Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Penandatanganan MoU dengan 7 Hotel, Bangun Kesiapsiagaan Sekolah dan Masyarakat Tanjung Benoa Hadapi Bencana

BALIILU Tayang

:

de
MoU: Penandatanganan MoU Evakuasi Vertikal dengan 7 hotel di Tanjung Benoa di Hotel Peninsula Bay Resort, Selasa (14/12). (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kelurahan Tanjung Benoa melaksanakan penandatanganan MoU Evakuasi Vertikal dengan 7 hotel di Tanjung Benoa untuk membangun kesiapsiagaan sekolah dan masyarakat Tanjung Benoa menghadapi bencana, yang diselenggarakan di Hotel Peninsula Bay Resort, Selasa (14/12)

Pemerintah Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung dibantu oleh beberapa lembaga masyarakat membentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kelurahan Tanjung Benoa. Di bawah kendali BPBD Badung, FPRB Kelurahan Tanjung Benoa secara aktif telah memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap ancaman bencana alam maupun kejadian luar biasa (KLB) di Kelurahan Tanjung Benoa melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan mengenai kebencanaan seperti gempa bumi, tsunami, tanah longsor, banjir, kekeringan, dan bencana alam lainnya.

Melalui kegiatan ini perangkat Kelurahan Tanjung Benoa terus berupaya dalam melindungi masyarakat dari segala macam ancaman bencana dengan menyusun Rencana Kontijensi Penanggulangan Resiko Bencana Alam. Sehingga masyarakat Tanjung Benoa tumbuh menjadi masyarakat siaga bencana.

United Nations Development Programs (UNDP), FPRB Tanjung Benoa, Desa Adat, BPBD Kabupaten Badung, BRIN, dan Balai Besar MKG Wilayah III Badung, merupakan salah satu mitra kami yang telah mendorong kami  untuk lebih proaktif dalam penanggulangan resiko bencana khususnya ancaman bencana tsunami dengan memberikan arahan dan bimbingan dalam menyiapkan Kelurahan Tanjung Benoa sebagai Kelurahan Siaga Tsunami (Tsunami Ready Community) yang diakui oleh dunia yang diprakarsai oleh IOC-UNESCO,” ujar Lurah Tanjung Benoa Wayan Sudiana saat penandatanganan MoU.

Lebih lanjut Lurah Tanjung Benoa Wayan Sudiana menyampaikan salah satu kegiatan yang dilakukan serangkaian Kegiatan Kesiapsiagaan Sekolah dan Masyarakat Tanjung Benoa dalam melengkapi 12 indikator tsunami ready community adalah menjalin kerja sama dengan pihak hotel yang notabene salah satu unsur pentahelix yang ada di Kawasan Kelurahan Tanjung Benoa.

“MoU Evakuasi Vertikal bersama 7 (tujuh) hotel ini, diantaranya: Hotel Peninsula Bay Resort, Hotel Grand Mirage Resort, Hotel Benoa Sea Suites & Villas, Hotel ION Benoa Bali, Hotel Rasa Sayang Inn, Hotel Novotel dan Hotel The Sakala. MoU ini ditandatangani oleh pihak perwakilan hotel, Lurah Tanjung Benoa dan Kalaksa BPBD Kab. Badung dan akan tetap kami review sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada,” imbuhnya.

Sementara itu UNDP Indonesia yang diwakili oleh Andrys Erawan, S.T., M.M. yang  mendampingi kegiatan ini sangat mengapresiasi dan bangga terhadap respons ownership di kedua desa adat yaitu Desa Adat Tengkulung dan Desa Adat Tanjung Benoa bersama komponen hotel yang ada mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan masyarakat adat Tanjung Benoa dalam penanggulangan bencana tsunami.

“Kesiapsiagaan bencana khususnya tsunami tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tapi harus dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan dengan perannya masing-masing. Penandatanganan MoU hari ini antara 7 (tujuh) hotel di Tanjung Benoa dengan Kelurahan Tanjung Benoa dan disaksikan oleh Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Badung menjadi contoh baik dari kemitraan strategis antara pemerintah, masyarakat, dan swasta (Public Private Partnership). Contoh baik ini agar dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.” ucapnya

Sedangkan Plt. Kalaksa Kab. Badung I Wayan Wirya, S.E., M.Si., juga mengharapkan kerja sama ini bisa tetap terjalin selamanya dengan menyarankan di setiap hotel untuk mengadakan simulasi kesiapsiagaan secara berkala dan tetap berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait khususnya FPRB Kelurahan Tanjung Benoa.

Kemudian Ketua Ketua FPRB Tanjung Benoa Dr. I Wayan Deddy Sumantra, M.Si. didampingi FPRB Prov. Bali, Gede Sudiarta, S.Sos., M.Si. menegaskan aksi nyata yang dilaksanakan secara bersungguh-sungguh ini merupakan wujud bakti Tanjung Benoa  pada misi kemanusiaan. Pihaknya merasa sangat beruntung dengan adanya kegiatan ini, karena banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan.

“Kami akan selalu optimis untuk melakukan konsolidasi dan menjadi garda terdepan dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kelurahan Tanjung Benoa. Semoga kegiatan ini memberikan gambaran yang cukup jelas bagaimana Pemerintah Kelurahan Tanjung Benoa berupaya sekuat tenaga dalam mengayomi masyarakat Kelurahan Tanjung Benoa dari ancaman bencana alam,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolresta Denpasar Berikan Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial di Yayasan Bunga Bali

Published

on

By

polresta denpasar
SERAHKAN BANTUAN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., menyerahkan bantuan saat menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Yayasan Bunga Bali yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.111, Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (22/6/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polresta Denpasar menggelar kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Yayasan Bunga Bali yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.111, Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Senin (22/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., didampingi para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Denpasar Timur AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Denpasar.

Bakti Kesehatan ini merupakan wujud nyata pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pemberian layanan kesehatan serta bantuan sosial yang bermanfaat secara langsung, khususnya bagi para lansia, penyandang disabilitas, dan penyandang tuna rungu yang berada di Yayasan Bunga Bali.

Kapolresta Denpasar langsung meninjau berbagai hasil kerajinan tangan yang dibuat oleh para penghuni yayasan. Kerajinan tersebut merupakan karya para lansia, penyandang disabilitas, dan tuna rungu yang dipasarkan kepada para pengunjung maupun di pusat oleh-oleh wisata sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi dan kreativitas penghuni yayasan.

Selanjutnya, Kapolresta Denpasar meninjau pemeriksaan kesehatan kepada para penghuni yayasan. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan para lansia dan penyandang disabilitas tetap terjaga serta memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas.

Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, Kapolresta Denpasar juga menyerahkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada para penghuni Yayasan Bunga Bali. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kapolresta Denpasar menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti kesehatan dan bantuan sosial yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi seluruh penghuni yayasan.

“Semoga kegiatan bakti kesehatan dan penyaluran bantuan sosial berupa sembako yang kami laksanakan hari ini dapat memberikan manfaat bagi Bapak, Ibu, serta seluruh keluarga besar Yayasan Bunga Bali. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi bentuk kepedulian, kebersamaan, dan perhatian kami kepada saudara-saudara sekalian. Semoga seluruh warga yayasan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebahagiaan, serta semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Kapolresta.

Melalui kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Denpasar kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menkeu Purbaya: Penguatan Fiskal Daerah Dorong Pertumbuhan Lebih Merata

Published

on

By

penguatan fiskal daerah
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Komite IV DPD pada Senin (22/6/2026). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Penguatan fiskal daerah menjadi salah satu instrumen yang penting untuk meningkatkan kualitas belanja dan mendorong pertumbuhan yang lebih merata. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja Komite IV DPD pada Senin (22/6/2026).

“Oleh karena itu, penguatan kebijakan fiskal ke daerah difokuskan pada upaya optimalisasi pendapatan, penguatan belanja yang berkualitas, dan mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif,” ungkap Menkeu dalam rapat yang membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2027 tersebut.

Optimalisasi pendapatan daerah dilakukan dengan penguatan kemandirian dan kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), penguatan basis data serta pemetaan dan optimalisasi potensi PDRD berbasis kewilayahan dan sesuai karakteristik daerah. Selain itu juga melalui transformasi tata kelola PDRD dengan mengedepankan penguatan kelembagaan, peningkatan aparat perpajakan tersertifikasi, penguatan pengawasan, dan percepatan digitalisasi.

Sementara itu, peningkatan kualitas belanja dilakukan dengan penguatan fokus transfer ke daerah berbasis kinerja, refocusing belanja daerah untuk mendukung belanja yang berdampak besar, dan penguatan sinergi belanja Kementerian/Lembaga, transfer ke daerah, dan APBD. Kemudian pengembangan skema pembiataan kreatif dilakukan dengan sinergi pendanaan untuk mendorong alternatif pembiayaan, skema pembiayaan konsesional sebagai tools afirmasi, KB DBH sebagai instrumen pembayaran pinjaman daerah, dan mendorong pemanfaatan small scale PPP project dan kerja sama antardaerah.

Untuk memastikan penguatan fiskal daerah berjalan efektif dan berkelanjutan, Menkeu menyampaikan bahwa pemerintah juga terus memperkuat kerangka Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) melalui berbagai reformasi tata kelola keuangan. Upaya tersebut mencakup standardisasi proses bisnis transfer ke daerah, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan sinergi fiskal pusat dan daerah, hingga penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) regional.

Selain itu, pemerintah mendorong penguatan akuntabilitas melalui sistem monitoring dan evaluasi yang lebih terintegrasi. Pengembangan manajemen risiko fiskal daerah juga terus didorong agar stabilitas dan kesinambungan fiskal dapat terjaga dalam jangka panjang.

“Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” pungkas Menkeu. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Published

on

By

Imperial College
TERIMA DELEGASI: Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama dengan Imperial College London akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset nasional.

“Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Dalam pertemuan tersebut, Brian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. Imperial College London akan berperan dalam mendukung pengembangan institusi tersebut melalui penguatan kurikulum, standar pengajaran, penelitian bersama, hingga keterlibatan profesor internasional.

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical dan science university, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” jelas Mendiktisaintek.

Menurut Mendiktisaintek, kerja sama dengan Imperial College London menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan riset.

“Hari ini Imperial College yang diterima oleh Bapak Presiden, ini adalah sebuah capaian yang sangat baik. Karena kita tahu, baru saja QS Ranking mengumumkan Imperial College ini adalah ranking kedua di dunia di bawah MIT,” katanya.

Brian menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak luas bagi perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya terbatas pada 10 universitas medis yang akan dibangun.

“Tetapi kami yakin juga dampaknya pasti juga akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus yang lainnya di seluruh Indonesia. Sehingga kita berharap kunjungan ini, pertemuan tadi diterima langsung oleh Bapak Presiden, ini membuka pintu kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Mendiktisaintek.

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menuturkan bahwa kerja sama ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian nasional mengingat reputasi Imperial College London di bidang medis dan sains.

“Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkat keempat di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran, penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga ranking kita di dunia, kampus-kampus kita ini juga akan ikut naik,” ungkapnya.

Dengan reputasi Imperial College London yang menempati peringkat keempat dunia di bidang pendidikan medis, kemitraan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca