Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Mayoritas Siswa Tak Bisa Membaca di Buleleng Berkebutuhan Khusus dengan Hambatan Belajar

Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng Terima Kunjungan BAM DPR

Loading

BALIILU Tayang

:

siswa smp
PERTEMUAN: Pertemuan antara Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI dengan jajaran Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, terkait isu 375 siswa SMP di Buleleng yang disebut tidak bisa membaca, di Ruang Rapat Wiswasabha Pratama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (22/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Isu yang sempat mencuat di berbagai media mengenai 375 siswa SMP di Kabupaten Buleleng yang disebut tidak bisa membaca akhirnya diklarifikasi secara terbuka dalam pertemuan antara Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI dengan jajaran Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, di Ruang Rapat Wiswasabha Pratama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (22/5).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja BAM DPR RI dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dan meninjau langsung tata kelola pendidikan dasar dan menengah di daerah. Rombongan dipimpin oleh Ketua Tim BAM, Dr. Muhammad Haris, yang hadir bersama beberapa anggota lintas komisi dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Muhammad Haris menegaskan bahwa BAM merupakan alat kelengkapan DPR RI yang relatif baru, sehingga terus berupaya menyempurnakan tata kerja dan memperluas jangkauan fungsi, termasuk dalam fasilitasi penyelesaian isu-isu strategis nasional. Isu pendidikan menjadi salah satu perhatian utama, mengingat tantangan seperti rendahnya kemampuan literasi dasar masih menjadi persoalan nyata di berbagai daerah.

“Kami membaca laporan bahwa ada 375 siswa SMP yang belum bisa membaca, dengan rincian 155 di antaranya disebut tidak bisa membaca sama sekali. Kami ingin mendapatkan klarifikasi langsung dari daerah agar informasi ini bisa disampaikan secara proporsional dan tidak menimbulkan persepsi negatif yang keliru,” ujar Haris.

Ia menekankan bahwa sebagai lembaga yang menjalankan fungsi pengawasan, DPR RI berkewajiban memastikan bahwa setiap temuan atau pemberitaan penting harus diverifikasi dan ditindaklanjuti bersama mitra kerja, termasuk Kemendikbudristek dan lembaga pendidikan terkait.

Mewakili Gubernur Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, yang menerima kehadiran rombongan Tim BAM DPR RI, menyampaikan bahwa kewenangan pendidikan menengah (SMA/SMK/SLB) berada di tingkat provinsi, sementara pendidikan dasar (SD/SMP) dikelola oleh kabupaten/kota.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Ingatkan Penggunaan Dana DIPA dan TKD Sesuai Prioritas dan Fokus pada Hasil

“Karena isu ini menyangkut jenjang SMP, maka Pemerintah Kabupaten Buleleng yang memiliki kewenangan langsung. Kami hadir untuk mendukung dan memastikan bahwa koordinasi antarinstansi berjalan baik,” ujar Dewa Indra.

Ia juga menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi momentum penting untuk bersama-sama menghadirkan klarifikasi yang adil dan berimbang terhadap isu yang menyita perhatian publik.

Menanggapi isu yang disebutkan, Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., menyampaikan klarifikasi penting. Ia mengungkapkan bahwa jumlah siswa yang mengalami hambatan membaca sebenarnya adalah 354 orang, bukan 375 seperti yang ramai diberitakan.

“Lebih penting dari sekadar angka, perlu saya tegaskan bahwa sebagian besar anak-anak ini merupakan siswa sekolah inklusi yang memiliki hambatan intelektual. Jadi, tidak tepat jika disebut sebagai ‘anak normal yang tidak bisa membaca’. Mereka ini anak-anak dengan kebutuhan khusus,” jelas Sutjidra yang juga seorang dokter.

Ia menambahkan, dari hasil pendataan dan asesmen bersama Dewan Pendidikan dan Undiksha, hanya sekitar 13–15 persen dari siswa tersebut yang mengalami hambatan membaca berat. Sisanya masih bisa membaca dengan pelan atau tidak lancar, dan sebagian besar memiliki IQ di bawah rata-rata.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, I Made Astika, M.Pd., turut memaparkan langkah konkret yang telah diambil.

“Kami telah bekerja sama dengan Undiksha. Sebanyak 375 mahasiswa diterjunkan untuk mendampingi 375 siswa satu per satu, dibimbing oleh 60 dosen. Kami juga menggandeng tim psikolog untuk melakukan asesmen,” kata Astika.

Dari hasil asesmen pada 7 Mei 2025 terhadap 352 siswa, ditemukan bahwa 48% masuk kategori disabilitas intelektual (IQ < 70), 31,25% berada dalam rentang IQ 70–80 (borderline) dan sisanya tersebar antara IQ normal rendah, rata-rata, dan jenis hambatan lain

Baca Juga  Pemprov Bali Ambil Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara

Artinya, lebih dari 85% siswa tersebut memang memerlukan pendidikan khusus, bukan program pembelajaran reguler. Namun, hingga kini mereka masih tersebar di 60 sekolah reguler yang belum memiliki fasilitas dan guru pendamping khusus (GPK) yang memadai.

Bupati dan Kadisdikpora menekankan bahwa pihaknya telah memulai langkah solutif, termasuk program pendampingan “1 Mahasiswa 1 Siswa”, pembagian perlengkapan sekolah gratis bagi anak dari keluarga tidak mampu, serta upaya menurunkan angka putus sekolah akibat faktor ekonomi.

Di sisi lain, Ketua Tim BAM DPR RI menyambut baik paparan tersebut. Ia menyatakan bahwa klarifikasi yang disampaikan sangat penting dalam membentuk persepsi publik yang benar, sekaligus menjadi masukan berharga bagi DPR RI untuk memperjuangkan peningkatan layanan pendidikan inklusi, termasuk kebutuhan guru pendamping, SLB, dan pelatihan tenaga pendidik.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia, termasuk yang berkebutuhan khusus, mendapat layanan pendidikan yang sesuai, adil, dan bermutu. Kami siap mengawal rekomendasi dari daerah agar mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” tutup Haris.

Muhammad Haris yang berasal dari Fraksi PKS, tampak pula didampingi oleh anggota BAM lainnya, di antaranya dari Fraksi NasDem, Satori dan Tamanuri, serta dari Fraksi Demokrat, Ellen Esther Palealu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan IB Mantra, Polsek Dentim Lakukan Pengamanan dan Pengaturan

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melakukan pengamanan lokasi kecelakaan beruntun tiga kendaraan di Jalan By Pass IB Mantra, Minggu (2/8/2026).
GERAK CEPAT: Personil Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait terjadinya kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat di Jalan By Pass IB Mantra, tepatnya di sebelah barat SPBU, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 11.45 Wita. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Personil Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait terjadinya kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat di Jalan By Pass IB Mantra, tepatnya di sebelah barat SPBU, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 11.45 Wita.

Menerima informasi tersebut, personel piket Polsek Dentim segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan melibatkan sebuah mobil Taruna warna merah nomor polisi DK 1295 SL, mobil pick up warna hitam DK 8115 BV, dan mobil pick up warna merah DK 8867 JA.

Dari keterangan di lokasi, ketiga kendaraan sama-sama melaju dari arah Gianyar menuju Denpasar. Peristiwa bermula saat mobil pick up DK 8115 BV yang dikemudikan Wardoyo berupaya mendahului mobil pick up DK 8867 JA yang dikemudikan Oktavianus D. Di saat bersamaan, di depan kedua kendaraan tersebut terdapat mobil Taruna DK 1295 SL yang dikemudikan Nyoman Adi A dalam kondisi berhenti. Mobil pick up DK 8115 BV kemudian menabrak bagian belakang mobil Taruna hingga kendaraan tersebut terguling. Sesaat kemudian, mobil Taruna yang terguling kembali tertabrak oleh mobil pick up DK 8867 JA sehingga posisinya melintang di jalur cepat Jalan By pass IB Mantra.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Unit Lalulintas Polsek Dentim segera mengamankan lokasi, memasang tanda-tanda di sekitar TKP, mengamankan barang bukti, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan dan kecelakaan susulan. Petugas juga berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas Polresta Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Akibat kecelakaan tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Seluruh pengemudi dalam kondisi selamat, sementara kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan material pada kendaraan yang terlibat.

Baca Juga  Pemprov Bali dan Pancoran Soccer Field Gelar Event Bola U-20 International Youth Championship 2023

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi lalu lintas sebelum melakukan manuver mendahului kendaraan lain. Kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Monev Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Desa Sembiran, Pemprov Bali Dorong Gotong-royong Rutin dan Kepedulian Sosial

Published

on

By

Tim Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Sabtu (2/8).
MONEV: Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu secara serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali, di antaranya di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Sabtu (2/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu secara serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali, Sabtu (2/8). Desa yang menjadi lokasi monitoring dipilih secara acak oleh masing-masing tim guna memperoleh gambaran yang objektif terhadap pelaksanaan gerakan di lapangan.

Di Kabupaten Buleleng, monitoring dilaksanakan di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula. Tim monitoring terdiri atas Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, Dr. I Made Dwi Dewata, S.STP., M.Si.; Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra; serta Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Bali dr. A.A. Sagung Mas Dwipayani, M.Kes.

Kegiatan diawali dengan gotong-royong membersihkan pekarangan rumah, telajakan, balai banjar, wantilan, dan tempat ibadah bersama masyarakat setempat. Selanjutnya, dilaksanakan sosialisasi mengenai pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

Sagung Mas Dwipayani menegaskan bahwa Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu bukan hanya menjadi tanggung jawab kader PKK, melainkan merupakan gerakan seluruh masyarakat desa untuk membangun lingkungan yang bersih dan sehat serta memperkuat kepedulian sosial dan budaya gotong-royong.

Dalam sosialisasi tersebut juga dijelaskan tata cara pemukulan kulkul sebagai penanda dimulainya gotong royong. Kulkul dipukul pertama kali pada pukul 05.45 Wita sebanyak tiga kali dengan ritme “tung… tung… tung…”. Selanjutnya, pada pukul 06.00 Wita, kulkul kembali dipukul sebanyak dua kali sebagai tanda seluruh warga mulai melaksanakan kegiatan bersih-bersih dari pekarangan rumah masing-masing, kemudian dilanjutkan ke telajakan dan fasilitas umum di lingkungan desa.

Sementara itu, Perbekel Desa Sembiran, I Ketut Gede Dony Widhi Ariawan, mengatakan bahwa budaya gotong-royong sebenarnya telah lama dilaksanakan oleh masyarakat setiap minggu. Kehadiran Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu semakin menghidupkan kembali semangat tersebut, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah dan desa secara bersama-sama.

Baca Juga  Wujudkan Merdeka Belajar, Tahun 2024 Buleleng Miliki 559 Guru Penggerak

Selain memberikan pembinaan, Pemerintah Provinsi Bali juga menyalurkan bantuan sosial berupa 400 kilogram beras kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial yang berjalan seiring dengan semangat gotong-royong.

Usai sosialisasi, tim monitoring dan evaluasi meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di lingkungan rumah warga. Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan gerakan di Desa Sembiran telah berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan agar pelaksanaannya lebih merata dan melibatkan partisipasi masyarakat secara lebih luas.

Melalui monitoring ini, Pemerintah Provinsi Bali berharap Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai gerakan masyarakat sehingga budaya gotong-royong, kebersihan lingkungan, dan solidaritas sosial di Bali semakin kuat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Pitenget Tumpek Krulut di Kota Denpasar

Maknai Sebagai Hari Memuliakan Manusia Melalui Pelayanan Nyata di Bidang Kesehatan

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri persembahyangan bersama Hari Pitenget Tumpek Krulut di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Sabtu (1/8).
PERSEMBAHYANGAN BERSAMA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu (1/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama serangkaian Hari Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu (1/8).

Persembahyangan bersama ini dihadiri langsung Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Forkopimda Kota Denpasar, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Tumpek Krulut sendiri merupakan hari suci yang juga adalah piodalan Sang Hyang Aji Gurnita, yang pelaksanaannya identik dengan upacara tetangguran atau gambelan.

Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Gambelan Gambuh Kerta Jaya Br. Menesa Pedungan, dilanjutkan Gong Pelegongan Sanggar Hung Bali Denpasar. Kegiatan selanjutnya juga diisi penampilan Gong Semarapegulingan Sanggar Ganeswara Br. Ujung Kesiman, kemudian diisi dengan Selonding Dangin Batu Br. Oongan Denpasar Utara, lanjut Angklung Klentangan Sanggar Sekar Mangeronce Br. Yangbatu Kangin. Acara kemudian dilanjutkan dengan Gong Gede Sanggar Wahana Gurnita, dan Gandrung Semara Metu Banjar Tembawu Kelod.

Selain itu, terdapat pula persembahan Gong Kebyar Wanita Srikandi Metu Swara Denpasar, Qakdanjur Br. Pegok dan Kubu Barong Sanur.

Tak hanya itu, pada upacara tersebut juga turut dihadirkan sesolahan Rejang Dewa SMPN 2 Denpasar diiringi Sekaa Gong Gede dan Rejang Renteng dari WHDI dan PHDI Kota Denpasar. Seluruh sekaa tetangguran atau gambelan ini juga tampil secara bersamaan atau istilahnya “Mebarung”.

Seluruh rangkaian tadi dipuncaki dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Putra Wanasari, dari Griya Pengabangan Sanur.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Bahas Penataan Aset Daerah dan Perubahan Struktur OPD

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, peringatan Rahina Tumpek Krulut setiap tahunnya dilaksanakan dengan pagelaran tetangguran serta persembahyangan bersama. Dimana, upacara ini sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Sang Hyang Widi Wasa.

Selain itu sesuai arahan Gubernur Bali Wayan Koster yang menginstruksikan seluruh bupati dan walikota se-Bali untuk menggelar pemeriksaan kesehatan gratis secara serentak pada perayaan Rahina Tumpek Krulut, Sabtu (Saniscara Kliwon Krulut), 1 Agustus 2026.

“Kebijakan ini merupakan implementasi makna Tumpek Krulut sebagai hari memuliakan manusia melalui pelayanan nyata di bidang kesehatan,” kata Jaya Negara.

Instruksi tersebut lanjut Jaya Negara, ditujukan kepada seluruh kepala daerah agar menggerakkan seluruh unit layanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta untuk memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis, tanpa dipungut biaya kepada masyarakat.

“Untuk itu, pada rangkaian agenda ini juga disediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang langsung ditinjau Bapak Gubernur Bali Wayan Koster,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca