Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ny. Putri Koster Ingatkan Generasi Millenial selalu Berpikir, Berkata dan Berbuat Baik

BALIILU Tayang

:

de
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengingatkan para remaja yang merupakan generasi millenial agar selalu berpikir, berkata dan berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari. Meski terdengar sederhana dan mungkin membosankan karena sudah terlalu sering didengar, namun ketiganya merupakan konsep dasar bagi upaya membentuk remaja yang berbudi pekerti luhur.

Hal itu diutarakan Ny. Putri Koster saat tampil menjadi pembicara pada Seminar Nasional ‘Budi Pekerti Generasi Millenial’ yang dilaksanakan secara daring oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan Undiksha, Jumat (27/11-2020).

Ny. Putri Koster yang menyampaikan paparan dari ruang kerjanya di Jayasabha Denpasar, menyatakan bahwa tiga konsep dasar tersebut merupakan penjabaran dari ajaran Hindu, yakni Tri Kaya Parisudha (Manacika, Wacika dan Kayika). “Mulai dari pikiran yang harus kita kendalikan. Karena pikiran punya kendali yang luar biasa, melebihi dahsyatnya bom atom,” ujarnya, menegaskan.

Ia lantas memberi contoh betapa hal yang baik atau buruk itu berawal dari pikiran. Misalnya, ujar Ny. Putri Koster, seseorang yang sedang berada di sebuah ruang kecil punya pikiran untuk berbuat tidak baik seperti merencanakan teror. “Itu merupakan contoh pikiran yang tidak dilandasi budi pekerti. Maka, seyogyanya kita selalu harus dapat mengendalikan pikiran,” ujar Ny. Putri Koster seraya mengatakan jika kita ingin hidup harmonis hendaknya kita menjaga pikiran, tegakkan pikiran sesuai tuntunan ajaran agama.

Berikutnya adalah perkataan yang menurutnya sangat penting dikendalikan agar apa yang diucapkan tidak sampai menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain. “Yang ketiga tentu saja perilaku yang wajib kita jaga agar selalu ingat untuk berbuat baik,” katanya, mengingatkan.

Baca Juga  RS Unud Sediakan Pelayanan Cuci Darah

Ny. Putri Koster menyebut, tiga konsep dasar itu sangat relevan di era kekinian. ‘’Ketika kita mampu melaksanakan tata titi kehidupan dengan baik dan benar sesuai ajaran agama maka akan terjadi kedamaian,‘’ tuturnya.

Pada bagian lain, Ny. Putri Koster juga menyinggung tentang era millenial yang saat ini tengah dihadapi masyarakat dunia. Menurutnya, bukan hanya para remaja yang hidup di zaman millenial, kelompok orang tua seperti dirinya pun ada di jaman ini. “Artinya, kami orang tua millenial yang juga harus banyak belajar dan menyesuaikan diri dalam mendidik anak-anak,” ucapnya. Situasi tersebut menuntut para orang tua  untuk melakukan penyesuaian dalam mendidik anak karena mereka umumnya memperoleh pendidikan dengan pola-pola yang berbeda.

Meski zaman berubah, menurut Ny. Putri Koster, ada satu hal yang mesti selalu ditanamkan pada anak-anak yaitu budi pekerti. Wanita yang dikenal piawai membawa puisi ini mengibaratkan anak-anak seperti bangunan. “Agar bangunannya kokoh, pondasinya harus kokoh dan kuat. Pondasi itu adalah etika dan budi pekerti. Jika pondasinya kokoh, seberapa besar tiang, berat atapnya sehebat apa pun badai menerpa, landasannya tetap kokoh dan bangunannya tidak akan goyah atau roboh,” urainya.

Itulah yang dibutuhkan oleh negeri kita saat ini. Jaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menjaga hidup kita. ‘’Kita tak boleh goyah. Karena ananda adalah generasi masa depan bangsa ini. Kejayaan yang diwariskan harus dipertahankan, kemajuan harus ditingkatkan, mulainya dari meningkatkan diri kita,’’ ucapnya.

Pada kesempatan itu, pendamping orang nomor satu di Bali ini mengingatkan kembali sejumlah ancaman yang mengintai para generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja hingga HIV/AIDS. Ia mengumpamakan berbagai ancaman itu seperti harimau yang siap menerkam manakala para remaja lengah. “Untuk itu, ibu ingatkan lagi. Ananda jangan pernah bosan mendengar nasihat orangtua. Jadikan anak yang berbakti pada catur guru,” katanya, berpesan.

Baca Juga  Dikunjungi Kapolri, Jaksa Agung: Ini Tonggak Peningkatan Sinergitas

Masih terkait dengan pembentukan budi pekerti, ia menyambut baik pelaksanaan ajang pemilihan remaja berbudi pekerti yang digelar FIP Undiksha. Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan program Presiden RI Joko Widodo yaitu revolusi mental. Mengakhiri paparannya, ibu dua anak ini berbagi tips sukses yang disebutnya 3B (Berdoa, Berupaya dan Bersyukur).

Seminar nasional yang dipandu Dekan FIP Undiksha Dr. I Ketut Gading itu diikuti dengan antusias oleh para peserta yang banyak mengajukan pertanyaan kepada Ny. Putri Koster selaku narasumber. Selain berusaha menjawab pertanyaan para remaja yang rata-rata kritis selama hampir 2,5 jam, Ny. Putri Koster juga berinteraksi dengan mereka. “Ibu tahu, generasi millenial senang belajar tapi tak suka kalau digurui. Karena itu, ibu ingin ananda yang lebih banyak menyampaikan pendapat terkait dengan budi pekerti,” katanya mengajak kalangan generasi millenial. Seminar ditutup pemutaran video Ny. Putri Koster membacakan puisi berjudul ‘’Kumbakarna’’ karya Dhenok Kristianti. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polresta Denpasar Gelar Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik 2026

Perkuat Transparansi dan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

Loading

Published

on

By

Rapat Analisa dan Evaluasi Forum Konsultasi Publik Polresta Denpasar di Ruang Catur Prasetya
EVALUASI: Rapat Analisa dan Evaluasi terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polresta Denpasar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Analisa dan Evaluasi Terkait Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya Polresta Denpasar, Sabtu (22/8/2026).

Dengan dipimpin oleh Kabag Ren Polresta Denpasar AKP I Putu Agus Ady Wijaya, S.H. dan dihadiri para pejabat serta personel dari sejumlah satuan kerja, di antaranya Kanit Regident Sat Lantas, Ka SPKT, KBO Sat Reskrim, PS. Kauryamnin Sat Intelkam Polresta Denpasar, serta personel/staf masing-masing Satker yang ditunjuk.

Forum tersebut juga melibatkan unsur masyarakat sebagai bagian penting dalam memberikan masukan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik, yakni Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Selatan, Ketua PHDI Kecamatan Denpasar Barat, perwakilan mahasiswa Universitas Warmadewa, Elisabeth International, dan STIKES Bina Usada, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan media.

Kabag Ren Polresta Denpasar menyampaikan bahwa kegiatan FKP menjadi ruang komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat untuk menyepakati serta mengevaluasi standar pelayanan publik. Transparansi menjadi salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan pelayanan, sehingga berbagai masukan dari masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.

Selain membahas standar pelayanan, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai layanan Polisi 110 sebagai sarana quick response dalam memberikan bantuan Kepolisian kepada masyarakat.

Pada sesi berikutnya, Kanit Regident Sat Lantas Polresta Denpasar memaparkan standar pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM), mulai dari dasar hukum, persyaratan, hingga mekanisme pelayanan yang terbagi dalam tujuh zona, yakni zona pendaftaran, registrasi, identifikasi, pencerahan, uji teori, uji praktik, dan cetak SIM.

Baca Juga  Dikunjungi Kapolri, Jaksa Agung: Ini Tonggak Peningkatan Sinergitas

Sementara itu, KBO Sat Reskrim Polresta Denpasar menjelaskan standar pelayanan pada proses penyelidikan dan penyidikan. Pelayanan Reskrim mengedepankan prinsip profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Disampaikan pula bahwa standar pelayanan Reskrim tidak hanya berorientasi pada kecepatan penanganan perkara, tetapi juga mencakup kepastian proses, perlindungan hak saksi, korban, tersangka maupun masyarakat, tertib administrasi, serta akuntabilitas setiap tindakan. SOP menjadi instrumen pengawasan dan pengendalian agar seluruh proses penyelidikan dan penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan bagian dari upaya Polresta Denpasar untuk memastikan pelayanan Kepolisian senantiasa terbuka terhadap evaluasi dan masukan masyarakat.

“Melalui Forum Konsultasi Publik ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan yang diberikan Polresta Denpasar benar-benar memenuhi standar, mudah diakses, transparan, serta memberikan kepastian kepada masyarakat. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Kasi Humas.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam forum tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun pelayanan publik yang semakin responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan FKP Tahun 2026, Polresta Denpasar berharap terbangun komunikasi dua arah yang semakin kuat antara Kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tindaklanjuti Laporan Warga via Call Center 110, Polsek Dentim Datangi Lokasi Gangguan Musik Keras

Published

on

By

Polsek Dentim respons laporan gangguan musik keras
RESPONS LAPORAN: Personel Polsek Dentim saat merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur (Dentim) menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang disampaikan melalui Call Center Polri 110 terkait adanya gangguan suara musik keras yang mengganggu waktu istirahat warga di kawasan Jl. Dahlia 1, Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, Jumat (21/8/2026) dini hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Dentim yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda I Wayan Suartana, S.H., langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi dan kondisi di lapangan.

Setibanya di lokasi, personel UKL Polsek Dentim tidak menemukan adanya aktivitas yang menghidupkan musik dengan suara keras. Petugas hanya mendapati sejumlah anak muda yang sedang duduk dan berbincang-bincang.

Dalam kesempatan tersebut, Pawas memberikan imbauan agar tetap menjaga ketertiban, tidak membuat keributan maupun menyalakan musik dengan volume keras, mengingat waktu sudah memasuki dini hari dan warga sekitar sedang beristirahat. Imbauan tersebut juga disampaikan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Setelah diberikan imbauan, anak-anak muda tersebut kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center Polri 110 akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Polsek Dentim mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi maupun laporan terkait gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dikunjungi Kapolri, Jaksa Agung: Ini Tonggak Peningkatan Sinergitas
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pembudidaya Lokal Badung Kebagian Pasar, Hasil Ikan Diserap untuk 6.200 Paket Gemarikan

Published

on

By

Kepala Dinas Perikanan Badung Nyoman Suardana bersama pembudidaya lokal mengemas paket olahan ikan Gemarikan
KEMAS PAKET OLAHAN IKAN: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M. (kanan) bersama pembudidaya dan pengolah lokal saat mengemas paket olahan ikan. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjadi pasar bagi pembudidaya maupun pengolah ikan lokal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, S.Sos., M.M., mengatakan bahan baku paket olahan ikan dalam program Gemarikan berasal dari pembudidaya dan pengolah lokal, yakni Kelompok Ikan Tunjung Putih yang juga berkolaborasi dengan kelompok pembudidaya di Kabupaten Badung guna pemenuhan bahan baku.

“Sehingga program ini juga turut mendukung sektor perikanan lokal,” katanya, Kamis (20/8/2026).

Paket Gemarikan tersebut berisi ikan nila, ikan lele, hingga abon tuna yang siap dikonsumsi. Hasil budidaya dan olahan masyarakat lokal tersebut kemudian disalurkan sebagai bagian dari program pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

“Tahun ini, Pemkab Badung menargetkan penyaluran 2.000 paket olahan ikan untuk pencegahan stunting. Paket tersebut dibagikan dalam 10 tahap di 10 desa sasaran, dengan masing-masing desa mendapat 200 paket,”ujarnya.

“Secara khusus paket ini diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” sambung Suardana.

Selain itu, pihaknya juga rutin menyalurkan 350 paket olahan ikan setiap bulan. Sasarannya balita yang membutuhkan peningkatan status gizi atau berpotensi mengalami stunting.

“Jika digabung dengan berbagai kegiatan distribusi lainnya sepanjang 2026, total paket olahan ikan yang akan disalurkan kepada masyarakat Badung mencapai 6.200 paket,” jelasnya.

Dengan skema tersebut, Gemarikan tidak hanya menjadi program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi hasil budidaya dan olahan ikan lokal untuk terserap. Pembudidaya dan pengolah ikan Badung pun ikut mendapat manfaat dari program pemerintah tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Presiden Jokowi Hadir secara Virtual pada HUT Ke-48 PDIP
Lanjutkan Membaca