Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringatan Hardiknas di Badung, “Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka Belajar”

BALIILU Tayang

:

peringatan hardiknas badung
JADI INSPEKTUR: Sekda Wayan Adi Arnawa menjadi Inspektur Upacara saat apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Puspem Badung, Kamis (2/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung menggelar upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Puspem Badung, Kamis (2/5). Selaku Inspektur Upacara, Bupati Badung diwakili Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka Belajar”.

Sekda Adi Arnawa mengatakan, peringatan Hardiknas menjadi momentum bersama untuk menyampaikan kepada generasi muda dan masyarakat luas bahwa tanggal 2 Mei yang digagas Ki Hajar Dewantara dijadikan Peringatan Hari Pendidikan Nasional oleh Bangsa Indonesia. Momentum ini juga dapat dijadikan upaya mengedukasi masyarakat, dimana pendidikan sangat penting dan bermanfaat. Karena dalam mengisi kemerdekaan, harus mampu memerangi kebodohan dan kemiskinan, dengan upaya meningkatkan SDM masyarakat. Selain itu Adi Arnawa juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat melalui Kemendikbud Ristek dengan menerapkan merdeka belajar. Dengan program ini akan memberikan ruang seluas-luasnya kepada anak didik melakukan ekspresi, berinovasi dan tidak hanya mengacu pada kurikulum yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dalam Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) RI, Nadiem Anwar Makarim yang disampaikan Sekda Adi Arnawa menekankan, bahwa lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanannya di Kemendikbud Ristek. Menjadi pemimpin dari gerakan merdeka belajar semakin menyadarkan tentang tantangan dan kesempatan untuk memajukan pendidikan Indonesia. Dengan digerakkan bersama-sama, dengan langkah yang serempak dan serentak, wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun bersama dengan gerakan merdeka belajar.

“Bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar. Bukan tugas sederhana mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Pada awal perjalanan, kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan. Rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan. Kemudian ketika langkah mulai serempak, kita dihadapkan tantangan pandemi. Namun dengan bergotong-royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat,” terang Menteri Nadiem Makarim.

Baca Juga  HUT Ke-5 Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung

Ditambahkan, dengan gerakan merdeka belajar sudah tampak dan melihat lagi anak-anak merasa merdeka saat belajar di kelas. Guru-guru berani mencoba hal-hal baru karena guru mendapatkan kepercayaan mengenal dan menilai murid-muridnya. Menyaksikan mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam kampus. Dan sudah merayakan lagi semarak karya-karya yang kreatif, karena seniman dan pelaku budaya terus didukung untuk berekspresi. Di Akhir pidatonya Mendikbud Ristek menitipkan merdeka belajar kepada semua, para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan.

“Selamat hari pendidikan nasional. Mari terus bergotong-royong menyemarakkan dan melanjutkan gerakan merdeka belajar,” harap Nadiem Makarim. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Bali, Libatkan UMKM dan Salurkan Donasi Kemanusiaan

Published

on

By

Kemala Run
PEMBUKAAN AJANG LARI: Pembukaan Wondr Kemala Run 2026 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Minggu (19/4), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. (Foto: Hms Polri)

Gianyar, baliilu.com – Pelaksanaan Wondr Kemala Run 2026 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Minggu (19/4), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Event lari yang digelar di kawasan Jalan Ida Bagus Mantra hingga Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, itu dinilai tidak hanya berhasil dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap perekonomian daerah, masyarakat lokal, hingga aksi sosial kemanusiaan.

Ketua Race Management Kemala Run 2026, Brigjen Pol. Sambodo Purnomo Yogo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana, dengan total 11.000 peserta mengikuti lomba mulai dari kategori half marathon, 10 kilometer, hingga 5 kilometer.

“Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan Kemala Run 2026 dapat berjalan dengan lancar dan baik, sesuai yang kita rencanakan. Hampir seluruh peserta saat ini sudah memasuki area finish, dan semuanya berjalan lancar,” ujar Sambodo usai kegiatan.

Menurut Sambodo, tingginya antusiasme masyarakat dan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa ajang ini memiliki daya tarik besar dan layak menjadi agenda tahunan.

“Kalau melihat animo yang luar biasa seperti ini, mudah-mudahan acara seperti ini bisa kita laksanakan setiap tahun,” katanya.

Keberhasilan Wondr Kemala Run 2026 juga terlihat dari dampak ekonominya. Pengamat Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, menilai event seperti ini menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi Bali yang saat ini berada di angka 5,82 persen (year on year), lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Ekonomi Bali sangat bergantung pada mobilitas. Ketika kita mampu menarik ribuan orang datang, maka diperkirakan akan terjadi stimulus ekonomi melalui konsumsi pada sektor akomodasi, perdagangan, dan transportasi,” ujar Nandya.

Baca Juga  Badung Education Fair 2024, Pj. Sekda Badung: Tetap Kedepankan Pendidikan Budi Pekerti

Ia menjelaskan, dengan jumlah peserta sekitar 11.000 orang dan pola belanja tertentu, potensi perputaran ekonomi selama acara berlangsung diperkirakan mencapai Rp 110 miliar hingga Rp 140 miliar.

“Untuk peserta luar daerah, rata-rata pengeluaran dapat berada pada kisaran Rp 10 juta per orang. Dengan asumsi sekitar 11.000 peserta dan skenario optimistis, potensi perputaran ekonomi dari kegiatan ini diperkirakan dapat mencapai Rp 110 miliar hingga Rp 140 miliar,” jelasnya.

Selain menggerakkan sektor pariwisata dan jasa, event ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal. Puluhan UMKM dilibatkan untuk meramaikan area acara sekaligus melayani kebutuhan peserta dan pengunjung.

Sambodo menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi perhatian utama panitia. Selain personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, pecalang, dan unsur masyarakat, UMKM juga diberikan ruang agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung.

“Kita juga melibatkan UMKM, termasuk juga untuk memberikan cheering semangat kepada para peserta,” ujarnya.

Senada dengan itu, Nandya menekankan pentingnya pelibatan UMKM agar dampak ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu.

“Pelibatan UMKM lokal menjadi kunci agar manfaat ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat lokal,” katanya.

Di sisi lain, Wondr Kemala Run 2026 juga membawa misi sosial melalui penggalangan donasi kemanusiaan. Panitia membuka kesempatan berdonasi bagi peserta dan masyarakat, termasuk melalui lelang lukisan karya anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kita bisa berdonasi juga di sini, dan ada lelang lukisan juga dari anak-anak ABK, dan nanti semua dana yang terkumpul kita akan berikan bantuan kepada daerah yang terdampak bencana kemarin, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” tutur Sambodo.

Baca Juga  Wabup Suiasa Aktivasi Aplikasi Identitas Kependudukan Digital di Badung

Dengan suksesnya pelaksanaan, besarnya antusiasme peserta, dampak ekonomi yang signifikan, keterlibatan masyarakat luas, serta aksi sosial kemanusiaan, Wondr Kemala Run 2026 dinilai menjadi contoh event olahraga yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kepedulian sosial. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemerintah Beri Harapan Palsu, Harga BBM Nonsubsidi Naik Ugal-ugalan Tanpa Empati

Published

on

By

harga bbm
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam.( Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Langkah Pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi secara drastis, mendapatkan kritik tajam dari Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam menyebut langkah tersebut dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi.

“Lagi-lagi Pertamina menaikkan harga BBM tanpa ancang-ancang, dan kenaikannya pun sekarang cukup signifikan. Kebijakan ini pastinya sangat memberatkan rakyat,” kata Mufti Anam, dalam keterangan tertulisnya kepada media, di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi per 18 April ini, untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan harga tersebut dilakukan tanpa ada informasi sebelumnya kepada masyarakat.

Berdasarkan informasi harga BBM di situs Mypertamina, harga BBM Pertamax Turbo dengan RON 98 melonjak tajam dari Rp 13.100 per liter menjadi Rp 19.400 per liter. Kenaikan juga dialami Dexlite dari Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter.

Hal yang sama juga terjadi pada harga Pertamina DEX yang melesat dari Rp 14.500 per liter menjadi Rp 23.900 per liter. Sementara harga BBM subsidi masih sama.

Mufti pun menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi ini menjadi sebuah langkah kemunduran setelah sebelumnya Pemerintah dinilai berani karena tidak menaikkan harga BBM subsidi di tengah gejolak geopolitik global yang memengaruhi harga minyak dunia.

“Kemarin masyarakat ditenangkan dengan narasi bahwa harga BBM tidak akan naik. Rakyat diminta percaya, diminta tenang. Baru saja masyarakat menyambut dengan sukacita,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

“Tapi apa yang terjadi? Tiba-tiba hari ini harga BBM melonjak sangat tajam, tanpa kesiapan, tanpa empati, tanpa komunikasi,” imbuh Mufti.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima CSR Bantuan Tabung Oksigen dari Eksekutif Direktur PT BTS

Mufti menyatakan apa yang dilakukan Pertamina saat ini sebenarnya sudah menjadi kekhawatiran sejak lama, di mana Pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi namun melakukan berbagai langkah substitusi.

Bahkan Mufti sebelumnya sudah mengingatkan agar Pemerintah tidak memberi harapan palsu kepada masyarakat dengan tidak menaikkan harga BBM.

“Ternyata Pemerintah benar PHP (pemberi harapan palsu) kepada rakyat,” ungkapnya.

Karena meskipun yang dinaikkan adalah harga BBM nonsubsidi yang biasanya digunakan oleh kalangan menengah ke atas, kata Mufti, namun dampaknya dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Termasuk masyarakat dengan tingkat ekonomi bawah.

Belum lagi, fakta sulitnya BBM subsidi ditemukan di sejumlah daerah juga terjadi usai Pemerintah memberi kebijakan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi. Ini dinilai sebagai sebuah ironi.

“Pemerintah seolah menutup mata terhadap kenyataan di lapangan bahwa tidak semua rakyat bisa mengakses BBM subsidi,” sebut Mufti.

“Di banyak daerah, rakyat harus antre panjang, bahkan pulang dengan tangan kosong karena stok  BBM subsidi habis. Dalam kondisi seperti itu, mereka dipaksa membeli BBM nonsubsidi. Dan hari ini, justru BBM nonsubsidi harganya dinaikkan secara ugal-ugalan,” imbuhnya.

Mufti memandang, kenaikan harga BBM sekarang tak lagi soal subsidi atau nonsubsidi. Sebab kondisi memaksa masyarakat yang seharusnya berhak memperoleh BBM subsidi terpaksa membeli BBM nonsubsidi yang kini harganya meroket.

“Ini bukan lagi soal subsidi atau nonsubsidi. Ini soal keadilan bagi rakyat. Dan ini soal sensitivitas Pemerintah yang menaikkan harga BBM di saat kondisi ekonomi rakyat sedang tak baik-baik saja,” tegasnya.

Mufti menambahkan, ketika yang berhak tidak bisa mendapatkan subsidi, lalu harga alternatifnya dinaikkan signifikan, maka yang terjadi adalah Pemerintah sedang memindahkan beban langsung ke pundak rakyat.

Baca Juga  Buka Pelayang Badung Kite Festival #1, Sekda Adi Arnawa Naikkan Layang-layang

“Yang membuat kita semakin heran, ketika situasi global mulai mereda dan jalur distribusi energi kembali terbuka, justru harga dinaikkan,” ujar Mufti.

Anggota Komisi di DPR yang membidangi urusan kawasan perdagangan dan bermitra dengan Pertamina ini pun meminta Pemerintah dan Pertamina memperbaiki distribusi BBM subsidi. Mufti mendorong agar stok BBM subsidi yang sulit di beberapa daerah segera ditangani.

“Pastikan yang berhak benar-benar bisa mendapatkan BBM subsidi agar tidak perlu membeli BBM nonsubsidi yang harganya melangit tinggi,” kata Legislator dari Dapil Jawa Timur II itu.

Mufti juga mengingatkan agar Pemerintah segera melakukan penyesuaian harga saat kondisi global sudah membaik. Ia meminta Pemerintah memahami dampak turunan yang terjadi saat harga BBM naik.

“Jika harga minyak dunia mulai turun, maka segera turunkan harga. Jangan tunggu tekanan rakyat baru bergerak,” tutup Mufti. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Gianyar Gelar Apel Peringatan HUT Ke-255 Kota Gianyar

Published

on

By

hut gianyar
PIMPIN APEL: Bupati Gianyar I Made Mahayastra pimpin apel peringatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar Tahun 2026 bertempat di Alun-alun Kota Gianyar, Minggu (19/4). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar apel peringatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar Tahun 2026 bertempat di Alun-alun Kota Gianyar, Minggu (19/4). Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri Forkopimda, DPRD Gianyar, jajaran pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra, saat membacakan sambutan Gubernur Bali Wayan Koster, menyampaikan pantun yang sarat makna sebagai refleksi pentingnya menjaga alam dan budaya Bali. Dalam berbagai hal tersebut juga diuraikan bahwa tema HUT tahun ini, “Prasada Bhakti Ulangun (Kemuliaan Pesona Gianyar)”, mencerminkan perjalanan seni dan budaya Gianyar dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan.

“Tema ini sekaligus menjadi ajakan untuk memperkuat soliditas masyarakat dalam mempromosikan pariwisata serta melestarikan seni tradisional sebagai identitas daerah. Momentum peringatan HUT ini juga dimaknai sebagai ajang evaluasi pembangunan sekaligus mengungkap masa depan di tengah berbagai tantangan dan dinamika global,” paparnya.

Lebih lanjut disampaikan, periode 2025–2030 menjadi tahap awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan dalam Bali Era Baru 100 tahun ke depan. Keberhasilan periode ini dinilai akan menjadi fondasi penting bagi kelangsungan peradaban Bali, sehingga seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersatu dan bergotong-royong dalam semangat menyama braya.

“Pembangunan di Kabupaten Gianyar juga merupakan bagian integral dari pembangunan Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan pola pembangunan semesta berencana yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi,” lanjutnya.

Dalam berbagai hal tersebut juga dipaparkan sejumlah langkah strategi Pemerintah Provinsi Bali, antara lain penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital, pengendalian alih fungsi lahan, pengelolaan sampah berbasis sumber, penataan pariwisata berkualitas, pengembangan transportasi ramah lingkungan, serta penguatan keamanan dan kenyamanan.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima CSR Bantuan Tabung Oksigen dari Eksekutif Direktur PT BTS

Seluruh program tersebut diharapkan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, desa adat, tokoh, akademisi masyarakat hingga dunia usaha. Dengan semangat gotong-royong, Gianyar dan Bali yakin mampu menghadapi tantangan global serta mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin bagi masyarakat.

Rangkaian apel juga diisi dengan pembacaan sejarah Gianyar, menyanyikan hymne dan mars Gianyar, serta penyerahan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan hadiah lomba kepada para pemenang yang sebelumnya diadakan selama Pekan Budaya berlangsung.

Ditemui usai Apel Peringatan HUT Kota Gianyar, Bupati Mahayastra menambahkan, peringatan HUT ke-255 Gianyar tahun ini juga dirangkaikan dengan Pekan Budaya Gianyar yang berlangsung selama kurang lebih dua minggu. Berbagai kegiatan dan hiburan seni mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Kita dukung terus pelestarian budaya. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu sinergi dengan masyarakat untuk memajukan dan melestarikan karya seni Gianyar,” ujar Mahayastra.

Acara kemudian dilanjutkan dengan resepsi HUT serta pemberian penghargaan meliputi Parama Satya Budaya, Wija Kusuma, dan Citra Kara Nugraha sebagai bentuk penghargaan kepada seniman, budayawan, dan tokoh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan budaya di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca