Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Berharap Semangat RA Kartini Pacu Perempuan untuk Berkarya Ikut Membangun Bangsa

BALIILU Tayang

:

de
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyerahkan buku HATINYA PKK kepada Ketua LSM Bali Sruti Luh Riniti Rahayu saat hadir sebagai narasumber dalam dialog "Perempuan Bali Bicara", Jumat (8/4). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyampaikan Bulan April mengingatkan kita kepada Pahlawan Nasional Raden Ajeng Kartini. Selain sebagai emansipasi yang memberikan motivasi dan inspirasi membangun di kala dirinya sedang berada dalam kebimbangan karena harus memilih keinginan untuk melanjutkan pendidikan atau mengabdi kepada orang tua (lantaran harus menikah dengan pria yang dijodohkan), RA Kartini yang mempunyai seorang teman dari Belanda, memilih menuangkan ide dan gagasan turut membangun bangsa melalui pena dan tulisan. Hal ini disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster saat dialog “Perempuan Bali Bicara”, di Studio Bali TV, Jumat (8/4).

“Semangat RA Kartini itulah yang perlu kita ingat dan gunakan sebagai pemacu untuk berkarya dan ikut serta dalam pembangunan bangsa dan daerah masing-masing. Perempuan masa kini harus berani berbicara dan mengeluarkan gagasan yang bersifat positif dan membangun. Jangan pernah kita berdiam diri, karena diam hanya mendatangkan kekecewaan dan kemunduran,” ungkap Ny. Putri Koster.

“Peran perempuan dalam keseharian menjadi ibu rumah tangga terkadang tidak terlihat oleh sebagian orang. Karena masih dianggap bahwa diam di rumah tidak menghasilkan sesuatu. Padahal pada kenyataannya peran ibu rumah tangga itu sangat berat, di samping dia mengurus suami, mertua, anak-anak yang harus dikawal pendidikan karakternya sejak dini, seorang ibu rumah tangga juga harus pintar membagi waktu untuk bermasyarakat (mebraya) di desanya. Memang pekerjaan ibu rumah tangga tidak menghasilkan uang, tetapi mereka dibebani kewajiban untuk mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkualitas, berbudaya dan berkarakter,” imbuh Ny. Putri Koster.

Baca Juga  Jadi Narasumber di RRI Pro Singaraja dan Singaraja FM, Ny. Putri Koster Sosialisasikan Peran Koperasi Sejahterakan Keluarga

Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster juga mengatakan bahwa tidak ada salahnya seorang perempuan ikut ambil bagian dalam menopang perekonomian keluarga (berkarir), namun harus tetap diingat bahwa selepas jam kerja dan saat kembali lagi ke rumah, dia tetap adalah seorang istri dan seorang ibu yang tidak boleh melupakan kewajiban domestiknya.

Dengan mengangkat tema “Implementasi Semangat Kartini Menuju Bali Era Baru”, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang dikenal sangat cerdas dan menginspirasi banyak pihak berharap agar semangat dan inspirasi Raden Ajeng Kartini mampu ditiru agar terus memotivasi setiap langkah dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dan ikut serta dalam pembangunan daerah.

Tim Penggerak PKK Provinsi Bali dengan sepuluh (10) program utamanya, dibagi menjadi dua kegiatan yakni aktif dalam sosialisasi dan kegiatan aksi sosial.

Sosialisasi dilaksanakan secara berkelanjutan tidak hanya offline atau bertatap muka dengan masyarakat dan para kader, namun saat pandemi Covid-19 mulai melanda dunia dan membatasi pertemuan, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali aktif melaksanakan kegiatan sosialisasi melalui media elektronik, baik itu televisi maupun radio. “Dengan menggunakan media elektronik, kita dipermudah untuk menyampaikan program ke seluruh Bali. Karena dengan media televisi dan radio, ratusan bahkan jutaan masyarakat Bali dapat mendengarkan sosialisasi program PKK yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan.

Komunikasi merupakan kunci utama menjaga hubungan dengan orang lain, oleh karenanya mari dijaga cara berkomunikasi. “Komunikasi itu sangat penting untuk kita jaga agar tidak memunculkan kesalahpahaman. Selain mempererat, komunikasi juga bisa membuat hubungan renggang, sehingga sudah selayaknyalah kita sama-sama belajar untuk melakukan komunikasi yang baik, benar dan beretika. Dan apabila kita cerdas berkomunikasi, satu masalah pun akan mendapatkan solusi. Selebihnya dengan membaca kita akan mampu menggenggam dunia, dan dengan menulis kita akan mampu mengubah dunia dengan kecerdasan dan ilmu pengetahuan yang kita miliki,” tegas Ny. Putri Koster.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Kunjungi Mini Galery Lukisan Agus Mertayasa

Saat ini perjuangan bukanlah dengan bambu runcing dan keris, namun sekarang kita berjuang dengan ide, gagasan, kata-kata dan pena. Dan melalui tulisan yang beretika maka kita akan melahirkan pondasi dan landasan yang kuat dalam berkomunikasi.

Kekuatan perempuan adalah membagi waktu agar anak-anak tidak kehilangan jati diri, karena kesejahteraan yang ingin kita capai harus dipahami, tidak hanya dunia dan harta. Karena dalam keluarga dan terutama dalam diri kita (jiwa) membutuhkan perhatian dan sentuhan.

Ny. Putri Koster bersama Ketua LSM Bali Sruti Luh Riniti Rahayu foto bersama pengurus TP PKK Provinsi Bali. (Foto: Ist)

Sementara Ketua LSM Bali Sruti Luh Riniti Rahayu mendukung apa yang disampaikan oleh Ketua TP PKK. Karena melalui etika menulis kita bisa mengekspresikan kemajuan yang ingin disampaikan. Selain itu dengan berkomunikasi kita juga akan mendapatkan solusi dan ide untuk kemudian bisa dikembangkan.

“Perempuan itu harus memiliki landasan dalam beretika, berbudaya, harus cerdas dan penuh kasih sayang. Menjadi contoh baik dan teladan bagi banyak orang merupakan kebanggaan tersendiri bagi kita, terlebih di bulan Kartini ini, tentu karakter dan motivasi beliau menjadi panutan untuk kita bisa tiru dalam meniti masa depan,” ungkap Riniti.

“Peran wanita dalam mendidik karakter anak, menjadi pondasi dalam mewujudkan generasi yang berbudaya dan beretika. Dengan membahagiakan keluarga, maka keharmonisan keluarga akan terwujud, dan hal ini adalah tugas utama kita sebagai perempuan.

Etika, moralitas, budi pekerti akan menumbuhkan loyalitas dan dedikasi, dan itu hanya akan tumbuh melalui penanaman pendidikan yang tepat, dan tentunya itu akan didapat melalui perhatian dan sentuhan kasih sayang yang memang sebagian besar dimunculkan dari hati seorang perempuan.

Untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan sejahtera, maka perempuan harus mampu menjaga rumah (sebagai pagar bangsa) harus sehat, kuat dan cerdas. Sehingga generasi yang berkualitas akan lahir dari seorang ibu yang berdaya yang tidak hanya memberikan contoh tetapi juga mampu menjadi  contoh bagi orang lain. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Serahkan Bantuan kepada 150 Warga Klungkung

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026  

Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

Loading

Published

on

By

Bunda Rai
HADIRI BINA POSYANDU: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Tbn)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6). Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud sinergi dan dukungan nyata dalam akselerasi implementasi Posyandu 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang terintegrasi di seluruh Bali.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas para pengurus dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih berkualitas. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, para kepala OPD terkait dari Kabupaten Tabanan dan Badung, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta para camat dan peserta pelatihan.

Mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata selaku Pengarah Posyandu menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan memperbarui pemahaman pengurus Posyandu, khususnya dalam tata kelola pelayanan di lapangan.

Ia menjelaskan, penguatan enam bidang SPM meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial menjadi langkah strategis untuk memastikan Posyandu mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. “Kegiatan Bina Posyandu ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan para pembina di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan. Tim Pembina Posyandu memiliki peran vital dalam mendampingi kader agar operasional Posyandu berjalan aktif dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga  Suarakan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber, Ny. Putri Koster Sambangi Desa Madenan

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengurus dan kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat layanan masyarakat yang mendukung enam bidang SPM secara terpadu.

Bunda Rai menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan Posyandu yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus dan kader Posyandu semakin memahami tugas dan fungsinya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” ungkap Bunda Rai.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Posyandu Tahun 2026, Ny. Ni Komang Sriani, menyampaikan kegiatan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 dan bertujuan meningkatkan kompetensi pengurus Posyandu dalam pembinaan kader serta penguatan pelaksanaan Posyandu 6 SPM.

Pelaksanaan Bina Posyandu Angkatan VI diikuti oleh 112 peserta yang berasal dari Kabupaten Badung dan Kabupaten Tabanan. Dari Kabupaten Tabanan, peserta terdiri atas Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Selemadeg dan Selemadeg Timur beserta jajaran pengurus yang akan menjadi penggerak penguatan Posyandu di wilayah masing-masing. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025v

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung
MALAM PURNA PASKIBRAKA: Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025 di Hotel Made Bali, Senin (1/6). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6), di Hotel Made Bali.

Momen ini menandai penutupan resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025. Acara dilaksanakan setelah seluruh anggota Paskibraka Badung 2025 sukses menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan khidmat dan bertanggung jawab.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung beserta jajaran, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung, orang tua murid, tim pelatih, serta seluruh anggota Purna Paskibraka Badung 2025.

Pada kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Penyerahan ini menjadi bentuk apresiasi resmi atas rampungnya masa pembinaan dan tugas negara oleh pemuda-pemudi pilihan Badung.

Rasniathi Adi Arnawa turut mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang seluruh peserta selama masa pendidikan hingga bertugas.

“Kepada seluruh Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025, kami sampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kalian telah membuktikan bahwa generasi muda Badung memiliki karakter yang kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis yang tinggi dalam mengemban amanah negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Badung. Terima kasih tulus juga disampaikan kepada orang tua dan tim pelatih atas dukungan dan pendampingan yang menjadi kunci utama pembentukan karakter para anggota.

Baca Juga  Jadi Narasumber di RRI Pro Singaraja dan Singaraja FM, Ny. Putri Koster Sosialisasikan Peran Koperasi Sejahterakan Keluarga

Dirinya berharap pengalaman, ilmu, dan nilai luhur selama pelatihan dapat menjadi bekal seumur hidup. Nilai Pancasila wajib dijaga dan dijadikan pedoman harian.

“Semoga pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter luhur, dan senantiasa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia tercinta,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Buka Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM bagi Kader Se-Denpasar

Published

on

By

Posyandu Denpasar
SOSIALISASI POSYANDU: Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar yang berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris I Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diikuti kader Posyandu se-Kota Denpasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wanita Shanti Graha Denpasar, Selasa (2/6).

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk implementasi dari program Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali yang sebelumnya telah dilaksanakan bagi pengurus TP Posyandu dan kader Posyandu se-Bali.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman kader mengenai tugas dan fungsi mereka dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di tengah masyarakat.

“Kegiatan Sosialisasi Pola Pelayanan Posyandu 6 SPM yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bentuk implementasi Bina Posyandu TP Posyandu Provinsi Bali. Melalui kegiatan ini diharapkan kader akan semakin memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan layanan Posyandu 6 SPM di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan layanan sosial dasar kepada masyarakat. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan para kader semakin memahami pola pelayanan yang diberikan saat hari buka Posyandu sehingga mampu memberikan layanan yang optimal dan tepat sasaran.

“Sehingga apa yang menjadi tujuan transformasi layanan Posyandu dapat kita wujudkan bersama, dimana melalui Posyandu 6 SPM dapat mendekatkan layanan guna mewujudkan masyarakat sejahtera menuju Denpasar MAJU,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa juga memohon dukungan dari pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan agar dapat terus memfasilitasi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, baik dari sisi pelayanan maupun upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader Posyandu.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Apresiasi Latihan A Night of Broadway, Dorong Anak-anak Tampil Penuh Energi dan Ekspresif

Ia berharap pembinaan dan sosialisasi serupa dapat terus dilakukan secara berjenjang di seluruh wilayah Kota Denpasar, mengingat jumlah kader Posyandu yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan.

“Harapan kami, mengingat jumlah kader yang sangat banyak dan tersebar di empat kecamatan, hal serupa dapat terus digerakkan secara berjenjang. Sehingga percepatan peningkatan SDM kader Posyandu dapat kita capai bersama,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, TP Posyandu Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan dasar kepada masyarakat, sekaligus mendukung transformasi Posyandu dalam memberikan enam layanan dasar yang terintegrasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca