Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster melepas pemberangkatan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelepasan bantuan berlangsung di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar pada Senin (31/8). Bantuan dikoordinasikan melalui Korem 163/Wira Satya dengan melibatkan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Bali.
Bantuan dikonsolidasikan dari berbagai unsur pemerintah daerah di Bali. Sebanyak 9 truk diberangkatkan menuju NTT. Logistik yang dikirim antara lain: mie instan, biskuit, beras, minyak goreng, dan berbagai perlengkapan kebutuhan masyarakat lainnya.
Bantuan logistik ini untuk meringankan beban masyarakat NTT yang terdampak bencana alam, memberikan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang menjalani proses pemulihan, dan menunjukkan solidaritas dan kepedulian masyarakat Bali terhadap masyarakat NTT.
Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra menyampaikan bahwa kegiatan bantuan kemanusiaan dilakukan melalui koordinasi dengan Gubernur Bali. Seluruh bantuan dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Bali dikonsolidasikan menjadi satu pengiriman.
Sebanyak 9 truk diberangkatkan menuju wilayah NTT. Perjalanan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3 hari 2 malam. Pengiriman dilakukan dengan koordinasi dan pengawalan agar bantuan dapat tiba sesuai waktu dan dalam kondisi baik.
Danrem menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali, para bupati/walikota, serta seluruh pihak yang telah mendukung bantuan kemanusiaan tersebut. Danrem menyampaikan rasa duka dan simpati Bali terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.
“Kondisi di wilayah terdampak mulai memasuki tahap pemulihan dan pembangunan kembali.
Bantuan diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat terdampak,“ ucapnya.
Kegiatan turut dihadiri Walikota Denpasar, Wakil Bupati Tabanan, Wakil Bupati Jembrana, unsur terkait lainnya.
Sementara Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi inisiatif Danrem 163/Wira Satya dalam mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan untuk NTT.
“Seluruh kabupaten/kota bersama Pemerintah Provinsi Bali bergotong-royong mengumpulkan bantuan. Bantuan kemudian dikonsolidasikan dan diberangkatkan dalam 9 truk. Gotong-royong tersebut menunjukkan kepedulian Bali terhadap masyarakat NTT,” tandas Koster.
Gubernur secara khusus mengapresiasi gotong-royong pegawai Pemerintah Kota Denpasar.
Bantuan yang dihimpun dari lingkungan Pemerintah Kota Denpasar mencapai lebih dari Rp 700 juta. Ia menilai partisipasi tersebut menunjukkan semangat berbagi dan kepedulian Bali terhadap masyarakat NTT.
Gubernur Koster memahami perjalanan menuju NTT memiliki tantangan medan dan akses yang cukup sulit. Ia meminta seluruh tim yang membawa bantuan untuk mengutamakan keselamatan. Pengemudi diminta bergantian selama perjalanan untuk menjaga kondisi dan keselamatan. Ia berharap seluruh bantuan dapat tiba dengan selamat dan dalam kondisi utuh. Bantuan diharapkan tiba di NTT dengan aman. Selanjutnya bantuan akan diserahkan kepada pusat penerimaan bantuan di Bajo. Gubernur Koster berharap proses pengiriman dan penyerahan bantuan berjalan lancar.
Pengumpulan bantuan dari Bali masih terus dilakukan. Bantuan tahap berikutnya masih terbuka kemungkinan untuk kembali dikirim apabila jumlah bantuan yang terkumpul mencukupi. Pemerintah dan masyarakat Bali menunjukkan komitmen untuk terus mendukung masyarakat NTT dalam proses pemulihan pascabencana.
Pengiriman bantuan menjadi wujud nyata solidaritas, gotong-royong, kepedulian, dan rasa kemanusiaan masyarakat Bali kepada masyarakat NTT. Bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban masyarakat terdampak dalam proses pemulihan dan pembangunan kembali. (gs/bi)