Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

PGRI Badung Gelar Pelatihan kepada Guru secara Daring

BALIILU Tayang

:

de
Plt. Kepala Disdikpora Badung I Made Mandi saat membuka pelatihan pemanfaatan akun pembelajaran belajar.id kepada guru secara daring dari Kantor Disdikpora, Selasa (23/2).

Badung, baliilu.com – Organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Badung menggelar pelatihan pemanfaatan akun pembelajaran belajar.id kepada guru secara daring. Pelatihan dengan Tema “Pelatihan Pemanfaatan Akun Pembelajaran @belajar.id Strategi  Pengelolaan Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19″ ini dibuka Plt. Kepala Disdikpora Badung I Made Mandi didampingi Kabid Gedung dan Sarana Pt Robby Widya Harsana dari Kantor Disdikpora, Selasa (23/2).

Plt. Kadis Disdikpora Kabupaten Badung I Made Mandi dalam sambutannya menyampaikan sesuai dengan imbauan di masa pandemi Covid-19 ini dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dengan berlakunya perpanjangan PPKM mikro di Kabupaten Badung, bahwa pembelajaran masih dilaksanakan dari rumah secara daring.

“Saya berharap kebijakan pemerintah yang sangat luar biasa dari pusat, daerah, dan Kabupaten Badung, dimana kebijakan Bapak Bupati Badung yang sudah menyiapkan fasilitas sarana prasarana berupa laptop dan Wifi gratis, harus dimanfaatkan dan digunakan dengan baik. Jadi kalau dalam hal ini kita sebut gayung bersambut. Semuanya bisa memanfaatkan fasilitas yang diberikan sehingga pembelajaran betul- betul semakin baik,” terangnya.

Untuk itu pihaknya sangat berterima kasih kepada PGRI Badung, yang sudah mendesain sebagai Supporting Program dalam rangka bagaimana kompetensi guru ini bisa terus ditingkatkan.  “Harapan kita ke depan melalui pembelajaran Akun Pembelajaran yang diberikan oleh kementrian ini dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu motivasi ini kita berikan kepada teman- teman guru dan teruslah semangat di masa pandemi ini dan apa pun yang terjadi kita sebagai ujung tombak pendidikan diharapkan terus bekerja keras untuk generasi ke depan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua PGRI Badung I Wayan Tur Adnyana yang juga ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Badung yang sudah memberi fasilitas kepada PGRI serta sangat menyambut baik apa yang diberikan tersebut untuk mendukung pelaksanaan pelatihan secara daring kepada guru.  Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan TIK, meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola atau strategi pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu kami berkoordinasi dan berkolaborasi dengan teman-teman yang sudah menjadi calon guru penggerak di Kabupaten Badung dan bahkan sudah Peraih Kihajar, yang mana beliau ini sekarang langsung kami tunjuk sebagai narasumber yaitu I Nyoman Haryanta, Duta Rumah Belajar 2018 Provinsi Bali dan I Km. Rika Adi Putra, Duta Rumah Belajar 2017 Provinsi Bali,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya memfasilitasi apa yang menjadi keinginan masyarakat dan apa yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Workshop Daring. Pola pelatihan yang diselenggarakan menggunakan pola tatap maya (synchronous) dan menggunakan Google Classroom (ansynchronous) dengan waktu pelaksanaan dari tanggal 23 – 26 Februari 2021 setiap harinya dengan lama waktu 3,5 jam dengan kapasitas 500 orang melalui aplikasi Zoom dan yang lainnya mengikuti melalui Youtube PGRI Badung.

“Untuk itu kami ucapkan banyak terima kasih kepada teman- teman yang sudah mendaftarkan diri sebanyak 2.804 keseluruhan, dimana dari Kabupaten Badung sebanyak 2.004 peserta dan 800 peserta lainnya dari dari luar Kabupaten Badung bahkan juga dari luar Provinsi Bali,” ujarnya. (bt)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Personel Berprestasi Terima Penghargaan, Kapolresta Denpasar Tegaskan Budaya Prestasi di Lingkungan Polri

Published

on

By

kapolresta denpasar
BERIKAN PENGHARGAAN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. memberikan piagam penghargaan kepada lima personel Polresta Denpasar yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian, Selasa (26/5/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. memberikan piagam penghargaan kepada lima personel Polresta Denpasar yang berprestasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian, Selasa (26/5/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, keberanian, dan loyalitas personel dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Adapun penerima penghargaan dari personel Satsamapta Polresta Denpasar yakni Aipda Ketut Juni Artawan, S.H., Bripda Kade Febri Mahendra, Bripda I Putu Andika Mulia Artawan, Bripda Kadek Widiastika, dan Bripda Gede Yudistira Saputra.

Kelima personel tersebut dinilai berhasil menunjukkan kinerja luar biasa saat melaksanakan patroli pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan berhasil mengamankan seorang pria yang membawa senjata tajam berupa parang di area sebelah barat Monumen Bajra Sandi, Denpasar. Tindakan cepat dan sigap personel di lapangan dinilai mampu mencegah potensi gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolresta Denpasar menyampaikan bahwa organisasi Polri merupakan institusi besar yang bergerak di bidang pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, serta sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Untuk mewujudkan tugas mulia tersebut, diperlukan personel yang memiliki semangat Tribrata dan mampu mengamalkan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kapolresta menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan implementasi nyata dari sistem reward and punishment di lingkungan Polri. Penghargaan diberikan sebagai bentuk perhatian dan apresiasi pimpinan kepada anggota yang mampu menunjukkan kinerja melebihi panggilan tugas, berinovasi, serta memberikan dampak positif bagi institusi dan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lima personel Satsamapta yang telah berhasil mengamankan orang yang membawa senjata tajam saat patroli. Prestasi yang saudara ukir telah membawa nama Polresta Denpasar di tingkat Polda Bali,” ujar Kapolresta.

Lebih lanjut, Kapolresta juga menyampaikan bahwa keberhasilan personel tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga di rumah. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polresta Denpasar untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kepada seluruh anggota Polresta Denpasar, jadikan momentum ini sebagai pemicu semangat dan contoh positif. Tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, sehingga seluruh personel dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan situasi kamtibmas, teknologi, dan harapan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Kapolresta Denpasar juga memerintahkan seluruh Kasatfung dan Kapolsek jajaran agar menularkan semangat prestasi kepada seluruh anggota dengan menciptakan iklim kerja yang kompetitif, sehat, dan penuh inovasi demi terwujudnya Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pangdam IX/Udayana Pimpin Serah Terima Jabatan, Tegaskan Kepemimpinan Adaptif, Inovatif dan Profesional

Published

on

By

sertijab kodam udayana
SERTIJAB: Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps bagi sejumlah pejabat utama jajaran Kodam IX/Udayana, di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa (26/5/2026). (Foto: Pendam/IX)

Denpasar, baliilu.com – Komando Daerah Militer IX/Udayana menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Laporan Korps bagi sejumlah pejabat utama jajaran Kodam IX/Udayana. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Supardi Makodam IX/Udayana, Denpasar, dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan di lingkungan Kodam IX/Udayana, khususnya pada satuan strategis yang meliputi Batalyon Infanteri, Zeni, Armed, Arhanud, hingga Detasemen Intelijen. Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI Angkatan Darat dalam rangka pembinaan personel dan peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam amanatnya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Kodam IX/Udayana. Menurutnya, rotasi jabatan bukan sekadar bagian dari mekanisme organisasi, namun juga menjadi langkah strategis untuk menghadirkan semangat baru, inovasi, dan peningkatan kualitas kepemimpinan di satuan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Inf Ari Murwanto, Letkol Czi Zaenal Abidin, Letkol Arm Bambang Heryanto, Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, dan Letkol Inf Dili Murtiawan atas dedikasi serta pengabdian terbaik selama bertugas di Kodam IX/Udayana. Selamat mengemban amanah baru dan teruslah memberikan kontribusi terbaik bagi TNI Angkatan Darat,” ujar Mayjen TNI Piek Budyakto.

Adapun pejabat yang mendapat penugasan baru yakni: Letkol Inf Ari Murwanto, dari Danyonif 900/SBW menjadi Dandodiklatpur Rindam IX/Udayana; Letkol Czi Zaenal Abidin, S.I.P., M.I.P., dari Danyonzipur 18/YKR menjadi Dandim 0909/Kutai Timur Korem 091/ASN; Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., dari Danyonarmed 20/BY menjadi Dandim 1618/TTU Korem 161/WS; Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., dari Danyonarhanud 9/AWJ menjadi Dandim 1605/Belu Korem 161/WS; Letkol Inf Dili Murtiawan, S.H., dari Dandeninteldam IX/Udayana menjadi Kabagbinapintel Sdirbinfungintel Pusintelad.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana juga menyambut para pejabat baru yang dipercaya melanjutkan kepemimpinan di satuan masing-masing. Pangdam menegaskan bahwa tantangan tugas ke depan menuntut sosok pemimpin yang adaptif, inovatif, profesional, dan mampu membangun soliditas satuan.

“Kepemimpinan di era modern harus adaptif terhadap perkembangan situasi. Saya berharap para pejabat baru mampu menghadirkan inovasi dan terobosan positif, namun tetap tegas dalam pelaksanaan tugas serta bijak dalam membina prajurit. Jadilah pemimpin yang hadir di tengah anggota dan dicintai rakyat,” tegas Pangdam.

Pejabat baru yang dilantik dalam kegiatan tersebut yaitu: Letkol Inf Anak Agung Ngurah Hadipta sebagai Danyonif 900/Satya Bhakti Wirottama; Letkol Czi Alex Yudianto, S.H., M.M., M.Tr.Mil., sebagai Danyonzipur 18/Yudha Karya Raksaka; Letkol Arm Agus Surya Sulendra, S.E., sebagai Danyonarmed 20/Bhadika Yudha; Letkol Arh Rahmad Situmorang, S.E., sebagai Danyonarhanud 9/Angkasa Widya Jayanta; Letkol Arm Timotius Efrata Munthe sebagai Dandeninteldam IX/Udayana.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa seorang komandan harus mampu menjadi teladan sekaligus pembina yang memberikan motivasi dan kebijaksanaan kepada anggotanya, sehingga tercipta moril prajurit yang tinggi, soliditas satuan yang kuat, serta semangat pengabdian yang optimal.

Pangdam juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus mendukung program-program pemerintah sesuai tugas dan fungsi masing-masing, yang tentunya membutuhkan kemampuan kepemimpinan, keterampilan manajerial, dan kesiapan menghadapi dinamika situasi yang berkembang.

Upacara Sertijab dan Tradisi Laporan Korps tersebut turut dihadiri Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, para Asisten Kasdam, Perwira Staf Ahli, Liaison Officer (LO) TNI AU dan TNI AL, serta Ketua, Wakil Ketua, dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam IX/Udayana mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pejabat yang melaksanakan sertijab, disertai harapan agar amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan loyalitas demi kejayaan TNI Angkatan Darat serta tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka Bimtek Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial di Provinsi Bali, Gubernur Koster Minta Data Penerima Dibenahi agar Tepat Sasaran

Published

on

By

digitalisasi bansos
BIMTEK: Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka acara Bimbingan Teknis Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial Provinsi Bali yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (26/5) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jakarta, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster meminta seluruh pihak membenahi data penerima bantuan sosial agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka acara Bimbingan Teknis Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial Provinsi Bali yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (26/5) pagi.

Dalam arahannya, Gubernur Koster menekankan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan di Bali. Menurutnya, validitas data menjadi faktor utama agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat menerima bantuan secara adil dan transparan.

“Data penerima harus dibenahi dengan baik supaya bantuan sosial tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat,” tegas Koster yang mengikuti zoom meeting dari Kantor Badan Penghubung Provinsi Bali di Jakarta.

Program digitalisasi bantuan sosial di Bali merupakan bagian dari transformasi digital nasional yang didorong pemerintah pusat. Koster menyebut Bali menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang dijadikan percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital, khususnya dalam proses dan mekanisme penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan.

“Bali satu-satunya provinsi yang dijadikan sebagai percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital terkait dengan proses dan mekanisme bantuan sosial khususnya penyaluran program PKH dan bantuan pangan,” ujar Koster.

Untuk mendukung program tersebut, sebanyak 8.416 agen digitalisasi bantuan sosial telah disiapkan di seluruh wilayah Bali. Para agen ini nantinya bertugas membantu masyarakat dalam proses pengajuan bantuan sosial, mulai dari PKH hingga berbagai bantuan sosial lainnya.

“Di Bali ada sebanyak 8.416 agen. Mereka ini yang akan membantu masyarakat untuk mengajukan permohonan PKH maupun bantuan-bantuan sosial yang lainnya,” jelasnya.

Koster menambahkan, transformasi digital yang saat ini diterapkan pada sektor bantuan sosial, ke depan akan terus dikembangkan secara lebih luas dan komprehensif dalam tata kelola pemerintahan di Bali.

“Ke depan akan kita kembangkan jadi penyelenggaraan berbasis digital secara lebih komprehensif, tidak terbatas hanya pada bantuan sosial,” katanya.

Karena itu, ia meminta seluruh agen yang mengikuti bimbingan teknis mampu memahami tugas dan tanggung jawabnya secara detail, terukur, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Karena itu kita harus memastikan agen dapat memahami tugasnya dengan detail, terukur serta dapat berkomunikasi dengan baik dengan warga yang ada di wilayahnya. Karena sudah pasti warga yang akan mendapat bantuan ini kebanyakan berada di desa,” tegas Gubernur Bali dua periode tersebut.

Untuk menyukseskan program tersebut, Koster kembali menegaskan agar data penerima bantuan harus akurat. Hal itu menjadi penting untuk menuntaskan masalah kemiskinan terutama di Bali. Koster menilai validitas data menjadi faktor paling mendasar agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan membutuhkan. Karena itu, menurutnya, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas pemerintahan mulai dari pusat hingga daerah.

“Kolaborasi diperlukan antara pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Terima Kasih Gubernur Koster atas Komitmennya

Sementara itu, Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial di Kementerian PPN/Bappenas adalah Tirta Sutedjo menyampaikan terimakasih atas komitmen dan dukungan penuh Gubernur Bali dalam pelaksanaan uji coba digitalisasi bantuan sosial di Provinsi Bali.

Ia mengungkapkan bahwa Provinsi Bali adalah salah satu Provinsi yang melaksanakan uji coba dengan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota sehingga keberhasilan di Provinsi Bali akan menjadi contoh dalam uji coba secara nasional.

“Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami, namun atas dukungan Gubernur Bali beserta jajaran serta agen di lapangan acara bisa berjalan lancar. Melalui momentum ini, kami berharap kesejahteraan di Provinsi Bali bisa kita upayakan bersama untuk ditingkatkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan Tirta, masyarakat miskin dan rentan yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan dari pemerintah diharapkan melalui skema on demand yang diujicobakan dapat meregistrasi bantuan sosial secara mandiri.

“Provinsi Bali juga diarahkan untuk mengintegrasikan program bantuan sosial dengan perlindungan dan jaminan sosial lainnya khususnya program kesehatan, program Indonesia Pintar serta program peningkatan pendapatan dalam kerangka program kerja prioritas nasional yang telah diarahkan oleh Presiden. Sehingga kesejahteraan berkelanjutan bisa terwujud untuk seluruh masyarakat Bali,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca