Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Perkuat Citra Kelembagaan, KPU Bali Gelar Bimtek Kehumasan dan Protokoler bagi KPU Se-Bali

BALIILU Tayang

:

Peserta mengikuti Bimbingan Teknis Kehumasan dan Protokoler KPU se-Bali secara hybrid di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali
BIMTEK: Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dan Protokoler di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali, Rabu (22/7/2026). (Foto: Hms KPU Bali)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan dan keprotokolan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dan Protokoler di Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali yang digelar secara hybrid di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang diikuti jajaran KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Bali ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kehumasan dan keprotokolan sebagai bagian penting dalam membangun citra kelembagaan yang profesional, informatif, dan berintegritas. Bimtek dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, dan turut dihadiri Anggota KPU Provinsi Bali, Sekretaris KPU Provinsi Bali, pejabat struktural, staf humas dan protokol, serta CPNS KPU se-Bali yang mengikuti secara daring.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan menegaskan bahwa humas dan protokol merupakan wajah lembaga yang menentukan bagaimana KPU dipandang oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan. Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap regulasi keprotokolan agar setiap kegiatan resmi mampu menghormati tata urutan, kedudukan, serta martabat lembaga.

Selain itu, Lidartawan juga mendorong jajaran kehumasan agar lebih aktif mempublikasikan berbagai aktivitas KPU melalui siaran pers dan media sosial. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa KPU tetap bekerja secara aktif meskipun tidak sedang berada dalam tahapan pemilu. Ia berharap melalui bimtek ini, kualitas publikasi dan pengelolaan media sosial KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota semakin meningkat sehingga informasi mengenai berbagai program dan kegiatan KPU dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.

Penguatan peran kehumasan dan keprotokolan juga disampaikan oleh Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, I Gede John Darmawan. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai penguatan kapasitas yang sebelumnya telah dilakukan, seperti pelatihan jurnalistik dan fotografi. Menurutnya, publikasi yang baik menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tugas-tugas KPU di luar penyelenggaraan pemilu.

Baca Juga  Netralitas ASN/Non-ASN Jelang Pilkada 2024, Satgas Netralitas Lakukan Sidak di Tabanan dan Buleleng

Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Hukum dan Pengawasan, Anak Agung Gede Raka Nakula, menegaskan bahwa humas dan protokol adalah representasi wajah lembaga. Ia mengingatkan bahwa setiap pegawai yang telah mengikuti bimtek diharapkan siap menjalankan tugas kehumasan maupun keprotokolan ketika dibutuhkan, terutama saat memasuki tahapan penyelenggaraan pemilu.

Memasuki sesi pemaparan materi yang dimoderatori oleh Kepala Bagian Perencanaan, Data, Informasi, Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan SDM KPU Provinsi Bali, I Wayan Gede Budiartha, peserta mendapatkan pembekalan dari tiga narasumber.

Kepala Sub Bagian Tamu Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Bali, I Gede Mega Hutama, S.IP., M.AP., mengawali sesi dengan materi “Harmonisasi Protokol Pemerintah Daerah Berbasis Kearifan Lokal”. Ia menekankan bahwa pelaksanaan keprotokolan di Bali tidak hanya berpedoman pada regulasi nasional, tetapi juga perlu memperhatikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal tanpa mengesampingkan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, Kepala Sub Bagian Persidangan Sekretariat Jenderal KPU RI, Barik Muhammad K. Ardy, mengingatkan bahwa keprotokolan mencerminkan citra diri sekaligus citra institusi, sehingga setiap kegiatan, mulai dari rapat pimpinan, persidangan, hingga agenda yang melibatkan para pemangku kepentingan, harus direncanakan dan dipersiapkan secara matang sesuai dengan aturan keprotokolan yang berlaku.

Sementara itu, Arief Priyo Susanto, Pranata Humas Ahli Muda Sekretariat Jenderal KPU RI, mengajak peserta untuk meningkatkan kualitas dokumentasi kehumasan karena setiap foto merupakan rekaman sejarah perjalanan demokrasi. “Momen dan bukti sejarah kepemiluan jangan sampai hilang. Dokumentasi yang baik bukan hanya menjadi bahan publikasi, tetapi juga arsip penting yang akan menjadi referensi di masa mendatang,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Bali berharap terbangun keseragaman pemahaman mengenai kehumasan dan keprotokolan di seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Bali. Selain meningkatkan kemampuan teknis dalam mengelola acara resmi dan publikasi kelembagaan, bimtek ini juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi, profesionalisme, serta membangun citra KPU sebagai lembaga yang aktif, terbuka, dan terus hadir memberikan informasi kepada masyarakat, tidak hanya pada saat penyelenggaraan pemilu, tetapi juga dalam menjalankan berbagai tugas kelembagaan sepanjang waktu. (gs/bi)

Baca Juga  Polresta Denpasar Gelar Pengamanan Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Kepala Daerah di RSUD Bali Mandara

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  KPU Bali Perkuat Sinergitas, Resmi Teken Nota Kesepahaman dan PKS dengan Pemprov Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  KPU RI Bekerja Sama dengan AIPI Pusat, UI, FOKO, dan Unwar Gelar Seminar Sosialisasi Pendidikan Pemilih

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  KPU RI Bekerja Sama dengan AIPI Pusat, UI, FOKO, dan Unwar Gelar Seminar Sosialisasi Pendidikan Pemilih

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca