Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Momentum IPSI Bali Reborn, Wabup Suiasa Kukuhkan Perguruan Pencak Silat Anggota IPSI Bali

BALIILU Tayang

:

Wabup Badung I Ketut Suiasa selaku Ketua Umum Pengprov IPSI Bali mengukuhkan Perguruan Pencak Silat Anggota IPSI Bali di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung, Sabtu (1/10). (Foto:Ist)

Badung baliilu.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Bali membuat sejarah baru, untuk pertama kalinya di Bali bahkan di Indonesia mengukuhkan Perguruan Pencak Silat Anggota IPSI Bali. Pengukuhan ini sebagai momentum IPSI Bali Reborn, lahirnya kembali IPSI Bali guna mempererat persaudaraan di bawah IPSI Bali dan PB IPSI Pusat. Pengukuhan perguruan pencak silat anggota IPSI Bali dilakukan oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Ketua Umum Pengprov IPSI Bali, bertempat di Ruang Pertemuan Kertha Gosana, Puspem Badung, Sabtu (1/10).

Acara pengukuhan dihadiri Sekjen PB IPSI Teddy Suratmadji, Anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Ketua Perguruan Pencak Silat se-Provinsi Bali, Pengurus IPSI Bali dan Kabupaten/Kota serta anggota perguruan yang dikukuhkan.

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum IPSI Bali Nomor: SKEP-09 sampai dengan 20/X/2022, ada 11 Perguruan Pencak Silat yang dikukuhkan, diantaranya; Perguruan Seni Pencak Silat Bakti Negara, Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri, Perguruan Pencak Silat Kertha Wisesa, PP. Suro, Perguruan Pencak Silat Tujuh Sari sebagai anggota khusus IPSI Bali. Pencak Silat Tenaga Dasar Indonesia, Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia, Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih, Silat Bali Kuno Perguruan Seruling Dewata, Perguruan Pencak Silat Nahdlatul Ulama sebagai anggota biasa IPSI Bali.

Wabup Suiasa selaku Ketua Umum IPSI Bali menyampaikan bahwa acara pengukuhan ini sebagai bentuk ketaatan dan kepatuhan terhadap aturan organisasi IPSI Pusat.

“Kita keluarga besar IPSI Bali membuat sesuatu yang monumental baik di Bali bahkan Nasional, karena sepanjang perjalanan IPSI pertama kalinya melakukan pengukuhan terhadap perguruan yang menjadi anggota IPSI Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Renungan Suci dan Dialog Imajiner 7 Abad Bhinneka Tunggal Ika

Suiasa berharap, melalui pengukuhan ini kedudukan, peran dari perguruan di rumah besar IPSI Bali telah diakui secara de jure dan de facto. Jadi perguruan yang menjadi anggota IPSI harus terdaftar secara resmi dan mendapat pengakuan, ditetapkan dengan surat keputusan serta diberikan sertifikat pengukuhan.

“Memang semestinya dikukuhkan dan bersatu menjadi satu ke rumah besar IPSI. Dengan pengukuhan ini kita akan perkuat hubungan batiniah dan lahiriah antar perguruan di Bali dengan rumah besarnya IPSI. Untuk itu harus bersatu padu, tidak boleh menjalankan egoisme perguruan masing-masing,” tegasnya.

Suiasa menambahkan, pengukuhan hari ini dipilih karena bertepatan dengan momentum hari bersejarah di Indonesia, yakni Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober. “Hari ini IPSI Bali reborn. Lahir kembali dengan pengukuhan perguruan anggota IPSI Bali yang memperkuat persaudaraan di bawah IPSI Bali. Kita satu tujuan, satu haluan, dan satu visi-misi IPSI dalam mempertahankan seni budaya leluhur dan membangun kebersamaan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekjen PB IPSI Teddy Suratmadji menyampaikan apresiasi dan juga selamat atas Pengukuhan Perguruan Anggota IPSI Bali. Menurutnya pengukuhan perguruan anggota IPSI ini hanya ada di Bali. “Jadi saya kira ini bukan reborn di Bali saja, akan tetapi reborn di Indonesia. Dengan reborn ini, maka semuanya bangkit,” ungkapnya. Ia menambahkan, pencak silat sudah terkenal di dunia, bahkan sudah ada di 70 negara. “Silat sudah diakui sebagai heritage, peninggalan budaya tak benda yang berasal dari Indonesia,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Berikut Aturan Baru Dalam Kompetisi Musim 2026/27, Pecinta Sepak Bola Wajib Tahu

Published

on

By

Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar dalam laga pembuka BRI Super League 2026/27
Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026), dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Kompetisi BRI Super League 2026/27 akhirnya bergulir dengan dimulainya laga pembukaan antara Bali United FC dengan PSS Sleman. Pertarungan kedua tim dengan basis suporter yang besar itu terjadi pada Jumat (4/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kompetisi liga kasta teratas di Indonesia ini akan berlangsung dari bulan September 2026 hingga awal Juni 2027 mendatang.

Adapun beberapa perubahan aturan penyesuaian Laws of the Game yang mengatur terkait perilaku pemain hingga perluasan kewenangan Video Assistant Referee (VAR). Perubahan aturan ini bahkan sudah diterapkan lebih dulu saat pagelaran Piala Dunia 2026 lalu yang kini akan dijalankan pada pelaksanaan Super League 2026/27.

  1. Aturan Hitung 5 Detik

Setiap kesempatan lemparan atau tendangan gawang telah dibatas maksimal 5 detik sesuai hitungan wasit. Jika melanggar, lemparan-lemparan ke dalam akan berpindah ke lawan dan tendangan gawang yang melebihi batas waktu akan diberikan tendangan sudut bagi lawan.

  1. Batas Waktu Pergantian Pemain

Pemain yang diganti harus meninggalkan pertandingan lapangan paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika streaming, pemain yang menggantikan tidak diizinkan masuk arena pertandingan hingga waktu aktif bertanding telah melewati 60 detik / 1 menit kemudian.

  1. Jeda 1 Menit untuk Pemain Cedera

Pemain yang mengalami cedera tanpa penjaga gawang, harus mendapat perawatan medis luar arena lapangan. Pemain tersebut boleh kembali masuk setelah satu menit aktif berlangsungnya pertandingan.

  1. Protes Potensi Kartu Merah yang Berlebihan

Pemain atau pejabat yang keluar dari area lapangan atau melakukan tindakan provokatif terhadap keputusan wasit dapat langsung menerima kartu merah.

  1. Konfrontasi = Kartu Merah

Pemain yang menutup mulut dengan tangan atau jersey saat melakukan konfrontasi provokatif dengan lawan dapat langsung dihukum kartu merah.

  1. Peninjauan VAR
Baca Juga  ‘‘Karya Melaspas‘‘ di Pura Ratu Gede Dalem Sari Dalung

VAR saat ini memiliki cakupan kewenangan yang lebih luas, termasuk kejadian tendangan sudut, kartu kuning kedua berujung kartu merah dan pelanggaran tim menyerang sebelum terjadinya situasi bola mati.

Dengan beberapa perubahan dalam Laws of the Game ini diharapkan para pecinta sepak bola termasuk Semeton juga dapat memahami dan bijak dalam menikmati setiap pertandingan sepak bola di Super League 2026/27.

Semoga perjuangan Bali United FC di musim ini juga menuai hasil positif dibandingkan musim sebelumnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dihadiri 16.000 Suporter, Bali United Menang 2-1 Atas PSS Sleman

Published

on

By

Pemain Bali United FC rayakan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta
MENANG: Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27 dengan meraih skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026). (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. Pasukan Serdadu Tridatu meraih hasil positif dengan skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026).

Dua gol Bali United dicetak melalui tendangan penalti Teppei Yachida menit 40 dan sepakan Queven Inacio menit 66 memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS Sleman. Sementara tim tamu memperkecil ketertinggalan pada penghujung babak kedua melalui sundulan Melvyn Lorenzen.

Dengan hasil kemenangan tuan rumah 2-1 menampilkan belasan ribu penonton, pelatih kepala Bali United FC memberikan komentarnya.

“Situasi yang sangat luar biasa melalui atmosfer suporter yang fantastik. Kehadiran tim tamu juga menambah nuansa yang indah ini. Tim juga bermain dengan sangat baik, menghadirkan atmosfer yang bagus dan meraih tiga poin kemenangan,” ucap Coach Johnny.

Bali United sebenarnya mencetak hingga 4 gol, dimana gol lainnya dari Jort van der Sande dan Irfan Jaya dianulir oleh hakim garis yang dianggap offside lebih dulu. Kendati demikian, hasil kemenangan ini menjadi modal Serdadu Tridatu menampilkan musim kompetisi yang baru.

Striker Bali United, Jort Van Der Sande turut memberikan komentar positifnya. “Saya pikir atmosfer pertandingan yang luar biasa di Stadion Dipta. Kami bisa mengontrol pertandingan dengan mencetak dua gol. Namun sayang, kami kebobolan satu gol di menit akhir. Tapi secara keseluruhan, pertandingan yang luar biasa ini,” ungkap Jort.

Dengan hasil positif di pekan pertama, Bali United akan melanjutkan laga pekan kedua dengan menjamu Isenmulang FC. Laga pekan kedua tersebut mengalami perubahan status mengingat harusnya Bali United melakoni laga tandang.

Baca Juga  KPK RI Gelar Rakor Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Badung

Meski begitu, hasil ini memotivasi para pemain untuk kembali meraih hasil terbaik pekan kedua mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Buka Bhakti Negara Cup I 2026

Bidik Pembentukan Tim Bayangan Porprov dan PON

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9/2026).
BUKA KEJUARAAN: Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali yang juga Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kuta Utara, Jumat (4/9). Ajang regional bertajuk “Berjiwa Pendekar Sejati” ini diproyeksikan sebagai instrumen evaluasi komprehensif sekaligus wadah pembinaan atlet secara sistematis dan berkelanjutan.

Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Adi Arnawa, didampingi Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, dan Wakil Bupati Badung sekaligus Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat PSPS Bhakti Negara, Bagus Alit Sucipta. Acara ini juga dihadiri oleh anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa, jajaran Anggota DPRD Badung, perwakilan KONI Badung, Pengprov IPSI Bali, Camat Kuta Utara, serta Lurah Kerobokan.

Kejuaraan yang akan berlangsung selama lima hari (4-8 September 2026) ini diikuti oleh 364 pesilat muda dari kontingen DPC PSPS Bhakti Negara seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. Para atlet akan saling bersaing di kategori Remaja dan Dewasa demi memperebutkan total 41 medali emas, 41 perak, dan 82 perunggu.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi kepada DPC PSPS Bhakti Negara Badung atas komitmennya menyelenggarakan turnamen level provinsi ini. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini memegang peran taktis yang lebih besar daripada sekadar berburu podium juara.

“Kejuaraan ini merupakan langkah taktis dalam ruang lingkup keolahragaan. Kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menjadikannya sebagai sarana evaluasi kualitatif terhadap pola latihan yang selama ini diterapkan di masing-masing DPC,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi Arnawa mengingatkan para atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan integritas di atas matras. Kepatuhan pada regulasi dan penghormatan terhadap lawan adalah esensi dari kemenangan sejati. Turnamen ini juga dibidik sebagai batu loncatan strategis menuju kompetisi yang lebih masif.

Baca Juga  ‘‘Karya Melaspas‘‘ di Pura Ratu Gede Dalem Sari Dalung

“Sportivitas berada pada tingkatan tertinggi dalam tata kelola event olahraga. Kejuaraan ini diproyeksikan sebagai media pra-conditioning atau pemanasan bagi atlet, sekaligus untuk membentuk tim bayangan guna menghadapi kejuaraan bereputasi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Buleleng maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT,” tegasnya.

Disisi lain, Ketua DPC PSPS Bhakti Negara Kabupaten Badung, Ketut Artana, dalam laporan panitianya memaparkan bahwa kejuaraan ini dirancang secara terstruktur guna menjaring potensi terbaik di kategori tanding maupun seni (jurus). Melalui kompetisi ketat ini, Bali diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat tangguh dan berkarakter yang siap bersinar di panggung nasional hingga internasional. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca