Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringatan Hari Ibu Ke-97, Putri Koster Tekankan Peran Strategis Perempuan Bali Wujudkan Keluarga Unggul

BALIILU Tayang

:

Putri Koster
TALKSHOW: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster saat membuka “Talkshow” Pemberdayaan Perempuan dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Bali di Gedung Kerthasaba, Denpasar, Jumat (19/12/2025). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 dimanfaatkan sebagai momentum untuk menegaskan kembali peran strategis perempuan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menekankan bahwa perempuan Bali memiliki posisi kunci dalam membentuk keluarga unggul sebagai fondasi pembangunan daerah dan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Ny. Putri Koster saat membuka Talkshow Pemberdayaan Perempuan dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Bali di Gedung Kerthasaba, Denpasar, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berkarya dan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045: Perempuan Hebat, Anak Sehat Berprestasi.”

Dalam sambutannya, Putri Koster menyampaikan bahwa perempuan berperan penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sejak dari lingkup terkecil, yakni keluarga. Menurutnya, pemberdayaan perempuan bukan hanya soal kesetaraan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

“Perempuan yang berdaya akan menjadi kekuatan utama dalam keluarga. Dari keluarga yang unggul inilah akan lahir generasi penerus yang mampu membawa Bali dan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pengarusutamaan gender sebagai strategi pembangunan yang berkeadilan dan inklusif. Implementasi pengarusutamaan gender tersebut, lanjutnya, sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam upaya perlindungan perempuan, anak, dan kelompok marginal, serta penguatan sumber daya manusia Bali unggul.

Lebih lanjut, Putri Koster mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mendorong pemberdayaan perempuan serta pemenuhan hak anak. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar program yang dijalankan bersifat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Gencarkan Aksi Sosial Membina dan Berbagi di Dua Desa di Badung

Sebagai organisasi yang bersentuhan langsung dengan keluarga, TP PKK disebutnya memiliki peran strategis dalam menggerakkan program pemberdayaan perempuan, peningkatan kesehatan keluarga, serta penguatan pendidikan dan karakter anak. Ia mendorong agar inovasi program berbasis potensi lokal terus dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman.

Putri Koster menambahkan, peringatan Hari Ibu tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan. Momentum ini merupakan refleksi atas sejarah perjuangan perempuan Indonesia sejak Kongres Perempuan Indonesia Tahun 1928, sekaligus pengingat akan besarnya kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, dr. A.A. Sagung Mas Dwipayani, M.Kes., dalam laporannya menyampaikan bahwa pengarusutamaan gender menjadi strategi penting dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan inklusif. Kebijakan tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional maupun daerah, termasuk visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Ia memaparkan, capaian pembangunan gender di Provinsi Bali menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bali Tahun 2024 tercatat mencapai 77,76. Sementara itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Bali pada periode 2020–2024 mengalami penurunan signifikan yang mencerminkan kemajuan dalam kesetaraan gender.

“Pada Tahun 2025, kami menargetkan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) sebesar 73,78 persen melalui peningkatan partisipasi perempuan di bidang ekonomi, politik, dan pengambilan keputusan,” jelasnya.

Talkshow ini diikuti oleh 583 peserta, terdiri atas 101 peserta luring dan 482 peserta daring. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta motivasi peserta agar mampu menjadi agen perubahan dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di lingkungan masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadirkan dua narasumber, yakni tokoh perempuan dan pemerhati lingkungan Ida Ayu Rusmarini serta akademisi Dr. Dewa Made Muku. Diskusi yang berlangsung diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan perempuan sebagai penggerak perubahan sosial, ekonomi, dan budaya menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. (gs/bi)

Baca Juga  Percepat Penanganan Sampah, Ny. Putri Koster Gencarkan Koordinasi dengan Organisasi dan Komunitas Lingkungan

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA di Istana Élysée

Published

on

By

Presiden Prabowo
PERTEMUAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev/presidenri.go.id)

Paris, Francis, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai sektor prioritas.

Sebelumnya dalam pernyataan pers bersama Presiden Macron, Presiden Prabowo menyebutkan sejumlah isu strategis akan menjadi prioritas pembahasan. Termasuk diantaranya terkait pelaksanaan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA).

“Hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting. Kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia European Union CEPA. Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini,” kata Presiden Prabowo.

Hubungan Indonesia dan Prancis, menurut Presiden Prabowo, saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara. Kepala Negara pun menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepemimpinan Presiden Macron dalam mendorong kemitraan yang makin erat antara kedua negara.

“Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis Berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini. Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menilai bahwa Indonesia dan Prancis memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai isu global dan kawasan. Menurut Presiden Prabowo, hubungan bilateral yang terus berkembang positif tidak terlepas dari dukungan langsung Presiden Macron dalam memperkuat kerja sama kedua negara.

“Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerja sama sains dan teknologi juga sangat baik, di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” lanjutnya.

Baca Juga  Hadiri Fashion Show ‘’Black Glamour Elegant’’, Ny. Putri Koster Ajak Desainer Bali Hadirkan Busana ‘’Ready to Wear’’

Pertemuan bilateral tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk terus memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua negara dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan kemajuan bersama di tengah dinamika global yang terus berkembang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DWP Buleleng Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Keluarga Melalui Edukasi Alergi Anak

Published

on

By

dwp buleleng
EDUKASI: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng saat menghadirkan edukasi kesehatan mengenal alergi pada anak yang diadakan di Gedung PLUT, Jumat (29/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng menghadirkan edukasi kesehatan mengenal alergi pada anak sebagai upaya meningkatkan pengetahuan para ibu dalam menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan sosialisasi yang diadakan di Gedung PLUT, Jumat (29/5) ini berlangsung interaktif dan mendapat antusias tinggi dari para peserta.

Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi memberikan pemahaman mengenai berbagai gejala alergi yang sering muncul pada anak. Gejala tersebut dapat berupa ruam merah dan gatal pada kulit, bersin serta hidung tersumbat, gangguan pencernaan seperti mual dan diare, hingga reaksi berat berupa anafilaksis yang memerlukan penanganan medis darurat.

“Kami harap melalui kegiatan ini, para anggota DWP Kabupaten Buleleng semakin memahami pentingnya edukasi kesehatan keluarga serta mampu menerapkan langkah pencegahan dan penanganan alergi anak secara tepat demi mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal,” harapnya.

Sementara itu, Narasumber dr. I Gede Kade Dwi Dharma Kayika menjelaskan bahwa alergi pada anak merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat tertentu yang sebenarnya tidak berbahaya atau disebut alergen. Kondisi ini umumnya dipengaruhi faktor genetik maupun lingkungan sekitar anak.

“Deteksi dini dan mengenali pemicu alergi menjadi langkah penting agar kondisi anak dapat ditangani dengan tepat dan tidak berkembang menjadi lebih serius,” jelas dr. Kade Dwi.

Beberapa jenis alergi yang paling umum terjadi pada anak di antaranya alergi makanan seperti susu sapi, telur, kacang-kacangan, gandum, hingga makanan laut. Selain itu, terdapat dermatitis atopik atau eksim yang ditandai kulit kering, kemerahan, dan gatal, alergi pernapasan akibat debu atau bulu hewan, serta asma alergi yang dapat menyebabkan sesak napas dan mengi.

Baca Juga  TP PKK Provinsi Bali Gelar Lomba Senam dan Memasak, Gerakkan Potensi Masyarakat Sejak Dini

Dalam kesempatan itu juga, ia menekankan pentingnya orang tua memahami pola munculnya alergi pada anak dengan mengamati makanan maupun aktivitas yang memicu reaksi alergi. Orang tua dianjurkan berkonsultasi dengan dokter apabila gejala alergi sering muncul atau sulit dikenali penyebabnya.

“Selain pengobatan menggunakan antihistamin sesuai anjuran dokter, menjaga asupan gizi seimbang juga menjadi perhatian penting, khususnya bagi anak yang memiliki alergi makanan tertentu agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi secara optimal,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tiga Pendaki Gunung Batukaru yang Tersesat Berhasil Ditemukan

Published

on

By

pendaki Gunung Batukaru
DITEMUKAN: Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. (Foto: Hms SAR)

Tabanan, baliilu.com – Tiga pendaki Gunung Batukaru yang tersesat berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Jumat, (29/5/2026) sekira pukul 11.00 Wita. Ketiganya dilaporkan tersesat pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 Wita ketika hendak turun dari Gunung Batukaru.

Tiga pendaki masing masing Mario Luca WNI asal Karangasem (L/17), Taisiya Chernosvitova, WNA asal Rusia (L/18) dan Nazar Krasnoruski WNA asal Rusia (L/18). Ketiganya merupakan pelajar lulusan Sekolah Menengah Atas di salah satu sekolah internasional di Denpasar.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan yang memimpin jalannya Operasi SAR menerangkan, ketiga pendaki awalnya berangkat pada Kamis pagi, (28/5/2026) sekira pukul 09.00 Wita melalui jalur pendakian Pura Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Ketiganya mulai turun sekitar pukul 15.00 Wita namun hingga pukul 20.00 Wita pendaki mengalami disorientasi dan tersesat.

“Kemarin salah satu pendaki sempat menghubungi pihak keluarga dan mengatakan dirinya tersesat. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas,” imbuhnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) mengerahkan tujuh orang personel Pos SAR Buleleng dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.

“Tadi pukul 09.00 Wita Tim SAR gabungan mulai melaksanakan pendakian dari Posko Desa Karyasari untuk mencari korban, Pukul 11.00 Wita pendaki berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada koordinat (8°20’39.50″S – 115° 5’2.70″E) di ketinggian 1899 Mdpl,” lanjut Donny.

Ia menambahkan, saat ditemukan ketiga pendaki dalam kondisi stabil, semua pendaki kemudian dievakuasi turun menuju posko.

“Pukul 14.05 Wita ketiga pendaki sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju posko Desa Karyasari, ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” tutup Donny.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Gencarkan Aksi Sosial Membina dan Berbagi di Dua Desa di Badung

Operasi pencarian dan pertolongan turut melibatkan unsur SAR gabungan diantaranya, Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan, Brimob Batalion B Pelopor Mengwi, Koramil Pupuan, Camat Pupuan, Babinsa Desa Karyasari, Pemandu Lokal dan Masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca