Friday, 1 March 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Nasional STBM dan Kabupaten/Kota Sehat Kategori Tertinggi

BALIILU Tayang

:

penghargaan kota sehat denpasar
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, SE, MM saat menerima penghargaan Kota Sehat Kota Denpasar serta Forum Kota Sehat Kota Denpasar, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (28/11). (Foto: Hms Dps)

Jakarta, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar kembali berhasil menyabet dua penghargaan skala nasional. Kedua penghargaan yang berhasil diraih yakni penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Swasti Saba Wistara yang merupakan kategori tertinggi dan penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Kategori Pratama. Penghargaan ini diterima Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, SE, MM bersama Tim Pembina Kota Sehat Kota Denpasar serta Forum Kota Sehat Kota Denpasar, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (28/11).

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pemerintah daerah yang telah berhasil mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Sehat tahun 2023.

“Selamat kepada para kepala daerah yang sudah berhasil lebih baik dari yang lain dalam menciptakan kotanya yang lebih sehat,” jelasnya.

Pihaknya juga menekankan bahwa masalah kesehatan saat ini semakin kompleks khususnya di perkotaan. Hal ini disebabkan peduduk kota yang semakin banyak setiap tahunnya akibat urbanisasi yang tidak terelakkan. Menurutnya, dengan adanya urbanisasi yang tidak terelakkan ditambah perubahan iklim yang terjadi persoalan di kota semakin rumit termasuk masalah kesehatan.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut berysukur atas capaian dua penghargaan yang diraih Pemkot Denpasar. Hal ini membuktikan bahwa kerja keras, inovasi, program dan terobosan Pemkot Denpasar mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

Pihaknya mengajak seluruh jajaran Pemkot Denpasar untuk tidak cepat berpuas diri. Penghargaan ini hendaknya menjadi cambuk untuk terus berbuat optimal memberikan pelayanan bagi masyarakat. Sehingga apa yang menjadi dasar pemberian penghargaan ini berlanjut terhadap kemanfaatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Denpasar.

“Dengan diraihnya penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Wistara dan STBM Award Pratama diharapkan dapat mewujudkan kondisi Kota Denpasar yang bersih, aman, sehat dan nyaman untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya,” ujarnya.

Baca Juga  Perbaikan Jalan Nangka Mulai Digarap, Progres Awal Capai 3,5 Persen

“Dengan terlaksananya berbagai program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian sesuai dengan visi misi Kota Denpasar, semoga ke depan penghargaan ini dapat menjadi cambuk untuk terus berbuat dan berinovasi dalam menciptakan program yang berkemanfaatan bagi masyarakat Kota Denpasar,” imbuh Arya Wibawa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes mengatakan, penghargaan ini diraih setelah dilakukan penilaian dokumen, verifikasi lanjutan dan verifikasi lapangan oleh tim verifikasi pusat terhadap 9 tatanan yaitu tatanan kehidupan masyarakat sehat dan mandiri. Adapun indikator tersebut terdiri atas tatanan permukiman dan fasilitas umum, tatanan pendidikan, tatanan pasar, tatanan pariwisata, tatanan transportasi dan tertib lalulintas jalan, tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan perlindungan sosial, tatanan pencegahan dan penanganan bencana yang ada di Kota Denpasar.

Berkenaan dengan STBM Award lanjut Ayu Candrawati, penghargaan ini merupakan ajang pengakuan terhadap keberhasilan pemerintah daerah atas upaya percepatan perubahan perilaku masyarakat hidup sehat dengan tidak ada lagi praktik buang air besar (BAB) sembarangan. Dimana penghargaan ini diinisiasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

Menurut Ayu Candrawati, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Pemicuan 5 Pilar STBM ini bertujuan untuk memicu masyarakat agar mengubah perilaku yang merusak lingkungan dan  memfasilitasi masyarakat melakukan analisa terkait perilaku mereka dalam melakukan buang air besar untuk stop buang air besar sembarangan.

Pihaknya menambahkan, bahwa kunci keberhasilan pencapaian Kabupaten/Kota Sehat dan (STBM) Award terletak pada kolaborasi serta komitmen penuh lintas sektor, dari pemerintah daerah, swasta, LSM dan masyarakat, untuk memenuhi setiap indikator pada setiap tatanan di sektor masing-masing. Peran dan komiten mengupayakan sehingga mampu memacu percepatan pembangunan kesehatan lingkungan masyarakat hidup sehat dan produktif. (eka/bi)

Baca Juga  Wawali Pimpin Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Nataru dan Denfest 2023

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan

NEWS

Toleransi Saat Selebrasi, Bali United Selalu Berikan Warna Keindahan Sepak Bola Indonesia

Published

on

By

selebrasi bali united
SELEBRASI: Momentum perayaan gol atau selebrasi yang dilakukan oleh sejumlah pemain Bali United dari sudut garis lapangan setelah unggul dari Persis Solo hari Kamis (29/2) malam. (Foto: Hms baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United selalu memberikan warna dalam keindahan sepak bola Indonesia dan menjadi salah satu klub modern yang terus mengalami perkembangan.

Hal terbaru yang terjadi adalah saat momentum perayaan gol atau selebrasi yang dilakukan oleh sejumlah pemain Bali United dari sudut garis lapangan setelah unggul dari Persis Solo hari Kamis (29/2) malam seperti dikutip dari laman baliutd.com.

Beberapa pemain melakukan ucap syukur sesuai kepercayaan atau agama yang dianut mereka tanpa membawa kepentingan pribadi dalam lapangan.

Beberapa pemain tersebut tertangkap kamera dari sudut lapangan dengan kepercayaan masing-masing, ada yang bersujud, menengadah ke langit, dan mengatup kedua tangan yang disejajarkan di atas dahi mereka.

Sontak kedamaian terlihat dari cara mengucap syukur beberapa pemain Bali United tersebut setelah unggul dari tamunya.

Selebrasi ini bukan kali pertama dan sudah sering dilakukan dalam beberapa kali momentum ketika suatu pertandingan dilakoni oleh Serdadu Tridatu. Tentu khalayak pecinta sepak bola Indonesia masih ingat bagaimana selebrasi toleransi ini terjadi saat tahun 2017 silam.

Terlihat Miftahul Hamdi, Yabes Roni dan Ngurah Nanak tertangkap kamera saat mengucap syukur atas gol yang berhasil tercipta ke gawang Perseru Serui kala itu.

Pasca-selebrasi toleransi itu mendunia, beberapa momentum lainnya juga kerap terjadi baik di musim 2018 hingga musim 2023/24 kali ini.

Toleransi sendiri memiliki makna adalah sikap saling menghargai satu sama lain dengan saling pengertian tanpa menaruh stigma buruk terhadap SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan).

Melalui selebrasi toleransi ini mengingatkan kita bahwa sepak bola bukan hanya sarana hiburan tetapi menjadi wadah mempersatukan sebagai sesama manusia yang saling menghargai.

Baca Juga  Perbaikan Jalan Nangka Mulai Digarap, Progres Awal Capai 3,5 Persen

Mudah-mudahan bukan hanya melalui selebrasi sepak bola saja, dalam kehidupan bersosialisasi nilai toleransi ini mampu dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus yang akan datang. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

United in Diversity Bali Campus, Sebuah Learning Hub, Katalisator dan Ruang Kolaborasi di Bali

Published

on

By

UID bali campus
MEDIA GATHERING: Tantowi Yahya - Presiden United in Diversity (tengah), Robi Kurnia – Marketing Communication Manager UID Bali Campus (kiri), dan Bunga Sri Hidayat - Program dan Event Manager UID Bali Campus (kanan) saat acara media gathering di UID Bali Campus, Kura Kura Bali, Jumat (1/3/2024). (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – United in Diversity (UID) pada Jumat, 1 Maret 2024 menggelar media gathering di UID Bali Campus, Kura Kura Bali. Media gathering ini dilakukan untuk memperkenalkan United in Diversity, dan inisiatif-inisiatif yang dilakukannya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tantowi Yahya – Presiden United in Diversity, Robi Kurnia – Marketing Communication Manager UID Bali Campus, dan Bunga Sri Hidayat – Program dan Event Manager UID Bali Campus.

Nimas Mega, Direktur UID Bali Campus di kesempatan terpisah menjelaskan bahwa United in Diversity merupakan sebuah yayasan yang misinya untuk menjadi platform pendidikan yang menghubungkan tri-sector, yakni pemerintah, sektor privat dan masyarakat, karena UID percaya bahwa kolaborasi antar 3 sektor itu mampu untuk menciptakan Indonesia yang damai dan bersatu. United In Diversity sendiri hadir di Indonesia pada tahun 2003 sebagai respons terhadap turunnya kepercayaan masyarakat pada saat itu terhadap pemerintah dan berbagai stakeholder, UID hadir untuk mewujudkan kolaborasi-kolaborasi, menggandeng para leader, untuk menciptakan aksi konkret demi Indonesia dengan tujuan yang sama.

Pada saat memberikan opening remarks, Presiden United in Diversity, Tantowi Yahya mengatakan, “Secara garis besar, United in Diversity hadir untuk menjadi jembatan tiga sektor tersebut selama 20 tahun terakhir. Indonesia butuh sebuah platform yang berani dan berkualitas untuk menjadi penghubungnya, makanya UID ada, menggandeng MIT, Tsinghua University, Universitas Indonesia, dan stakeholder lainnya, dan berpegang pada orientasi Solusi.”

Ia juga menambahkan, “Hari ini, UID pun hadir di Bali, di Kura Kura Bali, menganut sebuah paham yang menurut saya sangat baik, yaitu Tri Hita Karana, menjadikan UID lebih secara utuh membantu untuk menciptakan Indonesia damai dan Bersatu.”

Baca Juga  Pemkot Denpasar Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Dauh Puri Kauh

Di Bali sendiri, UID Bali Campus ada di Kura Kura Bali, Pulau Serangan, dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo tahun 2022 saat pelaksanaan G20 di Bali. Gedung UID Bali Campus dibuat untuk menjadi Center of Future Knowledge, yang membuka seluas-luasnya kolaborasi sebagai pondasi utama setiap kegiatannya, menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan menyebarluaskan SDG’s. Lokasinya berada sangat strategis karena berada tidak jauh dari pusat kota Denpasar, Sanur, Nusa Dua, dan lokasi-lokasi penting seperti bandara, pelabuhan dan lokasi-lokasi wisata yang ramai di Bali.

‘’Di sini, kami juga memiliki beberapa center seperti Tsinghua Southeast Asia Center, Center of G20 Bali Global Blended Finance Alliance, UN-SDSN (United Nations- Sustainable Development Solutions Network), Rocky Mountain Institute Southeast Asia, TUS GBA, TiE (The IndUS Entrepreneurs) Indonesia Chapter, dan lainnya,” jelas Nimas Mega.

“Dalam proses mewujudkan tujuan-tujuan UID, UID memiliki beberapa program unggulan yang saat ini menjadi program-program yang sukses menciptakan dampak keberlanjutan atau sustainable impact, antara lain kelas Public Speaking, co-class, IDEAS, Bekal Pemimpin, dan kepemimpinan Theory-U yang memberikan jiwa UID di dalamnya. Beberapa kegiatan berbayar, dan banyak juga yang bisa diikuti dengan cuma-Cuma,” jelas Nimas Mega.

“Selain program-program tersebut, di UID Bali Campus sendiri, kami melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat rutin, berkolaborasi dengan berbagai stakeholder di Bali, dengan harapan kami bisa terus memberikan manfaat untuk masyarakat. Kami sangat aktif untuk hal ini,” tambah Nimas Mega.

Koleksi Bali Abode Art Gallery yang berada di lantai dasar UID Bali Campus. (Foto: gs)

Hal lainnya yang menarik dari UID Bali Campus adalah sustainable building atau gedung yang ramah lingkungan, yang terbuat hampir 80% dari material daur ulang. Di sini para pengunjung dapat melihat langsung bagaimana arsitektur gedung yang menarik dengan konsep yang dibuat dengan memanfaatkan waste material. “Dalam setiap kegiatan yang dilakukan di sini, kita juga mengajak panitia pelaksana, EO, peserta untuk tidak menggunakan plastik satu kali pakai. Dalam seluruh aspek kegiatan di sini, kami sebisa mungkin terus mempromosikan kesadaran terhadap lingkungan,” ujar Bunga di sesi tanya jawab pada kegiatan ini.

Baca Juga  Wawali Pimpin Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Nataru dan Denfest 2023

“Ke depannya UID Bali Campus ingin mengajak lebih banyak stakeholder, baik pemerintah, perusahaan atau privat untuk bersama-sama berkolaborasi untuk melakukan sesuatu, menciptakan solusi untuk Indonesia, dan untuk masyarakat, kami juga mengundang keikutsertaannya dalam kegiatan-kegiatan yang akan ada di UID Bali Campus. UID ada sebagai katalisatornya, tugas kami untuk memfasilitasinya,” sebut Robi.

Dalam beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, UID Bali Campus pernah berkolaborasi dengan Basa Bali, Universitas Udayana, NCPI, Bali Investment Club, dan masih banyak lainnya. Di skala yang nasional dan internasional, kolaborasi juga terjalin dengan berbagai pihak seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, British Council, dan beberapa organisasi internasional lainnya, dengan total lebih dari 190 kerja sama dengan partner dan organisasi.

Di akhir acara, Tantowi Yahya mengatakan, “Di sini selain ada kegiatan-kegiatan yang sudah disebutkan tadi, di sini ada Starbucks, anda bisa membeli oleh-oleh di Bali Abode Shop dan bisa berkunjung juga ke Bali Abode Art Gallery, dimana anda bisa melihat koleksi-koleksi bersejarah tentang Bali dan hubungannya dengan Majapahit”. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bali dan Rumania Ingin Perkuat Kerja Sama di Berbagai Bidang

Published

on

By

kerja sama bali rumania
TUKAR MENUKAR CINDERAMATA: Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya tukar menukar cinderamata saat menerima kunjungan Duta Besar Rumania untuk Indonesia H.E. Mr. Dan Adrian Balanescu bertempat di Ruang Tamu Kediaman Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, pada Jumat (1/3).  (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya menerima kunjungan Duta Besar Rumania untuk Indonesia H.E. Mr. Dan Adrian Balanescu yang saat itu didampingi oleh Konsul Jenderal Kehormatan untuk Rumania di Bali Dr. Yoga Iswara bertempat di Ruang Tamu Kediaman Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, pada Jumat (1/3).

Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk mendiskusikan kemungkinan penguatan kerja sama di berbagai bidang antara Bali dan Rumania, serta mendiskusikan kerja sama Sister Province antara Bali dan Arges di Rumania.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Dan Adrian Balanescu menjelaskan bahwa Bali sangat terkenal di kalangan masyarakat Rumania, dan menjadikan pulau kecil ini sebagai destinasi liburan favorit oleh warganya. “Kami juga ingin mengundang masyarakat Bali untuk mengunjungi Rumania terutama Arges yang terletak di pegunungan serta memiliki kekayaan alam yang unik. Untuk itu kami ingin memperkuat kerja sama di bidang travel agent,” jelasnya dalam kesempatan yang turut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Gede Arya Sugiartha, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Ketut Sukra Negara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Bali Dr. KN Boy Jayawibawa dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok. Bagus Pemayun.

Selain itu, ia juga menawarkan berbagai kerja sama seperti kerja sama bidang pertanian. Dengan tekstur tanah yang berlereng di kota Arges, Rumania juga terkenal sebagai salah satu penghasil anggur terbaik di Eropa. Sehingga ia pun ingin membangun kerja sama ekspor impor dengan hasil pertanian di Bali. Sementara di bidang pendidikan, pihaknya mengaku ingin mengembangkan kerja sama antara Universitas Udayana dengan Universitas di Arges.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Terima CSR Truk Sampah dari BI Bali

“Mungkin dalam bentuk pertukaran SDM seperti dosen dan profesor serta pertukaran mahasiswa,” imbuhnya. Ke depan ia juga ingin mengajak masyarakat Bali untuk bekerja di Rumania, begitu juga sebaliknya, karena pertukaran keterampilan dari kedua belah pihak juga dipandang penting.

“Terakhir saya ingin mengundang Bapak Pj. Gubernur beserta jajaran untuk berkunjung ke Arges beserta menandatangani MoU Sister Province, untuk keberlanjutan kerja sama kita,” tutupnya.

Pj. Mahendra Jaya pun menanggapi seraya mengapresiasi berbagai dukungan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Rumania untuk Bali. Ia mengatakan bahwa Bali merupakan pulau kecil yang tidak memiliki Sumber Daya Alam seperti mineral maupun batubara, namun Bali memiliki keunikan budaya dan alam yang mempesona serta masyarakat yang ramah, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata favorit dunia.

Ia pun mengutarakan ketertarikannya untuk memperkuat kerja sama ini, terutama memperkuat SDM Bali melalui pertukaran keterampilan antara masyarakat dari negara masing-masing. Selain itu menurutnya Bali mempunyai bonus demografi, dimana warga berusia produktif yang cukup banyak. “Sehingga kami akan upayakan langkah-langkah konkret agar anak-anak kami bisa bekerja di Rumania,” tutupnya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca