Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Patroli Dialogis Sat Samapta Polresta Denpasar, Jaga Keamanan Tempat Penjualan Takjil di Sekitar Masjid Nurut Taqwa

BALIILU Tayang

:

Polresta Denpasar
PATROLI: Personel Unit Turjawali Sat Samapta Polresta Denpasar saat menggelar patroli dialogis di sekitar Masjid Nurut Taqwa, Jalan Kapten Japa, Dangin Puri Klod, Denpasar Timur, Sabtu (8/3). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadan 1446 H, personel Unit Turjawali Sat Samapta Polresta Denpasar menggelar patroli dialogis di sekitar Masjid Nurut Taqwa, Jalan Kapten Japa, Dangin Puri Klod, Denpasar Timur, Sabtu (8/3).

Patroli ini menyasar lokasi-lokasi ramai, termasuk fasilitas umum dan tempat ibadah, guna memastikan kelancaran aktivitas masyarakat, terutama di area penjualan takjil. Di sekitar masjid, sejumlah sukarelawan dan donatur membagikan takjil gratis bagi masyarakat yang hendak berbuka puasa.

Selain memantau keamanan, personel kepolisian turut membantu mengatur arus lalu lintas, memastikan pejalan kaki dapat menyeberang dengan aman, serta mengurai kepadatan kendaraan.

“Dalam kegiatan sosial seperti ini, keselamatan dan kelancaran lalu lintas harus tetap menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib agar aktivitas berbagi takjil dapat berjalan lancar,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi.

Situasi di sekitar Masjid Nurut Taqwa terpantau kondusif. Kepolisian akan terus meningkatkan patroli pada momen-momen penting selama Ramadan guna menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Tim Gabungan Gelar Razia di Kawasan Serangan, Amankan Ratusan Kendaraan Bermotor

NEWS

Jelang Tumpek Wayang, Pemprov Bali Gelar Aksi Bersih Sampah Serentak

Kumpulkan 3,56 Ton Sampah di Mangrove Pesanggaran

Loading

Published

on

By

Aksi Bersih Sampah di Mangrove Pesanggaran
AKSI BERSIH: Pemerintah Provinsi Bali bersama jajaran Forum Forkopimda, instansi vertikal, pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, dan unsur masyarakat menggelar aksi bersih sampah plastik di kawasan hutan mangrove Pesanggaran, Indonesia Power, Denpasar, Jumat (9/10/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, pemerintah daerah, akademisi, komunitas lingkungan, dan unsur masyarakat menggelar aksi bersih sampah plastik di kawasan hutan mangrove Pesanggaran, Indonesia Power, Denpasar, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan sehari menjelang Hari Tumpek Wayang, Sabtu (Saniscara Kliwon Wayang), 10 Oktober 2026, tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 3,56 ton sampah.

Aksi bersih sampah plastik yang berlangsung pukul 07.00–10.00 WITA tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak di kabupaten/kota se-Bali dalam rangka memperingati Hari Tumpek Wayang. Kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah plastik di kawasan hutan mangrove dan lingkungan sekitarnya sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memitigasi potensi banjir akibat penumpukan sampah pada saluran air, drainase, dan sungai.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari jajaran Forkopimda Provinsi Bali, antara lain unsur TNI, Polri, Kejaksaan, dan lembaga peradilan, hingga perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali. Unsur TNI dan Polri yang diundang mencakup Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Korem 163/Wira Satya, Lanud I Gusti Ngurah Rai, serta Lanal Denpasar. Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan bersama menangani persoalan sampah plastik di Bali.

Dari unsur pemerintahan, kegiatan turut melibatkan jajaran perangkat daerah Pemprov Bali, instansi vertikal terkait lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam, serta Pemerintah Kota Denpasar. Dukungan di tingkat wilayah mencakup unsur Kelurahan Pedungan, Pemogan, Sesetan, dan Serangan, serta Desa Adat Pedungan, Pemogan, Pesanggaran, dan Serangan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar juga dilibatkan untuk mendukung penyediaan personel dan kendaraan pengangkut sampah.

Baca Juga  PPKM Darurat, Polresta Denpasar Bersama Instansi Terkait Gelar Patroli Gabungan Cegah Penyebaran Covid

Partisipasi juga melibatkan kalangan akademisi dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, antara lain Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Universitas Pendidikan Nasional, Institut Seni Indonesia Bali, Politeknik Negeri Bali, dan Universitas Dhyana Pura. Selain itu, sejumlah komunitas pemerhati lingkungan, seperti Sungai Watch, Bersih-Bersih Bali, Eco Bali, Malu Dong, Plastik Detox, Trash Warrior Bali, serta berbagai komunitas peduli sungai dan lingkungan, turut menjadi bagian dari unsur yang dilibatkan dalam gerakan ini.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, menyampaikan bahwa aksi bersih sampah tersebut merupakan upaya bersama untuk mengurangi pencemaran lingkungan, khususnya akibat sampah plastik. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah mitigasi terhadap potensi banjir yang dapat dipicu oleh penumpukan sampah di saluran air dan sungai. Melalui kolaborasi pemerintah, aparat, dunia pendidikan, komunitas lingkungan, dan masyarakat, penanganan sampah diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Sejalan dengan kebijakan tersebut, peserta diwajibkan membawa botol minum guna ulang (tumbler) masing-masing untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai. Peserta juga membawa perlengkapan kebersihan secara mandiri, seperti penjepit sampah, sarung tangan, dan karung, serta bertanggung jawab memastikan sampah yang dikumpulkan siap diangkut ke tempat penanganan selanjutnya.

Dari pelaksanaan aksi bersih sampah di kawasan mangrove Pesanggaran, berhasil dikumpulkan sebanyak 3.559,53 kilogram atau sekitar 3,56 ton sampah yang tertampung dalam 777 karung. Sampah yang terkumpul kemudian disiapkan untuk diangkut menggunakan kendaraan pengangkut sampah. Capaian tersebut menunjukkan besarnya tantangan penanganan sampah sekaligus pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir dan ekosistem mangrove.

Baca Juga  Polsek Benoa Beri Tindakan Tegas dan Terukur bagi Pelanggar Prokes

Melalui momentum peringatan Tumpek Wayang, aksi bersih sampah ini diharapkan semakin memperkuat kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Gerakan serentak tersebut juga menjadi pengingat bahwa penanganan sampah memerlukan tanggung jawab bersama dan perubahan perilaku secara berkelanjutan, mulai dari pembatasan penggunaan plastik sekali pakai hingga pengelolaan sampah dari sumbernya, guna mewujudkan Bali yang bersih, sehat, dan lestari. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pimpin Aksi Bersih di Area Puspem Badung, Bupati Adi Arnawa Bumikan Jana Kerthi Jelang Tumpek Wayang

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa pimpin aksi bersih-bersih di Puspem Badung
AKSI BERSIH-BERSIH: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta dan para ASN serta komponen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan serta pembersihan sampah plastik di kawasan Puspem Badung, Jumat (9/10). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Komitmen menjaga kelestarian ekologi berbasis kearifan lokal ditunjukkan secara nyata oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Badung. Dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan komponen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan serta pembersihan sampah plastik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Mangupraja Mandala, Jumat (9/10).

Aksi gotong-royong yang menyasar saluran irigasi, anak sungai, dan telajakan ini digelar khusus untuk menyambut Rahina Tumpek Wayang. Kegiatan kolaboratif ini diikuti oleh Wakil Ketua III DPRD Badung I Made Sunarta, Sekda Badung IB Surya Suamba, jajaran Kepala OPD, Forkopimda, para Camat, Instansi Vertikal, perwakilan Perguruan Tinggi, pelajar, serta komunitas peduli lingkungan.

Bupati Wayan Adi Arnawa menegaskan, budaya menjaga kesucian alam sesungguhnya telah diwariskan oleh leluhur Bali sejak lama, salah satunya diimplementasikan lewat perayaan Tumpek Wayang. Melalui momentum ini, ia mengajak generasi muda untuk membumikan kembali nilai-nilai tersebut agar menjadi kebiasaan hidup sehari-hari.

“Pemerintah Kabupaten Badung hadir lengkap untuk melaksanakan bersih-bersih lingkungan termasuk irigasi di sepanjang Puspem ini. Di Bali, budaya itu sudah tumbuh dan terbukti dari perayaan Tumpek Wayang. Kita diingatkan untuk selalu bersih-bersih lingkungan, bukan hanya sekarang, tetapi seterusnya. Mudah-mudahan ini menjadi budaya bagi generasi muda ke depan,” ujar Adi Arnawa.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengaitkan aksi ini dengan filosofi Jana Kerthi, yaitu menjaga keseimbangan lingkungan demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Menurutnya, Puspem Badung harus menjadi contoh terdepan (role model) dalam hal pengelolaan kebersihan dan tata hijau.

Ia mengingatkan bahwa urusan sampah bukan semata-mata beban Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga Badung. Pemerintah daerah berkewajiban menyiapkan regulasi dan sarana, namun keberhasilannya sangat ditentukan oleh perubahan perilaku masyarakat.

Baca Juga  Polresta Denpasar Gelar Apel Kesiapan Operasi Bina Waspada Agung-2021

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi pembatasan kantong plastik dan botol plastik sekali pakai di lingkungan instansi pemerintahan, termasuk pembudayaan membawa botol minum (tumbler) mandiri sesuai Surat Edaran Sekda.

Di akhir arahannya, ia meminta masyarakat menerapkan lima langkah konkret: kurangi sampah, pilah dari sumbernya, manfaatkan sampah bernilai, kelola residu, dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Kebersihan bukan pekerjaan satu pihak, bukan pula pekerjaan satu hari. Kebersihan adalah budaya, tanggung jawab, dan bagian dari kualitas hidup kita bersama. Setelah lingkungan ini bersih, mari kita jaga agar tetap bersih,” pungkas Bupati Adi Arnawa. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jadi Tuan Rumah “Berbelanja dan Berbagi” Ke-8, Badung Hadirkan 131 Pelaku Usaha Lokal dan Bantu 100 Warga

Published

on

By

Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi ke-8 di Puspem Badung
BERBELANJA DAN BERBAGI: Pasar Rakyat bertajuk "Berbelanja dan Berbagi" Ke-8 Tahun 2026 di area Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (9/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Semangat gotong-royong dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan menggema di Kabupaten Badung. Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Badung sukses menggelar Pasar Rakyat bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” Ke-8 Tahun 2026 di Area Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Jumat (9/10).

Aksi sosial dan penguatan ekonomi ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, serta jajaran Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali dan pejabat terkait lingkungan Pemprov Bali serta Pemkab Badung.

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini bukan sekedar ruang transaksi jual-beli biasa. Dua pilar utama, yaitu kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan serta pemberdayaan ekonomi mikro berjalan beriringan demi membantu masyarakat yang membutuhkan agar kelak bisa mandiri.

“Ini bukan sekedar ruang transaksi jual-beli tetapi kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan untuk masyarakat,” ucapnya.

Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, pasar rakyat kali ini menyalurkan bantuan sosial pangan secara merata kepada 100 warga prasejahtera yang tersebar di enam wilayah Kabupaten Badung.

Rincian penerima bantuan tersebut menyasar 30 warga dari Desa Darmasaba, 30 orang dari Kelurahan Sempidi, 27 orang dari Kelurahan Kapal, 7 orang dari Kelurahan Dalung, 3 orang dari Desa Kuwum, dan 3 orang dari Kelurahan Kerobokan Kaja.

Di sisi penguatan ekonomi, kegiatan ini menjadi berkah melimpah bagi para petani dan pelaku usaha kecil. Sebanyak 131 pelaku usaha lokal terlibat langsung mempromosikan produknya, yang terdiri dari 39 pelaku UMKM, 28 produsen produk pertanian dan pangan olahan, serta 64 pelaku usaha kuliner. Perputaran ekonomi ini dinilai efektif memotong jalur distribusi, sehingga memberikan keuntungan langsung bagi produsen lokal.

Baca Juga  Tingkatkan Kerja Sama, Polresta Denpasar Terima Kunjungan Konjen Korea Selatan

Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Putri Koster, mengapresiasi kerja keras jajaran TP PKK Badung atas suksesnya pelaksanaan acara ini. Ia menegaskan bahwa gerakan “Berbelanja dan Berbagi“ merupakan komitmen berkelanjutan yang diinisiasi sejak periode kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster guna menjadikan kepedulian sosial sebagai budaya hidup masyarakat Bali.

“Konsep ‘Berbelanja dan Berbagi’ mengandung makna yang sangat dalam. Berbelanja produk lokal berarti kita menghargai karya anak bangsa dan menjaga kelestarian budaya. Sementara berbagi adalah wujud kemanusiaan yang luhur. Kesejahteraan tercipta saat kita saling menguatkan; yang mampu membantu yang kurang mampu, dan yang dibantu didorong untuk semakin mandiri,” ujarnya.

Melalui sinergi kokoh antara program provinsi dan kabupaten, gerakan ini diharapkan dapat melahirkan kemandirian ekonomi jangka panjang, sekaligus meratakan kesejahteraan krama di seluruh wilayah Badung dan Bali secara umum. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca