Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Pemprov Bali Gelontorkan Rp 51,96 Miliar sebagai Bonus Atlet Berprestasi di PON XXI dan Peparnas XVII

S. M. Mahendra Jaya Tegaskan Bonus sebagai Bentuk Komitmen Dukungan Pemprov Bali untuk Dunia Olahraga dan Motivasi Para Atlet

Loading

BALIILU Tayang

:

SERAHKAN BONUS: Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, saat secara simbolis menyerahkan bonus di ruang rapat Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Senin (17/2). (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali secara resmi memberikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Solo tahun 2024. Total anggaran yang digelontorkan untuk penghargaan ini mencapai Rp 51,96 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Bali tahun 2025.

Bonus tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, secara simbolis di ruang rapat Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Senin (17/2).

S. M. Mahendra Jaya dalam sambutannya mengaku sangat bangga dan terharu karena, di sisa masa jabatannya yang tinggal menghitung hari, ia masih berkesempatan menyerahkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kerja keras, dan perjuangan para atlet dalam meraih prestasi di kancah nasional.

“Kami sangat menyadari bahwa prestasi ini bukanlah hasil dari perjalanan yang singkat, tetapi buah dari latihan disiplin, perjuangan tanpa lelah, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujar Pj. Gubernur.

Pemberian bonus ini baru dapat direalisasikan sekitar empat bulan setelah pelaksanaan PON dan Peparnas karena harus menyesuaikan dengan siklus serta prosedur penetapan anggaran daerah. Pj. Gubernur juga menegaskan bahwa Pemprov Bali berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan olahraga dan kesejahteraan atlet, agar semakin termotivasi untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami ingin agar semangat juang para atlet tetap terjaga dan semakin berkembang. Dengan penghargaan ini, kami berharap lahir generasi atlet baru yang mampu membawa nama Bali semakin bersinar di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Pj. Gubernur Bali kembali menegaskan komitmen Pemprov Bali dalam mendukung pembinaan olahraga di daerah, termasuk peningkatan fasilitas, kesejahteraan atlet, serta program pembinaan yang berkelanjutan.

Baca Juga  BI dan Pemprov Bali Luncurkan Website PIKBS Guna Memacu Investasi, Perdagangan dan Pariwisata

Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pemberian bonus total Rp 51,96 miliar sebagai apresiasi atas prestasi luar biasa para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang di PON XXI Aceh-Sumut dan Peparnas XVII Solo 2024. Selain sebagai bentuk penghargaan, insentif ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda untuk terus berjuang dan membawa kejayaan bagi Bali di masa depan.

“Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jadilah inspirasi bagi generasi berikutnya. Semoga sukses selalu menyertai langkah kalian!” tutup Pj. Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali, IKN Boy Jayawibawa, menjelaskan bahwa total penerima penghargaan sebanyak 391 orang, terdiri atas 217 atlet dan 141 pelatih/ofisial PON XXI, serta 22 atlet dan 11 pelatih/ofisial Peparnas XVII.

“Dalam PON XXI Aceh-Sumut 2024, kontingen Bali yang terdiri atas 217 atlet dan 141 pelatih/ofisial berhasil meraih total 134 medali, dengan rincian 36 emas, 38 perak, dan 60 perunggu. Prestasi ini menempatkan Bali di peringkat 7 dari 39 provinsi yang berpartisipasi. Sementara itu, dalam Peparnas XVII di Solo, kontingen Bali yang terdiri atas 22 atlet dan 11 pelatih/ofisial berhasil membawa pulang 33 medali, terdiri atas 11 emas, 7 perak, dan 15 perunggu, sehingga Bali menempati peringkat 12 dari 33 provinsi,” jelasnya merinci.

Lebih jauh, Boy Jayawibawa mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memberikan penghargaan berupa piagam dan bonus uang yang bervariasi sesuai jenis medali yang diperoleh maupun jenis lomba yang diikuti, dengan total anggaran mencapai Rp 51,96 miliar. Sebesar Rp 46 miliar dialokasikan untuk apresiasi bagi kontingen Bali di PON XXI Aceh-Sumut 2024, yang disalurkan melalui hibah kepada KONI Bali. Selain itu, Rp 5,96 miliar diberikan sebagai penghargaan kepada kontingen Bali di Peparnas XVII Solo 2024, melalui belanja penghargaan pada DPA Disdikpora Bali.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Tinjau Perkebunan Jeruk Keprok Tejakula Bantuan Pemprov Bali

Adapun rincian bonus yang diterima atlet, pelatih, dan ofisial adalah sebagai berikut:

PON XXI Aceh-Sumut 2024

• Medali emas: Rp 85.000.000 – Rp 220.000.000

• Medali perak: Rp 45.000.000 – Rp 95.000.000

• Medali perunggu: Rp 20.000.000 – Rp 50.000.000

Pelatih yang mengantarkan atlet meraih medali juga menerima bonus dengan rentang nilai antara Rp 16,6 juta hingga Rp 220 juta, tergantung pada tingkat prestasi yang dicapai atletnya.

Peparnas XVII Solo 2024

• Medali emas: Rp 108.000.000 – Rp 220.000.000

• Medali perak: Rp 91.000.000

• Medali perunggu: Rp 47.500.000

Pelatih yang mendampingi atlet di Peparnas juga mendapatkan apresiasi dengan besaran bonus yang sama dengan atlet, mulai dari Rp 47,5 juta hingga Rp 220 juta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Turnamen Cabor Domino Piala Panglima TNI Semarakkan HUT Ke-81 TNI, Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Published

on

By

Irdam IX/Udayana Buka Turnamen ORADO Piala Panglima TNI
BUKA TURNAMEN: Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhammad Dariyanto membuka Turnamen ORADO (Olahraga Domino Nasional) Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kodim 1611/Badung, Minggu (27/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhammad Dariyanto membuka Turnamen ORADO (Olahraga Domino Nasional) Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Kodim 1611/Badung, Minggu (27/9/2026). Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Bali, Danrem 163/Wira Satya, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari Open Turnamen ORADO 101 Piala Panglima TNI yang digelar secara serentak di 101 kota di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain turnamen domino, kegiatan turut dirangkaikan dengan kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

Dalam sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto yang dibacakan Irdam IX/Udayana, disampaikan bahwa turnamen domino tidak sekadar menjadi ajang permainan dan hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkokoh kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat.

“Kehadiran masyarakat bersama prajurit TNI menunjukkan bahwa TNI dan rakyat memiliki hubungan yang sangat dekat. Hubungan tersebut merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara, karena TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan pada akhirnya pengabdian TNI ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara,” demikian amanat Pangdam IX/Udayana.

Pangdam juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, disiplin, dan rasa persaudaraan. Setiap peserta diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia, serta menghormati setiap keputusan wasit dan penyelenggara.

Menang atau kalah menurut Pangdam, merupakan bagian dari sebuah perlombaan. Hal yang lebih penting adalah menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat persahabatan, persatuan, dan kebersamaan, bukan justru menciptakan jarak di antara sesama.

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan Omicron, Pemprov Bali Lakukan Konversi BOR RS Covid-19 di Bali

“Mari kita perkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan kebersamaan, komunikasi, dan gotong royong, kita akan mampu menjaga persatuan serta bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa, khususnya bagi masyarakat di wilayah Bali, NTB, dan NTT,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengcab ORADO Bali Dewa Made Mahayadnya menyampaikan bahwa olahraga domino meskipun tergolong cabang olahraga yang relatif muda, namun perkembangannya cukup pesat dan mendapat antusiasme masyarakat. Karena itu, pembinaan dan kompetisi perlu terus ditingkatkan agar perkembangannya semakin terarah.

“Domino tidak hanya menjadi permainan di tengah masyarakat, tetapi harus terus dikembangkan sebagai cabang olahraga yang memiliki organisasi, aturan, pembinaan, dan kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Dewa Made Mahayadnya.

Pembukaan turnamen kemudian ditandai dengan penekanan tombol secara bersama sebagai tanda dimulainya pertandingan. Para peserta selanjutnya mengikuti Turnamen ORADO Piala Panglima TNI dengan menunjukkan kemampuan terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa ORADO Piala Panglima TNI memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi yang mempertemukan prajurit TNI dan masyarakat dalam suasana akrab, sportif, dan penuh kebersamaan.

“Turnamen ini menjadi salah satu bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Melalui olahraga, komunikasi dan silaturahmi dapat terbangun dalam suasana yang lebih akrab, sehingga semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat,” ujar Kapendam.

Kapendam menambahkan, keterlibatan UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut turut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dengan membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada para peserta maupun masyarakat yang hadir.

“Semangat yang dibangun dalam kegiatan ini adalah kebersamaan. TNI bersama rakyat bersinergi melalui olahraga, silaturahmi, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Inilah semangat yang ingin terus kita pelihara dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Rabies Masih Ancaman Serius, Pemprov Bali Gencarkan Vaksinasi Hewan Penular

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dukung Perjuangan Bali United U-13 di Piala Soeratin Nasional, Gubernur Koster Support Rp 45 Juta

Published

on

By

Gubernur Koster Dukung Bali United U-13 ke Piala Soeratin
TERIMA AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran tim Bali United U-13 yang akan mewakili Bali pada ajang nasional Piala Soeratin Seri Nasional, di Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Semangat anak-anak muda Bali untuk mengharumkan nama daerah mendapat dukungan langsung dari Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam audiensi di Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/9), Koster menerima jajaran tim Bali United U-13 yang akan mewakili Bali pada ajang nasional Piala Soeratin Seri Nasional.

Sebanyak 25 pemain dan lima ofisial akan membawa nama Bali dalam kompetisi tersebut. Di hadapan para pemain muda, Koster memberikan dukungan sekaligus doa agar mereka mampu tampil maksimal dan menjadikan kesempatan bertanding di tingkat nasional sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka sebagai pesepakbola.

Dukungan itu tidak hanya disampaikan melalui kata-kata. Gubernur Wayan Koster juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 45 juta untuk mendukung keberangkatan dan perjuangan tim Bali United U-13 di ajang nasional tersebut.

Bagi para pemain yang masih berada di usia pembinaan, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri. Mereka tidak hanya datang membawa nama klub, tetapi juga membawa harapan untuk menunjukkan bahwa talenta-talenta muda Bali mampu bersaing di panggung nasional.

Manager Bali United U-13, Alit Wardika, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Bali. Menurutnya, doa dan dukungan dari pemerintah daerah menjadi energi tambahan bagi seluruh pemain dan ofisial yang akan berjuang membawa nama Bali.

“Pak Gubernur sangat mendukung dan mendoakan anak-anak agar bisa berjuang maksimal. Kami sangat mengapresiasi doa dan support yang luar biasa dari Bapak Gubernur Bali,” ujar Alit.

Ia menegaskan, dukungan tersebut akan dijawab dengan kerja keras seluruh tim. Para pemain, kata dia, akan berjuang sekuat tenaga agar dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menjaga nama baik Bali di kompetisi nasional.

Baca Juga  Bali Raih Penghargaan Sebagai Provinsi dengan Pendataan KUMKM Terbaik Tahun 2022

“Tentu kami akan berjuang habis-habisan membawa nama Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Head Coach Bali United U-13, Frandika, terus menggembleng para pemain meski persiapan menuju kompetisi nasional dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Keterbatasan waktu tidak menyurutkan keyakinannya terhadap kemampuan anak-anak asuhnya.

Di balik usia mereka yang masih belia, para pemain tersebut kini menghadapi tantangan yang tidak kecil. Mereka harus membawa semangat bertanding, disiplin, sekaligus keberanian untuk menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Pertemuan dengan Gubernur Koster pun menjadi bagian penting sebelum mereka berangkat. Bukan sekadar menerima dukungan, para pemain mendapatkan pesan bahwa perjuangan di lapangan juga menjadi bagian dari upaya membawa nama Bali melalui prestasi.

Dengan doa, dukungan, dan kerja keras yang telah dipersiapkan, Bali United U-13 kini bersiap menatap Piala Soeratin Seri Nasional. Dari Bali, mereka berangkat membawa satu tekad: bertanding sekuat tenaga dan memberikan yang terbaik untuk daerah yang mereka wakili. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Gelar Mola-Mola Cup II, Ratusan Atlet Buleleng dan Karangasem Turun Berlomba

Published

on

By

Atlet Berlomba di Mola-Mola Cup II Buleleng
MOLA-MOLA CUP: Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club saat menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club kembali menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). Kejuaraan ini diikuti 303 atlet dari kelompok yunior hingga senior asal Buleleng dan Karangasem.

Mola-Mola Cup II mempertandingkan 143 nomor dalam lomba yang berlangsung sehari penuh. Jumlah peserta meningkat sekitar 50 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Peserta berasal dari delapan klub renang di Buleleng dan satu klub dari Kabupaten Karangasem.

Penanggung jawab pelaksanaan, Wayan Setaya yang sekaligus Ketua Club Mola-Mola, mengatakan kejuaraan tersebut digelar sebagai wadah bagi perenang, mulai dari pemula hingga senior, untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur perkembangan kemampuan mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menemukan bibit-bibit perenang potensial.

“Kami konsisten melaksanakan kegiatan seperti ini untuk memfasilitasi perenang mulai dari pemula hingga senior. Selain memberikan pengalaman berlomba, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara mencari bibit-bibit perenang berbakat untuk nantinya bisa berlomba di tingkat yang lebih tinggi,” kata Wayan Setaya.

Menurut Wayan, Mola-Mola Cup akan dilaksanakan secara berkala sebagai bahan evaluasi program pembinaan masing-masing klub. Kompetisi juga diharapkan mendorong atlet untuk terus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang diselenggarakan Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng dengan tingkatan lebih tinggi.

Ditambahkan, berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di Kolam Nirmala Asri dengan panjang standar, Mola-Mola Cup II menggunakan Kolam Tirta Asih Mumbul yang memiliki panjang 25 meter. Pemilihan lokasi tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan pengalaman kepada atlet agar mampu beradaptasi dengan karakter kolam yang berbeda.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Tinjau Perkebunan Jeruk Keprok Tejakula Bantuan Pemprov Bali

“Semata-mata kami memberi pengalaman bagi atlet untuk mencoba dan mengetahui karakter kolam yang digunakan. Atlet perlu memahami kondisi masing-masing kolam ketika mengikuti perlombaan,” imbuh Wayan.

Sementara itu Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Made Sumarga Jaya menyambut positif pelaksanaan Mola-Mola Cup II. Ia menilai kompetisi di tingkat klub menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan atlet.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Jika setiap klub mampu menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala, tentunya akan semakin banyak perenang berbakat yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan klasifikasinya,” kata Made.

Untuk diketahui Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng selanjutnya dijadwalkan menggelar kejuaraan bertaraf nasional Den Bukit Cup II pada Desember 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca