Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Presiden Prabowo Turun Langsung Panen Jagung di Tuban

BALIILU Tayang

:

panen jagung tuban
PANEN JAGUNG: Presiden Prabowo Subianto melakukan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Tuban, Jatim, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo turun langsung ke area panen dan bahkan mengendarai sendiri kendaraan traktor jenis Combine Corn Harvester untuk memanen jagung bersama para petani. Momen tersebut menarik perhatian para peserta dan masyarakat yang hadir, sekaligus menunjukkan dukungan langsung Presiden Prabowo terhadap modernisasi sektor pertanian nasional.

Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI-Polri, kelompok tani, hingga pelaku sektor pangan. Hamparan lahan jagung yang menguning menjadi latar kegiatan panen serentak yang digelar di berbagai wilayah Indonesia tersebut.

Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa panen raya jagung kuartal II tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di lahan seluas 189.760 hektare dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung. Kapolri juga mengungkapkan bahwa sebagian hasil panen akan diekspor ke Malaysia.

“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi-Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ungkap Kapolri.

Kapolri menambahkan bahwa secara khusus di Kabupaten Tuban, panen raya dilakukan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan lahan perhutanan sosial. Lahan tersebut berasal dari empat kelompok pengelola, yakni KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo, dan lahan PT Semen Indonesia.

“Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan,” ujar Kapolri.

Baca Juga  Presiden Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Indonesia Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Rakyat

Kegiatan panen raya jagung serentak tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta membuka peluang pasar ekspor bagi hasil pertanian Indonesia. Dukungan terhadap modernisasi alat pertanian dan penguatan koperasi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa di berbagai daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Walikota Jaya Negara Pimpin Apel HUT Ke-81 RI

Ajak Warga Denpasar Perkuat Kepedulian dan Gotong-royong

Loading

Published

on

By

Walikota Denpasar Jaya Negara menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Lumintang, Denpasar.
INSPEKTUR UPACARA: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Denpasar, Senin (17/8), di Lapangan Lumintang, Denpasar. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan Apel Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kota Denpasar, Senin (17/8), di Lapangan Lumintang, Denpasar. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin langsung rangkaian peringatan hari kemerdekaan tersebut.

Upacara turut dihadiri Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, pimpinan dan anggota DPRD Kota Denpasar, Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkot Denpasar, para penglingsir puri di Kota Denpasar, serta undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari kebersamaan dalam memperingati momentum kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat persatuan.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka Kota Denpasar. Selanjutnya, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Kementerian Agama Kota Denpasar bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dalam doa tersebut, turut disampaikan rasa duka dan kepedulian atas musibah gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta berbagai bencana ekologis yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Usai memimpin upacara, Jaya Negara mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar dan masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Jaya Negara mengajak masyarakat untuk bergotong-royong membantu warga yang terdampak bencana alam di NTT, dan sebagian wilayah di Indonesia.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakat turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Bersama jajaran terkait, kami berkomitmen bergerak secara bergotong-royong untuk meringankan beban mereka agar saudara-saudara kita di sana dapat segera bangkit,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Pelepasan Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Istana Merdeka

Selain pesan kemanusiaan, Jaya Negara menegaskan komitmen Pemkot Denpasar dalam mengawal arahan dan kebijakan pemerintah pusat. Efisiensi anggaran menjadi salah satu fokus utama, dengan tetap memastikan pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat terus diperkuat, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial.

Di bidang kesehatan, Pemkot Denpasar terus mendorong peningkatan akses serta kualitas layanan masyarakat melalui pembenahan fasilitas dan pelayanan rumah sakit daerah, termasuk RSUD Wangaya. Sementara di sektor pendidikan dan sosial, pemerintah berkomitmen memperluas akses pendidikan secara merata sekaligus mempercepat berbagai program penanggulangan kemiskinan. Dari sisi penguatan fiskal, efisiensi anggaran turut memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan pembiayaan pembangunan yang diprioritaskan untuk mendukung penanganan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, dan sektor pendidikan.

Sejumlah indikator pembangunan Kota Denpasar juga menunjukkan perkembangan positif. Tingkat pengangguran tercatat berada pada angka 1,4 persen, sementara tingkat kemiskinan berada di kisaran 2,14 persen. Meski demikian, Jaya Negara menegaskan capaian tersebut bukan alasan bagi pemerintah untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu menjadi dorongan untuk terus bekerja lebih keras menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dirgahayu Ke-81 Republik Indonesia. Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur dapat menjadi semangat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, saling peduli, dan bergotong-royong. Mari bersama-sama memberikan yang terbaik untuk membangun bangsa dan mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera,” ujar Jaya Negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar Arya Wibawa menjadi Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar.
INSPEKTUR UPACARA: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8) sore. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8) sore.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Pelaksanaan apel berlangsung tertib dan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan hingga prosesi penurunan Sang Merah Putih yang diikuti seluruh peserta dengan penuh penghormatan. Momentum tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Denpasar, yang tahun ini diwarnai berbagai kegiatan kebersamaan dan partisipasi masyarakat.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan peringatan kemerdekaan hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan semangat gotong-royong, persatuan, kepedulian, serta kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dengan mengisinya melalui kerja nyata dan pengabdian. Bagi Pemerintah Kota Denpasar, mengisi kemerdekaan diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, pembangunan infrastruktur yang optimal, program-program yang berpihak kepada masyarakat, serta berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” ujar ujarnya.

Wawali Arya Wibawa menambahkan, pembangunan Kota Denpasar akan terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan pelayanan publik yang responsif, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas lingkungan, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan kemerdekaan dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga  Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM Bahas Percepatan Transisi Energi

“Pembangunan harus memberikan manfaat dan menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. Karena itu, semangat kemerdekaan kita maknai dengan terus meningkatkan pelayanan, memperkuat infrastruktur, membuka ruang bagi masyarakat untuk berkembang, serta menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Inilah bentuk pengabdian kita dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar juga menyampaikan rasa empati dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong-royong serta turut mendoakan keselamatan dan ketabahan bagi saudara-saudara yang tengah menghadapi dampak bencana tersebut.

“Di tengah kita memperingati kemerdekaan, mari kita juga menyisihkan perhatian dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa di NTT. Semoga diberikan keselamatan, ketabahan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk terus menjaga persatuan, toleransi, gotong-royong, dan semangat kebersamaan sebagai kekuatan dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat sesuai dengan peran masing-masing.

Apel penurunan bendera kemudian ditutup dengan tertib setelah seluruh rangkaian prosesi selesai dilaksanakan. Momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kerja, pelayanan, kepedulian, dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dari Kota Denpasar, semangat kemerdekaan diteguhkan melalui komitmen bersama untuk terus bergerak membangun kota yang maju, inklusif, berbudaya, dan semakin sejahtera, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” ujar Arya Wibawa. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ajak Masyarakat Jaga Persatuan, Bupati Badung Tutup Darmasaba Village Festival III

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival III di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal.
TUTUP DAVEST III: Bupati Adi Arnawa menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Minggu (16/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup rangkaian kegiatan Darmasaba Village Festival (Davest) III Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Umum Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Minggu (16/8). Dalam kesempatan itu, Bupati yang didampingi istri, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, turut mengunjungi stand-stand UMKM dan berdialog dengan masyarakat sebagai bentuk dukungan serta apresiasi terhadap partisipasi warga dalam mensukseskan festival.

Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa bahagia dapat hadir secara langsung pada malam penutupan Darmasaba Village Festival III. Ia mengapresiasi konsistensi Pemerintah Desa Darmasaba yang terus melaksanakan festival tersebut sebagai wadah hiburan, kreativitas masyarakat, sekaligus ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

“Saya berbahagia sekali selaku Bupati Badung bersama istri bisa hadir di Darmasaba. Selama Festival Darmasaba ini, saya tidak pernah absen, termasuk malam ini. Saya sangat sayang dan dekat dengan warga masyarakat Darmasaba,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai momentum Darmasaba Village Festival yang bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga semangat persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif yang turut memberikan ruang bagi UMKM lokal memperkenalkan produknya.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Tentu saya berharap Darmasaba Festival ini tetap berlanjut dan terus dikembangkan. Kepada seluruh masyarakat yang menyaksikan festival ini, saya juga meminta agar tetap menjaga ketertiban dan kebersihan,” tegasnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Darmasaba Ida Bagus Prabhawa Manuaba dalam laporannya menyampaikan bahwa Darmasaba Village Festival merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Pelaksanaan Daves III tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat serta mengembangkan potensi desa di berbagai bidang. Pihaknya berterima kasih atas kehadiran Bupati sejak awal.

Baca Juga  Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Pelepasan Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Istana Merdeka

“Dari Davest pertama tahun 2022 sampai tahun 2026, Bapak Bupati selalu hadir memberikan dukungan. Bahkan pada Davest I ketika hujan deras dan kondisi lapangan becek, Bapak tetap hadir. Pada hari terakhir Davest 2026 ini pun Bapak kembali hadir. Ini menjadi kebanggaan bagi kami masyarakat Desa Darmasaba,” ungkapnya.

Sejak hari pertama, Davest III telah diisi dengan berbagai perlombaan yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak TK hingga lanjut usia. Tercatat 14 jenis perlombaan diselenggarakan sebagai ruang bagi masyarakat untuk berkreativitas. Pemdes Darmasaba juga bersinergi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Dinas Perhubungan, Badung Peduli, kepolisian, serta Pecalang dua desa adat.

Mengusung tema “Mula Wreddhi, Nawa Lestari: Mengakar pada Tradisi, Melaju dengan Inovasi Berkelanjutan”, Darmasaba Village Festival III menjadi wadah menggali warisan budaya. Berbagai tradisi dikemas secara modern dengan melibatkan generasi muda, khususnya Karang Taruna Desa Darmasaba, untuk menjaga identitas budaya.

“Darmasaba Village Festival kami harapkan menjadi wadah bersama untuk mempererat rasa persaudaraan. Sesuai dengan tema yang kami usung, kami ingin terus menggali dan mengembangkan warisan serta potensi yang dimiliki Desa Darmasaba melalui inovasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pelaksanaan festival sejalan dengan visi Desa Darmasaba sebagai desa yang religius, berbudaya, dan aman, dengan komitmen melestarikan budaya desa. Berakhirnya Daves III diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan menumbuhkan pemberdayaan UMKM berkelanjutan.

Turut hadir anggota DPRD Badung Ni Luh Putu Sekarini, Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, Bendesa Adat Darmasaba serta Kelihan Adat dan Dinas Darmasaba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca