Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringatan HKG Ke-52 Tingkat Provinsi Bali 2024

TP. PKK Badung Juara Harapan III Lomba Menari Tari Pendet

Loading

BALIILU Tayang

:

peringatan hkg bali
TERIMA PENGHARGAAN: Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menerima penghargaan saat menghadiri Peringatan HKG Ke-52 Tingkat Provinsi Bali 2024 di di Gedung Ksirarnawa, UPT Taman Budaya Bali, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Jumat (7/6). (Foto: Hms Badung)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menghadiri acara puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) yang Ke-52 Tingkat Provinsi Bali tahun 2024, Jumat (7/6) bertempat di Gedung Ksirarnawa, UPT Taman Budaya Bali, Sumerta Kelod, Denpasar Timur. Acara yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini, sebagai peringatan lahirnya Gerakan PKK dengan mengangkat tema “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju”. Secara nasional acara peringatan HKG dilaksanakan di Surakarta pada 16 Mei yang lalu.

Pada kesempatan ini juga TP PKK Kabupaten Badung meraih juara harapan 3 pada Lomba Menari Tari Pendet dan Berbakat 1 pada Lomba Bernyanyi. Atas pencapaian ini TP PKK Kabupaten Badung diberikan piagam serta uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Ida Mahendra Jaya kepada Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta dan disaksikan seluruh undangan yang hadir.

Turut  juga hadir, Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya, Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma, Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Bali Sarles Brabar, Pj. Bupati Gianyar I Dewa Tagel Wirasa, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Bali dan undangan lainnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta ditemui seusai acara menyampaikan, puncak peringatan HKG sebagai momen yang luar biasa untuk memperingati lahirnya gerakan PKK di Indonesia khususnya di Bali juga. Acara ini juga untuk meningkatkan motivasi bagi PKK di Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan agar bisa bergerak membangun keluarga yang sejahtera untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Baca Juga  TP PKK Badung Siap Berkontribusi di Puncak HKG PKK Ke-54 Tingkat Provinsi Bali

“Yang jelas saya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Badung sangat bangga karena PKK telah menjadi mitra dari Pemerintah Provinsi Bali khususnya Pemerintah Kabupaten Badung,” ungkapnya singkat.

Ketua TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Nyonya Ida Mahendra Jaya menyampaikan, keserempakan gerak kader-kader PKK dalam bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga rakyat Indonesia. Sebagai visi TP PKK yaitu Terwujudnya Keluarga Yang Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak Mulia, Berbudi Pekerti Luhur dan Sehat Sejahtera Lahir dan Batin. Ke Depan TP. PKK agar mengembangkan program PKK di daerah masing-masing sehingga sejalan dengan program pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Melalui sinergi dari dengan pemerintah, diharapkan PKK dapat mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah daerah hingga ke tingkat keluarga, meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan perempuan.

Apresiasi dan terimakasih juga disampaikan Nyonya Ida Mahendra Jaya kepada TP PKK Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Kelurahan/Desa serta kader PKK atas peran nyatanya menjadi mitra kerja pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas dan taraf hidup masyarakat. Bersama dengan BKKBN Provinsi Bali, PKK telah juga membantu menurunkan angka stunting dengan 7,2%, angka terendah rata rata nasional, dan menurunkan kemiskinan ekstrem, dengan angka 0,19 terendah secara di Nasional.

“Kepada seluruh kader PKK agar tetap semangat, semakin inovatif, dan terus bersinergi dengan pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di daerah,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia I Gede Suadi dalam laporannya menyampaikan rangkaian kegiatan peringatan HKG ini dimulai dari bulan Maret 2024 dengan kegiatan Gerakan Tanam Cabai di Kebun PKK Provinsi Bali yang terletak di depan Gedung  Jaya Sabha dan diikuti oleh seluruh TP PKK di Kabupaten/Kota se Bali pada 4 Maret, pemberian sembako kepada 20 anggota Persatuan Purnawirawan TNI/Polri yang dilaksanakan di Sekretariat PEPABRI pada 6 Maret, Berkunjung dan Berbagi yang menyasar 50 anak dengan resiko stunting maupun  yang sudah divonis stunting di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali yang dimulai dari bulan Maret dan sampai Agustus mendatang, pemberian bantuan sembako kepada 20 tunawicara dan keluarga tidak mampu di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng pada 24 maret dan Lomba Menyanyi dan Menari Tari Pendet yang diikuti oleh Pengurus TP PKK Kabupaten/ Kota Se Bali pada 27 Mei.

Baca Juga  TP PKK Kabupaten Manggarai Barat Jadikan Kabupaten Badung Lokus Studi Tiru

“Kegiatan-kegiatan serangkaian acara peringatan HKG Provinsi Bali tahun ini, dilaksanakan sesuai arahan tim TP PKK Pusat, berupa kegiatan aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pertahankan Transparansi, Pemkab Tabanan Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut atas LKPD

Published

on

By

WTP tabanan
TERIMA LHP LKPD 2025: Bupati Tabanan, I Komang Sanjaya menerima LHP LKPD TA 2025 dari BPK RI Perwakilan Bali pada Senin (8/6/2026) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali. (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Pemkab Tabanan sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Pencapaian yang diserahkan pada Senin (8/6) ini menjadi sangat spesial karena menandai keberhasilan Pemkab Tabanan dalam menjaga predikat tertinggi tersebut, 12 kali berturut-turut sejak LKPD TA 2014. Bupati Tabanan, I Komang Sanjaya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat Tabanan atas kerja keras dan sinergi yang terus terjaga.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP secara konsisten ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di lingkungan Pemkab Tabanan berjalan dengan sangat baik. Pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap LKPD TA 2025 meliputi kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, dan efektivitas sistem pengawasan.

Meskipun kembali meraih predikat terbaik, Sanjaya menegaskan, bahwa Pemkab Tabanan tidak boleh berpuas diri. Segala rekomendasi dan catatan kecil yang diberikan oleh BPK akan segera ditindaklanjuti demi penyempurnaan kualitas tata kelola keuangan ke depan. Disamping itu, dikatakan pihaknya dan jajaran selalu fokus pada Akuntabilitas dan Efisiensi serta mempertegas komitmen untuk kesejahteraan Masyarakat.

“Ke depan, Pemkab Tabanan berkomitmen untuk menyelaraskan opini WTP ini dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di lapangan. Dengan diraihnya penghargaan ke-13 kalinya di tahun 2026 ini, Pemkab Tabanan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu daerah di Bali yang paling konsisten dalam menjaga integritas dan profesionalisme tata kelola birokrasi,” imbuh Sanjaya. (gs/bi)

Baca Juga  TP PKK Badung Siap Berkontribusi di Puncak HKG PKK Ke-54 Tingkat Provinsi Bali

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kodam IX/Udayana Gelar “Melaspas” Wantilan Pura Agung Udayana Dipimpin Langsung Pangdam

Published

on

By

Pura Agung Udayana
MELASPAS: Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, saat memimpin upacara Melaspas (pemelaspasan) Wantilan Pura Agung Udayana, Markas Komando Daerah Militer (Makodam) IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1, Denpasar, pada Senin (8/6/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat dan penuh nuansa spiritual menyelimuti Markas Komando Daerah Militer (Makodam) IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1, Denpasar, pada Senin (8/6/2026). Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, secara langsung memimpin upacara Melaspas (pemelaspasan) Wantilan Pura Agung Udayana.

Kehadiran Pangdam di tengah-tengah umat Hindu jajaran Kodam IX/Udayana ini menegaskan komitmen TNI tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai pelindung dan pemelihara nilai-nilai kearifan lokal serta kerukunan beragama di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Upacara Melaspas merupakan ritual suci dalam tradisi Hindu Bali yang bertujuan untuk “menghidupkan” atau memberikan jiwa (prana) pada sebuah bangunan. Dalam sambutannya, Pangdam menjelaskan bahwa proses ini memiliki makna mendalam secara niskala (spiritual).

“Ritual ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud pembersihan rohaniah untuk menghilangkan energi negatif sisa proses pembangunan. Lebih dari itu, Melaspas adalah penyatuan unsur alam agar material bangunan dapat berfungsi harmonis, serta pemberian ‘jiwa’ agar Wantilan ini mampu membawa ketenangan, keselamatan, dan kerahayuan bagi setiap prajurit dan PNS yang beraktivitas di dalamnya,” ujar Pangdam.

Wantilan atau bale pesandekan yang baru diresmikan ini didesain sebagai bangunan terbuka yang multifungsi. Pangdam menekankan peran strategis bangunan ini sebagai pusat aktivitas sosial-spiritual di lingkungan Makodam.

“Keberadaan Wantilan ini sangat strategis. Selain menjadi tempat persembahyangan yang nyaman bagi umat Hindu di lingkungan Kodam, bangunan ini juga berfungsi sebagai ruang musyawarah. Di sinilah kita bisa duduk bersama, bermusyawarah mufakat, dan mempererat silaturahmi antar sesama prajurit” terang Mayjen TNI Piek Budyakto.

Ia berharap, Wantilan Pura Agung Udayana ini senantiasa mendatangkan manfaat sebesar-besarnya, menjadi sumber kedamaian, dan memperkuat keimanan seluruh personel Kodam IX/Udayana kepada Sang Pencipta.

Baca Juga  TP PKK Kabupaten Manggarai Barat Jadikan Kabupaten Badung Lokus Studi Tiru

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, mulai dari panitia pembangunan, tenaga ahli, hingga para donatur dan sukarelawan yang telah mendukung kelancaran pembangunan Wantilan hingga tuntas.

Puncak acara ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti Wantilan Pura Agung Udayana oleh Mayjen TNI Piek Budyakto, sebagai simbol resmi beroperasinya fasilitas ibadah baru tersebut.

Kegiatan berlangsung lancar dan hikmat, dihadiri oleh Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, antara lain Kasdam, Irdam, Kapok Sahli, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam, Para Asisten Kasdam, Liaison Officer (LO) AU dan AL, serta para Dan/Kabalak Satuan Jajaran.

Dengan diresmikannya Wantilan ini, Kodam IX/Udayana kembali membuktikan bahwa keberagaman adalah kekuatan. Melalui fasilitas yang inklusif dan bernuansa spiritual, TNI hadir melindungi hak-hak dasar prajurit dalam beribadah, sekaligus memperkuat kohesi sosial internal organisasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Badung Tutup Pelatihan Sensus Ekonomi dan Canangkan “Desa Cantik” 2026

Published

on

By

sekda surya suamba
TUTUP PELATIHAN: Sekda Surya Suamba secara resmi menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, sekaligus mencanangkan program pembinaan Desa Cinta Statistik tahun 2026 di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung diwakili Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba secara resmi menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, sekaligus mencanangkan program pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026 di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (7/6).

Ada tiga Desa yang dicanangkan sebagai Desa Cantik Kabupaten Badung 2026 yaitu Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Gulingan dan Desa Pererenan. Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali diwakili Kabag Umum Komang Bagus Pawastra, Kepala BPS Badung, Made Bimbo Abdi Suardika, Kadis PMD Badung Komang Budi Argawa, Kadis Kominfo Ketut Gede Arta, perwakilan Camat Abiansemal dan Mengwi, para Perbekel serta Petugas Sensus Ekonomi 2026.

Dalam sambutannya Sekda Surya Suamba mengapresiasi BPS Badung yang terus memperkuat kualitas data sebagai pondasi pembangunan. Menurutnya, keberhasilan sensus ekonomi memiliki arti yang sangat penting. Data yang akurat dan mutakhir sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran, efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Dijelaskan, pelaksanaan sensus ekonomi 2026 yang diintegrasikan dengan pengumpulan informasi atau data sosial ekonomi keluarga menjadi momentum penting untuk ikut berkontribusi mendukung pemutakhiran data tunggal sosial ekonomi nasional. Data ini nantinya menjadi salah satu landasan dalam penyusunan berbagai program perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan sehingga bantuan dan intervensi pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kepada para petugas sensus, Sekda mengajak agar bertugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, jujur dan menjunjung tinggi integritas.

Selain itu, pencanangan program Desa Cantik merupakan langkah tepat dan strategis. Program Desa Cantik tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi statistik dan kualitas pengelolaan data di desa, tetapi juga mendorong pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga  Dorong Ketahanan Pangan, Ketua TP PKK Badung Panen Melon dan Sayur Hidroponik di Desa Selat

“Desa yang memiliki kemampuan mengelola data dengan baik akan lebih mudah mengidentifikasi potensi wilayah, memetakan permasalahan masyarakat serta menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara, Kepala BPS Badung Made Bimbo Abdi Suardika menjelaskan bahwa pelaksanaan sensus ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Tujuannya untuk memperoleh gambaran utuh kondisi dan struktur perekonomian Indonesia, termasuk perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan serta karakteristik usaha yang ada di masyarakat. Ditambahkan, pelatihan diikuti sebanyak 461 petugas yang dimulai 30 Mei-7 Juni. Petugas sensus terdiri dari 452 petugas untuk sensus door to door ke UKM dan 9 petugas mensensus usaha besar. Sensus ekonomi akan dimulai 8 Juni-31 Agustus dengan objek pendataan yaitu ekonomi usaha dan sosial ekonomi keluarga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca