Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pimpin Rakor, Jaya Negara Fokus Laksanakan Pembangunan Sesuaikan Kondisi Covid-19

BALIILU Tayang

:

de
Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Triwulan Pertama Tahun Anggaran 2021 dipimpin Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Selasa (6/4/2021) di Graha Sewaka Dharma Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Triwulan Pertama Tahun Anggaran 2021 dipimpin Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Selasa (6/4/2021) di Graha Sewaka Dharma Denpasar.

Dalam rapat yang diselenggarakan secara daring/virtual hadir pula Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya dan para  Asisten Sekda Kota Denpasar serta diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah(OPD), perusahaan daerah, camat, perbekel/lurah, serta kepala puskesmas se-Kota Denpasar.

Walikota Jaya Negara dalam sambutannya mengajak seluruh OPD hingga perusahaan daerah Kota Denpasar untuk fokus laksanakan pembangunan menyesuaikan dengan kondisi Covid-19.

 “Dalam kesempatan ini marilah kita tetap fokus melaksanakan pembangunan  yang disesuaikan dengan kondisi Covid-19,” ajak Jaya Negara.

Dijelaskan bahwa fokus pada pelaksanaan pembangunan meliputi beberapa program prioritas baik jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.  Prioritas jangka pendek meliputi upaya penanganan sampah,  percepatan penanganan Covid- 19, pelaksanaan vaksinasi, dan upaya pemulihan ekonomi melalui stimulus perekonomian. Di samping itu jangka pendek juga berkaitan dengan pembelajaran tatap muka, pelatihan tenaga kerja yang di PHK, fasilitas pemberian modal kerja, E-Market Place, pengembangan produk berstandar ekspor, hingga optimalisasi Dharma Negara Alaya untuk kreativitas dan pemulihan ekonomi.

Sedangkan dalam program prioritas jangka menengah dan jangka panjang meliputi permasalahan sampah, pengadaan air bersih, pemenuhan infrastruktur perkotaan yang berkaitan dengan jalan dan wajah kota.

Lebih lanjut Jaya Negara menjelaskan arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan yakni mewujudkan  Denpasar makmur, aman, jujur, dan unggul berbasis budaya yang dijiwai Agama Hindu dan dilandasi Tri Hita Karana.

 “Adapun landasan kebijakan bertumpu pada tiga pilar, yaitu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, stabilitas daerah yang sehat serta supremasi hukum. Hal ini juga mengacu pada kebijakan dasar yakni kebudayaan Bali sebagai landasan segala gerak dan langkah pembangunan dalam mewujudkan pembangunan berbasis budaya,” ujarnya.

Baca Juga  Wabup Ketut Suiasa Pimpin Rakor Pelaksanaan Pengamanan Idul Fitri 1443 H

Sementara Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, menyampaikan tema rakor yakni melalui Rakor Pelaksanaan  Pembangunan Kita Mantapkan Capaian Triwulan  Pertama Tahun Anggaran 2021  Guna Mewujudkan  Kota Kreatif Berbasis  Budaya  Menuju Denpasar Maju. Terkait dengan progres fisik dan keuangan pada triwulan pertama telah mencapai target.

 “Pada triwulan pertama ini capaian fisik dan keuangan telah mencapai target meski ada beberapa yang masih dalam progres administrasi,” ujarnya.

Terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi secara intensif, pelaksanaan monev Tepra bersama tim Tepra, monev pengawasan dan pengendalian, pembangunan fisik di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Bali dan pusat. (eka)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

PKK Badung Rutinkan Jalan Sehat dan Cek Kesehatan Gratis Tiap Pekan

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat acara jalan sehat dan senam bersama di kawasan Puspem Badung
JALAN SEHAT: TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat acara jalan sehat dan senam bersama di kawasan Puspem Badung, Minggu (6/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan warga, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Badung berkolaborasi dengan Gerakan Badung Peduli menggelar aksi olahraga massal berkala bertajuk “Ayo Bergerak Bersama”.

Dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, kegiatan jalan sehat dan senam bersama ini resmi dirancang sebagai agenda rutin setiap satu minggu sekali di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (6/9).

Gerakan yang terbuka untuk umum ini mendapat antusiasme tinggi dari warga berbagai wilayah, kader PKK, hingga perwakilan organisasi sosial. Selain olahraga fisik berupa jalan sehat mengelilingi kompleks Puspem dan senam massal, masyarakat juga dimanjakan dengan fasilitas pelayanan cek kesehatan gratis serta pengundian doorprize menarik.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan bahwa konsistensi kegiatan mingguan ini merupakan wujud kepedulian nyata untuk membangun ketahanan jasmani sekaligus ruang sosial interaktif bagi masyarakat.

“Kesehatan adalah aset paling berharga bagi setiap keluarga dan fondasi kemajuan daerah. Melalui ‘Ayo Bergerak Bersama’, kami ingin mengajak seluruh warga Badung untuk tidak hanya rutin berolahraga, tetapi juga bersatu, berbagi kebahagiaan, dan mempererat kebersamaan. Gerakan ini sejalan dengan semangat Badung Peduli yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui atmosfer kegiatan yang hangat dan penuh semangat ini, TP. PKK Badung berharap gerakan mingguan ini mampu menginspirasi perubahan perilaku masyarakat agar lebih aktif bergerak, menjaga kesehatan keluarga, dan membangun keharmonisan sosial di seluruh wilayah Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2026
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Badung Terapkan Posyandu 6 SPM, Kelurahan Lukluk Jadi Perintis

Published

on

By

Ketua Tim Pembina Posyandu Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat Sosialisasi Posyandu 6 SPM di Banjar Delod Pempatan Lukluk
SOSIALISASI: Ketua Tim Pembina Posyandu Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat Sosialisasi dan Pembinaan bertema “Posyandu Kuat, Masyarakat Sehat, Badung Hebat” di Banjar Delod Pempatan, Lukluk, Minggu (6/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung resmi mengimplementasikan peran Posyandu sebagai pelayanan dasar melalui program Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kelurahan Lukluk di Kecamatan Mengwi terpilih menjadi salah satu wilayah perintis program transformasi tersebut.

Program ini diluncurkan lewat Sosialisasi dan Pembinaan bertema “Posyandu Kuat, Masyarakat Sehat, Badung Hebat” di Banjar Delod Pempatan, Lukluk, Minggu (6/9). Kegiatan dirangkaikan Hari Buka Posyandu, Temu Wirasa, dan penyerahan sembako kepada para kader.

Ketua Tim Pembina Posyandu Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan fungsi Posyandu saat ini telah meluas menjadi pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi. “Posyandu sekarang tidak hanya pemeriksaan kesehatan anak, ibu hamil, dan lansia. Posyandu sudah bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM,” ujarnya.

Enam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, Trantibum Linmas, dan sosial. Nyonya Rasniathi memuji kelancaran alur pelayanan kesehatan yang ada. “Selain pelayanan kesehatan, lima bidang lainnya juga sekarang menjadi bagian dari Posyandu 6 SPM. Tadi saya juga melihat langsung bagaimana pelayanan kesehatan tadi dari pendaftaran hingga pemeriksaan lumayan sangat bagus dan lancar agar dipertahankan bila perlu ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Lewat sistem baru ini, kader bertugas membantu mendata masalah pendidikan anak serta memastikan warga kurang mampu mendapat perhatian sosial. Warga juga bisa melaporkan masalah rumah tidak layak huni, jalan rusak, hingga ketertiban umum lewat kader Posyandu untuk diteruskan ke dinas terkait.

“Termasuk melalui kegiatan Badung Peduli, kita memastikan masyarakat Badung tidak ada lagi yang kesejahteraannya tidak diperhatikan. Semua bidang ini nantinya dapat dilaporkan melalui kader Posyandu untuk diteruskan kepada perangkat daerah terkait sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ucap Rasniathi.

Baca Juga  Wabup Ketut Suiasa Pimpin Rakor Pelaksanaan Pengamanan Idul Fitri 1443 H

Nyonya Rasniathi juga mengingatkan pentingnya warga mengurus dokumen fisik seperti KTP, KK, dan KIA meskipun sudah ada sistem digital (IKD). Pemkab Badung menyiapkan stimulus uang tunai hingga Rp 10 juta bagi warga yang tertib mengurus akta kematian tepat waktu.

“Walaupun sudah terdaftar dalam sistem Dukcapil, dokumen fisik tetap harus dimiliki. KTP, KK, termasuk KIA harus ada fisiknya. Ini penting untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh pelayanan dan hak-haknya dengan tertib. Jangan sampai terlambat. Begitu ada anggota keluarga yang meninggal, segera urus administrasinya sehingga dokumen kependudukannya tertib dan hak masyarakat juga dapat diperoleh,” tegasnya.

Sementara Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan Lukluk, Putu Dian Mas Kurnia Dewi, menyatakan kesiapan sembilan Posyandu di wilayahnya menjadi pelopor program ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya Ibu Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung beserta seluruh jajaran atas perhatian, dukungan, dan pembinaan yang telah diberikan kepada Kelurahan Lukluk. Besar harapan kami agar sinergi ini terus berlanjut sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,” ungkapnya.

Acara dihadiri Kadis PMD Kabupaten Badung, Kadis Sosial, Kadis Dukcapil, Kadis LHK Perwakilan kadis Pendidikan, Camat Mengwi Nyoman Suhartana beserta Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Mengwi, Lurah Lukluk beserta Ibu Lurah, Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan Lukluk, serta Tim Badung Peduli. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Gunung Agung yang Jatuh ke Jurang

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki yang terjatuh ke jurang di Gunung Agung ketinggian 2.500 mdpl
EVAKUASI: Tim SAR gabungan saat mengevakuasi seorang pendaki Gunung Agung, yang terjatuh ke jurang pada ketinggian kurang lebih 2.500 mdpl, Minggu (6/9/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki Gunung Agung, yang terjatuh ke jurang pada ketinggian kurang lebih 2.500 mdpl, Minggu (6/9/2026). Korban diketahui bernama Komang Sandi Darmawan (15), warga Banjar Yeha, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem pada pukul 08.30 Wita dari pelapor atas nama Wayan Widiyasa. Berdasarkan laporan, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 06.30 Wita. Mulanya korban bersama seorang rekannya melakukan pendakian pada dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Dalam perjalanan, Sandi Darmawan terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 12 meter.

Segera setelah menerima laporan, petugas siaga Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem segera berkoordinasi dengan pemandu lokal Gunung Agung untuk memberikan pertolongan awal kepada korban. Pada pukul 07.30 Wita diberangkatkan 1 tim untuk mempercepat proses evakuasi.

“Menggerakkan tim satu yang terdiri dari 25 orang pemandu lokal Pasar Agung untuk bergerak mendahului melakukan proses evakuasi,” jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem berjumlah 13 orang tiba di Pos Pasar Agung kurang lebih pukul 09.50 Wita dan segera melakukan pambagian tugas.

Pada pukul 10.00 Wita, tim kedua yang terdiri dari 13 personel SAR gabungan menyusul menuju lokasi dan setelah perjalanan satu jam lima belas menit akhirnya bertemu dengan tim pertama pada ketinggian sekitar 1.900 Mdpl. Untuk memperkuat proses evakuasi, pada pukul 11.50 Wita tim ketiga yang terdiri dari enam personel SAR gabungan kembali bergerak menuju lokasi.

Setelah melalui proses evakuasi, pada pukul 12.15 Wita tim SAR gabungan bersama korban berhasil tiba di posko area parkir Pura Pasar Agung, Selat, Karangasem. Korban kemudian mendapatkan penanganan awal dari tim medis Puskesmas Selat.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2026

“Hampir lima jam proses evakuasi, dari tim satu sampai tim tiga sampai di Posko Pasar Agung. “Kendala yang kami hadapi di lapangan terkait cuaca, dimana cuaca hujan gerimis, kabut tebal dengan visibility 20 meter,” ungkap Bhayangkara.

Selanjutnya, pada pukul 12.25 Wita, korban dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Selama berlangsungnya operasi SAR, melibatkan unsur SAR dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, BPBD Kabupaten Karangasem, Babinsa Desa Sebudi, Bhabinkamtibmas Desa Sebudi, Polsek Selat, Puskesmas Selat, pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung Selat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca