Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Negara Hadir untuk Rakyat, Pemasangan Pompa Hidram Penuhi Kebutuhan 123 KK Warga Penglumbaran

BALIILU Tayang

:

de
POMPA HIDRAM: Pemasangan pompa hidram di Banjar Serai, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli ditinjau langsung Pangdam IX/Udayana didampingi Bupati Bangli dan rombongan, Rabu (18/8/2021).

Bangli, baliilu.com – Meski dihadapkan dengan medan yang cukup menantang dan demi meringankan beban masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan air bersih, Kodam IX/Udayana terus berupaya hadir malalui salah satu kegiatan non-program Kodam IX/Udayana yaitu dalam pemasangan pompa hidram.

Seperti salah satu lokasi pemasangan pompa hidram di Provinsi Bali tepatnya di Banjar Serai, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli yang ditinjau langsung Pangdam IX/Udayana didampingi Bupati Bangli dan rombongan, pada Rabu (18/8/2021).

Saat berada di lokasi pemasangan pompa hidram, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan, awal mulanya kegiatan non-program Kodam IX/Udayana terkait pemasangan pompa hidram itu dilaksanakan di Provinsi NTT. Tetapi ternyata di Bali juga masih ada wilayah yang memerlukan air dan sampai saat ini di Bali sudah terpasang/jadi ada 8 titik serta mudah-mudahan kita bisa semaksimal mungkin di tahun ini.

Untuk lokasi yang ditinjau ini medannya cukup ekstrim untuk menuju tempat sumber airnya, baik dari ketinggiannya maupun jaraknya sekitar 1.200 meter. Dimana nantinya terpasang 4 pompa menjadi 2 pipa dan diharapkan per kepala bisa mandapatkan air di atas 50 liter/hari dengan jumlah penduduk di sini sekitar 123 KK.

“Program pompa hidram ini, kita evaluasi terus seperti di satu sumber air ini mungkin bisa juga dimanfaatkan ke desa lain atau mungkin ada sumber air di desa lain kita juga bisa kerjakan,” ucap Pangdam.

Dikatakan, kalau dilihat secara data, di Bali itu rata-rata baru sekitar 90 persen terfasilitasi akan air bersih. Memang ada yang mengusahakan sendiri dan mungkin tidak terdata di pemerintahan. ‘’Jadi kalau sekarang ini bisa datang, pemerintah bisa hadir dan yang biasa tadinya belanja air Rp 300 ribu sebulan, sekarang tidak perlu lagi. Itu saya kira cukup membantu masyarakat, apalagi sumber airnya sangat luar biasa dan bersih,’’ ujarnya.

Baca Juga  Mahasiswa FT Unud Ikuti Program MBKM Membangun Desa KKN Tematik di Bangli

“Terkait pengerjaannya ini, mesinnya kita buat sendiri dan tenaganya juga dikerjakan bersama-sama masyarakat, sehingga biayanya cukup murah,” tutup Pangdam. 

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE. pada kesempatan tersebut mungucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pangdam IX/Udayana beserta seluruh jajaran sampai tingkat terbawah. Karena hari ini sudah membuktikan bahwa negara hadir pada masyarakat terbawah sekalipun seperti yang kita lakukan hari ini di Banjar Serai, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Bangli. ‘’Tentunya kami mewakili pemda dan masyarakat Bangli mengucapkan apresiasi tentang langkah nyata yang sudah dilakukan oleh Bapak Pangdam IX/Udayana ini,’’ ucap Bupati.

Selanjutnya terkait dengan air bersih di Kabupaten Bangli, tentunya prioritas utama yang paling banyak belum bisa terakses dengan air bersih yaitu wilayah Kintamani khususnya di balik bukit. Tetapi secara nyata sudah ada sumur bor yang difasilitasi oleh provinsi dan sudah mencakup semua banjar pada tingkat balai banjarnya saja. Sedangkan untuk distribusi ke rumah-rumah yang sudah dikaji dan dianalisa membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,5 milyar.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Asintel Kasdam IX/Udy, Aslog Kasdam IX/Udy, Aster Kasdam IX/Udy, Kasrem 163/WSA, Wakil Bupati Bangli, Wakapendam IX/Udy, Dandim 1626/Bangli, Dandeninteldam IX/Udy, Kapolres Bangli, unsur Forkopimcam Susut, Perbekel Penglumbaran dan masyarakat Banjar Serai, Desa Penglumbaran. (gs/pendam)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Buka Singasari Expo IV, Bupati Badung Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Kelestarian Budaya Blahkiuh

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa membuka Singasari Expo IV di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh
BUKA SINGASARI EXPO: Bupati Adi Arnawa, saat membuka kegiatan Singasari Expo IV Tahun 2026 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kegiatan Singasari Expo IV Tahun 2026 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kamis (20/8). Pembukaan agenda tahunan masyarakat Desa Blahkiuh ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Badung menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa Singasari Expo merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memajukan sanggar seni, serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Blahkiuh bersama Karang Taruna Singasari Blahkiuh atas terselenggaranya kegiatan ini secara berkelanjutan. Singasari Expo bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana pengembangan ekonomi masyarakat dan pelestarian budaya yang sangat berharga,” ungkap Adi Arnawa.

Ia menambahkan, kegiatan ini memberikan ruang luas bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing produk unggulan, serta mengenalkan potensi wilayah kepada masyarakat luas. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Badung dalam mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Selain dukungan dana, Adi Arnawa juga memaparkan rencana strategis Pemkab Badung untuk membangun lapangan sepak bola dan taman kota di Desa Blahkiuh. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang publik yang layak untuk sarana olahraga, rekreasi keluarga, sekaligus pusat kegiatan sosial masyarakat.

“Semoga Singasari Expo senantiasa berkelanjutan, mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta menjaga kelestarian seni dan budaya lokal di Kabupaten Badung, khususnya di Desa Blahkiuh,” harapnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Blahkiuh, IB Gede Mahatma Nanda Manuaba, menyatakan dalam laporannya bahwa Singasari Expo terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian desa. Eksibisi ini dirancang khusus sebagai wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM, kelompok sanggar seni, serta pengembangan potensi unggulan desa secara menyeluruh.

Baca Juga  Optimis Perekonomian Bali Bangkit melalui Pertanian, PLN Gencarkan “Electrifying Agriculture”

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Badung I Gusti Ngurah Saskara, Plt. Camat Abiansemal bersama unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Bendesa Adat Blahkiuh, serta jajaran tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Undang Petugas Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI ke Hambalang, Presiden Prabowo Sampaikan Apresiasi atas Dedikasi Mereka

Published

on

By

Presiden Prabowo terima petugas upacara HUT RI
UNDANG PETUGAS UPACARA: Presiden Prabowo Subianto mengundang para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 19 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mengundang para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi para petugas dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 lalu.

“Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya kepada para petugas upacara yang terlibat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 lalu,” tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam unggahannya pada akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Rabu (19/8).

Seskab Teddy menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo turut berpesan kepada para petugas untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kebanggaan atas peran mereka dalam menyukseskan rangkaian peringatan kemerdekaan. Presiden juga berpesan agar pengalaman tersebut menjadi semangat sekaligus bekal berharga untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Dalam pertemuan ini, Presiden menyampaikan pesan untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kebanggaan sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan,” tulis Seskab Teddy.

Presiden, lanjut Seskab Teddy, juga memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan semangat yang telah ditunjukkan para petugas dalam menjalankan tugas. Menurut Seskab Teddy, seluruh petugas upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaiknya dalam menyukseskan seluruh rangkaian perayaan hari kemerdekaan Indonesia.

“Para petugas upacara yang terdiri dari anggota Paskibraka, komandan upacara, penerbang, penerjun, serta para pelaku seni dan budaya telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaiknya untuk menyukseskan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi serta seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan yang berjalan sangat khidmat dan tetap menghibur jutaan pasang mata yang menyaksikan,” ungkapnya. (gs/bi)

Baca Juga  Rakor Penanganan Covid-19 Bersama Satuan Jajaran, Pangdam Instruksikan Isolasi Terpusat

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Polda, Potensi Panen Capai 2.795 Ton

Published

on

By

Kapolri hadiri penanaman bawang putih serentak
PANEN RAYA: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda, panen raya, serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026). (Foto: Hms Polri)

Lombok Timur, baliilu.com – Polri menggelar penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda, panen raya, serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap percepatan swasembada bawang putih nasional. Penanaman serentak dilaksanakan pada lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 Polres dengan melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani. Dari luasan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 2.795 ton.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan penanaman serentak tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian pangan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

Polda NTB menjadi wilayah dengan lahan penanaman terluas, yakni 120 hektare dengan potensi produksi 1.200 ton. Selanjutnya, Polda Sumatera Selatan menanam pada lahan seluas 81 hektare dengan potensi hasil 810 ton, disusul Polda Jawa Barat seluas 44,58 hektare dengan potensi produksi 445,8 ton.

Penanaman juga dilaksanakan di wilayah Polda Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara, NTT, Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, Bengkulu, Bali, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Kapolri mengatakan penanaman di 14 Polda tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat dan memperluas sentra produksi bawang putih di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga  <strong>Prodi MKN FH Unud Gelar Bakti Sosial Soal Pendaftaran Tanah dan Kepastian Hukumdi Kelurahan Kawan, Bangli</strong>

“Untuk hari ini, kita akan melaksanakan penanaman bersama di luasan lahan 279,5 hektare yang tersebar di hampir seluruh wilayah. Ini sebagai pemanasan untuk Polda-Polda lain,” kata Kapolri.

Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman pada September dan Oktober 2026 dengan menyesuaikan masa tanam serta kondisi cuaca. Ketiganya adalah Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Barat, dan Polda Sulawesi Tengah.

Dalam program tersebut, Polri memperoleh target lahan seluas 4.840 hektare dari Kementerian Pertanian. Hingga saat ini, sebanyak 2.593,1 hektare atau sekitar 54 persen telah terverifikasi dan tersebar di 17 Polda serta 66 Polres. Dari jumlah itu, 927,6 hektare telah ditanami, sedangkan 1.665,6 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan penanaman.

Kapolri mendorong agar potensi lahan yang telah terverifikasi tersebut dapat terus diperluas sehingga target swasembada bawang putih dapat semakin cepat diwujudkan.

“Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” ujar Kapolri.

Selain penanaman serentak, panen raya bawang putih dilaksanakan pada lahan seluas 105 hektare di Sembalun. Kegiatan tersebut melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani dan diproyeksikan menghasilkan 1.050 ton bawang putih.

Kapolri juga mendorong penguatan riset dan pengembangan bibit bawang putih agar budidaya dapat diperluas ke wilayah dengan ketinggian yang lebih rendah.

Penguatan sektor hulu turut dilakukan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian. Bantuan tersebut meliputi 90 unit traktor tangan, satu unit traktor roda empat, lima pompa air tenaga surya, 19 pompa air beserta perlengkapannya, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku.

Baca Juga  Hari Raya Siwaratri, TP PKK Kota Denpasar Tirta Yatra di Pura Taman Pecampuhan Bangli

Kapolri berharap dukungan sarana produksi tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan petani.

“Sehingga kemudian hasilnya betul-betul bisa optimal dan ini yang tentunya menjadi harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegas Kapolri.

Melalui program ini, Polri tidak hanya mendorong perluasan lahan dan peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat pendampingan kepada kelompok tani. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian bawang putih nasional.

“Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca