Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Memaknai Enam Puluh Tahun Korem 163/Wira Satya, Gelar Syukuran Sederhana

BALIILU Tayang

:

pemotongan tumpeng oleh Danrem 163/Wira Satya yang didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koordinator Cabang Korem 163 Nyonya Fetty Husein Sagaf.

Denpasar, baliilu.com Korem 163/Wira Satya genap berusia 60 tahun. Di tengah kondisi Pandemi Covid-19, acara syukuran Hari Ulang Tahun ke-60 satuan ini digelar secara sederhana, Rabu (23/2/2021) bertempat di Aula Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Bali.

Acara syukuran internal tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dipimpin oleh Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., dan dihadiri oleh Kasrem, para kasi, para dandim serta perwakilan perwira, bintara, tamtama dan juga pegawai negeri sipil.

Pada kesempatan tersebut Danrem 163/Wira Satya mengajak seluruh keluarga besar Korem 163/Wira Satya mensyukuri kondisi yang sudah dicapai saat ini dimana satuan ini telah mampu melaksanakan tugas dengan baik dan maksimal dalam melaksanakan tugas pokoknya dengan teritorial pembinaan meliputi seluruh wilayah Provinsi Bali.

“Makna 60 tahun merupakan suatu simbolisasi kondisi usia yang cukup matang sehingga diharapkan satuan ini semakin mampu mengoptimalkan peran dan tugas ke depan yang tentunya semakin tidak ringan,” jelasnya.

Acara ini juga dapat dijadikan momentum untuk introspeksi diri dengan melakukan evaluasi atas apa yang telah dikerjakan dan yang dicapai selama ini, khusunya dalam waktu setahun ini, untuk kemudian dijadikan sebagai bahan penyempurnaan menuju kondisi yang lebih baik di masa mendatang.

“Kita juga berterima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh anggota Korem 163/Wira Satya atas kerja keras dan dukungannya dalam pelaksanaan tugas satuan ini. Sebagai Danrem saya tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan para anggota sekalian,” ucap Danrem Brigjen Husein Sagaf.

Tugas Pokok Korem 163/Wira Satya sebagai alat pertahanan negara di wilayah Bali harus mampu meningkatkan pemberdayaan wilayah pertahanan dengan cara meningkatkan peran dan tugas pembinaan teritorial yang diemban satuan ini. Implementasi peran pembinaan teritorial dilakukan dalam berbagai kegiatan bersinergi dengan komponen masyarakat.

“Dalam kondisi pandemi Covid-19, saat ini kita juga telah bersinergi dan bahu-membahu bersama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya dalam penanganan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir setahun, tentu dengan harapan kondisi ini cepat berlalu, kehidupan kembali normal,” sebut Danrem.

Dalam setahun ini Korem 163/Wira Satya tergabung dalam Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan melakukan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan. Korem juga terlibat dalam Satuan Tugas Enforcement Kerumunan pada Natal 2020 dan menyambut Tahun Baru 2021, kemudian dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap I dan II serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Tahap I dan II yang berlanjut sampai tanggal 8 Maret 2021 mendatang.

“Tugas Korem tentu akan terus berlanjut bersama komponen satuan tugas lainnya selama pandemi, tetapi harapan kita semua Covid-19 segera berlalu, aktivitas kehidupan masyarakat kembali berjalan normal,” sebut Danrem.

Sementara itu Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., menjelaskan menjelang Hari Ulang Tahun ke-60 Korem 163/Wira Satya berbagai kegiatan telah dilaksanakan, di antaranya, rehabilitasi rumah layak huni bagi warga kurang mampu di wilayah Kodim 1609/Buleleng, donor darah dan donor plasma konvalesen, pendistribusian tempat cuci tangan program Sumbangsih Kodam IX/Udayana di seluruh Kodim Jajaran, kemudian tali asih bantuan sembako, Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya serta yang tak kalah menariknya ada kegiatan menyelam membentangkan Bendera Korem 163/Wira Satya dengan ukuran 8 meter x 5 meter berlokasi di kedalaman Pantai Pemuteran, Buleleng, Bali.

“Semua kegiatan tersebut dilakukan bersinergi dan bekerja sama dengan berbagai pihak yang telah bersedia mendukung semua kegiatan Korem 163/Wira Satya. Kita berterima kasih dan apresiasi untuk semua dukungannya,” ucap Kapenrem.

Lanjutnya, semua hal tersebut tentu selaras dengan tema Hari Ulang Tahun Ke-60 kali ini, yaitu “Korem 163/Wira Satya Mengabdi untuk Negeri, Wujudkan Bali Bebas Covid-19, Ekonomi Bangkit”.

Dalam rangkaian acara syukuran tersebut dilakukan pemotongan tumpeng oleh Danrem 163/Wira Satya yang didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koordinator Cabang Korem 163 Nyonya Fetty Husein Sagaf, yang diterima oleh Serka Kadir sebagai prajurit yang paling lama mengabdi di Korem 163/Wira Satya.

Penghargaan lomba pembinaan satuan terbaik diberikan kepada Kodim 1609/Buleleng, Persit Terbaik diberikan kepada Persit KCK Cabang Kodim 1610/Klungkung serta Prajurit berprestasi kepada Anggota Penerangan Korem 163/Wira Satya Peltu Lende Tanggela yang meraih prestasi Juara I di Kelas 2 dalam Pendidikan dan Pelatihan Kehumasan Jurnalistik Unsur Pelaksana TNI Angkatan Darat pada November 2020 lalu bertempat di Universitas Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Danrem 163/Wira Satya juga menandatangani prasasti peresmian Lapangan Tembak Pistol Korem 163/Wira Satya.

“Lapangan tembak ini sudah selesai direnovasi sehingga sekarang terlihat lebih layak dan sangat representatif untuk melaksanakan latihan menembak bagi prajurit serta tentunya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lomba menembak bagi umum dan eksekutif,” pungkas Danrem Brigjen Husein Sagaf. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp 3,091 Miliar

Published

on

By

Stand UMKM Buleleng Festival 2026
Suasana stand UMKM pada pelaksanaan Buleleng Festival 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp 3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp 3,6 miliar lebih.

Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa produk UMKM lokal Buleleng sangat digemari masyarakat, wisatawan domestik maupun mancanegara. Buleleng Festival 2026 diikuti sebanyak 105 UMKM lokal dari berbagai sektor, antara lain kriya, kuliner, olahan pangan, dan fashion. Para pelaku usaha tersebut tersebar di tiga zona, yakni Zona A sebanyak 48 tenan, Zona B sebanyak 38 tenan, dan Zona C sebanyak 19 tenan.

“Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” ujar Bupati Sutjidra.

Dari sisi ekonomi, Bupati menegaskan festival ini membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk menampilkan produk kreatif dan kuliner khas Buleleng. Selain itu juga memperkuat jaringan pasar dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkarya. Sementara dari sisi budaya, pemerintah daerah berhasil memfasilitasi pelestarian dan inovasi, di mana tradisi bertemu kreativitas modern sehingga budaya Buleleng tetap relevan dan hidup.

Bupati Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, hingga aparat keamanan dari Polres Buleleng dan Kodim 1609/Buleleng. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan, dan seluruh pengunjung yang telah menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama festival berlangsung.

“Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membawa semangat “Uriping Rasa” ke kehidupan sehari-hari: terus melestarikan budaya, saling menghargai, memperkuat gotong royong, dan mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Pemkab Buleleng juga berkomitmen akan terus mendukung pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui program-program yang berpihak kepada pelaku seni dan UMKM.

“Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng,” tutup Bupati Sutjidra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Kriminalitas dan Trek-trekan, Polsek Dentim Intensifkan Patroli Subuh di Wilayah Denpasar

Published

on

By

Personel Polsek Denpasar Timur melaksanakan patroli subuh di kawasan Renon dan sekitarnya untuk cegah gangguan Kamtibmas.
PATROLI: Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif pada waktu dini hari, Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengintensifkan kegiatan patroli subuh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas, Senin (24/8/2026) dini hari.

Dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu I Ketut Sudarsana, S.H.,M.H., patroli menyasar sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Renon, Jalur 11, Bundaran Renon, Lapangan Bajra Sandhi, Kantor KPU di Jalan Raya Puputan Renon, serta seputaran Jalan Tohpati.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli preventif sekaligus pemantauan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak muda yang masih berkumpul hingga dini hari. Petugas juga memberikan imbauan Kamtibmas agar tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, tidak melakukan aksi trek-trekan, serta mengajak masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., mengatakan kegiatan patroli secara rutin dan preventif akan terus ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kriminalitas, trek-trekan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu Kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bangkitkan Semangat Anak-anak Korban Gempa, Kapendam IX/Udayana Turun Langsung Dampingi Trauma Healing di Manggarai

Published

on

By

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution berinteraksi dengan anak-anak korban gempa di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
TRAUMA HEALING: Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melaksanakan trauma healing khususnya anak-anak di posko pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Senin (24/8/2026). (Foto: Pendam IX)

Manggarai, NTT, baliilu.com – Pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), prajurit Kodam IX/Udayana terus menunjukkan komitmen dan kepedulian dalam membantu masyarakat terdampak. Tidak hanya dalam penanganan kondisi darurat, prajurit juga hadir memberikan dukungan sosial dan psikologis guna membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Berbagai upaya dilakukan jajaran Kodam IX/Udayana, mulai dari menyiapkan posko pengungsian, memberikan pelayanan kesehatan, mendirikan dapur lapangan, hingga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat, termasuk menjangkau warga di wilayah pelosok dan lokasi yang sulit diakses. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir dan membantu masyarakat dalam setiap situasi, khususnya ketika menghadapi bencana.

Sejalan dengan upaya tersebut, Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/WM pada Senin (24/8/2026) melaksanakan kegiatan pembersihan Posko Pengungsian Lapangan Golo Congo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, bersama warga setempat. Kegiatan dilakukan secara gotong-royong untuk menciptakan lingkungan pengungsian yang bersih dan sehat sekaligus meminimalkan risiko munculnya berbagai penyakit selama masyarakat masih berada di lokasi pengungsian.

Tidak berhenti pada aspek kebersihan lingkungan, prajurit Yonif TP 834/WM juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para korban bencana, khususnya anak-anak. Melalui permainan, interaksi, dan berbagai kegiatan yang membangun suasana positif, prajurit berupaya membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan yang dialami masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan rasa percaya diri setelah menghadapi bencana.

Di tengah-tengah kegiatan tersebut, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak-anak di posko pengungsian. Kapendam memberikan motivasi serta mengajak anak-anak untuk tetap bersemangat, bermain, dan tidak larut dalam kesedihan akibat bencana yang mereka alami.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak, mendapat perhatian.

“Pascabencana, kebutuhan masyarakat bukan hanya makanan, tempat tinggal dan pelayanan kesehatan. Kita juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis mereka, khususnya anak-anak. Karena itu, kegiatan trauma healing menjadi bagian penting untuk membantu mengembalikan rasa aman, keceriaan dan semangat mereka,” ujar Kapendam.

Menurutnya, keterlibatan prajurit dalam berbagai kegiatan di posko pengungsian merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan hingga pendampingan psikologis dilaksanakan secara terpadu agar masyarakat dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Prajurit Kodam IX/Udayana akan terus hadir bersama masyarakat, membantu sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Semangat gotong-royong seperti yang kita lihat hari ini menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat Kemanunggalan TNI dan rakyat, di mana prajurit bersama masyarakat bahu-membahu menjaga lingkungan, memberikan dukungan dan membangun kembali optimisme di tengah situasi pascabencana. Kehadiran prajurit di posko pengungsian diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara nyata, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan keyakinan bahwa masyarakat terdampak akan terus mendapatkan perhatian hingga proses pemulihan berjalan secara optimal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca