Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkot Denpasar Gelar Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Kesanga Festival 2025 dan PKB XLVII

Wawali Arya Wibawa Apresiasi Penampilan Duta Seni Kota Denpasar

Loading

BALIILU Tayang

:

evaluasi kesanga festival
FOTO BERSAMA: Wawali Arya Wibawa didampingi Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama dan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana berfoto bersama para duta seni Kota Denpasar dalam Rapat Evaluasi terkait pelaksanaan Kesanga Festival dan PKB XLVII di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Jumat (5/9) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar Rapat Evaluasi terkait penyelenggaraan Kesanga Festival Tahun 2025 dan juga keikutsertaan Kota Denpasar pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII, di Aula Dinas Kebudayaan, Jumat (5/9) malam.

Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh duta seni Kota Denpasar yang terlibat pada dua ajang tersebut, hadir langsung untuk menyerahkan Piagam Penghargaan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama dan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan, secara prinsip, pelaksanaan Kesanga Festival Tahun 2025 sudah berjalan dengan baik. Wawali Arya Wibawa memberikan apresiasi atas kegigihan panitia pelaksana kegiatan dalam penyelenggaraan festival Ogoh-ogoh Kota Denpasar tersebut, meski saat itu, sempat terkendala cuaca yang kurang baik.

“Kesanga Festival Kota Denpasar sudah menjadi tolak ukur dan percontohan bagi daerah lainnya untuk menggelar acara serupa. Namun, segala perbaikan dan peningkatan kualitas acara juga perlu kita lakukan, baik dari segi keamanan, ketertiban, dan detail acara lainnya,” ujarnya.

Selanjutnya, Wawali Arya Wibawa juga membahas terkait dengan keikutsertaan Kota Denpasar pada pelaksanaan PKB XLVII lalu. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas segala usaha dan jerih payah, serta kesungguhan para duta Kota Denpasar selama terlibat pada acara tersebut. Wawali Arya Wibawa menyebut, Pemerintah Kota Denpasar selalu berfokus terhadap pembinaan duta kesenian yang akan tampil di ajang pesta kesenian terbesar di Pulau Bali tersebut.

Meskipun demikian, Wawali Arya Wibawa juga menekankan, pada persiapan keikutsertaan tahun depan agar bisa menjadi perhatian untuk dilakukan perbaikan, sehingga kualitas penampilan para duta seni akan semakin baik. Selain itu, inovasi pada garapan kesenian harus juga ditingkatkan.

Baca Juga  Pantau Harga Kebutuhan Pokok dan Penerapan Transaksi Digital, Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartanto Kunjungi Pasar Phula Kerti Sesetan

“Kota Denpasar memiliki banyak sekali bibit-bibit seni yang bisa dibina. Kuantitas dan kualitas duta seni benar-benar harus kita perhatikan. Kepada seluruh duta seni, tanamkan juga di diri masing-masing bahwa kalian bukan lagi duta setingkat banjar atau desa, namun sudah menjadi perwakilan Kota Denpasar,” pesan Arya Wibawa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara pada kesempatan yang sama mengemukakan, pada pelaksanaan kedua ajang seni tersebut, setidaknya lebih dari 1.000 seniman terlibat di dalamnya.

Raka Purwantara dalam laporannya menjelaskan, meski pada pelaksanaan Kesanga Festival pada Maret lalu sempat terkendala cuaca buruk, namun pelaksanaannya tetap berjalan, dengan beberapa penyesuaian. Misalnya, pada gelaran Lomba Beleganjur Ngarap, yang sejatinya dilaksanakan di outdoor (Lapangan Puputan Badung) terpaksa dipindahkan ke area Gedung DNA.

Untuk itu, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada para peserta atas semangat untuk tetap berpartisipasi pada kegiatan itu.

Sementara untuk keikutsertaan pada PKB XLVII, Raka Purwantara mengemukakan, meski telah berhasil meraih juara 1 pada beberapa sektor lomba, yakni Lomba Gender, Lomba Mesatua Bali dan juga Melukis, beberapa catatan dan masukan para pengamat dan pembina kesenian akan menjadi dasar untuk peningkatan kualitas dan inovasi penampilan duta kesenian Kota Denpasar di tahun mendatang.

“Persiapan di tahun mendatang akan lebih ditingkatkan. Ini tentunya untuk terus menjaga bibit-bibit seni Kota Denpasar agar tetap berkualitas,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Kodam IX/Udayana Laksanakan Penyegaran Organisasi Melalui Sertijab Pejabat Satuan

Published

on

By

Kodam IX/Udayana
SERTIJAB: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana yang berlangsung khidmat bertempat di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Selasa (9/6/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps Pejabat Kodam IX/Udayana yang berlangsung khidmat bertempat di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan guna meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta kinerja satuan dalam menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.

Upacara yang berlangsung dengan penuh nuansa kebanggaan dan penghormatan tersebut turut diwarnai prosesi penciuman Pataka Kodam IX/Udayana sebagai simbol penghormatan dan wujud kecintaan terhadap satuan sebagai wadah pengabdian. Tradisi ini mencerminkan rasa bangga, loyalitas, dedikasi, serta penghargaan terhadap nilai-nilai perjuangan, kehormatan, dan jiwa korsa yang tertanam selama bertugas di Kodam IX/Udayana. Prosesi tersebut juga menjadi penegasan komitmen untuk terus menjaga nama baik satuan dan nilai-nilai Praja Raksaka di manapun penugasan dilaksanakan.

Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Brigjen TNI Subagyo W.G. beserta istri atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama melaksanakan tugas di lingkungan Kodam IX/Udayana. Pangdam menilai berbagai kontribusi yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Kodam IX/Udayana. Selanjutnya Brigjen TNI Subagyo W.G. mendapat amanah sebagai Staf Khusus Kasad.

“Atas nama pribadi dan seluruh warga Kodam IX/Udayana, saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Brigjen TNI Subagyo beserta istri yang telah mendedikasikan pengabdian yang luar biasa selama ini,” ujar Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada para pejabat baru, yakni Kolonel Inf Muhamad Dariyanto sebagai Irdam IX/Udayana, Kolonel Ckm dr. I Nyoman Indrawan, Sp.PD., FINASIM. sebagai Karumkit Tk. II Udayana Kesdam IX/Udayana, serta Kolonel Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa sebagai Wadanrindam IX/Udayana. Kehadiran para pejabat baru diharapkan mampu memberikan energi, gagasan, dan semangat baru dalam mendukung kemajuan organisasi.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Apresiasi Gelaran Handmad Art Collective Bertajuk Sarwaprani

Pangdam meyakini para pejabat yang menerima amanah jabatan memiliki pengalaman dan kapasitas yang memadai untuk menjalankan tugas dengan baik. Ia menekankan pentingnya melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pejabat sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi dan terobosan baru guna meningkatkan kualitas kinerja satuan serta memperkuat peran Kodam IX/Udayana dalam mendukung kepentingan pertahanan negara di wilayah Bali, NTB, dan NTT.

“Segera pelajari tugas, temukan terobosan dan gagasan baru serta berikan warna positif yang lebih segar guna meningkatkan kinerja satuan. Tanamkan tradisi satuan sebagai pengingat integritas Prajurit Praja Raksaka sejati,” tegas Pangdam.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution menyampaikan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari proses pembinaan personel dan organisasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas satuan, serta memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Serah terima jabatan merupakan momentum strategis dalam proses regenerasi kepemimpinan. Diharapkan para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat soliditas organisasi, serta menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi peningkatan kinerja Kodam IX/Udayana dalam mendukung tugas pokok TNI AD,” ujar Kapendam.

Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri Kasdam, Kapoksahli, para Danrem, Danrindam, para Asisten Kasdam, Perwira Staf Ahli, para Dan/Kabalakdam  IX/Udayana, Ketua, Wakil Ketua dan pengurus Persit KCK PD IX/Udayana, serta undangan lainnya.

Rangkaian acara serah terima jabatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat dari seluruh perwira yang hadir. Pergantian ini bukan sekadar rotasi tugas biasa, melainkan momentum penting bagi Kodam IX/Udayana untuk terus menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan efektivitas kinerja organisasi di masa mendatang. (gs/bi)

Baca Juga  Tekan Laju Inflasi, Kelurahan Sanur Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Nelayan

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PLN UP2D Bali Gandeng Desa Dauh Puri Kangin, Perkuat Keamanan Kelistrikan dan Perlindungan Masyarakat

Published

on

By

pln bali
SOSIALISASI: Perbekel Desa Dauh Puri Kangin Ni Ketut Anggreni Wati (kedua dari kanan) memberikan sambutan pada acara sosialisasi yang dilaksanakan oleh PLN UP2D Bali. (Foto: Hms PLN UID Bali)

Denpasar, baliilu.com – Upaya menjaga keselamatan masyarakat dari potensi bahaya kelistrikan sekaligus memastikan pasokan listrik yang andal bagi pelanggan terus dilakukan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan audiensi dengan Pemerintah Desa Dauh Puri Kangin, Denpasar, guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan ketenagalistrikan dan pentingnya perlindungan fasilitas strategis ketenagalistrikan.

Kegiatan yang dipimpin oleh Team Leader K3L dan Keamanan PLN UP2D Bali tersebut dilaksanakan karena lokasi kantor PLN UP2D Bali berada dalam wilayah administratif Desa Dauh Puri Kangin. Dengan kedekatan tersebut, masyarakat sekitar dinilai memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi operasional ketenagalistrikan.

Dalam sosialisasi tersebut, PLN menjelaskan perjalanan energi listrik dari pembangkit hingga sampai ke pelanggan, potensi bahaya kelistrikan yang dapat terjadi di lingkungan masyarakat, serta langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kecelakaan listrik dan kebakaran akibat instalasi yang tidak memenuhi standar. Materi juga mencakup edukasi mengenai bahaya aktivitas yang berpotensi mengganggu jaringan listrik, seperti mendirikan bangunan terlalu dekat dengan jaringan tegangan menengah maupun aktivitas lain yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan keandalan pasokan listrik.

Selain edukasi keselamatan kelistrikan, PLN juga memperkenalkan status kantor PLN UP2D Bali sebagai bagian dari Objek Vital Nasional (Obvitnas) bidang energi dan sumber daya mineral, khususnya pada fasilitas Distribution Control Center (DCC) dan Server SCADA Bali yang berperan penting dalam pengaturan dan pengendalian sistem distribusi tenaga listrik di Bali. Status tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 385.K/BN.05/MEM.S/2025.

Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga  Disperindag Denpasar Lakukan Kurasi Produk UMKM

“Keandalan pasokan listrik tidak hanya menjadi tanggung jawab PLN, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan ketenagalistrikan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga fasilitas Objek Vital Nasional agar tetap aman dan beroperasi secara optimal. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui layanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan,” ujar Petrus.

Menurutnya, fasilitas DCC dan Server SCADA Bali memiliki peran strategis dalam memantau dan mengendalikan sistem distribusi tenaga listrik di Bali sehingga aspek pengamanan menjadi bagian penting untuk menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan.

Sementara itu, Perbekel Desa Dauh Puri Kangin, Ni Ketut Anggreni Wati, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut dan mengapresiasi langkah PLN dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan pemerintah desa serta masyarakat.

“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini karena memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai keselamatan kelistrikan dan pentingnya menjaga fasilitas strategis yang berada di wilayah kami. Kami berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan PLN dapat terus terjalin sehingga tercipta lingkungan yang aman serta mendukung keandalan layanan listrik bagi masyarakat,” ungkap Ni Ketut Anggreni Wati.

Melalui kegiatan ini, PLN UP2D Bali berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, turut menjaga fasilitas ketenagalistrikan dari potensi gangguan, serta berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Sinergi antara PLN dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat keandalan sistem kelistrikan Bali sekaligus mendukung pelayanan listrik yang berkualitas bagi seluruh pelanggan. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Raih 13 Kali Opini WTP Beruntun, BPK RI: Pemprov Bali Komitmen dan Konsistensi Kelola Keuangan secara “Good Governance”

Published

on

By

wtp bali
RAIH OPINI WTP: Pemerintah Provinsi Bali kembali meraih Opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2025 yang dikeluarkan oleh BPK RI yang diserahkan oleh Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana dalam Sidang Paripurna ke-39 DPRD Provinsi Bali pada Senin (8/6). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Laporan tersebut diserahkan oleh Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana dalam Sidang Paripurna ke-39 DPRD Provinsi Bali pada Senin (8/6).

Capaian tersebut menjadikan Pemerintah Provinsi Bali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 13 kali berturut-turut sejak tahun 2012.

“Ini prestasi yang luar biasa. Suatu bentuk komitmen dan konsistensi Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pengelolaan keuangan secara good governance. Menunjukkan kinerja pemerintahan yang semakin baik dan semakin baik,” puji Nyoman Adhi.

Namun juga terdapat beberapa temuan yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah. Temuan tersebut mayoritas merupakan temuan berulang yang menunjukkan inefisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Oleh Sebab itu, kami berharap temuan-temuan berulang ini bisa direduksi, bisa diminimalisasi pada masa yang akan datang,” imbuhnya.

Kemudian, Anggota I BPK RI tersebut juga turut mengapresiasi atas berbagai prestasi yang telah diraih oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah apresiasi dari Kemendagri kepada Kepala Daerah berprestasi beberapa waktu lalu.

“Baik Pemerintah Provinsi, Kabupaten maupun Kota di wilayah Bali ini memiliki prestasi yang sangat luar biasa,” jelasnya menanggapi banyaknya penghargaan yang diborong oleh Pemerintah Provinsi Bali maupun Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah 2026.

Gubernur Koster Rutin Evaluasi Kinerja OPD dan Segera Tindaklanjuti Hasil Audit

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran BPK RI Perwakilan Provinsi Bali atas segala masukan, koreksi dan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan yang telah dilakukan. Ia menyampaikan bahwa ia telah menyusun rencana aksi (action plan) agar tindak lanjut hasil audit dapat terselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran.

Baca Juga  Pantau Harga Kebutuhan Pokok dan Penerapan Transaksi Digital, Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartanto Kunjungi Pasar Phula Kerti Sesetan

Di samping itu, Koster juga menjelaskan bahwa dirinya selalu memberikan arahan kepada sekda dan jajaran perangkat daerah agar selalu mengelola keuangan daerah dengan sebaik-baiknya.

“Harus jujur. Yang sakit dibilang sakit, yang sehat di bilang sehat. Jangan sampai yang sakit di bilang sehat. Astungkara saya sangat terbantu karena dibantu oleh Sekda dan jajaran Perangkat Daerah yang baik,” katanya.

Ia menambahkan bahwa ia rutin melaksanakan evaluasi kinerja Perangkat Daerah setiap tahunnya. Evaluasi tersebut berisikan rapor penilaian masing-masing perangkat daerah sesuai dengan capaian kinerja dari target-target yang telah ditentukan.

Lebih lanjut, penyerahan laporan hasil pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Provinsi Bali dan Gubernur Bali dilanjutkan dengan penyerahan hasil pemeriksaan BPK RI atas LKPD Kota/kabupaten se-Bali Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kota/kabupaten dan Walikota/Bupati se-Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca