Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pesona Unud Buka Peluang Kerja Sama dengan Tsinghua University dan HMECC of the China-Asia Economic Development Association

BALIILU Tayang

:

unud
Initial Signing Ceremony dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi Unud, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes beserta delegasi lainnya dan jajaran pimpinan HMECC dan Tsinghua University dilaksanakan di Lushan, Selasa (28/2/23). (Foto: ist)

Tiongkok, baliilu.com – Peluang kerja sama internasional kembali menghampiri Universitas Udayana (Unud). Setelah menerima undangan dari Nanchang University untuk berkolaborasi dalam rangka pengembangan akademik, pertukaran budaya, dan peningkatan pariwisata, kini tawaran kerja sama datang dari The Health and Medical Exchange Cooperation Committee (HMECC) of the Tiongkok-Asia Economic Development Association dengan menggandeng The First Teaching Hospital of Tianjin University of Traditional Chinese Medicine, dan juga Tianjin Research Institute for Advanced Equipment, Tsinghua University.

Bertempat di Lushan, Selasa (28/2/23), telah diadakan Initial Signing Ceremony yang dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi Unud, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes beserta delegasi lainnya dan jajaran pimpinan HMECC dan Tsinghua University.

unud
Dokumen kerja sama antara Unud dengan HMECC dan Tsinghua University. (Foto: ist)

Mr. Yang Guanglin, Chairman the Health and Medical Exchange Cooperation Committee (HMECC) of the China-Asia Economic Development Association membuka acara dengan memaparkan komite yang ia pimpin merupakan komite profesional di bidang medis dan kesehatan dengan misi Bridge for Health·Diversity in Unity dan berkomitmen untuk membangun platform pertukaran internasional untuk industri medis dan kesehatan, dan untuk mempromosikan pertukaran dalam industri medis di berbagai negara. Asosiasi Pengembangan Ekonomi Tiongkok-Asia merupakan organisasi sosial nasional yang didirikan di bawah Kementrian Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok dan terdaftar di Kementerian Urusan Sipil Republik Rakyat Tiongkok. 

Kerja Sama dalam bentuk integrasi pembelajaran, penelitian, produksi, penjualan, dan investasi tentunya akan berkontribusi dalam mempromosikan persahabatan antara masyarakat Tiongkok dan Indonesia serta meningkatkan industri medis dan kesehatan masyarakat Indonesia.  

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan The First Teaching Hospital of Tianjin University of Traditional Chinese Medicine,  Mr. Zhao Qiang menceritakan sejarah terbentuknya rumah sakit pengajaran pertama yang didirikan pada tahun 1954 dan merupakan rumah sakit pengobatan tradisional Tiongkok tertua di Tianjin dan terbesar di Tiongkok Utara, the National Clinical Research Center for Chinese Medicine Acupunture dan Moxibustion, Output Hospital of National Regional Medical Centre Construction, dan pusat medis nasional dalam bidang konseling. Mr. Zhao Qiang berharap dengan budaya pengobatan tradisional Tiongkok yang merupakan kekayaan budaya tradisional Tiongkok yang berasal dari peradaban selama ribuan tahun dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dalam meningkatkan dan memproteksi kesehatan masyarakat, dan menciptakan cara baru untuk meningkatkan kualitas hidup. 

Baca Juga  FT Unud Terima Kunjungan PT Awina Sinergi Internasional

Perwakilan Department Research dari Tianjin Research Institute for Advanced Equipment, Tsinghua University, Mr. Feng Libin berterimakasih kepada HMECC karena telah dipertemukan dengan Universitas Udayana yang memiliki afiliasi dengan banyak rumah sakit. Ia berharap, bersama dengan Universitas Udayana dapat menjajaki model-model baru dalam hal integrasi teknik kedokteran internasional, pelatihan magister teknik dan kerja sama ilmiah dan teknologi. 

unud
Foto bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi Unud, Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes beserta delegasi lainnya dan jajaran pimpinan HMECC dan Tsinghua University di Lushan, Selasa (28/2/23). (Foto: ist)

Wakil Rektor Prof. Adiatmika mewakili Rektor dan genap civitas akademika Universitas Udayana mengapresiasi dan menyambut baik tawaran kerja sama internasional ini. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan awal Mr. Yan Guanglin yang sebelumnya berkunjung ke Universitas Udayana menawarkan gagasan kerja sama dengan Universitas Udayana. Berdasarkan komunikasi antara kedua belah pihak, MoU telah dirancang namun masih perlu disempurnakan dan dalam pertemuan ini dibahas secara lebih mendalam lagi terkait peluang kerja sama yang bertumpu pada bidang Kesehatan. Namun tidak menutup kemungkinan nantinya juga akan melibatkan bidang lainnya seperti teknik dan pariwisata karena berhubungan dengan medical equipment dan medical tourism.

Sebelum penandatanganan kerja sama tahap awal dilaksanakan, diadakan diskusi dan pembahasan secara detil mengenai poin-poin kerja sama dan peluang-peluang lainnya yang dapat dikembangkan melalui kerja sama ini. Pertemuan ini merupakan awal yang baik bagi kerja sama baru yang akan dilaksanakan, yang semakin menjembatani hubungan antara Tiongkok dan Indonesia dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita5415-Pesona-Universitas-Udayana-Buka-Peluang-Kerjasama-dengan-Tsinghua-University-dan-HMECC-of-the-China-Asia-Economic-Development-Association.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Monitoring Implementasi Indikator Kabupaten Ber-Aksi oleh KPK RI

Published

on

By

Kabupaten Ber-Aksi
HADIRI MONITORING: Sekda Surya Suamba menghadiri kegiatan Monitoring Implementasi Indikator Kabupaten Ber-Aksi yang diselenggarakan oleh KPK RI, di Ruang Rapat Satya Gosana I, Inspektorat Kabupaten Badung, Selasa (7/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Mewakili Bupati, Sekda Badung IB Surya Suamba menghadiri kegiatan Monitoring Implementasi Indikator Kabupaten Ber-Aksi (Berani Berantas Korupsi) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Dit. Permas) KPK RI, bertempat di Ruang Rapat Satya Gosana I, Inspektorat Kabupaten Badung, Selasa (7/7). Acara ini dihadiri oleh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Camat dan Lurah se-Kabupaten Badung.

Sekda Badung IB Surya Suamba dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah Kabupaten Badung ditetapkan sebagai Kabupaten Antikorupsi, monitoring ini merupakan momen yang dinantikan, karena melalui Monitoring Implementasi Indikator Kabupaten Antikorupsi, Pemkab Badung akan mendapatkan masukan-masukan yang berharga bagi pembangunan integritas dan pencegahan korupsi di Kabupaten Badung.

“Sudah kami sampaikan beberapa indikator bagaimana program pencegahan korupsi dan dari KPK RI juga sudah memberikan beberapa tambahan terkait indikatornya. Tentunya nanti akan disempurnakan, Predikat sebagai Kabupaten Antikorupsi bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah daerah. Kedepannya tentunya seluruh kelurahan/desa di Kabupaten Badung akan disiapkan menjadi Desa/Kelurahan Antikorupsi,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua Satuan Tugas (Waka satgas) Dit. Permas KPK RI, Ariz Dedy Arham dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Badung sebagai Kabupaten Antikorupsi telah menerapkan e-Pakta/e-Komitmen tidak memberikan gratifikasi pra-pelayanan publik pada Mal Pelayanan Publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dan hal ini juga menjadi salah satu indikator untuk Kabupaten/Kota antikorupsi tahun 2026 oleh KPK RI.

“Selain monitoring, kami juga berterima kasih dan mengapresiasi kepada Pemkab Badung yang telah menerapkan e-Pakta/e-Komitmen tidak memberikan gratifikasi pra-pelayanan publik pada Mal Pelayanan Publik. Status Percontohan Kabupaten/Kota Ber-Aksi bisa dicabut, jika terdapat kepala daerah atau pimpinan OPD yang terjerat tindak pidana korupsi/tindak pidana lainnya. Maka dari itu, pentingnya saling mengingatkan dan menjaga Integritas berdasarkan Indikator Kabupaten/Kota Ber-Aksi,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  FT Unud Jalin Kerja Sama dengan PT Kilang Pertamina Internasional - RU V Balikpapan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

K3S Badung Buka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS di Kabupaten Badung

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ketua K3S Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan bantuan usai membuka Pelatihan Membuat Kue untuk PPKS Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi), Senin (6/7/2026) di Gedung Yayasan MBM Kelurahan Kapal Mengwi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Membuat Kue untuk Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu (Yapi) yang berada di lingkungan panti asuhan se‑Kabupaten Badung, Senin (6/7/2026).  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Yayasan Maha Bhoga Marga (MBM), Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, dan dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 6 hingga 11 Juli 2026.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Pengurus Yayasan Maha Bhoga Marga, Ketua dan pengelola panti asuhan se‑wilayah Badung, narasumber serta tenaga pelatih ahli membuat kue, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua K3S Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi‑tingginya dan menyambut baik terselenggaranya program ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Anak‑anak yatim, piatu, maupun yatim piatu yang tinggal di panti asuhan adalah generasi yang kehilangan sosok orang tua, namun tetap berhak mendapatkan pembinaan, kasih sayang, pendidikan, serta penghidupan yang layak sebagaimana anak lainnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa berharap materi pembuatan kue yang disampaikan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak‑anak didik. “Tujuannya agar mereka memiliki bekal keterampilan untuk memenuhi haknya menuju kemandirian, bisa berusaha sendiri, serta memiliki masa depan yang lebih cerah dan tidak tergantung selamanya pada bantuan orang lain,” tambahnya.

Selama enam hari pelatihan, peserta akan diajarkan cara membuat berbagai jenis kue kering, kue basah, dan olahan roti yang banyak diminati pasar, mulai dari pemilihan bahan berkualitas, teknik pengolahan yang higienis, hingga cara pengemasan dan pemasaran sederhana.

Baca Juga  FT Unud Jalin Kerja Sama dengan PT Kilang Pertamina Internasional - RU V Balikpapan

Setelah rangkaian acara pembukaan selesai, Ketua K3S Badung beserta rombongan melanjutkan kunjungan langsung ke dua rumah warga yang tergolong rentan di wilayah Kelurahan Kapal. Pertama, mengunjungi Ni Ketut Rai Alit Artini di Lingkungan Banjar Titih, dan kedua menemui Ni Luh Putu Trisnayanti, penyandang disabilitas di Lingkungan Banjar Belulang. Dalam kunjungan tersebut, diserahkan bantuan berupa kursi roda dan paket sembako lengkap guna meringankan beban kebutuhan sehari‑hari serta mendukung aksesibilitas dan kenyamanan hidup mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen K3S Badung dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan keterampilan bagi anak‑anak panti, tetapi juga melalui bantuan langsung bagi warga rentan dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua GOW Badung Terima Kunjungan Kerja GOW Kabupaten Sekadau

Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman Organisasi

Loading

Published

on

By

TERIMA KUNKER: Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta saling bertukar cinderamata saat menerima kunjungan kerja GOW Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menerima kunjungan kerja Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, di Sekretariat Balai Budaya Lantai III, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (6/7/2026).

Rombongan GOW Kabupaten Sekadau dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, beserta jajaran pengurus. Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh para pengurus GOW Kabupaten Badung sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi perempuan.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Ny. Wiwin Atriana, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus mempelajari berbagai program dan kegiatan yang telah dijalankan GOW Kabupaten Badung.

Menurutnya, GOW Kabupaten Badung dinilai berhasil mengembangkan berbagai program organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi referensi dalam pengembangan program GOW Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Pihaknya menjelaskan berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan GOW Kabupaten Badung sejak terbentuk tiga tahun lalu, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan hingga agenda rutin organisasi.

Ny. Yunita, yang juga menjabat sebagai Ketua WHDI Kabupaten Badung, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan berbagai program tersebut tidak terlepas dari soliditas, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh jajaran pengurus GOW Kabupaten Badung.

“Melalui kunjungan ini, semoga kita dapat saling berbagi pengalaman dan bertukar pengetahuan dalam menjalankan organisasi yang kita cintai agar semakin maju ke depannya. Semoga pula tali silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipererat melalui wadah organisasi ini,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Sekadau mengaku merasa senang dan mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan GOW Kabupaten Badung. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan, informasi, serta kesempatan untuk saling bertukar gagasan mengenai berbagai program dan strategi pengembangan organisasi.

Baca Juga  Buka Peluang Kerja Sama Strategis, Dubes Swiss Kunjungi Denpasar

Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, kedua ketua GOW saling bertukar cinderamata khas daerah masing-masing sebagai simbol persahabatan, kerja sama, dan komitmen untuk terus mempererat hubungan antardaerah melalui organisasi perempuan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca