Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengajian Akbar di Jembrana, Perkuat Peran Muslimat NU dalam Pembangunan Daerah

BALIILU Tayang

:

Pengajian Akbar jembrana
PENGAJIAN AKBAR: Wakil Bupati Jembrana, IGN Patriana Krisna (Ipat) saat menghadiri Pengajian Akbar yang diselenggarakan oleh Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Anak Cabang Jembrana di Masjid Tasdiqal Ummah, Banjar Sabo, Desa Air Kuning, Minggu (23/2). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pengajian Akbar yang diselenggarakan oleh Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Anak Cabang Jembrana di Masjid Tasdiqal Ummah, Banjar Sabo, Desa Air Kuning, telah menjadi momen refleksi yang sangat berarti terkait sejarah panjang NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia.

NU yang didirikan oleh KH. Hasyim Asyari pada 31 Januari 1926, bersama dengan organisasi sayapnya, Muslimat NU, telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai sektor kehidupan, seperti agama, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga pemberdayaan perempuan dan keluarga.

Wakil Bupati Jembrana, IGN Patriana Krisna (Ipat), yang mewakili Bupati Jembrana dalam acara tersebut, menyampaikan harapannya untuk terus memperkuat peran serta Muslimat NU di daerah ini. “Berkat kerja keras Muslimat NU di seluruh Indonesia, kita dapat melihat dampak positif di berbagai bidang. Di Kabupaten Jembrana, saya sangat berharap ibu-ibu Muslimat NU dapat memberikan kontribusi lebih dalam pembangunan daerah, terutama dalam pemberdayaan perempuan, keluarga berencana, dan pengentasan stunting,” ujar Wabup Ipat dalam sambutannya pada Minggu (23/2/2025).

Lebih lanjut, Ipat juga mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda yang sehat, cerdas, solehah, beriman, dan taat pada ajaran Nabi Muhammad SAW. “Kita semua berharap anak-anak kita di Jembrana tumbuh menjadi generasi yang memiliki keimanan yang kokoh, berakhlak mulia, serta mencintai tanah air Indonesia yang kita jaga bersama,” tambahnya.

Selain itu, Ipat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Jembrana yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan BANG IPAT pada Pilkada lalu. “Kami berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan yang berlandaskan visi misi menciptakan Jembrana yang maju, harmonis, dan penuh keberagaman, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat budaya, serta kebhinekaan,” tegasnya.

Baca Juga  Bupati Jembrana Sampaikan LKPJ Tahun 2023 dan Dua Ranperda

Dalam kesempatan tersebut, Ipat juga mengingatkan agar semangat persatuan dan kesatuan yang diajarkan oleh para pendiri bangsa, terutama Bung Karno, terus dijaga dan dilestarikan di Kabupaten Jembrana.

Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, acara Pengajian Akbar ini diharapkan dapat menjadi wadah yang mempererat hubungan antarumat beragama dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Jembrana di masa depan.

“Marilah kita bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama, serta meneladani sifat mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Karya Pitra Yadnya Massal di Banjar Adat Tiyingan

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri Upacara Pitra Yadnya Tiyingan
HADIRI UPACARA: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 di Balai Banjar Adat Tiyingan, Petang, Minggu (13/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Krama Banjar Adat Tiyingan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang menggelar rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Tiyingan. Kegiatan pengabenan dan penyucian atma secara kolektif ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Minggu (13/9/2026).

Sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan hibah secara simbolis sebesar Rp 400 juta yang diterima oleh Kelian Banjar Adat Tiyingan I Wayan Windra, disaksikan oleh seluruh krama dan undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan komitmen Pemkab Badung untuk selalu hadir meringankan beban ekonomi masyarakat dalam melaksanakan upacara adat. Terlebih, ritual keagamaan seperti ini merupakan pilar penting dalam pelestarian adat dan budaya di Bali.

“Upacara ini merupakan wujud bakti kita kepada leluhur kita yang telah mendahului kita. Semoga melalui pelaksanaan upacara penyucian atma ini, leluhur kita mendapat tempat yang terbaik disisi Ida Hyang Widhi Wasa. Selain itu juga, mudah-mudahan kita bersama-sama mendapat kerahayuan dan keselamatan. Dan yang paling terpenting krama tetap menjaga persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kelian Banjar Adat Tiyingan I Wayan Windra melaporkan bahwa seluruh rangkaian acara didasarkan atas hasil paruman prajuru dan tokoh masyarakat. Ia menjelaskan adanya karakteristik unik berdasarkan awig-awig setempat, di mana krama yang meninggal dunia harus dikubur terlebih dahulu dan tidak boleh langsung dibakar di krematorium seperti fenomena umum di Badung saat ini.

Rangkaian upacara massal tahun ini meliputi Nyekah 38 Sawa, Metatah (potong gigi) 64 orang, Mepetik dan Tiga Bulanan 49 orang, serta Ngelungah 20. “Terima kasih saya ucapkan kepada Pemkab Badung dan Anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara serta masyarakat krama Banjar Adat Tiyingan, yang telah bergotong-royong menyukseskan pelaksanaan upacara ini,” ungkap Wayan Windra.

Baca Juga  Jadikan Rekomendasi DPRD Sebagai "Kompas", Bupati Kembang Komitmen Perbaiki Kinerja Jembrana

Upacara keagamaan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara, perwakilan Dinas Kebudayaan Badung, Camat Petang Anak Agung Ngurah Darma Putra, Perbekel Desa Pelaga I Made Ordin, Bendesa Adat I Made Kanta Yasa, serta seluruh kelian dinas se-Desa Pelaga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemancing Jatuh ke Sungai di Bawah Jembatan Imam Bonjol, Ditemukan Meninggal Dunia

Published

on

By

Evakuasi Korban Tewas di Sungai Jembatan Imam Bonjol
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi korban terpeleset saat memancing di bawah jembatan Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Sabtu (12/9/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Operasi SAR terhadap seorang warga yang dilaporkan terpeleset dan terjatuh ke sungai di bawah Jembatan Jalan Imam Bonjol, Kota Denpasar, Bali, berakhir dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (12/9/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 15.50 WITA dari Bram, anggota potensi SAR 115. Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 14.00 WITA. Korban diketahui bernama Farul (20), asal Jember.

“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan mengerahkan tim rescue menuju lokasi. Setelah tiba di lokasi, tim segera melakukan pencarian dan penyelaman hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ujar I Nyoman Sidakarya.

Sidakarya mengungkapkan, sesaat sebelum kejadian, korban sedang melakukan aktivitas memancing di sekitar aliran sungai yang berada di bawah Jembatan Jalan Imam Bonjol. Korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dalam sungai.

Sekitar pukul 16.10 WITA, tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan tujuh personel menuju lokasi kejadian. Setengah jam berselang tim tiba di lokasi dan langsung mempersiapkan alat selam untuk melakukan pencarian. Dua orang rescuer dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Setelah melakukan penyisiran di bawah permukaan air, pada pukul 17.35 WITA tim penyelam berhasil menemukan korban. Selanjutnya, jenasah Farul dibawa menuju RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk proses lebih lanjut.

Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak tujuh personel, Damkar Denpasar satu personel, Polsek Denpasar Barat lima personel, Reskrim Polsek Denpasar Barat lima personel, Potensi Yber lima personel, Potensi Red Car dan masyarakat setempat. (eka/bi)

Baca Juga  Bupati Jembrana Sampaikan LKPJ Tahun 2023 dan Dua Ranperda

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Hadiri Sesi Terbatas KTT BRICS 2026
KTT BRICS 2026: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bharat Mandapam, New Delhi, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. Sesi tersebut diikuti oleh para pemimpin negara anggota BRICS untuk membahas penguatan tata kelola global yang inklusif serta kerja sama multilateral.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi selaku tuan rumah sekaligus Ketua BRICS tahun ini atas sambutan dan keramahtamahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia. Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan PM Modi dalam memimpin BRICS.

“Izinkan saya terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah dan Ketua BRICS tahun ini atas sambutan hangat serta keramahan luar biasa yang diberikan kepada delegasi kami. Saya juga ingin memberikan apresiasi atas kepemimpinan hebat yang ditunjukkan oleh Perdana Menteri Shri Narendra Modi dalam memimpin BRICS,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut keikutsertaan Indonesia dalam BRICS menjadi sebuah kehormatan, mengingat Indonesia merupakan anggota baru dalam organisasi tersebut. Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri BRICS yang telah menerima Indonesia dalam waktu yang cepat untuk menjadi bagian dari organisasi yang merepresentasikan sebagian besar populasi dunia.

“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk hadir di sini dan bergabung dengan Anda semua dalam KTT ini. Kami adalah anggota baru BRICS, dan kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendiri BRICS yang telah menerima kami dengan sangat cepat sebagai anggota organisasi baru yang hebat ini, yang mewakili separuh dari populasi manusia,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga  Beri Instruksi Langsung, Bupati Kembang Perintahkan Perbaikan Stadion Pecangakan

Selanjutnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kebersamaan di antara negara-negara BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Menurut Presiden Prabowo, kekuatan suatu negara pada dasarnya berawal dari kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, energi, pendidikan, hingga kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita—lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan tersebut penting agar negara memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakannya secara mandiri. Indonesia, kata Presiden, tidak menginginkan adanya ketergantungan maupun tekanan dari kekuatan tertentu, sehingga penguatan fondasi nasional menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman presidenri.go.id.

Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” kata Presiden Prabowo.

Melalui BRICS, Indonesia mendorong lahirnya kerja sama konkret yang memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan negara-negara anggota, tetapi juga menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan nyata bagi rakyatnya. (gs/bi)

Baca Juga  Jadikan Rekomendasi DPRD Sebagai "Kompas", Bupati Kembang Komitmen Perbaiki Kinerja Jembrana

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca