Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Miliki Warung yang Layak, Jadi Harapan Baru bagi Dadong Luh Sandat di Usia Senja

BALIILU Tayang

:

bedah warung
BEDAH WARUNG: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyerahkan program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Senyum sumringah tak lepas dari wajah Ni Luh Sandat (65) saat menyentuh dinding tembok baru warung miliknya.

Selama beberapa tahun ke belakang, warung kecil miliknya (red) yang terletak di Desa Tegalbadeng Barat itu hanya beratapkan asbes dan berlantaikan tanah kerap bocor saat hujan tiba sehingga menyebabkan becek. Namun hari ini, segalanya berubah.

Melalui program “Bedah Warung”, hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Daerah dan Bumdesma LKD Kecamatan Negara, warung Dadong Luh Sandat kini bertransformasi menjadi tempat usaha yang lebih baik, layak, dan tentunya bersih.

“Saya mengapresiasi kolaborasi Bumdesma LKD Kecamatan Negara turut mensukseskan program bedah warung yang menjadi program di Jembrana. Harapan kita semua sama, kita ingin mendorong UMKM-UMKM kecil yang ada didesa itu bisa bertumbuh lebih baik kedepannya,” kata Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan usai peresmian program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2).

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Kembang saat peresmian program bedah warung milik I Komang Mudiarsana di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo yang juga merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan Bumdesma Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo.

Kembali lagi, pihaknya berharap, adanya program bedah warung ini agar warung-warung tradisional mampu bersaing dengan toko-toko modern yang makin menjamur.

“Tentu harapan kami program Bedah Warung ini bisa menjadi penopang ekonomi rakyat. Warung-warung kecil di Jembrana harus tetap eksis dan mampu bersaing,” kata Bupati Kembang yang didampingi Ny. drg. Ani Setiawarini.

Bupati Kembang juga menambahkan program Bedah Warung tidak hanya memberikan bantuan fisik. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana ke depan juga akan memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para pemilik warung.

Baca Juga  Jegeg Bagus Jembrana Dibekali Praktek Table Manner

Pembinaan dan pendampingan bakal diberikan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

“Pendampingan tersebut meliputi penataan produk, pencahayaan, penanganan produk kedaluwarsa, pemilihan distributor yang tepat hingga membantu akses permodalan melalui perbankan,” tutupnya (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Jembrana Makin Tertata, Pemkab Sukses Relokasi PKL, Kini Tempati Kawasan “Beten Ancak”

Published

on

By

Lapangan Dauh Waru
BETEN ANCAK: Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat meresmikan kawasan Kaki Lima Beten Ancak, Rabu (18/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Kawasan trotoar di sekitar Lapangan Dauh Waru kini kembali tertib dan terlihat lebih asri setelah para pedagang kaki lima (PKL) direlokasi ke tempat yang telah disiapkan pemerintah daerah. Penataan ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana sebagai upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mempercantik wajah kota.

Para PKL yang sebelumnya berjualan di trotoar dan pinggir jalan sekitar lapangan dipindahkan ke lokasi baru di seberang jalan, yang diberi nama kawasan Kaki Lima Beten Ancak. Area tersebut menggunakan lahan pinjam pakai dari Kementerian Keuangan dan Pemerintah Provinsi Bali.

Lokasi relokasi dirancang mampu menampung hingga 56 PKL. Saat ini, sebanyak 46 pedagang telah menempati tempat baru tersebut. Pemerintah daerah memastikan fasilitas yang disediakan tetap strategis sehingga aktivitas ekonomi para pedagang dapat terus berjalan dengan baik.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Rabu (18/2), mengatakan bahwa relokasi ini bertujuan menciptakan ketertiban dan keamanan di kawasan trotoar tanpa memutus mata pencaharian para PKL.

“Relokasi ini bukan untuk membatasi ruang usaha pedagang, tetapi justru memberikan tempat yang lebih tertata dan nyaman sehingga kawasan lapangan tetap indah dan ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Dengan penataan ini, pemerintah berharap kawasan Lapangan Dauh Waru dapat menjadi ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat, sekaligus tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi warga.

Masyarakat kini dapat menikmati fasilitas sosial di Lapangan Dauh Waru dengan lebih nyaman. Trotoar yang sebelumnya tertutup lapak kini kembali bersih, sementara para pengunjung tetap bisa berbelanja kuliner tepat disebrang lapangan Dauh Waru atau Kawasan Beten Ancak yang lokasinya sangat terjangkau. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Kembang Dorong Dialog Lintas Agama Jaga Kondusivitas Daerah

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Kwarda Pramuka Bali Lantik Pengurus Pramuka Tingkat Cabang & Ranting Se-Gianyar

Published

on

By

Kwartir Gianyar
LANTIK: Ketua Kwarda Pramuka Bali saat melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 - 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali melantik Pengurus Gerakan Pramuka Tingkat Cabang dan Ranting Cabang dan Ranting se-Kwartir Cabang Gianyar Masa Bakti 2025 – 2030 pada Kamis (19/2) di Ballroom Praja Sabha Utama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gianyar.

Dalam Struktur Organisasi Pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Bupati Gianyar sebagai Ketua, Wakil Bupati Gianyar selaku Wakil Ketua, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar sebagai Sekretaris. Sedangkan pada Struktur Organisasi Kepengurusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar, Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama selaku Ketua, I Dewa Gede Alit Mudiarta sebagai Ketua Harian, dan dibantu oleh tujuh Wakil Ketua dari berbagai bidang serta dua orang Sekretaris dan dua orang Bendahara.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Bahwa ikrar tersebut bukanlah sekedar naskah yang dibaca, melainkan janji suci kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada NKRI dan diri sendiri untuk ngayah yang tulus. Jabatan tersebut sebagai bentuk amanah, dan pengabdian di Pramuka sebagai investasi amal yang tak ternilai.

“Pelantikan ini adalah sebuah momentum estafet pengabdian. Pengelolaan organisasi yang berjenjang menunjukkan bahwa system kita berjalan dengan solid. Mari bawa Gerakan Pramuka Gianyar menjadi barometer pedidikan karakter di Bali,” terangnya.

Lebih lanjut Tjokorda Ardhana Sukawati berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik untuk melakukan sinergi internal dengan memastikan koordinasi antar Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung berjalan selaras. Selain itu, Pramuka juga harus tetap relevan dengan perubahan zaman, serta Pramuka bisa menjadi solusi di tengah masyarakat dengan mencerminkan nilai Tri Hita Karana yang menjadi nafas hidup masyarakat di Bali.

Baca Juga  Kolaborasi Pemkab dengan Bumdesma LKD Pekutatan, Mimpi Ketut Darta Miliki Rumah Layak Huni Segera Terwujud

“Pengurus yang baru dilantik agar membangun kerjasama yang solid dan terarah antar unsur organisasi, sehingga setiap program dapat berjalan lebih optimal dan terukur,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama juga melantik Badan Kelengkapan dan Organisasi Pendukung Kwarcab Gianyar Masa Bakti 2025-2030, Ketua Mabiran dan Anggota Pengurus Mabiran, Ketua dan Anggota Pengurus Kwartir Ranting dan Ketua dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gianyar Masa Bakti 2025 – 2028. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

BI Bali Siapkan Rp 3,3 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026

Published

on

By

SERAMBI 2026
SERAMBI 2026: Kick Off SERAMBI 2026 dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2026, di Lapangan Bajra Sandhi, Renon. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, berkolaborasi dengan perbankan di Provinsi Bali, menyelenggarakan Program SERAMBI 2026 pada 19 Februari 2026 hingga 13 Maret 2026 sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan uang bagi masyarakat dalam rangka menghadapi hari raya Nyepi dan Idul Fitri.

Hal ini mengemuka pada kegiatan Kick Off SERAMBI yang dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2026, yang dihadiri Wakil Gubernur Bali yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemerintah Provinsi Bali, I Wayan Ekadina; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja; serta Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, dan unsur Forkopimda lainnya, di Lapangan Bajra Sandhi, Renon. Rangkaian Kick Off SERAMBI ini akan diikuti dengan layanan penukaran uang kepada masyarakat, dan program edukasi SERAMBI.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menyampaikan bahwa SERAMBI 2026 ini memiliki peran strategis untuk memenuhi harapan masyarakat terhadap kebutuhan penukaran uang pecahan kecil yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan nasional yang saling berdekatan yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.

“Terlebih Bali juga sebagai daerah wisata yang biasanya diikuti jumlah kunjungan yang meningkat disaat libur panjang hari raya, yang berarti pula ada tambahan kebutuhan uang pecahan kecil di Masyarakat,” kata Erwin.

Bank Indonesia memproyeksikan kebutuhan uang periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) secara Nasional mengalami peningkatan 15,1% atau Rp 185,6 triliun, dengan kebutuhan UPB sebesar Rp 164,3 triliun (naik 14,9% dari 2025) dan UPK sebesar Rp 21,3 triliun (naik 16,5% dari 2025). Sedangkan di Bali, proyeksi kebutuhan uang Kartal di Bali selama HBKN pada bulan Februari dan Maret 2026 diperkirakan naik 6% dari Rp 3,1 triliun tahun 2025, menjadi Rp 3,3 triliun di 2026 dengan kebutuhan UPB (3,1 triliun) dan UPK (236 miliar).

Baca Juga  Bupati Kembang Dorong Dialog Lintas Agama Jaga Kondusivitas Daerah

Untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat, BI dan Perbankan akan melayani penukaran di Provinsi Bali sebanyak 43 titik dengan 169 layanan di berbagai wilayah. Kuota penukaran telah kami sediakan lebih banyak dari tahun lalu yaitu sejumlah 22.286 Paket Penukaran. Untuk mendukung layanan yang lebih tertib, nyaman, dan terjadwal, masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang melalui aplikasi PINTAR pada situs pintar.bi.go.id.

Pada kegiatan Kick Off SERAMBI 2026 ini, Wakil Gubernur Bali yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemerintah Provinsi Bali, I Wayan Ekadina, menyampaikan apresiasi atas upaya BI dan perbankan dalam memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat selama periode HBKN ini.

”Layanan penukaran uang selama HBKN menunjukkan kebersamaan masyarakat Bali ditengah keberagaman budaya dan tradisi di Bali. Tingginya kebutuhan penukaran uang juga menunjukkan ekonomi Bali terus tumbuh secara berkesinambungan,” tegas Ekadina.

Pada kesempatan ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali juga melakukan penyerahan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako secara simbolis kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan sosial yang dilakukan secara non-tunai diharapkan dapat mempercepat efektivitas transmisi kebijakan, meningkatkan transparansi, serta memperkuat ketepatan sasaran penyaluran bantuan. Dalam momentum Ramadan ini dan kebersamaan, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BPMD) Provinsi Bali turut menyalurkan 422 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok penerima sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan memberikan tambahan kebahagiaan bagi masyarakat dalam rangka menyambut hari raya Nyepi dan Idul Fitri.

Sebagai wujud penguatan peran generasi muda dalam mendukung edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, dilakukan penyematan selempang secara simbolis kepada perwakilan Yowana Bali serta para Edukator Dewata, yang terdiri atas Teruna Teruni Denpasar, Forum Anak Daerah Badung, Jegeg Bagus Jembrana, dan Generasi Berencana Jembrana. Generasi muda tersebut secara aktif bersinergi dengan Bank Indonesia dan perbankan dalam mendorong perluasan digitalisasi, penguatan program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, serta edukasi perlindungan konsumen.

Baca Juga  Bupati Kembang Tekankan Pentingnya Empati di Tengah Situasi Sulit

Kick Off SERAMBI 2026 kali ini ditutup dengan flag off Mobil Kas Keliling dari 12 Bank di Bali. Selanjutnya, Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penukaran uang melalui jasa tidak resmi, dan memanfaatkan layanan penukaran resmi yang disediakan Bank Indonesia dan perbankan. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mengoptimalkan penggunaan transaksi pembayaran digital, antara lain melalui mobile banking, uang elektronik, dan QRIS. Melalui penyelenggaraan SERAMBI 2026, Bank Indonesia berharap kebutuhan uang Rupiah masyarakat selama periode Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman masyarakat Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
STIKOM Bali
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca