Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemerintah Terus Siapkan Manajemen Lalu Lintas Jelang Mudik Lebaran

BALIILU Tayang

:

presiden
Presiden Joko Widodo. (Foto: Laily Rachev)

Sumenep, Jatim, baliilu.com – Pemerintah terus menyiapkan manajemen lalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan parah menuju libur Lebaran tahun 2022, terutama pada puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada tanggal 28 hingga 30 April 2022. Presiden Joko Widodo menyebut, mudik jalur darat merupakan yang paling berat karena jumlah kendaraanya sangat tinggi.

“Ada 23 juta mobil yang akan mudik, akan ada 17 juta sepeda motor yang akan mudik. Angka-angka ini bukan angka yang kecil sehingga saya ingatkan sudah tiga kali kita rataskan untuk manajemen lalu lintas, manajemen traffic-nya betul-betul disiapkan,” ucap Presiden saat memberikan keterangan pers di Pasar Bangkal Baru, Kabupaten Sumenep, Rabu, 20 April 2022.

Presiden menyebut bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah pengaturan dan manajemen lalu lintas, salah satunya dengan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan parah pada puncak arus mudik.

“Yang sudah disiapkan adalah pengaturan ganjil genap, pengaturan untuk satu arah (one way), dan juga untuk sementara truk dikeluarkan dari jalan tol maupun jalan nasional yang akan dipakai,” jelas Presiden.

Meskipun demikian, Kepala Negara memandang bahwa rekayasa lalu lintas belum menjamin berkurangnya kemacetan pada puncak arus mudik. Oleh karena itu, Kepala Negara kembali mengingatkan masyarakat untuk dapat melakukan perjalanan mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan parah.

“Saya mengajak masyarakat untuk mudik, yang memakai mobil lebih awal, daripada nanti macet. Lebih awal mudiknya, yang lewat darat dan pakai mobil. Karena betul-betul angka 23 juta itu bukan angka kecil, 23 juta mobil, 17 juta sepeda motor bukan angka kecil,” ujar Kepala Negara. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Pesan Megawati pada The 3rd World Civilizations Harmony Forum

Serukan Peradaban Dunia yang Berkeadilan

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster
PEMBUKAAN THE 3RD WORLD CIVILIZATIONS HARMONY FORUM: Gubernur Bali Wayan Koster, saat menghadiri pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum yang berlangsung di Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Badung, Senin (29/6). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster, membacakan sambutan Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, pada pembukaan The 3rd World Civilizations Harmony Forum yang berlangsung di Hotel Renaissance Bali Uluwatu, Badung, Senin (29/6). Forum internasional tersebut mempertemukan tokoh lintas negara, agama, budaya, dan akademisi untuk membahas masa depan peradaban dunia yang damai, adil, dan berkelanjutan.

Ketua Yayasan Prajna Harmonis, Kasino, dalam sambutannya menyampaikan bahwa meskipun cita-cita menciptakan harmoni dan perdamaian dunia terasa semakin jauh akibat berbagai konflik global, seluruh peserta forum tetap memilih berkumpul untuk bersama-sama memikirkan masa depan umat manusia. Menurutnya, forum ini bertujuan menghormati keberagaman peradaban sekaligus menemukan nilai-nilai universal yang mampu menyatukan umat manusia, yakni hati nurani sebagai dasar martabat dan nilai setiap manusia tanpa memandang kebangsaan, suku, agama, budaya, maupun ideologi.

Mengutip pandangan sejarawan dunia Profesor Wang Gungwu, Kasino menjelaskan bahwa budaya merupakan identitas khas yang tumbuh dari kehidupan bersama suatu masyarakat sehingga bersifat lokal dan beragam. Namun di balik keberagaman tersebut terdapat nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Karena itu, forum ini mengusung tema Harmony in Diversity, Human Fraternity, yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus memiliki kesamaan dengan ajaran berbagai agama dan peradaban dunia, seperti Vasudhaiva Kutumbakam dalam Hindu, Ukhuwah Insaniyah dalam Islam, Tianxia Yijia dalam Konfusianisme, hingga persaudaraan universal dalam tradisi Buddha dan Kristen.

Kasino juga mengingatkan pesan Megawati Soekarnoputri pada The 2nd World Civilizations Harmony Forum bahwa dunia yang setara dan bermartabat tidak boleh dipimpin oleh “hukum rimba”, melainkan oleh “hukum hati nurani”. Menurutnya, teori benturan peradaban lahir dari sejarah panjang persaingan dan dominasi antarmanusia. Padahal, hukum yang sesungguhnya bekerja di alam semesta adalah hukum harmoni yang menjaga keseimbangan, keterhubungan, dan kerja sama. Karena itu, forum ini diharapkan menjadi ruang untuk menyumbangkan gagasan, kebijaksanaan, dan suara hati demi membangun peradaban dunia yang lebih damai, adil, dan bermartabat.

Dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Koster, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa Bali merupakan cerminan harmoni antara alam, spiritualitas, budaya, dan keramahan masyarakat yang menjadi wajah peradaban Indonesia di mata dunia. Filosofi Tri Hita Karana yang hidup dalam masyarakat Bali disebut mengajarkan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta, serta sangat relevan dengan tema forum.

Megawati juga menyoroti kondisi dunia yang semakin diwarnai persaingan hegemoni, konflik bersenjata, ketidakadilan, hingga dominasi ekonomi, teknologi, dan informasi yang berpotensi mengancam nilai-nilai kemanusiaan. Berangkat dari pengalaman Indonesia sebagai bangsa majemuk yang dipersatukan oleh Bhinneka Tunggal Ika, Megawati mengajukan lima agenda bagi keberlanjutan peradaban dunia, yakni membangun regulasi global yang berkeadilan, memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mereformasi sistem keuangan global, mengembangkan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat sistem kebudayaan melalui pendidikan, kesehatan, dan pelestarian identitas budaya setiap bangsa.

Menutup sambutannya, Megawati mengutip pesan Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno, bahwa internasionalisme tidak dapat tumbuh tanpa berakar pada nasionalisme. Karena itu, kecintaan terhadap tanah air harus berjalan seiring dengan tanggung jawab membangun dunia yang lebih baik, berlandaskan kesetaraan, kemanusiaan, keadilan, dan kemakmuran bersama. Megawati juga mengajak generasi muda di seluruh dunia menjadi pembangun jembatan persaudaraan, bukan tembok pemisah, demi terwujudnya peradaban dunia yang harmonis.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia periode 2019–2024, Mahfud MD. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dua Orang Terseret Arus di Pantai Greenbowl, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Published

on

By

Pantai Greenbowl
Tim SAR gabungan saat breefing sebelum melakukan pencarian korban. (Foto: Hms SAR)

Badung, baliilu.com – Upaya pencarian terhadap dua orang yang dikabarkan terseret arus di Pantai Greenbowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, masih dilakukan oleh tim SAR gabungan, Senin (29/6/2026). Awal mula kejadian pada Minggu (28/6/2026) ada lima orang sedang mandi di Pantai Greenbowl. Selanjutnya, tiga orang di antaranya menyusuri pantai untuk mencari kepiting, sementara dua orang lainnya tetap mandi di laut.

Beberapa saat kemudian, kedua orang yang masih berada di perairan terlihat terseret arus ke tengah laut. Rekan korban segera berupaya meminta bantuan, namun kondisi gelombang yang semakin besar menyebabkan kedua korban menghilang dari pandangan. Teman-teman korban sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hingga akhirnya meminta bantuan kepada aparat setempat.

“Menurut info yang kami terima perkiran waktu kejadian kurang lebih pukul 12.00 Wita,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Berdasarkan laporan yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, diketahui identitas kedua korban yang masih dalam pencarian atas nama Roni Firmansyah (24), pekerjaan sehari-hari sebagai buruh, asal Dusun Badean Kulon, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, dan korban lainnya bernama Dimas Hilman Hafizudin (21), buruh, asal Dusun Curahdami, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 06.00 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan tujuh personel menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, mereka segera bergabung dengan unsur SAR lainnya untuk melaksanakan pencarian.

Operasi SAR dilakukan dengan membagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). SRU laut melaksanakan penyisiran di area perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan 1 unit rubber boat dan SRU darat dibagi dalam 2 tim, melakukan penyisiran sepanjang garis pantai di sekitar lokasi korban diduga terseret arus.

“Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan peralatan pendukung berupa drone thermal agar bisa pemantauan dari udara pada area pandangan yang lebih luas dan AquaEye sebagai alat pendeteksi objek di bawah permukaan air,” jelasnya.

Sejak pagi tadi SRU laut sudah bergeser dari Pantai Pandawa menuju area pencarian sesuai rencana operasi SAR. Sementara itu SRU darat melaksanakan penyisiran sepanjang bibir Pantai greenbowl menuju ke arah timur sejauh 2 KM ke arah barat dan timur. Pemantauan di atas tebing Greenbowl juga dilakukan tim SAR gabungan.

Hingga pengujung operasi hari ini, upaya pencarian belum membuahkan hasil dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (30/6) dengan memperluas area pencarian sesuai perhitungan pergerakan arus dan pengaruh angin.

Sidakarya mengimbau pada masyarakat agar memperhatikan situasi dan kondisi saat beraktivitas di alam terbuka. “Dalam sebulan terakhir penanganan yang kami lakukan didominasi kejadian di perairan, perahu terbalik, terseret arus ataupun terjebak di tebing pantai, sebaiknya masyarakat bisa lebih waspada,” imbaunya.

Selama berlangsungnya upaya pencarian turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Balawista Pantai Pandawa, Banser Tanggap Bencana, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Badung Resmikan Bale Banjar Muluk Babi Sangeh, Bangga Kualitas Fisik Balai Banjar Luar Biasa

Published

on

By

bupati badung
RESMIKAN BALAI BANJAR: Bupati Wayan Adi Arnawa saat meresmikan Balai Banjar Muluk Babi, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal yang ditandai penandatanganan prasasti, Minggu (28/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Balai Banjar Muluk Babi, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, ditandai penandatanganan prasasti, Minggu (28/6). Peresmian dihadiri Anggota DPRD Badung I Putu Dendi Astra Wijaya, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta Gunawan, Perbekel dan Bendesa Adat Sangeh, Prajuru Adat dan Dinas serta krama Br. Muluk Babi. Peresmian bale banjar bertepatan dengan rangkaian Piodalan Mejaba Jero di Pura Melanting dan Pura Dalem Sukun. Bupati berkesempatan menghaturkan sembah bakti bersama krama banjar, memohon keselamatan dan kerahayuan jagat.

Bupati Adi Arnawa merasa bangga melihat fisik bangunan balai banjar Muluk Babi yang kualitasnya sangat baik. Termasuk bangunan parahyangan Pura Melanting dan Pura Dalem Sukun yang berada di areal balai banjar.

“Melihat dari bangunan balai banjar dan bangunan pura dengan hibah Rp 7,5 miliar di anggaran induk 2025, tiang tidak ragu kalau memang kualitasnya sangat luar biasa. Ini perlu menjadi contoh ke depan agar bangunan fisik di masyarakat berkualitas,” jelasnya. Ia juga akan berupaya membantu rencana karya ngenteg linggih yang dilaksanakan di Pura Dalem Sukun.

Selain itu Bupati juga menyampaikan program Pemerintah Badung yang telah dan akan direalisasikan kepada masyarakat. Mulai dari bantuan Rp 2 juta untuk hari raya keagamaan, pendidikan gratis bagi siswa SMA baik negeri maupun swasta, serta Beasiswa Nak Badung untuk kuliah S1 hingga wisuda bagi masyarakat yang kurang mampu. Untuk itu krama banjar diharapkan tetap menjaga persatuan, saling sagilik, saguluk, salunglung, sabayantaka serta bergotong-royong.

Sementara Prawartaka Karya I Made Nengah Wija atas nama krama banjar menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung yang telah membantu dari awal sehingga balai banjar dan parahyangan pura dapat terwujud. Ke depan pihaknya akan tetap memohon fasilitasi dan bantuan rencana karya ngenteg linggih selanjutnya.

“Kami atas nama krama banjar matur suksma kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Badung telah banyak membantu dan menuntaskan pembangunan balai banjar dan pura kami,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca