Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Perhatikan Tumbuh Kembang Anak, Pj. Ketua TP PKK Bali Serukan Semua Pihak ‘’Ngrombo’’ Atasi Stunting

Program Berkunjung dan Berbagi TP PKK Bali Sambangi Desa Tigawasa Buleleng

Loading

BALIILU Tayang

:

tp pkk bali
BERKUNJUNG DAN BERBAGI: Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya saat melaksanakan program Berkunjung dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali di Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada Jumat (26/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya kembali melaksanakan program Berkunjung dan Berbagi TP PKK Provinsi Bali yang kali ini menyambangi Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada Jumat (26/4).

Bertempat di Balai Desa setempat, Ny. Ida Mahendra Jaya mengajak masyarakat terutama para orang tua untuk menaruh perhatian penuh pada masa tumbuh kembang anak lewat pola asuh dan memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang cukup. “Ibu-ibu rajin ke posyandu? Usahakan untuk sempatkan diri ke posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak sehingga gizinya terpenuhi dan terhindar dari stunting,” kata Ny. Ida Mahendra Jaya.

Lewat program Berkunjung dan Berbagi yang rutin digelar TP PKK Provinsi Bali ini, pendamping orang nomor satu di Pemprov Bali ini menyebutkan bahwa sinergi bersama ‘Ngrombo’ dengan segenap stakeholder akan terus diupayakan. “Terimakasih untuk Pemkab Buleleng, juga terima kasih kepada para orang tua, tenaga kesehatan yang merawat para balita dengan baik dan saya berharap bantuan ini bisa dipergunakan dengan baik,” tukasnya.

“Kepada TP PKK dan Posyandu Dahlia Desa Tigawasa saya titip partisipasinya untuk aktif memonitor, memaksimalkan pelayanan dasar dan deteksi dini pada balita berpotensi stunting,” tambahnya lagi.

Dirinya juga  berharap  data balita penerima bantuan guna penanganan stunting terus dilaporkan progres perkembangannya secara berkala untuk dievaluasi lebih lanjut.

Sementara itu, Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana dalam sambutannya mengatakan, sebelumnya, angka stunting di Kabupaten Buleleng mencapai angka 11,20 persen dan menjadi yang tertinggi di Bali. “Angka tersebut berhasil diturunkan secara signifikan. Tahun ini stunting di Kabupaten Buleleng hanya ada di angka 2,7 persen,” katanya.

Baca Juga  Peringatan Hari Ikan Nasional 2024, Ny. Ida Mahendra Jaya Dorong Ikan Jadi Solusi Permasalahan Gizi Masyarakat

Karenanya, ia mengaku sangat gembira dan menyambut baik upaya seperti program ‘Berkunjung dan Berbagi’ yang mampu mengakselerasi penanganan stunting terutama di Buleleng.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana dalam kesempatan tersebut mensosialisasikan pentingnya asupan gizi yang tepat untuk tumbuh kembang anak terutama di masa kehamilan hingga usia balita. “Menurut penelitian, kandungan Omega 3 pada ikan terbukti berperan besar dalam tumbuh kembang anak dan pertumbuhan otak mulai dari masa kehamilan,” tuturnya.

Karenanya, Sumardiana mendorong ibu-ibu untuk lebih banyak mengkonsumsi ikan guna perbaikan gizi anak dan mencegah stunting atau gagal tumbuh akibat kekurangan asupan gizi.

Masih dalam kesempatan yang sama, bersama sejumlah Perangkat Daerah terkait dan PT. Bank BPD Bali, Ny Ida Mahendra Jaya menyerahkan secara simbolis bantuan berupa 50 paket yang berisi olahan ikan (abon ikan 100 gram, bakso ikan 500 gram, ikan kembung 1.000 gram, lele siap goreng 1 kilo gram) dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali.  Selain itu, penyerahan simbolis bantuan telur 500 butir dan bibit cabe 500 pohon oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali.

Masih dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan 10 paket bantuan kebutuhan Balita (popok sekali pakai, susu, snack bayi dan minyak urut bayi) oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali dan penyerahan simbolis 50 paket bantuan dari CSR  PT. Bank BPD Bali.

Dilanjutkan penyerahan paket bantuan yang berisi beras 10 kg, telur 1 krat, susu 6 kotak dan sikat beserta pasta gigi oleh Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kepada Balita dan penyuapan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) kepada perwakilan 5 balita.

Baca Juga  Ny. drg Ida Mahendra Jaya Minta Kader PKK Sosialisasikan "Porsi Isi Piringku"

Masih dalam rangkaian acara Menyapa dan Berbagi, Ny. Ida Mahendra Jaya mengunjungi langsung sejumlah balita berisiko stunting di desa Tigawasa. Pertama Kadek Ridwan (2 Tahun 20 bukan) di Banjar Sanda, Desa Tigawasa, lalu Ni Kadek Rukmawati (2 tahun 10 bukan) di Banjar Uma Sendi, Desa Tigawasa.

Rombongan juga mengunjungi Kadek Candra Denata (1 tahun 7 bulan) di Banjar Uma Sendi, Desa Tigawasa dan Ni Kadek Trisnayanti ( 3 tahun 8 bulan) di Banjar Uma Sendi, Desa Tigawasa jenis kelamin perempuan. Ny. Ida Mahendra Jaya dalam kunjungan tersebut menyerahkan paket bantuan yang berisi beras 10 kg, telur 1 krat, susu 6 kotak dan sikat beserta pasta gigi, serta memastikan ke depan para anak tersebut akan terus dipantau kesehatan, tumbuh kembang dan angka kecukupan gizinya.

Total, terdapat 50 orang anak yang mendapatkan bantuan lewat program ‘Menyapa dan Berbagi’ kali ini dengan rincian di Desa Tigawasa 39 orang, Desa Cempaga 5 orang, dan Desa Pedawa 6 orang. Jumlah ini ditambah bantuan CSR Bank BPD Bali untuk balita di Desa Cempaga 12 orang, Desa Kaliasem 23 orang, Desa Sidatapa 15 orang.

Ny. Ida Mahendra Jaya dan rombongan juga berkesempatan mengunjungi Posyandu Dahlia Desa Tigawasa untuk melihat langsung aktivitas pemantauan tumbuh kembang anak di desa setempat.

Turut hadir mendampingi Pj. Ketua TP PKK Bali, Penjabat (Pj.) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana beserta Pj. Ketua TP PKK Buleleng Ny Paramita Lihadnyana, Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali Putu Anom Agustina, Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Kabupaten Buleleng. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Percepat Pembangunan hingga Pelosok Negeri

Published

on

By

Presiden Prabowo
TERIMA PIMPINAN TNI: Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan TNI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Letjen TNI Tandyo Budi Revita, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan berbagai program strategis TNI yang mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menurut Seskab Teddy, Panglima TNI bersama para Kepala Staf melaporkan sejumlah capaian program yang telah dijalankan oleh TNI.

“Dalam pertemuan tersebut, Panglima dan para Kepala Staf melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang dilaksanakan oleh TNI, termasuk capaian program yang secara langsung mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya.

Seskab Teddy menyebut bahwa salah satu program yang menjadi perhatian adalah upaya menghadirkan akses listrik bagi masyarakat di Papua, khususnya di wilayah pegunungan. Program listrik masuk Papua yang dijalankan TNI Angkatan Darat terus menunjukkan perkembangan positif dan kini telah menjangkau lebih dari 200 desa.

Selain itu, pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang berfungsi menghubungkan desa-desa di berbagai wilayah Indonesia juga terus berjalan. “Saat ini telah mendekati 2.000 titik,” ungkap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy mengatakan bahwa TNI juga terus meningkatkan program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di daerah yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Hingga Juni 2026, pembangunan fasilitas tersebut telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga di berbagai daerah.

Baca Juga  TP PKK Provinsi Bali Laksanakan Kegiatan Berbakti dan Berbagi, 120 Paket Sembako dibagikan di Desa Sembiran

“Program pipanisasi dan pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih juga terus ditingkatkan. Hingga Juni 2026, jumlah titik pembangunan telah mendekati 2.000 lokasi dan memberikan manfaat bagi sekitar satu juta warga,” ucap Seskab Teddy.

Di bidang kesejahteraan prajurit, KSAD turut melaporkan perkembangan berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan personel TNI sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara di seluruh wilayah Indonesia. Melalui berbagai program tersebut, TNI tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Melalui berbagai program tersebut, TNI terus berkontribusi dalam memperkuat pemerataan pembangunan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil,” pungkas Seskab Teddy. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala BGN serta Penasihat Khusus Presiden

Published

on

By

kepala bgn
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional serta Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 Juni 2026.

Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang, Agustina Arumsari, dan Trenggono didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Selain itu, Presiden Prabowo juga turut melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden (PKP) Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh yang didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo secara langsung mengambil sumpah jabatan para pejabat yang dilantik.

“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, para pejabat yang dilantik kemudian masing-masing menandatangani berita acara pengambilan sumpah. Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan diikuti para tamu undangan lainnya.

Tampak hadir dalam pelantikan yakni para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (gs/bi)

Baca Juga  TP PKK Provinsi Bali Laksanakan Kegiatan Berbakti dan Berbagi, 120 Paket Sembako dibagikan di Desa Sembiran

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Terima Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

Published

on

By

survei mbg
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, DEN melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penciptaan ekosistem ekonomi baru di daerah.

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa survei tersebut dilakukan secara profesional dan independen untuk memastikan kredibilitas hasil yang disampaikan kepada Presiden Prabowo. “Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan di 800 titik, jadi betul-betul dengan profesional. Jadi kita harus, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden,” ujar Luhut dalam keterangannya usai pertemuan.

Sekretaris DEN Septian Hario Seto menjelaskan bahwa survei dilakukan secara independen dan dibiayai langsung oleh DEN dengan mengambil sampel secara acak di 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, DEN menemukan bahwa program MBG telah menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi SPPG.

“Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9 persen dari SPPG yang ada saat ini, itu paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut. Kalau dihitung secara rata-rata ada tiga UMKM yang digandeng oleh SPPG ini,” ungkap Septian.

Menurut Septian, temuan tersebut menunjukkan bahwa Program MBG tidak hanya mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga mendorong terbentuknya rantai pasok baru yang melibatkan pelaku usaha lokal. DEN juga mencatat bahwa sekitar 65 persen UMKM yang terlibat dalam rantai pasok Program MBG berasal dari kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG.

Baca Juga  Dorong Kreativitas dan Inovasi Pengrajin, Dekranasda Bali Laksanakan Lomba Desain Tas Berbahan Baku Anyaman

“Nah, yang lebih menarik ada sekitar 65 persen sektor UMKM-nya ini berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada. Jadi ini juga penting bahwa ini bukanlah supplier besar yang masuk, tapi UMKM-UMKM yang muncul itu memang UMKM yang ada di dalam kabupaten atau lokasi di mana SPPG tersebut berada,” jelas Septian.

Selain mendorong pertumbuhan UMKM, survei DEN juga menunjukkan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Hampir seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam operasional SPPG berasal dari masyarakat sekitar.

“Yang ketiga temuan kita adalah tenaga kerja, itu hampir 99% memang dari warga sekitar,” ujar Septian.

Meski demikian, DEN menilai masih terdapat ruang perbaikan, khususnya dalam aspek dukungan permodalan bagi UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas variasi produk yang disuplai kepada SPPG. DEN menilai dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Program MBG turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jadi ini kami juga melihat, ini juga menjadi salah satu pendorong kenapa kemarin pertumbuhan kita mencapai 5,61 persen,” kata Septian.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi yang disampaikan kepada Presiden Prabowo untuk memastikan Program MBG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

“Jadi ini yang tadi kami laporkan kepada Bapak Presiden terkait dengan survei MBG yang dilakukan secara independen oleh Dewan Ekonomi Nasional,” pungkas Septian.

Program MBG kini tidak hanya menghadirkan makanan bergizi di meja anak-anak Indonesia, tetapi juga menghadirkan peluang usaha, lapangan kerja, dan harapan baru bagi masyarakat di berbagai daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca