Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pengajuan Pendirian Prodi Subspesialis Penyakit Dalam FK Unud, Masuk Tahap Visitasi Tim Direktorat Kelembagaan

BALIILU Tayang

:

prodi Subspesialis Penyakit Dalam
VISITASI: Tim Direktorat Kelembagaan Ditjen Diktiristek melakukan Visitasi Lapangan Pengajuan Pendirian Program Studi Subspesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), Kamis (23/11/2023). (Foto: Hms Unud)

Denpasar, baliilu.com – Tim Direktorat Kelembagaan Ditjen Diktiristek melakukan Visitasi Lapangan Pengajuan Pendirian Program Studi (Prodi) Subspesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), Kamis (23/11/2023). Penerimaan Tim Direktorat Kelembagaan dilaksanakan di Ruang Pertemuan Prof. Dr. R.M Moerdowo Gedung Angsoka RSUP Prof. Ngoerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Unud, Ketua Lembaga, Kepala UPT Perpustakaan Unud, USDI, Dekan dan Wakil Dekan FK Unud, Senat FK Unud, Dirut RSUP Prof. Ngoerah, Para Guru Besar, Kepala Departemen, Tenaga Pendidik dan undangan lainnya. Sementara Tim dari Direktorat Kelembagaan terdiri Dr. Soetrisno Soemardjo, MA., (LAMPTKes), Prof. Dr. Dany Hilmanto, dr.,Sp.AK (Asessor), dr. Mila Maidarti, SpOG-KFER, Phd (IDI), Dr. dr. Maftuchah Rochmanti., M.Kes (AIPKI), Dr. dr. Arie Utariani, SpAn-KAP (ARSPI), dr. Sudirman Katu, SpPD, K-PTI, FINASIM (Kolegium Ilmu Penyakit Dalam), Sefryan Daru Sasongko., S.Kom (Direktorat Kelembagaan), Abdul Rosyid., S.Kom (Direktorat Kelembagaan) dan Dodhi Widyatnoko., S.Gz., M.K.M.

prodi Subspesialis Penyakit DalamRektor Unud Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT.,PhD.,IPU (Foto: Hms Unud)

Rektor Unud Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT.,PhD.,IPU dalam sambutannya mengatakan upaya pengajuan pendirian program studi subspesialis penyakit dalam ini dimulai sejak tahun 2020, telah melalui tahapan evaluasi administrasi melalui SIAGA dan evaluasi oleh evaluator/asessor. Visitasi juga telah dilakukan oleh Konsil Kedokteran Indonesia pada awal tahun 2023.

“Terkait kedatangan tim visitasi gabungan hari ini, kami berharap dapat mengklarifikasi persyaratan untuk memenuhi standar minimum pendirian program studi yang mencakup aspek kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, serta tata kelola dan penjaminan mutu oleh Unit Pengelola Program Studi,” ujar Prof. Ngakan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam upaya memenuhi standar minimum tersebut, program studi dan UPPS telah melakukan penyusunan kurikulum yang mengacu pada standar pendidikan yang telah ditetapkan oleh kolegium penyakit dalam yang ditetapkan dalam Perkonsil No 72 tahun 2020. SDM Dosen yang dimiliki juga telah memenuhi standar untuk mengampu 8 peminatan yang diajukan. Dalam hal tata kelola, UPPS telah memiliki 34 program studi, dengan 22 program studi yang terakreditasi Unggul atau A, dan 11 terakreditasi Baik Sekali atau B, serta 1 program studi baru yaitu Program Studi Spesialis Bedah Thorak Kardiak Vaskular. Hal ini menunjukkan kapasitas tata kelola UPPS yang efektif dalam pengelolaan pendidikan dan upaya penjaminan mutu pelaksanaan pendidikan yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Baca Juga  Prodi Kimia FMIPA Unud Gelar Pengabdian Internasional

Pengajuan pendirian Program Studi Subspesialis Penyakit Dalam menjadi salah satu langkah strategis FK Unud untuk memenuhi kecukupan jumlah tenaga profesi subspesialis penyakit dalam untuk pemenuhan layanan kesehatan yang paripurna sebagai antisipasi tantangan global ataupun regional dalam bidang kesehatan. Oleh karena itu pihaknya berharap tim visitasi bisa memberikan masukan yang berharga agar pendirian program studi ini bisa segera direalisasikan.

Dirut RSUP Prof Ngoerah dr. I Wayan Sudana, M.Kes menyampaikan saat ini Kementerian Kesehatan sedang konsentrasi pada program reformasi atau transformasi layanan kesehatan melalui enam pilar transformasi layanan kesehatan dimana salah satunya adalah transformasi layanan kesehatan rujukan. Dengan posisi RSUP Prof. Ngoerah sebagai pusat rujukan dan juga pengampu, tentunya salah satu yang mendukung program ini adalah dukungan SDM yang saat ini juga menjadi permasalahan dalam pemenuhan kebutuhannya yakni tenaga dokter subspesialis. Dengan demikian pihaknya sangat menyambut baik pendirian program studi subspesialis ini dan sangat mendukung serta bersama-sama Unud berupaya maksimal dalam memfasilitasi program ini terkait sarana prasarana dan SDM yang dibutuhkan.

Sementara Ketua Tim Dr. Soetrisno Soemardjo, MA dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa dalam tim ini pihaknya mengkoordinasikan seluruh aspek kesehatan. Pihaknya juga mengapresiasi FK Unud yang sudah membantu pemerintah dalam menyiapkan sebuah program studi baru dimana seluruh syarat-syarat sudah dipenuhi. Setelah melakukan visitasi ini pihaknya akan membuat laporan yang akan disampaikan kepada Ditjendiktiristek untuk diteruskan ke LAMPTKes dan divalidasi, apabila tidak ada permasalahan akan diberikan rekomendasi yang nantinya akan diajukan kepada Mendikbudristek. Setelah mendapat ijin pembukaan diharapkan program studi ini nantinya dapat dikembangkan. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6134-Pengajuan-Pendirian-Program-Studi-Subspesialis-Penyakit-Dalam-Fakultas-Kedokteran-Unud-Masuk-Tahap-Visitasi-Tim-Direktorat-Kelembagaan.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sapa Siswa-siswi SD 9 Kesiman, Ny. Sagung Antari Jaya Negara Sampaikan Literasi Soal Pemilahan Sampah

Published

on

By

bunda literasi denpasar
MENYAPA SISWA: Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara saat menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyapa siswa-siswi SD 9 Kesiman, dalam kegiatan literasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan kanker sejak dini, Selasa (26/5).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada siswa sekolah serta untuk menumbuhkan budaya kebersihan dan mengajarkan siswa tentang pentingnya mengelola sampah secara bijak dan ramah lingkungan.

Dalam arahannya di depan para siswa-siswi, Sagung Antari yang didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, dan jajaran kecamatan Denpasar Timur, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah berbasis sumber hendaknya dijadikan kebiasaan baik yang diterapkan sejak dini.

“Anak-anakku, mulailah kebiasaan baik memilah sampah sejak dini. Tidak hanya di lingkungan sekolah saja, namun juga di lingkungan rumah. Bunda mengajak kalian semua untuk menerapkan kebiasaan ini setiap hari,” kata Sagung Antari.

Tidak hanya berbicara seputar pengelolaan sampah berbasis sumber saja, selebihnya Sagung Antari juga mengajak para siswa-siswi untuk mulai menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi. Memulai hidup sehat dengan rajin berolahraga, berpakaian rapi dan sopan, mengurangi penggunaan gadget, serta menghindari merokok baik rokok konvensional maupun rokok elektrik juga menjadi pesan yang disampaikan Sagung Antari kepada para siswa-siswi.

Sementara itu, Kepala SD 9 Kesiman, I Putu Agus Sucipta Ariawan menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan sosialisasi yang dilaksanakan di sekolahnya. Pihaknya menjelaskan, siswa-siswi SD 9 Kesiman sendiri telah mulai menerapkan pemilahan sampah berbasis sumber.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bunda Literasi Kota Denpasar. Semoga dengan kunjungan ini, akan menambah semangat siswa-siswi kami,” katanya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  FK Unud Jalin Kerja Sama dengan GoStudy AS, Bergen-Norway
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menteri LH dan Gubernur Koster Bertemu, Sesama Alumni ITB Satukan Langkah Selesaikan Persoalan Sampah Bali

Published

on

By

gubernur koster
BERTEMU: Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat dan Gubernur Bali Wayan Koster bertemu di kantor KLH Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. Pertemuan kedua figur alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini guna membahas sejumlah langkah strategis penyelesaian persoalan sampah di Pulau Dewata.

Usai pertemuan, Gubernur Koster menjelaskan, bersama Menteri LH membahas penanganan sampah di Bali termasuk rencana pembangunan PSEL (Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik) di Denpasar Raya.

“Pak Menteri LH komitmen, Provinsi Bali menjadi prioritas penyelesaian masalah sampah terlebih karena Bali merupakan destinasi wisata utama dunia,” kata Gubernur Koster.

Gubernur Bali dua periode ini mengatakan, Menteri LH sangat mendukung langkah-langkah strategis penanganan sampah yang telah dilaksanakan Gubernur Bali dan jajarannya di Bali mulai dari hulu hingga hilir.

Koster juga mengatakan, Menteri LH akan datang ke Bali 9 Juni 2026. Menteri akan melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur dan Walikota/Bupati beserta jajaran terkait dalam penanganan sampah. Termasuk membahas terkait TPA Suwung dan pengolahan sampah menjadi energi listrik/PSEL.

“Nanti Pak Menteri juga akan meninjau lapangan ke TPA Suwung dan lokasi PSEL pada lahan Pelindo di Benoa,” kata Koster.

Gubernur Koster dan Menteri Jumhur Hidayat memiliki kedekatan emosional karena almamater ITB. Kedekatan ini memudahkan kedua sosok terbaik tanah air ini dalam menyamakan persepsi kebijakan dan upaya nyata yang harus segera dilaksanakan untuk menuntaskan penyelesaian masalah sampah di Bali.

Sejumlah regulasi dan langkah nyata strategis terkait pengelolaan sampah di Bali telah dijalankan Gubernur Koster dan jajarannya. Seperti aplikasi regulasi Pergub Bali No. 97 Tahun 2018 (Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai), Pergub Bali No. 47 Tahun 2019 (Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber) dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 09 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah. Pengelolaan sampah berbasis sumber merupakan jargon pengelolaan sampah di Bali karena bisa mengurangi volume sampah organik ke TPA Suwung. Sehingga, saat PSEL beroperasi akan mendapat suplai sampah anorganik dan residu yang berkualitas tanpa bercampur sampah organik. (gs/bi)

Baca Juga  Malware Analysis, Text Classification, dan Latex dalam ‘’Informatics International Workshop’’

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Sesuai Aturan, DPRD Badung Setujui Hibah Tanah Pura Dalem Gulingan Gede Mengwi 

Published

on

By

hibah tanah pura dalem gulingan
RAKER GABUNGAN: Rapat kerja gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan bersama sejumlah OPD terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait persetujuan hibah tanah untuk Pura Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi di Ruang Gosana II Lantai II Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa, 26 Mei 2026.

Raker Gabungan DPRD Badung membahas tindak lanjut permohonan hibah tanah yang diajukan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede.

Sejumlah OPD yang hadir dalam Raker Gabungan DPRD Badung meliputi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung, Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Badung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Bagian Hukum hingga Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Badung.

Raker Komisi I, II dan III DPRD Badung dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara bersama Ketua Komisi II I Made Sada dan Ketua Komisi III I Made Ponda Wirawan serta dihadiri sejumlah Anggota DPRD Badung.

Agenda ini merupakan tindak lanjut surat dari Kepala BPKAD Kabupaten Badung tertanggal 18 Mei 2026 terkait permohonan persetujuan hibah tanah.

Dalam Raker tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara menyatakan persetujuan terhadap proses hibah tanah antara Desa Adat dan Pemerintah Kabupaten Badung karena dinilai telah memenuhi mekanisme hukum dan aturan yang berlaku.

Lanang Umbara menjelaskan, sebelumnya telah terjadi kesepakatan lisan antara Pemda Badung melalui DLHK Badung dengan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede mengenai pertukaran lahan.

“Kita telah memberikan persetujuan terkait permohonan pengempon Pura Dalem Gulingan Gede perihal hibah menghibahkan tanah tersebut. Kenapa kita menyetujui dan merekomendasikan persetujuan tersebut, karena dari mekanisme hukum dan aturan sudah sesuai. Nantinya, Desa Adat menghibahkan tanah 24 are ke Pemda Badung dan Pemda Badung menghibahkan 45 are ke Desa Adat,” kata Lanang Umbara.

Baca Juga  60 Peserta Ikuti ‘’Kick Off’’ Figur Inspiratif Lokal 2023

Lanang Umbara menyebutkan, tanah aset pelaba pura seluas 24 are saat ini telah digunakan sebagai kantor UPT DLHK Mengwi. Sebagai pengganti, Pemkab Badung akan menghibahkan lahan seluas 45 are yang berada di Munduk Suka Jiwa, Subak Dalem, Mengwi.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Badung I Made Rai Wirata mengatakan proses hibah tersebut perlu segera mendapatkan legalitas hukum agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Untuk itu, kami mohon rekomendasi kepada DPRD Badung agar ini sah secara hukum,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca