Connect with us

NEWS

Pin Emas Dari Kapolri untuk Danrem 163/Wira Satya

BALIILU Tayang

:

eka
PIN EMAS: Penyerahan Pin Emas dari Kapolri kepada Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H.,

Denpasar, baliilu.com – Makorem 163/Wira Satya kedatangan tamu istimewa yakni Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., Jumat (30/7/2021) pagi. Kedatangan orang nomor satu di Kepolisian Daerah Bali yang dalam rangka kunjungan silaturahmi sekaligus penyerahan Pin Emas dari Kapolri kepada Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., tersebut disambut hangat oleh Danrem dan para perwira staff.

Kapolda Bali yang didampingi Dirbinmas Polda Bali Kombes Pol Arum Priyono menyampaikan, kehadiran di Makorem 163/Wira Satya untuk silahturahmi sekaligus menyerahkan Pin Emas dari Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., untuk Danrem 163/Wira Satya. Hal ini sebagai bentuk apresiasi Kapolri dalam penanggulangan dan penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Bali.

“Ini wujud apresiasi Bapak Kapolri kepada Danrem 163/Wira Satya atas prestasi penerapan PPKM Mikro terbaik di provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki strategi dan peran yang paling efektif dalam tata kelola pengendalian Covid-19 serta penerapan PPKM Mikro di wilayahnya,” ungkap Kapolda Bali yang sangat berharap semoga kasus makin menurun dan pandemi ini cepat berlalu.

Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., sangat berterima kasih atas perhatian dan apresiasi yang diberikan Kapolri. Menurut Danrem sinergi antara TNI-Polri bersama instansi terkait dan juga masyarakat yang sudah berjalan harus semakin baik dalam melakukan penanganan Covid-19 yang sejauh ini sangat berdampak pada berbagai lini kehidupan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri atas perhatian dan penghargaan ini, mari kita lanjutkan sinergi dalam penanganan Covid-19 ini hingga kita menuju situasi yang lebih baik dan berkehidupan normal,” kata Danrem.

Kedua pejabat berkesempatan juga mendiskusikan terkait pelaksanaan 3 T (tracing, testing dan treatment). Terkhusus terkait tracing atau pelacakan yang saat ini gencar dilaksanakan dengan melibatkan tenaga tracer dari TNI, Polri, tenaga kesehatan (Nakes) dan juga relawan, kedua pejabat ini sangat memberikan atensi.

Baca Juga  Operasi Penyekatan di Pos Pintu Masuk, 65 Orang Menuju Denpasar Diminta Putar Balik

Pengerahan tracer baik dari unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Nakes dan juga relawan dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara digital dan manual. Cara digital akan dimaksimalkan bagi Personel TNI maupun Polri. Sebagai langkah pertama yang akan dilakukan para tracer dimana akan menerima pemberitahuan atau notifikasi dari dinas kesehatan di daerah kemudian petugas akan menghubungi dan mewawancarai warga yang kontak erat Covid-19 lewat aplikasi pengiriman pesan WhatsApp atau telepon. Jika tidak bisa maka akan ditindaklanjuti secara manual mendatangi langsung door to door ke rumahnya.

Rangkaian acara tersebut ditandai dengan pemasangan Pin Emas dan penyerahan piagam oleh Kapolda Bali kepada Danrem 163/Wira Satya. (eka)

Advertisements
de

de
Advertisements
de

NEWS

Kedepankan Disiplin Prokes, Kapolresta Denpasar Pimpin Apel Gelar Ops Patuh 2021

Published

on

By

de
SEMATKAN PIN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. Senin pagi (20/9/2021) memimpin apel gelar pasukan kesiapan Ops Patuh Agung 2021 di mako Polresta Denpasar, ditandai penyematan PIN pada personil.


Denpasar, baliilu.com – Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. Senin pagi (20/9/2021) memimpin apel gelar pasukan kesiapan Ops Patuh Agung 2021 di mako Polresta Denpasar. Dalam Ops Patuh 2021 ini masih mengutamakan peningkatan disiplin protokol kesehatan cegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap.

Ops Patuh Agung 2021 Polresta Denpasar akan digelar dari tanggal 20 September sampai dengan 3 Oktober 2021 dimana dalam pelaksanaan operasi kali ini melibatkan 120 personil dengan tema ”Kita Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan dan Tertib Berlalulintas Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) serta Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Mantap di Wilayah Hukum Polda Bali”. Permasalahan di bidang lalulintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Seiring dengan hal tersebut juga diharapkan adanya peningkatan Kamseltibcarlantas, menurunkan angka kecelakaan lalulintas, membangun budaya tertib berlalulintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dalam amanatnya Kapolresta Denpasar meminta kepada seluruh personil yang terlibat dalam operasi agar lebih fokus memperhatikan perkembangan Corona Virus Desiase-19 (Covid-19) yang terjadi di wilayah, dimana kita menyadari saat ini sedang dihadapkan dengan situasi pandemi bukan hanya Bali tapi seluruh wilayah Indonesia bahkan global mendunia, Dalam keadaan yang memprihatinkan ini kita harus tetap melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi kita, keselamatan bagi pengguna jalan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalulintas. Dalam konteks ini, lalulintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, dan sebagai penjaga kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas.

Baca Juga  Bank Sampah Bersih Lestari Desa Dangin Puri Klod Ajak Masyarakat Menabung Sampah

“Di samping melaksanakan tupoksi bidang lalulintas dalam giat ini kita juga diharapkan dapat melaksanakan education kepada masyarakat terkait pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tegas Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus.

Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, di tengah pandemi Covid-19, maka operasi ini dilaksanakan dengan mengedepankan giat edukatif dan persuasif serta humanis dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat terhadap polantas yang dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di wilayah Polresta Denpasar. (gs)

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hanya Tersisa 3 dari 11 Tempat Isoter di Denpasar, Tingkat Huniannya 34,17 Persen

Published

on

By

de
ISOTER: Tempat isolasi terpusat (isoter) untuk OTG/GR di Kota Denpasar terus berkurang. Dimana kini hanya tinggal tiga tempat isoter yang ketiganya berada di wilayah Sanur, Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Tempat isolasi terpusat (isoter) untuk OTG/GR di Kota Denpasar terus berkurang. Dimana kini hanya tinggal tiga tempat isoter yang ketiganya berada di wilayah Sanur, Denpasar.
 
Ketiga tempat isoter yang masih beroperasi ini yakni Wisma Werdhapura serta dua hotel yang berada di kawasan Sanur.
 
“Tempat isoter di Denpasar masih tersisa tiga. Dulu ada 11 tempat, kini sebanyak 8 tempat sudah kami tutup,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai saat dihubungi, Minggu 19 September 2021 siang.
 
Menurut Dewa Rai, berkurangnya tempat isoter ini dikarenakan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 harian di Denpasar sudah berkurang.
 
“Yang awalnya sampai tiga digit, sekarang tinggal dua digit. Kasusnya sudah menurun, sementara kesembuhan terus meningkat,” kata Dewa Rai.
 
Dengan tiga tempat Isoter tersebut, jumlah bed yang tersedia yakni 679 bed. Dimana yang terpakai saat ini sebanyak 232 bed atau 34,17 persen, sehingga sebanyak 447 bed kosong.
 
Adapun rincian dan kapasitas dari masing-masing tempat isoter tersebut yakni Wisma Werdhapura memiliki kapasitas 85 bed, dimana yang terisi hanya 3 bed. Hotel di Sanur dengan kapasitas 350 bed, yang terisi hanya 162 bed. Dan satu hotel di Sanur lagi dengan kapasitas 244 bed, kini hanya terisi 232 bed.
 
Dewa Rai mengatakan nantinya jika pasien yang menjalani isoter di Werdhapura Village sudah habis, maka isolasi akan dipusatkan di dua hotel saja. Hotel tersebut dipilih sebagai pusat isoter karena memiliki kapasitas bed yang banyak. Selain itu, juga akan mengurangi persebaran petugas baik dari petugas medis, Satpol PP, dan BPBD.
 
“Akan ada dua hotel yang kami jadikan tempat isoter nanti dan keduanya berada di wilayah Sanur,” katanya.
 
Untuk diketahui, saat terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19, Kota Denpasar memiliki 11 tempat isoter. Kesebelas tempat isoter tersebut yakni Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Bapelkesmas) Provinsi Bali, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali, satu hotel di Jalan Veteran, satu hotel di Kuta. Juga di satu hotel di Desa Sidakarya, Werdhapura Sanur, tiga hotel di Jalan Cokroaminoto, serta dua hotel di Sanur. (eka)

Baca Juga  Tinjau SVMI di UI, Kapolri: Hilangkan Perbedaan, Bersatu Lawan Covid-19

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Besok, Kantor Pemerintah Termasuk Mal Pelayanan Publik di Denpasar Terapkan Aplikasi PeduliLindungi

Published

on

By

de
Barcode Aplikasi PeduliLindungi yang sudah terpasang di Kantor Pemkot Denpasar

Denpasar, baliilu.com – Senin, 20 September 2021 besok kantor pemerintah yang ada di lingkungan Pemkot Denpasar mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi.
 
Beberapa barcode sudah terpasang di beberapa kantor pemerintah di Pemkot Denpasar salah satunya di Kantor Walikota Denpasar.
 
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai mengatakan penerapan aplikasi ini juga diterapkan di kantor desa/kelurahan hingga ke kantor Walikota Denpasar.
 
Tak hanya itu, Mal Pelayanan Publik Sewakadharma Lumintang juga menerapkan aplikasi ini. “Mulai besok kami di Denpasar menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Ini berlaku dari kantor desa/lurah hingga Mal Pelayanan Publik di Lumintang,” katanya, Minggu 19 September 2021.
 
Namun Dewa Rai menambahkan, untuk besok ada beberapa kantor yang belum bisa menerapkan aplikasi ini. Hal ini dikarenakan belum semua kantor mendapat QR Code PeduliLindungi ini.
 
“Tapi yang pasti untuk Kantor Walikota, Mal Pelayanan Publik Sewakadharma dan beberapa kantor besok sudah menerapkan, dan memang ada beberapa yang belum karena usulan QR Code-nya belum turun,” katanya.
 
Dewa Rai mengatakan penggunaan aplikasi ini berlaku bagi pegawai maupun pengunjung yang masuk perkantoran. Ini juga berlaku bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan ataupun dokumen lainnya di Sewakadharma Lumintang.
 
“Mau tidak mau semua nanti harus menerapkan, karena ini akan jadi suatu hal yang wajib dalam upaya pengendalian Covid-19. Dengan aplikasi ini akan membatasi pengunjung yang datang ke kantor, termasuk bagaimana status kesehatan orang tersebut, apakah OTG, sudah divaksin atau bagaimana,” imbuhnya.
 
Pihaknya pun meminta masyarakat untuk segera mengunduh aplikasi ini karena tak hanya digunakan saat ke kantor pemerintahan, namun juga ke hotel, mal, objek wisata, termasuk perjalanan melalui bandara dan pelabuhan.
 
Penerapan aplikasi ini dilakukan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 tahun 2021 tentang Penguatan Protokol Kesehatan dalam Tata Kelola Instansi Pemerintah dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. (eka)

Baca Juga  Kapolres Buleleng Lakukan Bakti Sosial Pembagian Sembako Dimasa PPKM Darurat

Advertisements
de

de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca