Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Menteri LH dan Gubernur Koster Tanam Mangrove, Perkuat Komitmen Bali Hadapi Perubahan Iklim

Aksi Kolaborasi Penanaman Mangrove di Denpasar Simbol Pelestarian Lingkungan

Loading

BALIILU Tayang

:

Gubernur Koster
TANAM MANGROVE: Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali Wayan Koster memimpin aksi penanaman mangrove di Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (10/6). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Mohammad Jumhur Hidayat bersama Gubernur Bali Wayan Koster memimpin aksi penanaman mangrove di Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (10/6). Kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, pelajar, serta berbagai pemangku kepentingan ini menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim.

Aksi penanaman mangrove tersebut merupakan tindak lanjut dukungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dalam memperkuat rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hari dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Walikota Denpasar, perwakilan Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Bupati Badung, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bali, Danrem 163/Wira Satya, Kepala BIN Daerah Bali, Kepala BNN Provinsi Bali, serta jajaran TNI dan Polri serta kalangan pelajar, mahasiswa dan komunitas pecinta lingkungan.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup menegaskan bahwa aksi penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata keseriusan seluruh elemen bangsa dalam mengabdi kepada lingkungan.

Menurutnya, berbagai bencana yang terjadi saat ini sebagian besar merupakan dampak dari ketidakseimbangan hubungan manusia dengan alam.

“Kita mulai merasakan gangguan akibat ketidaksopanan kita kepada lingkungan. Banyak bencana hidrometeorologi yang terjadi karena cara kita memperlakukan alam. Karena ulah manusia, maka alam memberikan responsnya,” ujar Menteri LH.

Jumhur mencontohkan berbagai kejadian banjir dan bencana alam yang semakin sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia sebagai peringatan bahwa upaya pelestarian lingkungan harus dilakukan secara lebih serius dan berkelanjutan.

Baca Juga  Perkuat Kerja Sama Indonesia dan Rusia, Gubernur Koster Terima Delegasi Parlemen Saint Petersburg

Karena itu, pemerintah pusat berkomitmen mengintensifkan gerakan penanaman mangrove di berbagai daerah, termasuk Bali yang dinilai memiliki posisi strategis sebagai destinasi wisata dunia.

Bali Jadi Contoh, Semua Bersatu dan Kolaborasi Lestarikan Lingkungan

Menteri LH juga memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga lingkungan hidup. Menurutnya, Bali menunjukkan contoh bagaimana seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dalam gerakan pelestarian lingkungan.

“Di Bali saya melihat semua kalangan bisa bersatu. Ini contoh yang sangat baik dan saya yakin akan semakin banyak pihak yang terlibat dalam menjaga lingkungan hidup,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat berencana kembali menggelar aksi penanaman mangrove dalam skala lebih besar di Bali pada peringatan Hari Mangrove Sedunia 28 Juli mendatang.

Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan berbagai kementerian, serikat pekerja, organisasi masyarakat, serta komunitas lingkungan guna memperkuat kampanye pelestarian ekosistem pesisir.

Apresiasi Langkah Cepat Pemprov Bali Tangani Sampah

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi Bali dalam menangani persoalan sampah yang sempat menjadi perhatian publik.

Berdasarkan laporan yang diterima kementerian, sejumlah daerah di Bali telah berhasil menekan timbunan sampah hingga mencapai kondisi yang jauh lebih terkendali.

Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan akan berdampak langsung terhadap citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.

“Ketika suatu daerah serius menjaga lingkungan, masyarakat internasional akan memberikan penghormatan dan simpati. Hal itu justru akan memperkuat sektor pariwisata,” ujarnya.

Menteri LH juga menyoroti peluang besar pengembangan ekonomi hijau melalui pelestarian hutan dan mangrove.

Ia menjelaskan kawasan mangrove memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap karbon sehingga berpotensi menjadi bagian penting dalam skema perdagangan karbon internasional. Menurutnya, jika pengelolaan dilakukan secara baik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat lokal, maka nilai ekonomi dari jasa lingkungan tersebut dapat meningkat secara signifikan. Karena itu, upaya menjaga mangrove tidak hanya penting untuk konservasi lingkungan, tetapi juga berpotensi mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai skema ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga  Korve Bersih Sampah di Pantai, Gubernur Koster Pertegas Komitmen Pemprov Bali Tangani Sampah, Satgas Diminta Siaga

Gubernur Koster: Penanaman Mangrove Program Prioritas Bali

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menteri Lingkungan Hidup yang dinilainya menunjukkan perhatian besar pemerintah pusat terhadap pelestarian lingkungan di Pulau Dewata.

Menurut Koster, kegiatan penanaman mangrove sejalan dengan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Bali dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus menjaga keseimbangan alam.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri yang berkenan hadir di Bali sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup di Provinsi Bali,” ujarnya.

Koster menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali secara rutin melaksanakan gerakan penanaman pohon dan mangrove di berbagai wilayah setiap bulan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memenuhi target minimal kawasan hijau dan kawasan hutan di Bali.

Gubernur Bali mengungkapkan bahwa kawasan mangrove di wilayah Denpasar dan Badung sempat mengalami kerusakan cukup signifikan. Tercatat sekitar 18 hektar kawasan mangrove ada yang mengalami kerusakan yang kini terus dipulihkan secara bertahap sejak tahun 2019. Melalui program rehabilitasi yang berkelanjutan, pemerintah berharap kawasan tersebut dapat kembali berfungsi optimal sebagai pelindung pesisir, penyerap karbon, dan habitat berbagai jenis biota.

“Semoga mangrove yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik sehingga kawasan ini kembali pulih seperti sedia kala dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat,” kata Koster.

Melalui rehabilitasi mangrove yang berkelanjutan, pengelolaan sampah yang semakin baik, serta penguatan ekonomi hijau, Bali diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai destinasi wisata dunia yang tidak hanya indah, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

LT III Kwarcab Gerakan Pramuka Denpasar Berakhir, SMPN 14 dan SMPN 5 Berhasil Raih Juara Umum

Published

on

By

pramuka denpasar
SERAHKAN TROFI: Wakil Ketua Kwarcab Denpasar Dewa Gede Rai, menyerahkan trofi kejuaraan saat penutupan Lomba Tingkat (LT) III Kwartir Cabang Pramuka Denpasar Tahun 2026 pada Minggu (12/7) di Bumi Perkemahan SMP Negeri 2 Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Semangat, disiplin, dan kerja sama yang ditunjukkan para Pramuka Penggalang terbaik Kota Denpasar membuahkan hasil membanggakan dalam Lomba Tingkat (LT) III Kwartir Cabang Pramuka Denpasar Tahun 2026 yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Bumi Perkemahan SMP Negeri 2 Denpasar. Kegiatan berlangsung selama 4 hari tersebut resmi ditutup oleh Wakil Ketua Kwarcab Denpasar Dewa Gede Rai, Minggu (12/7).

Pada ajang bergengsi tersebut, bagian putra Regu Rayap dari SMP Negeri 14 Denpasar dan bagian putri Regu Hortensia dari SMP Negeri 5 Denpasar berhasil dinobatkan sebagai Regu Berprestasi Tinggi, sekaligus memperoleh kehormatan menjadi wakil Kwartir Cabang Denpasar pada Lomba Tingkat (LT) IV Kwartir Daerah Bali yang akan digelar pada Oktober 2026.

Keberhasilan ini menjadi buah dari proses pembinaan yang berkesinambungan, kerja keras para peserta, dukungan para pembina, serta semangat pantang menyerah yang terus ditanamkan dalam kegiatan kepramukaan di masing-masing gugus depan.

Regu Rayap tampil impresif dengan raihan 8 medali emas, 3 medali perak, dan 7 medali perunggu, sehingga berhak menyandang predikat Regu Berprestasi Tinggi. Sementara itu, Regu Hortensia menunjukkan konsistensi luar biasa dengan mengoleksi 6 medali emas, 11 medali perak dan 1 medali perunggu yang juga mengantarkan mereka meraih predikat Regu Berprestasi Tinggi.

Selain dua regu terbaik tersebut, persaingan pada LT III tahun ini juga berlangsung sangat kompetitif. Regu Garuda meraih 7 emas, 8 perak, dan 3 perunggu sehingga dinobatkan sebagai Regu Berprestasi Baik, disusul Regu Hoya dengan 6 emas, 8 perak, dan 6 perunggu yang juga memperoleh predikat Regu Berprestasi Baik.

Predikat Regu Berprestasi Cukup diraih oleh Regu Flaminggo dengan perolehan 6 emas, 7 perak, dan 7 perunggu, serta Regu Jepun Bali dengan raihan 6 emas, 1 perak, dan 8 perunggu. Sementara itu, Regu Badak mengumpulkan 1 emas, 4 perak, dan 5 perunggu, sedangkan Regu Mawar memperoleh 4 emas, 2 perak, dan 6 perunggu.

Baca Juga  Gubernur Koster Buka Bulan Bung Karno IV Tahun 2022

Ketua Panitia LT III Kwarcab Denpasar Tahun 2026, I Putu Suartika, mengatakan seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat kompetisi yang sehat selama pelaksanaan kegiatan.

“Lomba Tingkat bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan kerja sama. Selamat kepada seluruh regu yang telah memberikan penampilan terbaik, khususnya Regu Rayap dan Regu Hortensia yang akan membawa nama Denpasar ke tingkat daerah. Semoga mampu mempertahankan semangat dan terus berprestasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Kwartir Cabang Denpasar, Putu Andi Surya Prayoga. Ia berharap kedua regu terpilih dapat mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

“Prestasi ini merupakan awal dari tantangan yang lebih besar. Kami optimistis Regu Rayap dan Regu Hortensia mampu menjadi duta terbaik Kwarcab Denpasar pada LT IV Kwarda Bali. Teruslah berlatih, menjaga kekompakan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Humas, Data dan Digital (HDD) Kwarcab Denpasar Dewa Gede Rai, dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara dalam penutupan Lomba Tingkat III Kwarcab Denpasar menyampaikan bahwa keberhasilan Regu Rayap dan Regu Hortensia merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkesinambungan serta dedikasi seluruh unsur pembina di gugus depan.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan Pramuka Penggalang di Kota Denpasar berjalan dengan baik. Kami berharap Regu Rayap dan Regu Hortensia terus meningkatkan kemampuan, menjaga kekompakan, dan tampil percaya diri sehingga mampu memberikan hasil terbaik serta mengharumkan nama Kwarcab Denpasar pada Lomba Tingkat IV Kwarda Bali mendatang,” ujarnya, Minggu, 12 Juli 2026.

Keberhasilan Regu Rayap dan Regu Hortensia menjadi bukti bahwa pembinaan kepramukaan di Kota Denpasar terus berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta siap menjadi teladan.

Baca Juga  Putri Presiden IV Dukung Gubernur Koster Larang AMDK di Bawah 1 Liter

Seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Denpasar pun menaruh harapan besar agar kedua regu terbaik tersebut mampu kembali mengukir prestasi pada Lomba Tingkat IV Kwartir Daerah Bali pada Oktober 2026, sekaligus mengharumkan nama Kota Denpasar di tingkat provinsi. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ratusan Guru di Buleleng Ikuti Workshop Buleleng Excellent Teacher 2026

Published

on

By

buleleng excellent teacher
SERAHKAN SERTIFIKAT: Tokoh pendidikan nasional, Seto Mulyadi (Kak Seto) menyerahkan sertifikat kepada tokoh sahabat anak di Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Ratusan tenaga pendidik di Kabupaten Buleleng mengikuti Workshop Mandiri – Buleleng Excellent Teacher 2026 yang diselenggarakan oleh ASTA Global, Sabtu (11/7). Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era Generasi Alpha.

Acara yang dipandu oleh Puteri Indonesia 2026, Firsta Yufi Amarta Putri, ini menghadirkan tokoh pendidikan nasional, Seto Mulyadi (Kak Seto), serta Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, sebagai narasumber utama.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, dalam sambutannya menekankan bahwa tantangan terbesar pendidikan saat ini adalah kesenjangan antara metode mengajar guru dengan cara belajar murid yang merupakan digital native.

“Jika kita masih mengajar dengan cara 10 tahun yang lalu, maka kita kehilangan murid kita. Saya menitipkan pesan kepada para guru agar menjadi pendidik yang melek digital namun tetap berakar pada budaya lokal Buleleng,” pesan Surya Bharata.

Dirinya menyarankan teknologi seperti Canva, Quizizz, atau AI untuk membuat pembelajaran menarik, namun perlu ditanamkan pula nilai-nilai karakter dan cinta tanah air.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem sekolah yang sehat dan bebas dari perundungan. Menurutnya, kepala sekolah harus berperan sebagai pemimpin yang mengayomi agar murid dapat tumbuh secara optimal baik secara akademik maupun mental.

Senada dengan hal tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, menyoroti pentingnya penanaman karakter dan literasi digital sejak dini pada Generasi Alpha yang sangat kritis dan cerdas.

“Anak-anak Generasi Alpha memiliki kemampuan berpikir kritis dan emosional yang tinggi. Tugas kita, para pendidik dan orang tua, bukan sekadar melarang, tetapi membimbing mereka menggunakan teknologi dengan bijak. Kita harus memastikan mereka mengakses konten yang positif dan mampu mengelola emosi mereka dengan baik,” ujar Ny. Wardhany.

Baca Juga  Gubernur Koster dan BPK RI Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan, Fokus Pembangunan Terintegrasi “One Island, One Management”

Ny. Wardhany juga mengingatkan para guru agar memberikan contoh nyata dalam penggunaan gawai. Ia berpesan agar tenaga pendidik dapat lebih fokus memberikan perhatian dan bimbingan langsung kepada siswa saat jam pelajaran berlangsung, daripada sibuk dengan gawai pribadi.

Kegiatan Buleleng Excellent Teacher 2026 ini diharapkan oleh Ny. Wardhany dapat menjadi momentum perubahan bagi para guru di Buleleng untuk lebih inovatif, adaptif terhadap teknologi, namun tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya dalam membentuk karakter generasi masa depan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Badung Hadiri Puncak Peringatan HKG PKK Ke-54 di Makassar

Kader PKK Raih Penghargaan Adhi Bhakti Utama

Loading

Published

on

By

tp pkk badung
HADIRI PUNCAK HKG PKK Ke-54: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama jajaran pengurus menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama jajaran pengurus menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7).

Peringatan tersebut dihadiri, Pelindung TP PKK Nyonya Selvi Gibran Rakabuming didampingi oleh jajaran Seruni Kabinet Merah Putih, Ketua Umum TP. PKK Pusat Nyonya Tri Tito Karnavian, Ketua TP PKK Provinsi se-Indonesia, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Indonesia dan undangan lainnya.

Dalam peringatan HKG PKK tahun ini, salah satu kader/pengurus TP PKK Badung menorehkan prestasi tingkat nasional dan berhasil meraih penghargaan Adhi Bhakti Utama dari PKK Pusat. Beliau adalah Ni Wayan Kencanawati. Penghargaan Adhi Bhakti Utama diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada kader dan pengurus yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa, konsistensi dalam melaksanakan program, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup keluarga dan lingkungan sekitar. Nyonya Rasniathi menambahkan, penghargaan ini sekaligus menjadi tantangan dan motivasi baru untuk bekerja lebih giat lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kehadiran TP PKK Badung bukan sekedar mengikuti seremonial, melainkan membawa misi penting sekaligus kebanggaan tersendiri.

“TP PKK Badung tidak hanya hadir di kegiatan ini, tetapi juga mengantar pengurus TP PKK Kabupaten Badung  Ni Wayan Kencanawati yang menerima penghargaan Adhi Bhakti Utama dari PKK Pusat. Ini adalah suatu kebanggaan besar bagi kita semua di Kabupaten Badung, sebagai bukti nyata bahwa kerja keras, pengabdian tulus, dan semangat ngayah yang kami jalankan di tengah masyarakat telah mendapat pengakuan tingkat nasional,” ujarnya.

Pencapaian ini akan dijadikan cambuk semangat. Dengan terus memperkuat seluruh jajaran, memaksimalkan setiap poin dalam 10 Program Pokok PKK, dan selaras mendukung arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung serta program Asta Cita.

Baca Juga  Dihadapan Desainer Muda Bali yang Mendunia, Mahendara Jaya Sebut Budaya Bali Hebat di Tangan Gubernur Koster

“Kami ingin menjadikan keluarga sebagai benteng utama pembangunan, agar Badung semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan turut serta mewujudkan cita-cita luhur Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Hari Kesatuan Gerak PKK yang diperingati setiap tanggal 4 Maret merupakan momentum bersejarah dan menjadi titik tolak gerakan bersama bagi segenap jajaran Tim Penggerak PKK mulai dari tingkat Pusat hingga Daerah. Pada momen ini, seluruh unsur PKK bersatu padu untuk melaksanakan 10 Program Pokok PKK secara konsisten, sekaligus mendukung berbagai program dan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, demi terwujudnya kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara luas.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045” yang mengandung makna mendalam, yaitu Gerakan PKK menegaskan komitmen utamanya untuk terus memperkuat, menyempurnakan, dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai landasan utama serta jantung dari seluruh upaya pemberdayaan keluarga di Indonesia. Melalui penguatan yang terarah dan berkelanjutan ini, PKK berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung sepenuhnya pelaksanaan Asta Cita. Kontribusi ini diwujudkan melalui pembangunan yang berbasis pada keluarga yang bersifat berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan sehingga menjadi pondasi kokoh menuju tercapainya visi besar Indonesia Emas 2045. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca