Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pastikan Prioritaskan Warga Lokal, Bupati Jembrana Pantau Rekrutmen PT Mitra Prodin

BALIILU Tayang

:

mitra prodin jembrana
TURUN LANGSUNG: Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat turun langsung meninjau proses perekrutan di PT Mitra Prodin, Desa Penyaringan, Rabu (24/4/2024). (Foto: jembranakab.go.id)

Jembrana, baliilu.com – PT Mitra Prodin Jembrana yang berlokasi di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo kembali melaksanakan perekrutan tenaga untuk dipekerjakan sebagai pelinting kertas rokok, Rabu (24/4/2024).

Memastikan perekrutan tenaga kerja memprioritaskan masyarakat Jembrana, Bupati Jembrana I Nengah Tamba turun langsung meninjau proses perekrutan di PT Mitra Prodin, Desa Penyaringan.

Dari awal, Bupati Tamba dengan PT Mitra Prodin berkomitmen untuk memprioritaskan perekrutan tenaga kerja berasal dari masyarakat Jembrana, kecuali untuk tenaga kerja yang spesifik. Karena itu, dirinya terus mengawal proses perekrutan agar sesuai dengan yang diharapkan.

“Saya datang melihat secara seksama dan betul-betul, tadi saya sudah cek semua. Hari ini saya lihat langsung dari 150 yang hadir mengikuti tes semuanya masyarakat Jembrana,” ujarnya Bupati Tamba.

Bupati Tamba menyebut dengan merekrut tenaga lokal, tentunya akan diikuti adanya pergerakan dan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Jembrana.

“Hal pertama yang kita harapkan, bahwa ini akan mulai membantu masyarakat Jembrana. Bayangkan, di tahun pertama ini ada 1.000 yang terekrut, 1.000 orang ini kalau mereka sudah mendapatkan penghasilan yang bagus, ini akan dibelanjakan di Jembrana,” ucapnya.

Di samping rekrutmen tenaga lokal, Bupati juga ingin kehadiran PT Mitra Prodin di Jembrana dirasakan sektor-sektor ekonomi lainnya. Seperti masyarakat dapat menyediakan tempat tinggal bagi para pekerja serta masyarakat juga bisa bekerja sama dengan perusahaan untuk menyediakan makanan bagi para pekerja. Termasuk warung-warung makan milik warga Jembrana.

“Kalau kita hitung sekarang untuk makan pegawai yang disediakan pagi, siang dan sore masing-masing 1.000 bungkus maka ekonomi akan bergerak cepat dan termasuk juga masyarakat yang bisa menyediakan rumah kos, kehidupan di desa ini akan luar biasa. Saya juga harapkan penyedia ini bisa dipenuhi usaha milik warga Jembrana,” imbuhnya.

Baca Juga  Jembrana Luncurkan e-Retribusi Parkir Gilimanuk untuk Tingkatkan PAD dan Tekan Kebocoran

Rencana awal, PT Mitra Prodin nantinya akan merekrut 6.000 tenaga kerja terutama yang berasal dari Kabupaten Jembrana. Ini kata Bupati Tamba, apabila tercapai maka akan bisa meringankan APBD Kabupaten Jembrana khususnya dalam pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“Kalau 6.000 orang diterima disini, maka 6.000 orang tersebut akan keluar dari BPJS PBI, karena sudah menjadi tanggungan perusahaan,” tutupnya.

Di sisi lain, Hendro dari PT Mitra Prodin mengatakan pelaksanaan rekrutmen sesuai dengan komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk memprioritaskan masyarakat Jembrana.

“Hari ini kami melaksanakan rekrutmen, kami masih membutuhkan banyak sumber daya manusia khususnya dari Jembrana. Seperti komitmen awal kami, kami ingin bersama membangun Jembrana dan masyarakat setempat,” ucapnya.

Pihaknya mengatakan, di tahap ini akan merekrut 600 orang karyawan sebagai pelinting kertas rokok. Diharapkan target karyawan ini dapat terisi dari masyarakat Jembrana dan perusahaan dapat segera beroperasi.

“Saat ini mulai ada rekrutmen, kami ingin segera mulai melakukan aktivitas. Untuk tahap awal kita rekrut 600 orang,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Busungbiu Festival 2026 Resmi Digelar, Momentum Kebangkitan Seni Budaya Lokal dan Potensi Desa

Published

on

By

busungbiu festival
BUSUNGBIU FESTIVAL: Suasana pembukaan Busungbiu Festival 2026 di Lapangan Umum Natha Praja, Jumat (16/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., secara resmi membuka Busungbiu Festival 2026 di Lapangan Umum Natha Praja, Jumat (16/5). Festival yang berlangsung hingga 18 Mei 2026 ini menjadi momentum kebangkitan pelestarian seni budaya lokal sekaligus promosi potensi desa dan UMKM di Kecamatan Busungbiu.

Mengusung tema Bhuwana Santhi Loka Kerthi, festival ini menghadirkan berbagai kegiatan seni, budaya, sosial dan hiburan masyarakat yang melibatkan desa dinas, desa adat hingga pelajar se-Kecamatan Busungbiu.

Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Busungbiu dan seluruh masyarakat yang telah menyelenggarakan festival sebagai wadah pelestarian budaya dan penguatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Busungbiu memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, budaya dan ekonomi kreatif yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas.

“Melalui festival ini saya berharap masyarakat tidak hanya menjadikannya sebagai hiburan, tetapi juga momentum memperkuat identitas daerah dan melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Sementara itu, dalam laporannya Camat Busungbiu Putu Gede Yudana, SH mengatakan bahwa festival ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari desa dinas, desa adat hingga kalangan pelajar tingkat SD, SMP, SMA dan SMK se-Kecamatan Busungbiu.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pelaksanaan melalui berbagai kegiatan sosial dan hiburan yang dipusatkan di kawasan festival.

“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi ruang bersama untuk menampilkan identitas, kreativitas dan potensi unggulan desa-desa di Kecamatan Busungbiu,” ujarnya.

Beragam kegiatan digelar selama festival berlangsung, di antaranya jalan santai, donor darah, senam kebugaran, pemeriksaan kesehatan gratis, lomba ngelawar antar desa adat, mesatua Bali, Baligrafi, lomba mewarnai dan menggambar hingga Busungbiu Idol. Pada malam harinya, masyarakat disuguhkan pagelaran seni tari, seni tabuh, tari kolosal serta penampilan budaya khas dari masing-masing desa.

Baca Juga  Jalan Lingkar Desa Pulukan Rampung Mudahkan Akses Masyarakat

Tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, Busungbiu Festival juga menjadi wadah promosi UMKM dan hasil kreativitas masyarakat lokal. Produk-produk unggulan desa ditampilkan sebagai bentuk penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Gede Yudana juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival. Menurutnya, perhatian pemerintah menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga seni budaya yang mulai tergerus perkembangan zaman.

“Melalui festival ini kami ingin menunjukkan bahwa Busungbiu memiliki kekayaan budaya, kreativitas dan potensi desa yang luar biasa untuk diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat,” harapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bazar Amal Banjar Teba Sari, Bupati Adi Arnawa Dorong Kebangkitan Pariwisata Kuta

Published

on

By

bazar teba sari
TUTUP BAZAR AMAL: Bupati Wayan Adi Arnawa menutup secara resmi kegiatan Bazar Amal Pembangunan Banjar Teba Sari, Kelurahan Kuta, yang berlangsung di Balai Banjar Teba Sari, Sabtu (16/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menutup secara resmi kegiatan Bazar Amal Pembangunan Banjar Teba Sari, Kelurahan Kuta, yang berlangsung di Balai Banjar Teba Sari, Sabtu (16/5) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Melarapan Antuk Amal Bazar Desa Adat Kuta, Tincapang Rasa Pasuwitran lan Ngajegang Adat Budaya, Nyujur Jagat Santih” tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD I Nyoman Graha Wicaksana, Sekcam Kuta, Lurah Kuta, serta para Kelian Adat dan Kelian Dinas se-Kelurahan Kuta.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa bangga dapat hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat Kuta, khususnya warga Banjar Teba Sari. Menurutnya, Kuta sebagai daerah destinasi wisata internasional saat ini menghadapi berbagai tantangan, salah satunya persoalan kemacetan yang dinilai turut mempengaruhi menurunnya kunjungan wisatawan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Badung berencana melakukan pembelian lahan parkir guna mengurangi kendaraan yang parkir di bahu jalan.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah untuk membangkitkan kembali pariwisata di wilayah Kuta. Ia pun menyoroti kondisi abrasi yang terjadi di kawasan Pantai Kuta. Pemkab Badung akan segera melakukan penanganan abrasi serta merencanakan pembangunan jogging track yang membentang dari pesisir Kuta hingga pesisir Canggu.

“Dengan berbagai upaya tersebut, saya yakin Kuta dapat kembali bangkit seperti dahulu. Saya juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan guna mendukung pemulihan indeks pariwisata di wilayah Kuta dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ketut Wiradana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Badung beserta seluruh undangan yang telah berkenan hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga  Momen Terakhir Bupati Tamba di Puncak HUT KORPRI dan PGRI

Ia melaporkan bahwa Bazar Amal telah berlangsung sejak 6 hingga 16 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan program Desa Adat Kuta yang diselenggarakan setiap enam bulan sekali secara bergilir di 13 banjar dengan tujuan untuk melestarikan seni, adat, dan budaya lokal, sekaligus mendukung pelaksanaan parade ogoh-ogoh serta berbagai kegiatan seni tradisional lainnya di wilayah Kuta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih, Koster: 38 Koperasi sudah Siap, Akhir Juli Genjot hingga 120 Unit Se-Bali

Published

on

By

kdkmp sembung
PERESMIAN: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Peresmian Operasinal 1,061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung pada Sabtu (16/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Peresmian Operasinal 1,061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung pada Sabtu (16/5). Sedangkan peresmian secara langsung dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto serta diikuti oleh seluruh Provinsi secara daring.

Hadir bersama seluruh jajaran Forkopimda, Gubernur Koster menyampaikan dukungannya terhadap peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ia menilai bahwa KDKMP memiliki dampak yang signifikan dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan di Provinsi Bali.

“Kita di Bali yang sudah siap sebanyak 38 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan sedang berproses lagi sampai akhir bulan Juli itu akan mencapai secanyak 120 KDKMP,” jelas Koster.

Angka 38 KDKMP yang sudah siap tersebut menurutnya baru mencapai 5,3% dari total jumlah 716 Desa/Kelurahan di Bali. Namun angka tersebut akan terus ditingkatkan dimana pada akhir Juli 2026 jumlahnya ditargetkan akan mencapai 120 KDKMP atau sebesar 17% dari total kebutuhan.

“Nanti Bulan Juli akan disiapkan barang-barang yang akan dijual di koperasi dan ditargetkan di awal Agustus sudah full bisa beroperasi dalam memberikan layanan usaha,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Koperasi merupakan bentuk instrument kemandirian ekonomi kerakyatan sekaligus merupakan fondasi bagi pemerataan pembangunan nasional.

“Pangan adalah hidup dan mati suatu bangsa. Menjamin pangan untuk 280 juta orang bukan pekerjaan ringan, namun kita berhasil,” jelas Prabowo.

Ia menekankan bahwa Bangsa Indonesia harus dapat mandiri pangan dengan memenuhi seluruh kebutuhan pangan dari dalam negeri, tidak hanya mengandalkan import. Swasembada pangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga Petani Indonesia.

Baca Juga  Jembrana Luncurkan e-Retribusi Parkir Gilimanuk untuk Tingkatkan PAD dan Tekan Kebocoran

Ditambahkan, Prabowo menjelaskan keberadaan Koperasi Merah Putih dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Desa/Kelurahan dimana proyeksi uang beredar diperkirakan mencapai 10,8 miliar per tahun per desa.

“Melalui koperasi merah putih nanti kita salurkan juga kredit-kredit murah untuk rakyat. Dengan koperasi ini pertumbuhan ekonomi kita akan nyata dan maju, setiap desa tidak akan bergantung kemana-mana lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, terdapat beberapa layanan usaha yang disediakan oleh KDKMP mulai dari penjualan sembako subsidi, penyalur LPG subsidi, penyalur pupuk subsidi, kredit murah, layanan logistik, penyalur bantuan pemerintah, menyerap gabah petani hingga layanan obat murah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca