Gianyar, baliilu.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) XIV di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Kamis (26/2). Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan PMI yang Tangguh, Bersinergi dan Konstruktif” sebagai komitmen memperkuat peran organisasi dalam pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Gianyar.
Musyawarah Kabupaten merupakan forum organisasi tertinggi di tingkat kabupaten yang dilaksanakan untuk menyalakan program kerja periode sebelumnya, menyusun rencana strategi ke depan, serta memilih kepengurusan baru.
Ketua Pengurus PMI Kabupaten Gianyar, Ni Made Ratnadi, menyampaikan bahwa sebagai organisasi kemanusiaan, PMI wajib melaksanakan musyawarah satu kali dalam lima tahun masa kepengurusan guna melepaskan pelaksanaan program kerja sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus. “Dalam kepengurusan lima tahun ini, kami telah berjalan sesuai asas kemanusiaan dan kepalangmerahan Indonesia serta menjalankan tugas-tugas dengan baik,” ujar Ratnadi.
Lebih lanjut Ratnadi menegaskan bahwa PMI Kabupaten Gianyar terus berkomitmen menjalankan prinsip dasar gerakan kepalangmerahan, termasuk prinsip kemanusiaan, kenetralan, dan kemandirian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Organisasi Bidang PMI Provinsi Bali I Wayan Suarjana, mengapresiasi jajaran PMI Gianyar atas partisipasi dan kontribusinya dalam menyelenggarakan Muskab XIV. Menurutnya, PMI Kabupaten Gianyar sebagai mitra pemerintah telah menunjukkan upaya nyata dalam menjaga kemandirian dan kenetralan dalam pelayanan kepalangmerahan kepada masyarakat.
“Kami melihat kerja sama antara PMI Gianyar dengan pemerintah sangat bagus dan luar biasa. Program dan kegiatan yang dilaksanakan PMI diharapkan memberikan kontribusi yang dapat berjalan sinergis sehingga saling mendukung dan saling melengkapi,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana, menyampaikan bahwa organisasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki peran yang sangat vital dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan, penanggulangan bencana, pelayanan donor darah, serta berbagai kegiatan sosial lainnya. “Pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan oleh PMI merupakan yadnya yang harus dilandasi dengan rasa yang tulus dan ikhlas,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh relawan dan pengurus PMI yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, serta pengabdian tanpa pamrih kepada masyarakat. Di tengah berbagai tantangan, baik bencana alam maupun situasi kedaruratan lainnya, PMI selalu hadir di garda terdepan dalam memberikan bantuan dan pelayanan.
“Saya berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gianyar dan PMI semakin diperkuat, khususnya dalam peningkatan kesiapsiagaan bencana, edukasi kemanusiaan kepada generasi muda, serta penguatan kapasitas relawan,” lanjutnya. Dengan manajemen organisasi yang profesional dan akuntabel, dirinya yakin PMI Kabupaten Gianyar akan semakin maju dan terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. (gs/bi)