Denpasar, baliilu.com – Dari hari ke hari dukungan terhadap Paslon AMERTA untuk bisa memenangkan Pilwali 2020 Denpasar terus mengalir. Tidak saja dukungan datang dari masyarakat pedagang tradisional, para petani, nelayan, olahragawan, juga dari Partai Amanat Nasional Denpasar yang menjatuhkan dukungannya pada calon walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra dan calon wakil walikota Made Bagus Kertha Negara.
PAN merapat ke Paslon AMERTA disampaikan Otto Sugiarto, ketua Bappilu PAN Denpasar di depan Ketua Tim Sukses Pemenangan Paslon AMERTA, I Wayan Mariyana Wandira Jumat (13/11) di Posko AMERTA.
“Kami merapat dan memberikan dukungan pada Paslon AMERTA agar lolos dan memenangkan pilwali ini karena kami melihat visi misinya yang ingin perubahan menjadikan Denpasar menjadi lebih baik sesuai dengan apresiasi PAN itu sendiri,” kata Otto Sugiarto.
Untuk memenangkan Paslon nomor urut 2, PAN siap all out ke bawah. “Kami di daerah, walaupun tidak diizinkan, paling tidak kami bisa menjatuhkan pilihan. Kami punya alasan yang bisa kita sampaikan ke DPP,” ucap Otto Sugiarta.
Dengan adanya pernyataan dari PAN merapat ke Paslon AMERTA, Ketua Timses AMERTA I Wayan Mariyana Wandira menyambut baik hal ini. “Kami dari koalisi AMERTA menyambut baik dengan datangnya rekan kita dari PAN ini merupakan suatu sinyal bahwa paslon kita diterima di masyarakat apalagi kota Denpasar adalah kota yang metropolitan heterogen,” imbuhnya.
Dari heterogen yang dimiliki dan kita sudah menjadi satu kesatuan secara nyata. Bahwa teman kita dari PAN memutuskan untuk bergabung dengan kita sesuai penyampaian dari ketua bappilu bahwa ada satu keinginan memberikan dukungan berdasarkan apa yang didapatkan dari aspirasi masyarakat.
Dukungan ini bukan serta- merta hanya ingin menyampaikan dalam bentuk dukungan semata tetapi punya alasan, yaitu Denpasar perlu perubahan, Denpasar perlu mendapatkan sentuhan untuk melakukan kegiatan, warna, wadah kepada kondisi yang selama ini belum tersentuh. Seperti penanganan narkoba yang tak kunjung reda dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun.
“Bagaimana bisa membangun kota jika generasi muda kita terkontaminasi narkoba. Maka dari itu rekan kita dari PAN ingin menyampaikan aspirasinya karena kami mempunyai program yang praktis realistis yaitu ingin memberikan satu perubahan penanganan bentuk masalah-masalah yang ada di kota Denpasar,” ujarnya.
Lanjut, Mandira menyebut AMERTA adalah solusi kota Denpasar. Maka dari itu dari PAN ingin memberikan sokongan kekuatan maka lengkaplah sudah kita ingin mengubah kota Denpasar melalui koalisi besar baik pengusung dan pendukung. “Kami menyambut baik sehingga kita menjadi satu kesatuan. Heterogenitas menjadi komunitas yang akan menuntaskan permasalahan- permasalahan di kota Denpasar. Untuk hal ini kami selalu optimis dan tidak ada kata pesimis,” pungkas Wandira. (*/eka)