Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkot Denpasar Gelar Bimtek Fasilitasi, Asistensi dan Supervisi Penyusunan LPPD

Berikan Pemahaman dan Penajaman bagi Perangkat Daerah

Loading

BALIILU Tayang

:

bimtek lppd pemkot denpasar
BUKA BIMTEK: Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat membuka sekaligus memimpin pelaksanaan Bimbingan Teknis Fasilitasi, Asistensi dan Supervisi Penyusunan LPPD 2024 terhadap data tahun 2023 di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Senin (4/3). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menggelar Bimbingan Teknis Fasilitasi, Asistensi dan Supervisi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2024 terhadap data tahun 2023 yang dibuka Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Senin (4/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman, penajaman serta menyamakan persepsi terkait data dukung dalam penyusunan LPPD.

Kegiatan tersebut mendatangkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, yakni Plh. Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Dra. Imelda, MAP, Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Cindarkasih, S.Kom, M.Si, Pengevaluasi Program dan Kinerja pada Seksi Wilayah IIA Subdit Evaluasi Kinerja Wilayah II, Reni Sirait, SE., M.AP dan Pengelola Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Pada Seksi Wilayah IIIA, Naulia Fadhila, S.IP. Tampak hadir pula pimpinan OPD, Tim APIP serta instansi terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pada Pasal 69 menyebutkan bahwa kepala daerah berkewajiban untuk menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD).  Dimana, pemerintah pusat berkewajiban untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kota Denpasar.

Pihaknya menekankan agar dalam penyusunan dan penyampaian LPPD tidak hanya berorientasi kepada peringkat dan status kinerja, tapi bagaimana menyampaikan laporan dengan data yang benar, cara yang benar serta dilengkapi dengan eviden yang bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Karya Melaspas lan Mecaru’’ di Banjar Abian Kapas Kelod

“LPPD ini tidak hanya sekadar merekam kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, tetapi juga merupakan bentuk pertanggungjawaban. Kinerja yang baik dan optimal akan membangun kepercayaan masyarakat dan untuk menuju ke arah penyelenggaraan pemerintahan yang good governance,” ujarnya.

Dikatakannya, LPPD disusun berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, akurasi dan objektif. LPPD juga memuat satu kesatuan hasil pengukuran kinerja pemerintah daerah yakni capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, capaian kinerja pelaksanaan tugas pembantuan dan capaian standar pelayanan minimal. Sehingga dapat menjadi landasan dalam menentukan langkah-langkah strategis yang harus diambil untuk membenahi kinerja urusan pemerintahan yang belum optimal dilaksanakan.

‘‘Kami berharap kegiatan bimtek ini dapat menjadi media untuk memberikan pemahaman dan sekaligus penajaman terhadap perangkat daerah dalam hal penyajian data dan informasi untuk bahan penyusunan LPPD Kota Denpasar tahun 2024 terhadap data 2023 agar memperhatikan akurasi dan tingkat validitas yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya

Sementara, Plh. Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Dra. Imelda, MAP, dalam paparannya menjelaskan, secara umum, Pemerintah Kota Denpasar telah mampu menunjukkan peningkatan kinerja makro dari tahun 2021 hingga tahun 2022. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya IPM, menurunnya angka pengangguran, dan meningkatnya angka pertumbuhan ekonomi.

Dikatakannya, capaian kinerja Pemerintah Kota Denpasar pada Urusan Pendidikan mengalami peningkatan pada kurun waktu tahun 2021 sampai dengan tahun 2022. Hal ini dapat terlihat pada indikator partisipasi anak dalam PAUD mencapai 98,99 persen dan jenjang pendidikan menengah pertama mencapai 99,99 persen pada tahun 2022. sedangkan partisipasi anak pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan kesetaraan mencapai 100 persen.

Tak hanya pendidikan, secara umum kinerja Pemerintah Kota Denpasar pada urusan lainnya juga terus meningkat. Mulai dari urusan kesehatan, urusan pekerjaan umum dan penataan ruang, urusan perumahan rakyat dan kawasan permukiman, urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan urusan lingkungan hidup yang rata-rata mengalami peningkatan.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Ikuti Prosesi “Mepurwa Daksina” Pralingga Ida Bhatara di “Karya Pemelaspasan Alit” Pura Pengubengan Besakih

”Hal ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Denpasar agar terus mempertahankan capaian kinerja dan tetap menjadi perhatian serius peningkatan di berbagai bidang, terutama bidang pendidikan, hal ini dikarenakan pendidikan merupakan salah satu kebutuhan untuk memastikan kualitas SDM yang akan melanjutkan roda pembangunan daerah,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Putri Koster Tinjau Telajakan Desa Adat Batu Lantang, Berikan Apresiasi Rp 20 Juta untuk Warga

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan usai meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)
SERAHKAN BANTUAN: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menyerahkan bantuan usai meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, meninjau telajakan di sepanjang jalan menuju Pura Kahyangan Jagat Kancing Gumi, Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (7/6) pagi.

Sambil berbincang dengan warga setempat, ia tampak berkeliling meninjau telajakan yang sebelumnya telah ditata dan ditanami berbagai jenis tanaman hias oleh warga desa. Sesekali, ia juga memberikan masukan mengenai cara penataan telajakan agar tampak asri dan enak dipandang.

“Jika menanam tanaman, daunnya dipangkas terlebih dahulu untuk mengurangi stres air dan mendorong pertumbuhan akar,” jelasnya sambil memangkas daun tanaman yang tampak layu karena baru ditanam menggunakan gunting dahan.

Menurutnya, jenis tanaman yang dipilih juga harus diperhitungkan agar terlihat menarik dan tidak saling tumpang tindih dengan tanaman lainnya. Selain itu, pemeliharaan dan pemupukan juga harus mendapat perhatian yang baik.

Pupuk organik hasil pengelolaan sampah rumah tangga, lanjutnya, sangat bermanfaat untuk membantu menyuburkan tanah sekaligus memberikan nutrisi bagi tanaman di sekitar rumah. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk semakin giat melaksanakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).

Sebagai bentuk perhatian dan sesuai dengan janjinya saat meninjau pelaksanaan Kegiatan Kul-Kul PKK dan Posyandu di Desa Adat Batu Lantang pada 5 April 2026 lalu, Ny. Putri Koster memberikan apresiasi sebesar Rp 20 juta yang diserahkan langsung kepada Bendesa Adat Batu Lantang.

“Kalau dulu Ibu berjanji memberikan hadiah Rp 10 juta, sekarang Ibu tambahkan menjadi Rp 20 juta,” ujarnya.

Ia menyerahkan sepenuhnya pengelolaan dana tersebut kepada masyarakat, baik untuk pemberian penghargaan kepada warga dengan penataan telajakan terbaik maupun untuk membenahi telajakan yang masih perlu ditata di wilayah Desa Adat Batu Lantang.

Baca Juga  Gelar Monev, Ketua Dekranasda Denpasar Ajak IKM terus Berinovasi

“Tapi pesan Ibu satu, telajakan ini harus terus dirawat. Ibu ingin telajakan di Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali. Kemudian, untuk tiga telajakan lainnya, nanti Ibu akan tinjau kembali pada bulan Desember,” janjinya.

Sementara itu, Bendesa Adat Batu Lantang, I Made Sarpa, menyampaikan terima kasih atas perhatian Ny. Putri Koster kepada masyarakat Desa Adat Batu Lantang. Ia mengatakan bahwa apresiasi yang diberikan tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk semakin rajin merawat telajakan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster yang didampingi Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, juga menyerahkan bantuan sebanyak 200 kilogram beras kepada masyarakat Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Harapan yang Tumbuh di SRMP 17 Tabanan: Kisah Orang Tua Menyambut Masa Depan Anak

Published

on

By

prabowo di tabanan
HADIR DI SEKOLAH RAKYAT: Presiden Prabowo Subianto bersama orang tua siswa yang hadir di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Di tengah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026, tersimpan kisah-kisah perjuangan keluarga yang kini menemukan secercah harapan melalui program Sekolah Rakyat. Bagi banyak orang tua, sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, melainkan jalan bagi anak-anak mereka untuk meraih masa depan yang selama ini terasa begitu jauh.

Ni Putu Yuniawati menjadi salah satu orang tua yang merasakan langsung manfaat kehadiran Sekolah Rakyat. Dengan mata berbinar, Yuniawati menceritakan bahwa sang anak, Rizky kini memiliki cita-cita yang jelas. Rizky ingin menjadi insinyur pertanian. Bagi Yuniawati, mimpi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus harapan agar anaknya dapat meraih kehidupan yang lebih baik.

“Sekarang saya harap anak-anak saya tuh biar bangga mencapai tujuannya mereka sekolah karena kami orang tak punya. Saya mengucapkan sama Pak Presiden banyak terima kasih membantu orang-orang yang tak mampu,” ujar Yuniawati penuh haru.

Kisah serupa datang dari I Nyoman Sukonado, seorang buruh tani yang hadir dalam gelar griya sebagai orang tua calon siswa. Dengan penghasilan yang tidak menentu, jika ada pekerjaan, Sukonado selama ini menghadapi berbagai keterbatasan dalam membiayai pendidikan anak-anaknya. Dari enam orang anak yang dimilikinya, lima anak sebelumnya terpaksa berhenti sekolah setelah jenjang SMP.

“Saya juga berterima kasih banyak sekali kepada Bapak Prabowo yang punya program sebesar ini, membiayai masyarakat miskin seperti saya, biar bisa anaknya menimba ilmu. Saya banyak-banyak terima kasih,” ungkap Sukonado.

Bagi Sukonado, pendidikan adalah jalan untuk memutus rantai kemiskinan yang selama ini membelenggu keluarganya. Ia berharap sang anak kelak dapat memperoleh pekerjaan yang baik dan membantu keluarga di masa depan.

Baca Juga  Peringati Hari Ibu, DWP Kota Denpasar “Metirta Yatra” di Kabupaten Tabanan

Sementara itu, Ni Putu Megayani menyaksikan sendiri bagaimana Sekolah Rakyat membantu mengembangkan potensi anaknya, Ni Made Ayu Arini. Sejak bersekolah di SRMP 17 Tabanan, Arini terus menunjukkan prestasi, termasuk di bidang olahraga.

Sebelum masuk Sekolah Rakyat, Arini telah mencatatkan prestasi pada cabang lompat jauh tingkat provinsi. Setelah bersekolah di Sekolah Rakyat, bakatnya terus berkembang dan kini ia juga berprestasi di cabang bulu tangkis.

“Saya sangat bangga kepada anak saya karena anak saya bisa mandiri dan dia berprestasi di sekolah rakyat ini dan saya sangat bangga kepada anak saya sendiri karena dia bisa mandiri dan dia tidak mau menyulitkan saya sama bapaknya,” kata Megayani.

Sebagai seorang ibu yang berjuang membesarkan anak-anaknya di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Megayani mengaku sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan melalui program Sekolah Rakyat. Ia bahkan berharap anaknya yang lain juga dapat memperoleh kesempatan serupa pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Pak Prabowo telah mendirikan sekolah rakyat ini. Terima kasih Pak Prabowo atas semua yang diberikan kepada saya. Saya ingin anak saya tidak seperti saya yang tidak bisa membaca dan menulis. Saya ingin anak saya sukses nantinya, dan saya ingin anak saya melebihi diri saya sendiri,” tuturnya.

Kisah Yuniawati, Sukonado, dan Megayani menjadi gambaran nyata bagaimana pendidikan dapat menjadi jembatan harapan bagi keluarga-keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi. Melalui Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk belajar, mengembangkan potensi, dan mengejar cita-cita mereka.

Bagi para orang tua tersebut, kehadiran Sekolah Rakyat bukan hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus keluarga mereka. Di balik setiap ruang kelas, tumbuh harapan-harapan besar yang kini perlahan mulai menemukan jalannya. (gs/bi)

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Tinjau Bazar Pangan Banjar Tegal Kawan Pemecutan Klod

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Di SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo Tanamkan Pesan Pendidikan, Disiplin, dan Karakter

Published

on

By

prabowo di tabanan
MOTIVASI: Presiden Prabowo Subianto memotivasi para siswa dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Tabanan, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penuh motivasi kepada para siswa dan tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, saat melakukan kunjungan pada Minggu, 7 Juni 2026. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Kepala Negara mengajak para siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, mencintai orang tua, serta membangun karakter yang baik sebagai bekal meraih masa depan.

Di hadapan para siswa, guru, dan tenaga pendidik, Presiden Prabowo menekankan bahwa pendidikan dan kedisiplinan merupakan kunci untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Kepala Negara mengingatkan bahwa setiap anak merupakan harapan bagi keluarga yang telah bekerja keras demi masa depan mereka.

“Kamu harus nanti angkat orang tuamu, kamu harapan orang tuamu. Belajar, belajar, belajar yang baik. Hormati guru, cintai orang tua. Selalu rukun sama kawan, selalu baik sama orang lain, sopan santun,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak para siswa untuk menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan menghargai sesama. Menurut Presiden, sikap saling menghormati dan hidup rukun menjadi fondasi penting dalam mencapai keberhasilan.

“Jangan sekali-sekali jelek-jelekin orang, jangan benci orang lain. Hidup dengan baik. Rukun itu kunci dari keberhasilan,” tutur Presiden.

Selain kepada para siswa, Presiden Prabowo turut berpesan kepada kepala sekolah dan para tenaga pendidik untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Kepala sekolah, laksanakan tugasmu dengan sebaik-baiknya, didik anak didikmu dengan sebaik-baiknya, teliti, rajin, disiplin, berbuat yang terbaik,” pesan Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Peringati Hari Ibu, DWP Kota Denpasar “Metirta Yatra” di Kabupaten Tabanan
Lanjutkan Membaca