Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pemkot Uji Coba CFD di Kawasan Lapangan Niti Mandala dan Lumintang Denpasar

BALIILU Tayang

:

car
Suasana Uji Coba pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Lapangan Puputan Niti Mandala Renon dan di kawasan Taman Kota Lumintang pada Minggu (11/9). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Setelah sempat dihentikan selama dua tahun lebih, Car Free Day (CFD) di Denpasar kembali digelar. Pemkot Denpasar melalui Dinas Perhubungan melaksanakan uji coba pelaksanaan Car Free Day di dua kawasan tersebut pada Minggu (11/9). Keduanya yakni kawasan Lapangan Puputan Niti Mandala Renon dan di kawasan Taman Kota Lumintang. CFD digelar kembali setelah selama dua tahun lebih dihentikan lantaran pandemi Covid-19.

Di hari pertama pelaksanaan uji coba car free day ini masyarakat cukup antusias memanfaatkan momen ini untuk berolahraga hingga bersepeda. Salah seorang masyarakat mengikuti CFD, Wayan Agus Pratama menyambut gembira dibukanya kembali car free day ini.

“Saya sering olahraga ke sini pagi dan sore setiap hari. Dengan adanya car free day ini suasananya jadi lebih meriah dan bisa lebih leluasa berolahraga tanpa waswas,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan pelaksanaan car free day ini digelar menyusul melandainya kasus Covid-19 di Denpasar. Sehingga memungkinkan untuk dilaksanakan kegiatan dengan mobilitas massa yang banyak.

“Sekarang Denpasar sudah zona hijau dan ada beberapa wilayah yang masih zona kuning. Kami ingin uji coba dulu hari ini,” kata Sriawan.

Setelah dilakukan uji coba ini, pihaknya mengaku akan membuka secara resmi minggu depan. Pelaksanaan car free day ini merupakan wahana bagi masyarakat berolahraga, sehingga tercipta warga Denpasar sehat. Selain juga bertujuan untuk mengurangi polusi udara.

Dalam pelaksanaan selanjutnya pihaknya akan terus melakukan penjagaan dengan melibatkan berbagai stakeholder. Dimana, hari ini petugas yang melakukan penjagaan di Lapangan Renon sebanyak 60 petugas dari Dinas Perhubungan, Kepolisian hingga petugas Linmas  Desa Sumerta Kelod. Sementara untuk di Lumintang dikerahkan sebanyak 20 personel atau petugas.

Baca Juga  Antisipasi Banjir, PUPR Denpasar Gerak Cepat Bersihkan Sampah Rompes Pohon Liar di Sungai

“Seiring dengan melandainya kasus dengan status Denpasar PPKM  Level 1, serta untuk menghilangkan kejenuhan masyarakat, maka CFD yang merupakan program Pemkot Denpasar kembali dibuka. Namun masyarakat yang datang ke CFD tetap diimbau agar tetap menerapkan prokes, dan uji coba pertama berjalan dengan lancar,” ujar Sriawan. (ags/eka)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Buka Porsenides Canggu, Bupati Ungkap Solusi Jalan Baru Sepanjang 4,7 Km

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Porsenides Desa Canggu 2026 di Lapangan Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara.
HADIRI PORSENIDES: Bupati Adi Arnawa saat hadiri Porsenides Desa Canggu 2026 di Lapangan Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (22/8). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Desa Canggu 2026 di Lapangan Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (22/8). Dalam acara tersebut, Bupati menyaksikan langsung pementasan fragmen tari “Ki Begawan Canggu” yang mengangkat sejarah dan asal-usul desa setempat, sekaligus menyoroti solusi konkret penanganan kemacetan infrastruktur pariwisata.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Badung Made Suryananda Pramana dan I Gede Aryantha, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa beserta jajaran Tripika, Perbekel Canggu I Wayan Suarya, Perbekel Pererenan, perwakilan Perbekel Tibubeneng, Bendesa Adat Canggu I Nyoman Siana, serta para tokoh adat, dinas, dan masyarakat Canggu.

Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap karya seni tersebut sebagai langkah strategis memperkuat identitas budaya dan mendukung pariwisata berbasis budaya yang autentik.

“Fragmen tari ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi menjadi medium untuk menjaga memori kolektif, nilai budaya, dan jati diri masyarakat. Ketika sejarah dan budaya dikemas secara kreatif, desa dapat memperkuat daya saing destinasi dan menghadirkan pengalaman wisata yang autentik,” kata Adi Arnawa.

Di tengah pesatnya pertumbuhan pariwisata Canggu, Bupati Adi Arnawa secara terbuka menyoroti persoalan krusial berupa kemacetan akut dan tingginya tekanan terhadap kapasitas infrastruktur transportasi, khususnya di kawasan Canggu dan Tibubeneng. Ia menegaskan mobilitas yang terhambat dapat menurunkan kenyamanan wisatawan dan merusak daya saing destinasi.

Sebagai solusi nyata, Pemkab Badung saat ini tengah menggenjot pembangunan jalur konektivitas alternatif. Jalur ini akan menghubungkan kawasan Canggu-Berawa-Banjar Umalas-Seminyak-Kedampang hingga ke Teuku Umar Barat dengan total panjang sekitar 4,7 kilometer.

“Untuk tahap awal 2026, kami berharap ruas sepanjang 4,7 kilometer ini dapat diselesaikan pada akhir Desember nanti. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendistribusikan arus lalu lintas secara optimal dan memecah konsentrasi kendaraan di Canggu serta Tibubeneng,” jelasnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Ajak Generasi Muda Lebih Kreatif dan Inovatif

Tidak berhenti di sana, Pemkab Badung juga memproyeksikan pembangunan jalan pintas (shortcut) dari kawasan Gatot Subroto Barat pada tahun anggaran 2027–2028 sebagai langkah jangka panjang.

“Jangan sampai destinasi yang sangat diminati justru menghadapi kejenuhan akibat persoalan mobilitas. Kekuatan pariwisata Bali bukan hanya soal fasilitas dan keindahan alam, tetapi juga kemampuan masyarakat menjaga dan mengembangkan identitas budayanya,” tegas Bupati Adi Arnawa.

Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan hadiah kepada para pemenang turnamen bola voli Porsenides Desa Canggu 2026. Dalam kompetisi tersebut, Tim Porba Banjar Babakan sukses keluar sebagai juara pertama. Posisi juara kedua diraih oleh tim Macan Canggu, disusul oleh tim Putra Roket Banjar Tegal Gundul yang mengamankan tempat ketiga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Apresiasi Peken Jasindo 2026, Dorong UMKM Tabanan Semakin Berdaya

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri pelaksanaan Peken Jasindo Tahun 2026 di Taman Bung Karno – Garuda Wisnu Singasana, Tabanan.
PEKEN JASINDO: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri pelaksanaan Peken Jasindo Tahun 2026 di Taman Bung Karno – Garuda Wisnu Singasana, Tabanan, Sabtu (22/8). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Hal tersebut terlihat saat Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadir sekaligus memberikan apresiasi langsung terhadap pelaksanaan Peken Jasindo Tahun 2026 di Taman Bung Karno – Garuda Wisnu Singasana, Tabanan, Sabtu (22/8). Mengusung tema “Peken Jasindo Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, kegiatan ini menjadi ruang mempertemukan ekonomi rakyat, budaya, pariwisata, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekda beserta para asisten dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, serta jajaran direksi Asuransi Jasindo. Peken Jasindo menghadirkan puluhan bazar UMKM, program CSR, talkshow, workshop, Difabel Berkarya, pelayanan publik, seni dan hiburan musisi lokal maupun nasional hingga doorprize. Turut diserahkan Bantuan 6 Pilar Program TJSL Jasindo, meliputi pemberdayaan dan peningkatan SDM, sarana literasi, beasiswa dan tongkat tuna netra bagi difabel, promosi Desa Wisata Nyambu, perlindungan asuransi kecelakaan diri bagi pelaku UMKM dengan total nilai pertanggungan Rp800 juta, serta 40 unit tenda bazar bagi pelaku UMKM.

Saat membuka kegiatan, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jasindo karena memilih Tabanan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Ia menilai Peken Jasindo bukan sekadar event, melainkan ruang strategis untuk mempertemukan berbagai potensi daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh jajaran PT Jasindo, dan saya sampaikan apresiasi yang setingginya karena Jasindo memilih Tabanan bukan hanya sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan tetapi sebagai ruang mempertemukan ekonomi rakyat, budaya, pariwisata, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Bupati Sanjaya.

Baca Juga  Antisipasi Banjir, PUPR Denpasar Gerak Cepat Bersihkan Sampah Rompes Pohon Liar di Sungai

Orang nomor satu di Tabanan itu juga menilai pemilihan Tabanan sangat tepat mengingat daerah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM sekaligus didukung karakter sebagai daerah agraris. “Terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Tabanan, kita patut berbangga. Jadi di Bali, Tabanan yang dipilih. Karena Kabupaten Tabanan merupakan tumbuh kembangnya UMKM, ada 900 UMKM hampir 1000, tepat sekali karena Tabanan merupakan daerah agraris, bahan baku untuk semua sumber UMKM ada di Tabanan,” ungkapnya.

Menurutnya, Peken Jasindo Tabanan 2026 membawa pesan penting bahwa ekonomi rakyat harus diberikan ruang dan UMKM harus menjadi bagian aktif dalam pembangunan. Pertumbuhan ekonomi juga harus berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan dan kebudayaan.

“Saya melihat Peken Jasindo Tabanan bukan hanya sekadar sebuah event melainkan sebuah pesan bahwa ekonomi rakyat harus diberikan ruang, pesan bahwa UMKM tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan dan pesan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan bersama dengan berkelanjutannya lingkungan dan kebudayaan,” tegasnya.

Bupati Sanjaya juga mengapresiasi konsep kegiatan yang dinilai holistik karena mencakup ekonomi, pendidikan, edukasi lingkungan, budaya bersih dan sehat, pengembangan SDM melalui digitalisasi, pelayanan publik, serta perlindungan keselamatan dan kesehatan.

“Peken Jasindo Tabanan 2026 ini telah dirancang dengan pendekatan yang sangat baik dan menarik, yaitu ekonomi melalui UMKM, ada pendidikan, dengan kehadiran anak-anak tadi, juga ada edukasi dan lingkungannya tentang budaya bersih dan sehat dan pengembangan SDM dengan digitalisasi dan pelayanan publik, serta perlindungan keselamatan dan kesehatan, ini semua holistik menyangkut semua kegiatan,” sebutnya.

Ia menegaskan kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal hubungan yang lebih panjang antara Jasindo, Pemkab Tabanan, UMKM, komunitas dan masyarakat. “Ekonomi tidak boleh hanya mengejar angka saja, ekonomi harus menghadirkan manfaat. Untuk itulah saya sangat apresiasi gagasan Peken Jasindo yang memberikan ruang promosi dan transaksi bagi UMKM melalui booth, voucher, talkshow, workshop serta berbagai aktivitas kebudayaan,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Bupati Sanjaya juga menyampaikan ungkapan turut berbela sungkawa dan keprihatinan atas musibah yang terjadi di NTT.

Baca Juga  Buka Workshop Bank Sampah dan Pengelolaan TPS 3R, Sekda Alit Wiradana Ajak Masyarakat Kelola Sampah Berbasis Sumber

Sementara itu, Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel, mengatakan Peken Jasindo merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. “Sebagai korporasi kami tidak hanya menargetkan profitabilitas tetapi kami juga ingin memberikan sesuatu kembali pada masyarakat sehingga acara ini bisa terlaksana hari ini,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini mampu menggerakkan UMKM Tabanan melalui bazar, business matching, networking, talkshow dan workshop sehingga semakin berkembang dan naik kelas.

Andy Samuel juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tabanan atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain mendorong UMKM, Jasindo turut menghadirkan Gerakan Tabanan Peduli NTT sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat di Flores serta menerapkan konsep zero waste event sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. “Terima kasih kepada Bapak Bupati beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan, sehingga acara ini bisa berlangsung dengan baik dan semoga masyarakat Tabanan bisa menikmati acara yang diselenggarakan malam ini,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Komit Bangun Ekosistem Ekonomi, Bupati Adi Arnawa Hadiri HUT BKS-LPD Badung

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT BKS-LPD Kabupaten Badung di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung.
HADIRI HUT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat hadir di HUT BKS-LPD Kabupaten Badung di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Sabtu (22/8). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Badan Kerjasama Lembaga Perkreditan Desa (BKS-LPD) Kabupaten Badung merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (22/8). Perayaan ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Mengusung tema “26 Tahun BKS LPD Badung Mengabdi, Bersinergi dalam Harmoni Wujudkan LPD Sehat, Kuat, Berkelanjutan, Desa Adat Berdaulat”, momentum ini menjadi tonggak penguatan ekonomi berbasis adat di Badung.

Seusai acara, Bupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar BKS-LPD Badung terus menumbuhkan rasa kebersamaan, semakin maju, produktif, dan tetap teguh pada prinsip Tri Hita Karana. Ia menegaskan, Pemkab Badung berkomitmen penuh mendukung LPD, tidak hanya dari aspek permodalan tetapi juga melalui penguatan ekosistem ekonomi makro.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun ekosistem ekonomi. Saya memulai dari infrastruktur. Karena saya percaya dengan infrastruktur orang akan semakin nyaman untuk berinvestasi. Dampaknya ekonomi akan tumbuh dan akan berdampak pada pendapatan masyarakat Badung khususnya, dan Bali secara umum. Itu cara berpikir kami untuk bagaimana ada keberpihakan kami kepada semua entitas yang ada di Badung,” ucapnya.

Prestasi gemilang BKS-LPD Badung mendapat apresiasi tinggi dari Ketua BKS-LPD Provinsi Bali, Nyoman Cendikiawan. Dalam sambutannya, Cendikiawan mengungkapkan bahwa LPD Badung menjadi barometer di tingkat Provinsi, di mana banyak program kerjanya diadopsi oleh BKS-LPD Provinsi Bali.

Saat ini, Kabupaten Badung memiliki 122 LPD yang didukung oleh 1.331 karyawan, dengan total aset yang sangat fantastis mencapai Rp 11 triliun. Angka ini menyumbang kontribusi besar bagi perekonomian Bali.

“Mewakili LPD se-Provinsi Bali, saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk BKS-LPD Kabupaten Badung. Total aset LPD se-Provinsi Bali saat ini mencapai Rp 36 triliun, dan 31 persen dari total aset tersebut berasal dari LPD Badung. Mari kita bersama-sama dengan para mitra menjaga LPD agar tetap eksis dan jaya guna mengajegkan seni, adat, dan budaya Bali,” ungkap Cendikiawan.

Baca Juga  Antisipasi Banjir, PUPR Denpasar Gerak Cepat Bersihkan Sampah Rompes Pohon Liar di Sungai

Sementara itu, Ketua Panitia HUT, Ketut Sender, dalam laporannya menjelaskan bahwa perayaan ini merupakan wujud rasa syukur atas eksistensi LPD di Badung, sekaligus wadah silaturahmi untuk meningkatkan kebersamaan antar-karyawan LPD.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, perayaan HUT Ke-26 ini juga dirangkaikan dengan aksi penyerahan bantuan sembako (tali kasih) kepada penyandang disabilitas di wilayah Desa Adat Kwanji, Sempidi. Dana kegiatan ini bersumber dari kas BKS-LPD Badung serta para donatur.

“Melalui kesempatan ini, saya menyampaikan mari kita jaga dan kembangkan LPD menjadi lembaga keuangan yang kokoh guna mendorong pembangunan desa dan sekaligus menyejahterakan masyarakat,” kata Ketut Sender.

Acara ini turut dihadiri Kepala Kantor BPD Bali Cabang Mangupura dan Badung, perwakilan Jamkrida Provinsi Bali, serta Kabag Audit LP LPD Bali, Bendesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung, Ketua BKS-LPD Kabupaten Badung, serta seluruh jajaran Ketua dan karyawan-karyawati LPD se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca