Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Penanaman Serentak Satu Juta Hektar Bibit Jagung di Badung

Bupati Nyoman Giri Prasta Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Desa Sibanggede

Loading

BALIILU Tayang

:

penanaman jagung serentak badung
PENANAMAN SERENTAK: Bupati Nyoman Giri Prasta bersama jajaran Polri melaksanakan penanaman serentak satu juta hektar bibit jagung di Desa Sibanggede, Abiansemal, Selasa (21/1). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sebagai bagian dari upaya percepatan program ketahanan pangan nasional, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melaksanakan penanaman serentak satu juta hektar bibit jagung di Desa Sibanggede, Abiansemal, Selasa (21/1).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengimplementasikan sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat kedaulatan pangan dan memberdayakan masyarakat lokal melalui sektor pertanian.

Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga sebagai upaya menciptakan dampak ekonomi yang signifikan. Dengan fokus pada pemberdayaan komunitas lokal, penanaman jagung serentak ini diharapkan dapat membuka peluang baru, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan di berbagai daerah.

Sebelum penanaman jagung di lahan yang telah disediakan, para peserta mengikuti Rakor melalui zoom dengan Mentan dan Kapolri di Wantilan Srijati. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional ini. “Dalam pelaksanaannya, Polri tidak hanya bertindak sebagai penggerak kelompok tani, tetapi juga sebagai fasilitator yang menjembatani kebutuhan petani dengan Kementerian Pertanian (Kementan),” ujarnya.

Langkah ini memastikan bahwa bantuan pemerintah tepat sasaran, sehingga hasilnya dapat dirasakan secara maksimal oleh petani. Selain itu Kapolri Sigit juga menyampaikan bahwa Polri juga menjalankan empat inisiatif utama, yaitu Program Pekarangan Pangan Bergizi, yang memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Program Pemanfaatan Lahan Produktif, untuk mengoptimalkan hasil pertanian dari lahan yang tersedia. Program Pengawasan Distribusi, guna memastikan pemerataan distribusi pangan dan Program Rekrutmen Personel Polri dengan Kompetensi Khusus, yang melibatkan ahli di bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Upacara ‘’Melaspas’’ dan ‘’Pasupati Tapakan’’ di Pura Kahyangan Anyar Br. Dajan Peken Mengwitani

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi terhadap inisiatif Polri yang berperan aktif dalam berbagai program ketahanan pangan. Salah satu target utama adalah meningkatkan produksi jagung nasional hingga 4 juta ton pada tahun 2025, atau setara dengan kenaikan 25% dari produksi saat ini. Program ini memanfaatkan lahan perkebunan dan lahan kering dengan pendekatan metode tumpang sari dan monokultur.

“Sinergi untuk Kemandirian Pangan, Kementerian Pertanian, Polri, TNI, dan pemerintah daerah akan bekerja sama untuk memastikan keberhasilan program ini. Rapat koordinasi antara Polri, Kementan, Kementerian Desa, dan Bulog telah dilakukan untuk menyusun langkah strategis mencapai target penanaman 1,7 juta hektar jagung,” ujar Menpan.

Bupati Nyoman Giri Prasta di sela-sela acara mengatakan Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Pertanian dan didukung oleh Bapak Kapolri, telah mencanangkan penanaman jagung satu juta hektar di seluruh wilayah Indonesia. “Kami, Pemerintah Kabupaten Badung, siap menggerakkan program ini secara luas. Dengan 9.200 hektar lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan, termasuk untuk metode tumpang sari, kami optimis kontribusi kami akan signifikan,” ucapnya.

Bupati menambahkan, salah satu kunci keberhasilan program ini adalah memastikan hasil panen petani terserap dengan baik. “Kami telah membentuk badan pangan dan perusahaan pasar pangan di Kabupaten Badung untuk membeli hasil panen petani langsung, tanpa perantara. Prinsip kami jelas bela petani, beli hasilnya, dan mewujudkan kebanggaan menjadi petani,” ujarnya.

Ia mengharapkan, ke depan program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga sebagai model pembangunan berkelanjutan di sektor pertanian. Selain jagung, Kabupaten Badung juga akan mengeksplorasi potensi komoditas pangan lain sebagai pendamping beras. Dengan langkah ini, diharapkan Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga kembali menjadi negara eksportir pangan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Atma Wedana Desa Adat Kukub Perean Tengah Baturiti

“Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi Kabupaten Badung tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Implementasi yang berkelanjutan dan konsisten menjadi kunci keberhasilan untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang sesungguhnya,” imbuh Giri Prasta.

Hadir menyukseskan kegiatan tersebut Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Kasdam Brigjen TNI Hartono, Perwakilan Pj. Gubernur, Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara, Forkopimda Prov. Bali dan Badung, Kadis Pertanian Badung, Camat Abiansemal, Perbekel se-Abiansemal, Kelompok Tani dan Masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Penerapan Ganjil-Genap Terbukti Efektif, Diperpanjang Sampai 23 Oktober 2026

Published

on

By

Menteri ESDM dan Gubernur Koster Beri Keterangan
BERIKAN KETERANGAN: Menteri ESDM didampingi Gubernur Bali Wayan Koster memberikan keterangan usai memimpin rapat koordinasi pada Senin, 19 Oktober 2026, di Kantor Pertamina Sanggaran, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Penerapan Sistem Ganjil-Genap dalam Pengisian BBM di SPBU Wilayah Provinsi Bali yang berlaku pada tanggal 17-19 Oktober 2026, diperpanjang sampai Hari Jumat, 23 Oktober 2026.

Perpanjangan dilakukan atas pertimbangan bahwa penerapan sistem ganjil-genap terbukti sangat efektif dalam mempercepat distribusi dan pelayanan BBM di SPBU mengurangi arus kendaraan ke SPBU, tidak terjadi antrean panjang di jalan menuju SPBU, sehingga tidak terjadi kemacetan seperti sebelumnya.

Keputusan Perpanjangan Penerapan Sistem Ganjil-Genap setelah dibahas dalam Rapat Gubernur Bali bersama Pertamina Wilayah Bali, masukan Walikota/Bupati se-Bali, Petugas SPBU, dan masyarakat luas yang disampaikan melalui berbagai media, terutama media sosial.

Perpanjangan Penerapan Sistem Ganjil-Genap juga sudah dilaporkan dalam Rapat Koordinasi, pada Senin, 19 Oktober 2026, di Kantor Pertamina Sanggaran, Denpasar. Rapat dipimpin oleh Bapak Menteri ESDM, dan dihadiri oleh Kapolda Bali, Kasdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Kepala BPH Migas, Dirut Pertamina, dan Dirut Pertamina Patra Niaga beserta jajaran.

Penerapan Sistem Ganjil-Genap tidak diberlakukan bagi kendaraan ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan niaga pengangkut logistik, kendaraan penumpang umum, kendaraan antar jemput makanan/minuman & kebutuhan pokok sehari-hari.

Namun, jika hasil pemantauan lapangan memperlihatkan penyediaan & distribusi BBM serta antrean di SPBU berjalan normal, maka penerapan sistem ganjil-genap dapat dihentikan sebelum tanggal 23 Oktober 2026.

Keberhasilan percepatan penanganan distribusi dan pelayanan BBM di SPBU adalah berkat kerja keras dan sinergi-kolaborasi bersama Pertamina, Pengelola SPBU, serta dukungan Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Walikota/Bupati se-Bali, dan partisipasi masyarakat Bali.

Oleh karena itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada: Jajaran Pertamina dan Pengelola SPBU yang telah bekerja keras mengoperasikan SPBU selama 24 jam, Anggota TNI yang telah membantu menjadi tenaga operator SPBU, Kepolisian yang telah menjaga keamanan di SPBU, Walikota/Bupati yang telah memantau pelayanan BBM di SPBU, serta adanya pengertian, kesabaran, dan ketertiban masyarakat Bali selama menunggu giliran pengisian BBM di SPBU, dan partisipasi/kepedulian masyarakat secara spontan dengan berbagi minuman dan makanan kepada masyarakat yang tengah mengantre BBM di SPBU. Sikap kebersamaan dan gotong-royong dari semua pihak ini telah berkontribusi besar dalam mewujudkan Bali yang aman, nyaman, kondusif, dan damai, demi Nindihin Gumi Bali, Pulau Dewata yang kita cintai bersama.

Baca Juga  Bupati Badung Sabet Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden

Dalam mengatasi permasalahan serius distribusi dan pelayanan BBM di SPBU, Gubernur Bali, Wayan Koster, telah menerapkan kombinasi beberapa upaya: meminta Pertamina membuka SPBU selama 24 Jam (khususnya di Denpasar dan Badung); bekerja dari rumah (WFH) bagi Pegawai Pemerintah dan Swasta; pembelajaran secara daring untuk semua jenjang pendidikan; meminta dukungan tenaga TNI sebagai operator di SPBU; meminta dukungan Kepolisian mengawal Truk Tangki BBM dari Depo Manggis dan Sanggaran ke SPBU dan pengamanan SPBU; mengatur volume BBM maksimum 3 liter untuk roda dua dan maksimum 20 liter untuk roda empat; serta menerapkan sistem ganjil-genap, tanggal 17-19 Oktober 2026.

Menteri ESDM menyampaikan mengenai ketersediaan BBM Nasional yang mencukupi selama16-20 hari ke depan, sehingga dari sisi volume pasokan BBM ke daerah-daerah seharusnya tidak bermasalah.

Berdasarkan data posisi tanggal 19 Oktober 2026, Dirut Pertamina Patra Niaga melaporkan stok BBM di Bali dalam kondisi aman, terdiri dari: 30,136 juta liter Pertalite (cukup sampai 11 hari), 11,045 juta liter Pertamax (cukup sampai 8 hari), 1,752 juta liter Biosolar (cukup sampai 5 hari), dan 10,356 juta liter Solar (cukup sampai 11 hari).

Menteri ESDM memerintahkan kepada Dirut Pertamina dan Dirut Pertamina Patra Niaga agar volume pengiriman BBM ke Bali ditambah sehingga ketersediaan mampu mencukupi minimum sampai 15 hari.

Menteri ESDM juga menegaskan dan mengingatkan bahwa Bali merupakan destinasi pariwisata dunia, kejadian kelangkaan BBM di Bali dapat berdampak negatif terhadap citra Bali dan Indonesia dihadapan masyarakat dunia. Oleh karena itu, alokasi BBM ke Bali harus mendapat perhatian serius, memastikan ketersediaan BBM yang cukup, jangan sampai terulang kejadian kelangkaan BBM di Bali. Menteri ESDM sekaligus memberi arahan kepada jajaran Pertamina untuk bekerja dengan baik dan responsif dalam menyediakan dan mendistribusikan BBM ke SPBU, serta melakukan kontrol terhadap operasi SPBU. (gs/bi)

Baca Juga  HUT Ke-23 SIP School, Bunda PAUD Badung Gaungkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-47 Sekaa Teruna Putra Laksana, Wabup Bagus Alit Sucipta Beri Apresiasi Pemuda Banjar Bersih, Darmasaba

Published

on

By

Wabup Badung Hadiri HUT Sekaa Teruna Putra Laksana
HADIRI HUT STT: Wabup Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini saat menghadiri puncak perayaan HUT Ke-47 Sekaa Teruna Putra Laksana di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Minggu (18/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mengapresiasi kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni, adat, dan tradisi Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri puncak perayaan HUT Ke-47 Sekaa Teruna (ST) Putra Laksana sekaligus STPL Youth Culture Festival di Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Minggu (18/10).

Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 ini mengusung tema “Yuva Kalā Saṃskṛti Utsava”, yang berarti Merajut Kreativitas Pemuda, Melestarikan Seni dan Budaya, serta Mempererat Persaudaraan Dalam Harmoni.

Wabup menyatakan kebanggaannya atas inisiatif pemuda menggelar lomba gender dan tari baris sebagai upaya nyata menjaga warisan leluhur di tengah kemajuan zaman.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada adik-adik Sekaa Teruna Putra Laksana. Kegiatan STPL Youth Culture ini merupakan wujud nyata pelestarian seni, adat, dan tradisi Bali yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” ujarnya.

Sebagai wujud dukungan, Pemkab Badung menyerahkan bantuan dana motivasi senilai Rp 60 juta. Anggaran ini dialokasikan masing-masing Rp 30 juta untuk mendukung Lomba Gender dan Rp 30 juta untuk lomba Tari Baris. Wabup mengingatkan peran strategis pemuda sebagai benteng pertahanan kebudayaan dan penggerak utama pariwisata Bali.

“Kabupaten Badung dan Bali memiliki benteng utama berupa kebudayaan. Jika bukan kita, generasi muda, yang meneruskan tradisi megambel, menari, dan belajar seni, siapa lagi ? Tanpa budaya, pariwisata Bali tidak akan memiliki daya tarik. Karena itu, Pemkab Badung akan selalu hadir mendukung kreativitas pemuda,” tambah Bagus Alit Sucipta yang juga mengapresiasi keberhasilan ST. Putra Laksana meraih Juara Harapan I pada ajang Saka Fest tingkat Kabupaten.

Baca Juga  Upacara ‘’Melaspas’’ dan ‘’Pasupati Tapakan’’ di Pura Kahyangan Anyar Br. Dajan Peken Mengwitani

Sementara itu, Ketua Panitia I Kadek Khrisna Hari Senjaya melaporkan festival dua hari ini diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan budaya, mulai dari lomba bendera hias tingkat Bali, jalan sehat, senam, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga lomba tari baris tunggal dan tari maskot.

Acara ini turut dihadiri anggota DPD RI Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI I Wayan Sudirta, anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini, Plt. Camat Abiansemal beserta unsur Forkopimcam, Perbekel Desa Darmasaba beserta perangkat desa, BPD, TP. PKK Desa Darmasaba, Bendesa Adat Tegal, para prajuru adat, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa, Sinergi Pemkab Badung Dengan Perwakilan BPKP Bali

Published

on

By

Pembukaan Workshop Keuangan dan Pembangunan Desa
BUKA WORKSHOP: Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung, Luh Suryaniti saat membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (19/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan dan keuangan desa agar lebih transparan, akuntabel, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Komitmen ini ditegaskan dalam Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Ruang Pertemuan Kerta Gosana, Kantor Bupati Badung, Senin (19/10).

Kegiatan bersinergi dengan Perwakilan BPKP Provinsi Bali ini dihadiri 180 peserta dari unsur perbekel, sekretaris desa, ketua BPD, camat, hingga perwakilan OPD. Agenda ini mengusung tema “Tata Kelola Keuangan Desa yang Berkualitas dalam Rangka Peningkatan Kemandirian Desa yang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa”.

Bupati Badung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung, Luh Suryaniti, menekankan bahwa desa merupakan garda terdepan pembangunan daerah.

“Tata kelola keuangan desa yang berkualitas dinilai sebagai fondasi penting untuk memastikan pembangunan desa berjalan efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Badung ingin memastikan bahwa desa tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga mampu mandiri, berinovasi, dan memberdayakan masyarakatnya secara berkesinambungan,” tegasnya.

Workshop ini menggarisbawahi poin penting seperti penguatan administrasi keuangan, pemanfaatan evaluasi untuk perbaikan program, peningkatan kemandirian lewat potensi lokal, serta pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah narasumber kompeten hadir memberikan paparan, di antaranya Anggota Komisi XI DPR RI I Dewa Gde Agung Widiarsana mengenai pengawasan pelaksanaan undang-undang dan APBN terkait desa. Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bali Supendi menjelaskan mekanisme penyaluran Dana Desa, sedangkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali Tri Wibowo Aji memaparkan pengawalan akuntabilitas keuangan desa. Selain itu, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Badung Gede Ancana membawakan materi pencegahan penyimpangan hukum di desa.

Baca Juga  Pemkab Badung Gelar Jumat Ceria Bersama UMKM

Melalui kegiatan ini, Pemkab Badung berharap aparatur desa menjadikan workshop sebagai ruang belajar produktif dan sarana memperkuat komitmen mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca