KULIAH PERDANA: Pascasarjana Universitas Udayana (Unud) pada Selasa, 5 September 2023 menyelenggarakan Kuliah Perdana yang berlangsung secara daring dan luring bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran. (Foto: ist)
Jimbaran, Badung, baliilu.com – Pascasarjana Universitas Udayana (Unud) pada Selasa, 5 September 2023 menyelenggarakan Kuliah Perdana dengan menghadirkan 1.290 mahasiswa baru yang tersebar pada 66 Program Studi di 11 Fakultas dan Pascasarjana. Kuliah perdana ini berlangsung secara daring dan luring bertempat di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran.
Kuliah perdana dibuka langsung oleh Rektor Unud ini menghadirkan lima narasumber yakni Irjen Kemendikbudristek, Wakil Rektor Bidang Akademik Unud, Sekretaris USDI, Ketua JUPI Unud dan Kepala UPT Perpustakaan.
Plt. Direktur Pascasarjana Unud Prof. I Wayan Budiasa. (Foto: ist)
Plt. Direktur Pascasarjana Unud Prof. I Wayan Budiasa mengatakan, dari 1.290 mahasiswa baru Pascasarjana, sebanyak 774 mahasiswa (60 persen) disumbang oleh 3 besar yaitu Fakultas Kedokteran sebanyak 306 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 224 mahasiswa, dan Pascasarjana sebanyak 244 mahasiswa. Dari 1.290 mahasiswa baru Pascasarjana, sejumlah 505 mahasiswa hadir secara luring di Gedung Widya Sabha, dan 785 mahasiswa hadir secara daring. Peserta Kuliah Perdana ini merupakan semua mahasiswa baru Program Profesi, Program Magister, Program Doktor, dan Program Pendidikan Dokter Spesialis di Universitas Udayana.
Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara. (Foto: ist)
Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara dalam pembukaan acara ini menyampaikan, Universitas Udayana saat ini memiliki 13 fakultas, satu Pascasarjana, dengan total Program Studi sebanyak 122 yang terdiri atas tiga Prodi Diploma 3, 49 Prodi S1/S1 Terapan, 9 Program Profesi, 28 Prodi Magister, 13 Prodi Doktor, dan 20 PPDS. Jadi, dari 122 Prodi di Universitas Udayana, sebanyak 70 prodi diantaranya merupakan program Pascasarjana meliputi Program Profesi, Program Magister, Program Doktor, dan PPDS. Pendidikan tinggi di Unud mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang diturunkan kedalam Standar Universitas Udayana, dan mengacu pada Pedoman Akademik Program Profesi, Pedoman Akademik Program Magister, Pedoman Akademik Program Doktor, dan Pedoman Akademik PPDS.
Proses Pendidikan di Unud juga ditunjang oleh Sistem Informasi Manajemen Administrasi Akademik (SIMAK) yang telah terintegrasi ke dalam Integrated Management Information System of Unud (IMISSU) yang dikelola oleh Unit Sistem Data dan Informasi (USDI), sarana dan prasarana akademik yang lengkap dan berkualitas seperti berlangganan jurnal berkualitas yang dikelola oleh UPT Perpustakaan, pelayanan publikasi ilmiah oleh Unit Jurnal dan Publikasi Ilmiah (JUPI) Universitas Udayana.
Mahasiswa Pascasarjana Unud. (Foto; ist)
Berbagai fasilitas terus menerus ditingkatkan Universitas Udayana dalam rangka menunjang proses pembelajaran, dan diharapkan seluruh mahasiswa baru dapat menuntaskan pendidikannya secara tepat waktu sesuai dengan masa studi masing-masing jenjang pendidikan.
Irjen Kemendikbudristek Dr. Chatarina Muliana. (Foto: ist)
Narasumber Irjen Kemendikbudristek Dr. Chatarina Muliana dalam materinya menyampaikan transformasi pendidikan dan pencapaian 8 IKU Perguruan Tinggi, Prinsip Good University Governance, Pengawasan atas Penyelenggaraan-Pengelolaan PTN serta Peran SPI dalam Penguatan Pengawasan di PTN. Wakil Rektor Bidang Akademik Unud Prof. I Gede Rai Maya Temaja menyampaikan sekilas profil Unud, sistem pembelajaran, penjaminan mutu serta sarana dan prasarana. Sekretaris USDI Dr. Dewa Made Wiharta menyampaikan terkait sistem informasi di Unud. Ketua Unit JUPI Gusti Ayu Candra Dharmayanti, Ph.D menyampaikan terkait informasi jurnal dan publikasi, dan narasumber Kepala UPT Perpustakaan Dr. Ida Ayu Laksmita Sari dengan topik sistem informasi perpustakaan Unud. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5904-Pascasarjana-Universitas-Udayana-Gelar-Kuliah-Perdana-Diikuti-1-290-Mahasiswa-Baru-dari-66-Program-Studi.html(gs/bi)
PENCARIAN: Tim SAR saat melakukan pencarian penumpang KMP Cemerlang 55 terjatuh di perairan Pelabuhan Gilimanuk. (Foto: Hms SAR)
Jembrana, baliilu.com – Seorang penumpang KMP Cemerlang 55 terjatuh di sekitar perairan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (27/9/2026) malam. Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Senin (28/9/2026), pukul 05.20 Wita, dari Komang Sumerta, SROP Gilimanuk. Korban diketahui bernama Rizki Firmansyah (23), warga Jombang, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang diterima, pada Minggu (27/9) sekitar pukul 18.50 Wita, salah seorang penumpang KMP Cemerlang 55 melihat seseorang tercebur ke perairan di sekitar Buoy Merah, Pelabuhan Gilimanuk. Penumpang tersebut kemudian menghubungi KMP Gilimanuk yang saat itu melintas di sekitar lokasi untuk meminta bantuan melakukan pertolongan. Selanjutnya, sekitar pukul 19.05 Wita, KMP Gilimanuk melaporkan bahwa pencarian di posisi tersebut belum menemukan korban.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 06.00 Wita, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana mengerahkan 7 personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. “Pada pukul 07.15 Wita, Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana bergerak melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Menyusul 20 menit kemudian Sea Thunder Polairud Polres Jembrana jugalepas sandar melaksanakan pencarian dengan 3 personel (POB). Upaya pencarian juga diperkuat oleh unsur TNI AL, dengan mengerahkan Sea Rider TNI AL. Sementara itu SRU darat menyisir di sepanjang kawasan daratan sekitar Pantai Gilimanuk.
Hingga saat ini, operasi SAR masih berlangsung dengan mengerahkan unsur laut dan darat untuk mencari keberadaan korban. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terakhir terlihat serta titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. (gs/bi)
TEMU REMAJA: Pemerintah Kabupaten Tabanan lepas perwakilan peserta Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Kabupaten Tabanan, Senin (28/9) di Kantor Bupati Tabanan untuk mengikuti Temu Remaja KSPAN Provinsi Bali (Muspa Bali II) Tahun 2026 di Wisma Nangun Kerti, Pancasari, Buleleng, 29–30 September 2026. (Foto: Hms Tbn)
Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan lepas perwakilan peserta Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Kabupaten Tabanan, Senin (28/9) di Kantor Bupati Tabanan untuk mengikuti Temu Remaja KSPAN Provinsi Bali (Muspa Bali II) Tahun 2026 di Wisma Nangun Kerti, Pancasari, Buleleng, 29–30 September 2026. Pelepasan secara resmi 20 kontingen (10 orang Siswa SMP N 2 Tabanan dan 10 orang Siswa SMA N 2 Tabanan) beserta 4 orang guru pendamping dilaksanakan oleh Wakil Bupati Tabanan selaku Ketua KPA dan BNK Kabupaten Tabanan.
Menyampaikan arahan Bupati selaku Ketua KPA Kabupaten Tabanan, Wabup Dirga mendorong KPA untuk terus memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS dan narkoba melalui inovasi serta sosialisasi yang lebih luas, termasuk dengan melibatkan pelajar. Menurutnya, edukasi kepada generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pemahaman mengenai HIV/AIDS dan bahaya narkoba dapat menjangkau lebih banyak sekolah, hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
Pihaknya juga mengajak para pelajar yang tergabung dalam KSPAN untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar, membangun kepemimpinan, serta mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan pesan-pesan edukasi. Selain itu, kegiatan positif KSPAN ini diharapkannya agar dikemas dalam konten media sosial, sehingga dapat menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus mengajak sekolah lainnya turut berperan dalam upaya pencegahan HIV/AIDS dan narkoba, khususnya di Kabupaten Tabanan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah yang sempat hadir dan pembina juga yang lainnya dan adik-adik yang mewakili daripada SMP dan SMA, kami ucapkan banyak terima kasih. Dan kami harapkan pada adik-adik yang bertugas nanti disana yang belajar, baik lomba maupun belajar ikuti dengan seksama, nggih. Biar ada, apa yang didapatkan positif-positifnya disana, ayo kita bawa ke daerah untuk disampaikan kepada rekan-rekan kita,” pinta Dirga.
Untuk diketahui bersama, Muspa Bali II Tahun 2026 mengusung tema “Melalui Muspa Bali Ciptakan Generasi Muda Sehat, Cerdas dan Berkarakter Menuju Ending AIDS 2030”. Perwakilan KSPAN Kabupaten Tabanan dari jenjang SMP dan SMA akan mengikuti rangkaian kegiatan bersama kontingen Kabupaten/Kota se-Bali, yang meliputi temu KSPAN, capacity building, serta sejumlah lomba edukatif. Wabup Dirga juga berharap para peserta mengikuti seluruh rangkaian dengan sungguh-sungguh dan membawa pengalaman serta pengetahuan positif untuk diterapkan di Kabupaten Tabanan. (gs/bi)
OPERASI BERSINAR: Polres Gianyar bersama instansi terkait melaksanakan Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) di sejumlah lokasi yang diindikasikan rawan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Gianyar, Sabtu (26/9/2026) malam hingga Minggu (27/9/2026) dini hari. (Foto: Hms Polres Gianyar)
Gianyar, baliilu.com – Polres Gianyar bersama instansi terkait melaksanakan Operasi Bersinar (Bersih Narkoba) di sejumlah lokasi yang diindikasikan rawan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Gianyar, Sabtu (26/9/2026) malam hingga Minggu (27/9/2026) dini hari.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., diawali apel kesiapan di Lapangan Apel Tribrata Polres Gianyar pada pukul 23.20 WITA. Operasi kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan tes urine terhadap pengunjung maupun staf tempat hiburan malam.
Dalam pelaksanaannya, petugas mendatangi Amiysta Bali Hall & Room Karaoke di Jalan Raya Pantai Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar. Dari 86 orang yang menjalani pemeriksaan dan tes urine, terdapat satu orang yang terindikasi positif mengandung zat adiktif.
Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan di Hallo Hall & Bar Karaoke di Jalan Raya Pantai Siyut, Desa Tulikup. Sebanyak 25 orang menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil nihil indikasi mengandung zat adiktif.
Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk mengatakan, Operasi Bersinar merupakan bentuk sinergi Polri bersama instansi terkait dalam mencegah serta menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Gianyar.
“Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan sinergis untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk pengelola dan pengunjung tempat hiburan, untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar terbebas dari narkoba,” ujar Kapolres Gianyar.
Operasi tersebut melibatkan personel Polres Gianyar, BNNK Gianyar, Kodim 1616 Gianyar, Polisi Militer, Satpol PP Kabupaten Gianyar, Badan Kesbangpol Kabupaten Gianyar serta unsur terkait lainnya.
Kegiatan berakhir pada pukul 01.12 WITA dengan apel konsolidasi yang dipimpin Kapolres Gianyar di area parkir Amiysta Bali Hall & Room Karaoke. Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan situasi kamtibmas yang aman sekaligus memperkuat komitmen Kabupaten Gianyar dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. (gs/bi)