Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Antari Jaya Negara Dampingi Pj. Ketua TP PKK Bali “Berkunjung dan Berbagi” di Desa Tegal Harum

Harapkan Para Kader Posyandu Ikut Edukasi Masyarakat Jaga Kesehatan Gigi

Loading

BALIILU Tayang

:

TP PKK Bali
BERKUNJUNG DAN BERBAGI: Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, saat menghadiri kegiatan Berkunjung dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali, di Banjar Buana Mertha, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, Rabu (21/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Segala aspek kesehatan pada balita, baik yang berkaitan dengan tumbuh kembang, kecerdasan, hingga kesehatan fisik termasuk gigi, harus selalu dimonitoring dengan baik. Hal ini disampaikan Penjabat (Pj.) Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra yang didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dalam kegiatan “Berkunjung dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali, di Banjar Buana Mertha, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, Rabu (21/8).

Turut hadir pada kesempatan  tersebut, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, beserta beberapa perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kota Denpasar, dan juga manajemen BPD Bali.

Dalam kunjungan tersebut, (Pj.) Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra menyampaikan pelaksanaan kegiatan Berkunjung dan Berbagi ini adalah wujud sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kota dan kabupaten seluruh Bali.

“Saya juga berpesan kepada para kader Posyandu untuk selalu dapat ikut memonitoring dan memberikan penyuluhan para balita dan orang tua, terutama perihal kesehatan gigi bagi balita,” ungkap Ny. Ida Mahendra.

Lebih lanjut, Ny. drg. Ida Mahendra juga mengemukakan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Sekolah Lansia di Desa Tegal Harum. Dia menilai, sekolah non-formal ini adalah sebuah hal positif yang bisa membawa manfaat bagi para lansia di usia senja, agar tetap kreatif, berdaya, dan sehat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara dalam kesempatan yang sama mengemukakan terimakasih atas kunjungan yang dilakukan oleh jajaran TP PKK Provinsi Bali ke Desa Tegal Harum. Dalam penjelasannya, Ny. Antari Jaya Negara menyebut, Desa Tegal Harum adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Denpasar Barat yang selama ini telah mencetak berbagai macam prestasi, bahkan hingga ke tingkat nasional.

Baca Juga  TP PKK Denpasar Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Banjar-banjar

“Dapat kami sampaikan kepada Ibu Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali, Desa Tegal Harum adalah percontohan karena para kader Posyandu di desa ini telah menjadi binaan kami dan Fakultas Kesehatan Gigi dan Mulut Universitas Mahasaraswati Denpasar, dalam upaya pengembangan program Deligi,” kata Ny. Antari Jaya Negara.

Selanjutnya, Ny. Antari Jaya Negara juga memaparkan, dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Kota Denpasar, beragam usaha dilakukan TP PKK Kota Denpasar berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar, yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan. Antara lain, melalui penyerahan Pemberian Makan Tambahan (PMT) bagi balita, penyelenggaraan Posyandu Paripurna, pelaksanaan dialog interaktif melalui media televisi dan radio, dan juga kegiatan Deligi yang melibatkan berbagai stakeholder.

Sebagai informasi, pelaksanaan kegiatan Berkunjung dan Berbagi di Kota Denpasar kali ini, sejumlah paket diserahkan. Yakni meliputi, 50 paket bantuan sembako kepada 50 balita penerima, yang masing-masing terdiri dari 10 kg beras, 1 krat telur, 6 kotak susu, serta paket sikat dan pasta gigi anak.

Selain itu, diserahkan juga paket bantuan lainnya, di antaranya 50 krat telur oleh Kepala Perwakilan BKKBN Bali, 50 paket susu oleh PD IBI Bali, 50 paket berisi olahan ikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali.

Selain itu, ada juga 10 paket bantuan kebutuhan balita oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar, 100 paket PMT matang oleh TP PKK Kota Denpasar, 100 paket  kebutuhan sayur dan olahan ikan dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Denpasar. Kemudian, ada 50 paket bantuan oleh BPD Bali, serta penyerahan 500 butir telur dan 500 bibit tanaman cabai kepada Ketua TP PKK Kota Denpasar.

Baca Juga  Ketua TP PKK Badung Terima Kunjungan Istri Pj. Gubernur Bali

Kegiatan Berkunjung dan Berbagi ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan KB gratis, serta pemeriksaan tumbuh kembang anak melalui kegiatan posyandu. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Buka Pagelaran Budaya Desa Padangan, Bupati Sanjaya Dorong Penguatan Ekonomi Desa

Published

on

By

Bupati Sanjaya Buka Pagelaran Budaya Desa Padangan
PAGELARAN BUDAYA PADANGAN: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat membuka Pagelaran Budaya Desa Padangan di Lapangan Umum Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Minggu (20/9/2026). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat dalam menjaga serta memperkenalkan kearifan lokal Desa Padangan. Hal itu dikatakannya saat membuka Pagelaran Budaya Desa Padangan bertema “Lokahita Samudaya Desa Padangan” Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Umum Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Minggu (20/9/2026).

Didampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Ketua dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan jajaran, Bupati Komang Sanjaya menyaksikan rangkaian pembukaan yang diawali dengan penyambutan Baleganjur Okokan Desa Sanda. Pagelaran ini juga menggandeng pelaku UMKM, ada juga penampilan Tari Rejang Dedari Desa Padangan dan hiburan lainnya.

Pagelaran berlangsung selama dua hari, 20-21 September 2026, melibatkan lima banjar se-Desa Padangan, yakni Banjar Padangan Kaja, Padangan Kangin, Padangan Kawan, Padangan Kelod dan Padangan Dauh Tukad dan dimeriahkan penampilan seni budaya dari Desa Bantiran dan Pupuan.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pagelaran budaya ini dan menegaskan kegiatan seni dan budaya menjadi bagian penting dalam pembangunan desa, khususnya dalam menjaga dan mengembangkan kearifan lokal yang diwariskan oleh para leluhur.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya pagelaran seni dan budaya di Desa Padangan dengan mengangkat tema kearifan lokal,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang juga turut dihadiri Perwakilan Gubernur Bali dan anggota DPR RI, unsur Forkopimcam dan para Perbekel serta Bendesa Adat se-Kecamatan Pupuan, Sanjaya menyebut, hal ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Desa Padangan dan sekitar kepada masyarakat luas.

“Tahun 2026 ini, parade pagelaran ini mengangkat seni budaya lokal yang luar biasa, warisan leluhur yang adiluhung dalam membangun seni budaya di Kabupaten Tabanan. Luar biasa,” imbuh Sanjaya.

Baca Juga  Ny. Antari Jaya Negara Ajak Ratusan Lansia Tirta Yatra ke Pura Luhur Batukaru

Lebih lanjut, Ia juga menegaskan pelestarian budaya merupakan bagian dari pembangunan yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Pembangunan dikatakannya tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga mencakup pelestarian alam, kehidupan masyarakat dan kebudayaan. Dalam konteks tersebut, keterlibatan masyarakat, pemerintah desa dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki setiap desa.

“Sepanjang event dan pembangunan tidak terjadi, tidak akan ada transaksi ekonomi,” tegas Sanjaya.

Senada dengan Bupati Sanjaya, Perbekel Padangan, I Wayan Warditha, menyampaikan Pagelaran Budaya Desa Padangan Tahun 2026 merupakan kegiatan perdana bagi Desa Padangan. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Selain itu, disampaikan pula sejumlah dukungan pembangunan yang telah diterima Desa Padangan dari Pemerintah Daerah, termasuk perbaikan trotoar yang telah diperjuangkan dan bersinergi bersama masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Penancapan Keris Tandai Puncak Peringatan Puputan Badung Ke-120

Published

on

By

Walikota Jaya Negara Tancapkan Keris Peringatan Puputan Badung
PENANCAPAN KERIS: Penancapan keris oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama para penglingsir puri se-Kota Denpasar menjadi simbol puncak peringatan 120 tahun Puputan Badung yang berlangsung di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Minggu (20/9/2026) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Penancapan keris oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama para penglingsir puri se-Kota Denpasar menjadi simbol puncak peringatan 120 tahun Puputan Badung. Prosesi tersebut berlangsung di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Minggu (20/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, para penglingsir puri se-Kota Denpasar, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulia, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, LVRI Kota Denpasar, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta undangan lainnya.

Puncak peringatan tahun ini dikemas melalui rangkaian apel dan penampilan Karya Mahabandana Puputan Badung bertajuk Mati Tan Pumut Pejah. Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengangkat kembali nilai sejarah dan semangat perjuangan Raja serta rakyat Badung dalam menghadapi kolonialisme Belanda pada 1906.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Puputan Badung yang terjadi pada 20 September 1906. Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan rakyat Bali, khususnya Kerajaan Badung, dalam mempertahankan wilayah dan kehormatan dari tekanan kolonial Belanda.

Dalam kesempatan tersebut, mandat dibacakan oleh Penglingsir Puri Denpasar, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan, Dr. AA Ngurah Agung Wira Bima Wikrama. Dia menegaskan, peringatan Puputan Badung tidak semata-mata menjadi agenda mengenang peristiwa sejarah, tetapi juga momentum untuk memahami nilai perjuangan dan pengorbanan Raja serta rakyat Badung.

“Hari ini kita hadir untuk memperingati sejarah perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa, khususnya Raja dan rakyat Badung tahun 1906. Bukan hanya sebagai pertempuran, tetapi sebagai simbol tekad dan semangat juang masyarakat Bali dalam memperjuangkan keadilan melawan Belanda,” ungkapnya.

Baca Juga  TP PKK Denpasar Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Banjar-banjar

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan peringatan Puputan Badung setiap 20 September menjadi momentum untuk mengenang peristiwa heroik rakyat Bali, khususnya Kerajaan Badung, yang berjuang hingga titik darah penghabisan atau puputan dalam menghadapi penjajahan Belanda.

Dia menuturkan, peristiwa 20 September 1906 menunjukkan semangat perjuangan rakyat Bali yang dipimpin Raja Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, dalam mempertahankan tanah kelahiran.

“Momentum ini diperingati sebagai tanda semangat sebagai bangsa besar yang tidak pernah melupakan sejarah perjuangan para pendahulunya. Pengorbanan nyawa dan perjuangan para pahlawan yang gugur harus senantiasa kita kenang,” ujar Jaya Negara.

Menurutnya, nilai-nilai kepahlawanan dan semangat perjuangan tersebut penting diwariskan kepada generasi muda sebagai bahan refleksi dan inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai kepahlawanan para pejuang kita harus kita wariskan kepada generasi muda penerus bangsa, sebagai cermin refleksi diri yang patut diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat dijadikan inspirasi generasi muda untuk membangun Denpasar yang lebih maju lagi,” katanya.

Peringatan 120 tahun Puputan Badung ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat terhadap sejarah perjuangan serta menumbuhkan semangat menjaga persatuan, nilai kebangsaan, dan jati diri budaya Bali di tengah perkembangan zaman. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Badung Hadiri Sewindu MPP Kabupaten Badung

Pemkab Badung Komit Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik yang Cepat, Ramah, dan Responsif bagi Seluruh Lapisan Masyarakat

Loading

Published

on

By

Sekda Badung Hadiri Perayaan HUT Ke-8 MPP Badung
HADIRI HUT MPP: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba hadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-8 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung yang dipusatkan di Balai Budaya Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (19/9/2026). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik yang cepat, ramah, dan responsif bagi seluruh lapisan masyarakat. Penegasan arah kebijakan strategis daerah tersebut disampaikan secara formal oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-8 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Badung yang dipusatkan di Balai Budaya Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (19/9/2026).

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun semangat kebersamaan sekaligus berbagi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Saya berharap semangat kebersamaan dan kepedulian yang dibangun dapat menjadikan MPP Kabupaten Badung semakin maju, inovatif, dan senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Sekda.

Puncak peringatan sewindu berdirinya pusat pelayanan terpadu yang diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Badung ini ditandai secara simbolis dengan prosesi pemotongan tumpeng. Mengusung tema filosofis “Bersama Dalam Harmoni, Melayani Sepenuh Hati, Mengabdi dengan Dedikasi”, momentum tahunan ini diarahkan sebagai ajang evaluasi menyeluruh sekaligus penguatan sinergi antar-instansi dalam menghadirkan sistem pelayanan publik yang terintegrasi secara digital dan inklusif.

Formulasi pelayanan publik di tingkat akar rumput kini dikembangkan agar tidak hanya berpusat di perkotaan, melainkan menyentuh langsung ke tingkat pedesaan melalui program inovasi yang adaptif. Langkah proaktif ini diambil guna memastikan asas keadilan pelayanan dapat dirasakan oleh seluruh warga di wilayah Badung secara merata tanpa adanya hambatan geografis.

Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Badung, Made Surya Dharma dalam laporannya menyampaikan bahwa perayaan HUT kali ini sengaja dirancang agar tidak sekadar bersifat seremonial belaka. Pihak panitia menyinergikan acara dengan rangkaian kegiatan sosial kemasyarakatan serta pelayanan administratif langsung secara bergerak (mobile) guna memfasilitasi kebutuhan mendesak warga desa setempat di lapangan.

Baca Juga  Hadiri Gemarikan di Karangasem, Pj. Ketua Forikan Provinsi Bali Ajak Orang Tua Jadikan Olahan Ikan Sebagai Hidangan Sehari-hari

Agenda diisi dengan jalan santai, pembagian paket sembako bagi warga membutuhkan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penyediaan Layanan Perizinan Bermobil Online Single Submission Terintegrasi Jemput Bola Desa yang dikenal dengan sebutan LIMOSSIN Jebol Desa.

“Perayaan HUT menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan antarjajaran DPMPTSP dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” jelas Surya Dharma.

Acara di Desa Punggul ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Badung, para Kepala OPD di lingkup Pemkab Badung, pimpinan Instansi Vertikal, Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta serta Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma bersama masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca