Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

PARIWISATA

Musda XIV ASITA Bali, Putu Winastra Terpilih sebagai Ketua DPD ASITA Bali

BALIILU Tayang

:

de
MUSDA ASITA BALI: Putu Winastra terpilih sebagai Ketua DPD ASITA Bali pada Musda XIV Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Bali yang digelar di Kampus Politeknik Pariwisata Nusa Dua Bali, Kamis dan Jumat (28-29/10).

Badung, baliilu.com – Musyawarah Daerah (Musda) XIV Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies  (ASITA) Bali yang digelar di Kampus Polteknik Pariwisata Nusa Dua Bali, Kamis dan Jumat (28-29/10) memilih I Putu Winastra, S.Sos. sebagai Ketua DPD ASITA periode 2021-2026 melalui hasil voting. Hadir dalam acara Musda yang pelaksanaan votingnya secara drive thru ini, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASITA DR. Nunung Rusmiati.

Dari hasil Musda DPD ASITA yang beranggotakan kurang lebih 400 travel agent di Bali, I Putu Winastra S.Sos. terpilih sebagai Ketua DPD ASITA yang baru dengan perolehan 104 suara anggota ASITA.

Putu Winastra dalam kata sambutannya menyampaikan, dirinya berdiri di sini karena pilihan bapak ibu semua dan tentunya tidak akan bisa berjalan sendiri untuk membesarkan ASITA ini. “Tentu kami akan membutuhkan support dari para senior dan dari seluruh anggota ASITA yang ada. Saya juga berterimakasih kepada semua rekan-rekan, kita ini adalah satu. Jadi sekarang kita (ASITA, red) di Bali ini tidak lagi ada dua, kita harus saling merangkul satu sama lain yang lalu biarkan berlalu. Kita ke depan kuatkan diri kita, jangan ada lagi dusta diantara kita,” ungkapnya.

Putu Winastra juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum DPP ASITA yang hadir dalam Musda. “Bali ini adalah barometer pariwisata di Indonesia, para senior pariwisata ada di Bali. Suka tidak suka, setuju tidak setuju Bali adalah pariwisata,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD ASITA terpilih saat Musdalub tahun 2020 Komang Takuaki Banuarta mengungkapkan, luar biasa gelaran Musda hari ini, dan betul- betul terlaksana dengan baik. Terpilihnya Putu Winastra hari ini, memang keinginan seluruh anggota. ‘’Saya menjaga gawang ASITA Bali ini selama satu tahun hingga terlaksananya Musda kemarin dan hari ini, sehingga membuahkan seorang pemimpin yang memang diinginkan oleh anggota,” paparnya.

Baca Juga  Dukung Sport Tourism, Gubernur Koster Dorong Run ASITA Bali jadi Agenda Tahunan

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP ASITA, DR. Nunung Rusmiati mengucapkan terimakasih dan merasa bangga serta menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPD ASITA yang baru Putu Winastra. “Mudah-mudahan tadi yang sudah disampaikan ini berdasarkaan kemauan dan pilihan anggota, dan ini saya rasakan betul- betul fair, betul- betul menginspirasi seluruh anggota ASITA.  Yang pertama jabatan yang 5 tahun ke depan ini memang cukup berat dalam arti positif jadi mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi dengan DPP,” katanya.

Selanjutnya yang kedua sambung Rusmiati, seluruh anggota ASITA Bali sekarang  kurang lebih 400 anggota. Hal yang ketiga Bali adalah barometernya pariwisata khususnya wisatawan mancanegara, jadi agar selalu ada komunikasi dengan DPP dan seluruh anggota DPP ASITA di 35 provinsi karena masing-masing mempunyai kelebihan.

“Dan yang keempat memang sebelum Covid kita sudah membicarakan bagaimana wisatawan asing bisa long stay di Indonesia terutama di 34 provinsi ini, jadi mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi di 34 provinsi. Ini kelebihannya ASITA yang perlu dicatat bahwa kita ini like family (seperti keluarga, red).

Misalnya kalau tamu berkunjung ke Bali kita juga usahakan agar kunjungan mereka bisa juga ke Batam, Jakarta, NTT, Surabaya dan seterusnya. Begitupun kalau ada tamu berkunjung ke Jakarta, kita usahakan agar mengunjungi Bali juga,” imbuhnya.

Sebelum Covid DPP selalu mengadakan rapat dan ini sudah bukan provinsi lagi melainkan 3 negara, untuk berusaha bagaimana caranya wisatawan yang datang berkunjung ke Kualalumpur agar bisa berkunjung juga ke Indonesia. “Kita mau bikin kunjungan tiga negara, tapi terkendala Covid dan masalah intern ASITA sendiri jadi tertunda. Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan bapak Putu Winastra cita –cita dan keinginan anggota ASITA khususnya Bali bisa tercapai,” pungkas Rusmiati. (eka/bi)

Baca Juga  Sambut Satu Abad Pariwisata Bali, Gubernur Koster Pimpin Persiapan Jatiluwih Fun Run 2026, Targetkan 10 Ribu Peserta

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

PARIWISATA

Hadiri BBTF Ke-12, Gubernur Koster Dorong Penguatan Pariwisata Indonesia di Tengah Tantangan Global

Published

on

By

buka bbtf
BUKA BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage. Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia.

Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.

Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (gs/bi)

Baca Juga  Sambut Satu Abad Pariwisata Bali, Gubernur Koster Pimpin Persiapan Jatiluwih Fun Run 2026, Targetkan 10 Ribu Peserta

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Dorong Bali Jadi Pusat MICE Dunia, Gubernur Koster Tekankan Standar Berbasis Budaya dan UMKM Lokal

Published

on

By

gubernur koster
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Bali telah memiliki posisi kuat sebagai pusat pertemuan internasional dunia atau meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Untuk itu, ia mendorong pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan MICE di Bali membangun standar penyelenggaraan yang berkarakter, berbasis budaya Bali, sekaligus memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5).

“Bali sudah secara de facto menjadi pusat meeting internasional. Selama ini begitu banyak pertemuan dunia diselenggarakan di Bali karena fasilitas kita kuat, SDM siap, keamanan dan kenyamanan VVIP terjaga,” ujar Koster.

Menurutnya, kekuatan utama Bali bukan hanya pada fasilitas ballroom, convention center, dan hotel berstandar internasional, melainkan budaya Bali yang unik dan tidak dapat ditiru daerah lain secara instan.

Ia mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia seperti G20 dan World Water Forum yang menghadirkan puluhan ribu delegasi dari ratusan negara. Dalam forum internasional tersebut, khususnya World Water Forum, Bali dinilai unggul karena mampu memadukan fasilitas modern dengan konsep budaya dan filosofi lokal seperti Sad Kerthi, Danu Kerthi, serta sistem subak.

“Kita jangan terlalu terbawa arus luar karena branding Bali sudah sangat kuat. Yang menjadi nilai jual utama adalah budaya Bali,” katanya.

Koster meminta BaliCEB merumuskan standar MICE khas Bali agar memiliki identitas dan karakter berbeda dibanding destinasi lain di dunia.

“Organisasi silakan rumuskan standar MICE di Bali yang unik supaya punya identitas. Kontennya harus orisinal, dipikirkan dan diurus dengan benar sehingga semua penyelenggara punya acuan,” ujarnya.

Baca Juga  Ketua Komisi II DPRD Badung Made Sada Dukung Penuh Program ASITA Bali Lewat BBTF 2025

Selain memperkuat identitas budaya, Koster juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam setiap kegiatan MICE di Bali, mulai dari transportasi, dekorasi hingga souvenir.

“MICE harus mampu mendukung UMKM lokal Bali. Bangkitkan spirit kelokalan agar dampaknya lebih optimal terhadap pelaku ekonomi Bali,” tegasnya.

Ia juga memastikan persoalan sampah dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan wisatawan akan terus dibenahi secara bertahap guna memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi global.

Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB

Sementara itu, Ketua Umum Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) Ketut Jaman mengungkapkan minat pelaku industri pariwisata Bali untuk bergabung dalam organisasi tersebut sangat tinggi.

“Sudah ratusan yang ancang-ancang bergabung dengan MICE ini. Kita ingin Bali menjadi pusat MICE dunia,” ujarnya.

Menurut Ketut Jaman, Bali memiliki ratusan fasilitas MICE dengan sekitar 30 ballroom berkapasitas di atas 200 orang yang tersebar di berbagai kawasan pariwisata.

Pelantikan pengurus BaliCEB dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni mendatang di kawasan The Meru, Sanur. Organisasi tersebut menargetkan Bali menjadi destinasi utama penyelenggaraan meeting internasional yang jumlahnya mencapai ribuan agenda setiap tahun di berbagai negara.

Selain itu, BaliCEB juga menyatakan komitmennya mendukung program pungutan wisatawan asing melalui sosialisasi kepada peserta dan penyelenggara event MICE di Bali.

“MICE sangat membantu tingkat hunian hotel maupun kunjungan ke daya tarik wisata di Bali,” kata Ketut Jaman. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengalungkan bunga menyambut wisatawan yang datang ke Bali saat Tahun Baru 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster gembira dan berterima kasih kepada semua stakeholders dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali. Kerja keras semua pihak diapresiasi dunia. Bali Indonesia baru saja meraih peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor. Bali di posisi teratas, melampaui sembilan destinasi kenamaan dunia lainnya seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York (NY) hingga Dubai. 

Penghargaan dunia ini diakui Koster bahwa Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan isu sampah, macet dan sepi.

“Bali di posisi nomor 1 dari 10 Top Destinasi Pariwisata Dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” kata Gubernur Koster, Jumat, 16 Januari 2026.

Tak hanya dianugerahi peringkat satu Top Destinasi Pariwisata Dunia oleh TripAdvisor, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti diakui sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination. kemudian masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, Top 20 Trending Cities. 

Berikut ini data dan fakta Top 10 World’s Best Destinations Travelers’ Choice Awards Trip Advisor dan Bali Indonesia berada di posisi pertama. Setelah itu disusul urutan kedua London, Britania Raya, dan ketiga Dubai, Uni Emirat Arab, keempat Hanoi, Vietnam, kelima Paris, Prancis, keenam Roma, Italia, ketujuh Marrakesh, Maroko, kedelapan Bangkok, Thailand, kesembilan Kreta, Yunani dan sepuluh New York, Amerika Serikat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dukung Sport Tourism, Gubernur Koster Dorong Run ASITA Bali jadi Agenda Tahunan
Lanjutkan Membaca