Denpasar, baliilu.com – Tim Kesenian Peed Aya (Pawai) Duta Kota Denpasar memantapkan kesiapannya untuk tampil pada Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 pada 13 Juni mendatang.
Dikoordinir oleh Komunitas Sakti Manca, kesiapan tersebut tampak saat pelaksanaan Gladi dan Pembinaan yang disaksikan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama sejumlah tokoh lainnya di Areal Taman Kota Lumintang Denpasar, Jumat (29/5) petang.
Dalam kesempatan ini hadir tim Kurator PKB Provinsi Bali Tahun 2026 diantaranya Prof. Dr. I Made Bandem dan Prof. Dr. I Komang Sudirga, SSn., M.Hum yang memuji penampilan Duta Peed Aya Kota Denpasar.
Sajian Peed Aya Duta Kota Denpasar dikemas sangat megah diikuti kurang lebih 700 peserta, diawali penampilan Papan Nama dilanjutkan Busana Adat Kota Denpasar lalu secara berurutan tampil Tek-tekan, Karnaval, Bungan Jaja dan Uparengga.
Berlanjut penampilan Legong Manca yang diiringi Semara Pegulingan Sekaa Nada Acharya Kota Denpasar, Tari Barong dari Sekaa Kubu Barong Kota Denpasar dilanjutkan Tari Sang Hyang Dedari lalu Pasepan kemudian dilanjutkan garapan tematik Wayang Sapuh Leger diiringi Gender Sekaa Sabda Kencana Sakti Kota Denpasar dilanjutkan Ogoh-ogoh Sapa Warang Banjar Gemeh yang diiringi Sekaa Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memotivasi dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman yang terlibat dalam Peed Aya Duta Kota Denpasar yang tergabung dalam Komunitas Sakti Manca ini.
“Saya melihat persiapan garapan yang disajikan sudah sangat baik. Ke depan bagaimana seluruh tim menjaganya agar dapat tampil optimal di ajang sesungguhnya yakni Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026 nanti,” ungkap Jaya Negara.
Walikota Jaya Negara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen yang terlibat, baik itu peserta (penari, penabuh) maupun orang tua peserta pawai yang senantiasa mendukung buah hatinya. “Kami juga mengingatkan seluruh peserta dan para orang tua untuk menjaga kesehatan sehingga penampilan berjalan lancar hingga pawai mendatang,” ujarnya.
Sementara Koordinator Peed Aya Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista saat ditemui menjelaskan Peed Aya Duta Kota Denpasar akan membawakan tema Tattwa Parisudha Vasudhaiva Kutumbakam atau bila dijabarkan tentang Atma Kertih yang menggambarkan Jiwa Paripurna.
Dikatakannya, Peed Aya ini melibatkan ratusan talenta seniman muda yang berasal dari berbagai elemen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lain di Kota Denpasar
“Kami merasa tertantang memberikan penampilan terbaik bagi Kota Denpasar. Penampilan yang menarik dan berkelanjutan yang masih dalam garis besar nafas Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong- royong, yang juga diimplementasikan dengan melibatkan berbagai komponen seperti sanggar, sekolah, sekaa teruna, serta komunitas seni lainnya dari berbagai jenjang usia,” katanya.
Eksistensi penampilan anak-anak ini yang tercatat paling muda berusia sekitar lima tahun sebagai wujud nyata pendidikan aktualisasi potensi generasi muda yang dilibatkan dalam garapan.
“Semoga kami dapat memberikan yang terbaik bagi Kota Denpasar pada Pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026,” ungkap Gus Eka lagi.
Koreksi yang disampaikan oleh tim kurator PKB Provinsi Bali, semuanya menjadi catatan penting bagi perbaikan tim Kota Denpasar, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk semakin menyempurnakan penampilan nantinya. (eka/bi)