6). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, menerima studi kunjungan pengelolaan sampah dari delegasi Pemerintah Kamboja di Ruang Sidang I Kantor Bupati Gianyar, Jumat (12/6).

Kunjungan dilakukan guna mempelajari berbagai kebijakan dan implementasi pengelolaan sampah yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Delegasi Pemerintah Kamboja mendapatkan pemaparan mengenai strategi pengelolaan sampah berbasis sumber, peran masyarakat dalam pengurangan sampah, serta sinergi antara pemerintah, desa adat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun menyampaikan persoalan sampah menjadi tantangan yang semakin kompleks seiring pertumbuhan jumlah penduduk, peningkatan aktivitas masyarakat, perubahan gaya hidup, serta pola konsumsi yang terus berkembang.

“Ketika jumlah penduduk masih sedikit, sampah tidak menjadi masalah. Namun seiring meningkatnya jumlah dan aktivitas penduduk, perubahan gaya hidup, serta pola konsumsi masyarakat, timbulan sampah menjadi semakin banyak, baik jumlah maupun variasinya,” ujar Wabup Agung Mayun.

Agung Mayun menjelaskan bahwa timbulan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Di sisi lain, keterbatasan lahan akibat pertumbuhan penduduk juga menjadi tantangan dalam penyediaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah.

“Pengelolaan sampah dari sumbernya tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga menjadi kewajiban pemerintah desa, kelurahan, desa adat, serta seluruh masyarakat. Melalui pengurangan dan penanganan sampah berbasis sumber, setiap komponen dapat menjalankan peran dan kewajibannya sehingga volume sampah yang dibawa ke TPA Temesi dapat terus berkurang dan hanya menyisakan residu,” tegasnya.

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan sampah melalui peningkatan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Upaya tersebut diperkuat dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Gianyar Nomor 76 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Kearifan Lokal yang mewajibkan masyarakat melakukan pemilahan sampah dari sumbernya serta mengikuti jadwal pengangkutan sampah sesuai ketentuan.

Baca Juga  Gelar Rakerpim 2022, Kemenkeu Perkuat Integritas dan Akuntabilitas Dalam Mengelola Keuangan Negara

Saat ini Kabupaten Gianyar telah memiliki 48 unit TPS-3R/Rumah Kompos yang tersebar di 45 desa dan satu kelurahan. Fasilitas tersebut menjadi ujung tombak pengelolaan sampah berbasis sumber karena berperan langsung dalam mengurangi timbulan sampah sebelum masuk ke TPA.

Salah satu fasilitas terbaik yang dimiliki Kabupaten Gianyar adalah Rumah Kompos Padang Tegal yang dikelola oleh Desa Adat Padang Tegal, Ubud. Keberadaan rumah kompos tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah dan kebersihan kepada masyarakat sekaligus mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Temesi.

Secretary of State – Ministry of Interior, Yang Mulia Oum Mara, selaku pimpinan rombongan menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gianyar kepada delegasi Kamboja. Kunjungan juga menjadi pengalaman pertamanya berkunjung ke Kabupaten Gianyar.

Yang Mulia Oum Mara mengungkapkan tujuan utama kunjungan tersebut dilakukan guna mempelajari berbagai inovasi, program, dan pengalaman yang telah diterapkan Kabupaten Gianyar dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, pendekatan yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi salah satu hal yang sangat menarik untuk dipelajari.

“Kami berharap dapat memperoleh inovasi baru, program-program, serta pengalaman dalam pengelolaan sampah yang telah diterapkan di sini. Kami sangat tertarik melihat bagaimana masyarakat berperan aktif dalam mengelola sampah, termasuk penerapan teknologi rumah kompos yang telah berjalan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Oum Mara berharap hubungan dan kerja sama yang telah terjalin melalui kunjungan dapat terus berlanjut di masa mendatang melalui berbagai bentuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman di bidang pengelolaan lingkungan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringati HLH Sedunia, Pemkab Buleleng Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat dalam Aksi Bersih Pantai

Published

on

By

dlh buleleng
AKSI BERSIH PANTAI: Pemkab Buleleng saat menggelar aksi bersih-bersih pantai yang dilaksanakan serentak di empat lokasi, yakni Pantai Kubujati, Pantai Penarukan, Pantai YPUH, dan Pantai Camplung, Jumat (12/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar aksi bersih-bersih pantai sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di empat lokasi, yakni Pantai Kubujati, Pantai Penarukan, Pantai YPUH, dan Pantai Camplung, Jumat (12/6).

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Gede Suratanaya, menjelaskan bahwa kegiatan bersih pantai ini merupakan tindak lanjut dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang sebelumnya dipusatkan di Danau Tamblingan. Setelah kegiatan utama tersebut, pemerintah daerah diminta melaksanakan aksi kebersihan di berbagai lokasi, seperti pantai, sungai, pasar, dan ruang publik lainnya.

“Di Kabupaten Buleleng, kami memilih melaksanakan kegiatan di empat pantai sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pesisir,” ujarnya.

Aksi bersih pantai ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), TNI/Polri, kalangan akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi langkah penting untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menangani persoalan sampah. Ia menegaskan bahwa permasalahan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah, melainkan memerlukan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Dengan begitu, masyarakat memiliki rasa kepedulian dan ikut terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya mengandalkan pemerintah atau Dinas Lingkungan Hidup,” imbuhnya

Lebih lanjut, Sekdis Suratanaya menyampaikan bahwa berbagai program pengelolaan sampah yang dilaksanakan secara berkelanjutan mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya ditandai dengan menurunnya volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bengkala secara bertahap.

Baca Juga  Temui Presiden, Menkeu Sampaikan Situasi Perekonomian Global

Melalui kegiatan bersih pantai ini, DLH Buleleng berharap tumbuh kesadaran masyarakat untuk mengubah perilaku dalam mengelola sampah, seperti membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah sebelum dibuang. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sambut Piala Dunia 2026, Kodam IX/Udayana Ajak Masyarakat Nonton Bola Gembira Bersama TNI

Published

on

By

nobar tni
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf. Amrizal Nasution. (Foto: dok)

Denpasar, baliilu.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar kegiatan Nonton Bersama (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di seluruh Indonesia mulai tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di satuan jajaran TNI sebagai wujud sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan TVRI dalam membangun semangat nasionalisme serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui momentum pesta olahraga sepak bola terbesar di dunia.

Program Nobar Kebangsaan ini akan diselenggarakan di berbagai satuan jajaran TNI, mulai dari tingkat Kodam, Koarmada, Kodaeral, Kodau, Koopsud, Korem, Kodim, Lanal, Lanud, Koramil hingga Posal yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Selain menjadi sarana hiburan yang sehat dan edukatif bagi masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf. Amrizal Nasution, dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa di wilayah Kodam IX/Udayana, pelaksanaan Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 akan digelar di seluruh jajaran Kodim hingga Koramil dan terbuka bagi masyarakat umum.

“Kegiatan Nobar Kebangsaan ini merupakan wadah untuk mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk hadir dan menikmati pertandingan Piala Dunia 2026 bersama-sama dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh semangat persaudaraan,” ujar Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam menjelaskan bahwa penyediaan sarana pendukung pelaksanaan nobar, termasuk keterlibatan UMKM di lokasi kegiatan, akan dikoordinasikan oleh masing-masing satuan penyelenggara hingga tingkat Koramil, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tertib serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga  Di Forum ISEI, Wamenkeu Paparkan Tiga Hal: Hilirisasi, Digitalisasi, Sustainabilitas

Terkait kode batang (barcode) yang tercantum pada materi publikasi kegiatan, Kolonel Amrizal menerangkan bahwa barcode tersebut merupakan akses pendaftaran bagi penyelenggara Nobar Piala Dunia 2026. Hal ini merupakan bagian dari program resmi TVRI bertajuk “Nonton Bareng Bola Gembira”, yang memberikan kesempatan kepada berbagai pihak, baik lokasi komersial maupun non-komersial, untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan nonton bersama secara resmi di seluruh Indonesia.

Kapendam IX/Udayana juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Piala Dunia 2026 sebagai sarana memperkuat rasa persatuan dan mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

“Ayo kita nonton bola gembira bersama-sama TNI. Mari jadikan momentum Piala Dunia 2026 sebagai ajang mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat persatuan bangsa,” imbau Kolonel Amrizal Nasution.

Melalui kegiatan Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 ini, diharapkan tercipta ruang interaksi yang positif antara TNI dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme, solidaritas, dan persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca