Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Pj. Ketua TP PKK Bali Dukung Kader Posyandu Sebagai Garda Terdepan Layanan Kesehatan Primer

BALIILU Tayang

:

Jambore Posyandu bali
JAMBORE POSYANDU: Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, berfoto bersama saat menghadiri Jambore Posyandu Provinsi Bali 2024 di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali pada Selasa, 20 Agustus 2024. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, memberikan semangat kepada kader Posyandu dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali yang menghadiri Jambore Posyandu Provinsi Bali 2024. Acara ini berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali pada Selasa, 20 Agustus 2024. Kegiatan Jambore ini mencakup berbagai acara, seperti pameran, lomba yel-yel, lomba memasak PMT berbahan lokal, dan lomba penyuluhan kesehatan.

Ida Mahendra Jaya mengapresiasi pelaksanaan Jambore yang melibatkan kader Posyandu se-Bali. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan kader Posyandu serta memperkuat kerja sama antar-personel. “Kemampuan kader dan kerja sama antar-personel sangat dibutuhkan untuk memberi layanan kesehatan primer, khususnya mendorong masyarakat berperilaku positif,” ujar Ida Mahendra Jaya, yang juga menjabat sebagai Pembina Posyandu Provinsi Bali. Ia juga mengajak seluruh kader untuk mengikuti kegiatan Jambore dengan semangat dan gembira agar pengetahuan dan pemahaman mereka meningkat.

Dalam sambutannya, Ida Mahendra Jaya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu di desa dan kelurahan yang telah menjadi garda terdepan dalam mendukung program layanan kesehatan primer di Bali. Menurutnya, Posyandu adalah kekuatan besar yang keberadaannya harus mendapat perhatian lebih, terutama karena layanan Posyandu kini berbasis siklus hidup. Posyandu tidak hanya fokus pada ibu hamil dan balita, tetapi juga melayani remaja, dewasa, dan lansia.

Mengakhiri sambutannya, Ida Mahendra Jaya menekankan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. “Saya titip kepada kader Posyandu untuk melakukan pemeriksaan gigi dan mulut. Boleh dibantu oleh petugas Puskesmas di tiap desa atau kelurahan,” ujarnya. TP PKK Bali juga telah melakukan pemeriksaan gigi dan mulut di Desa Temesi.

Baca Juga  Lahirkan Generasi Kuat dan Berkualitas, Pj. Ketua TP PKK Bali Minta Kader Rutin Periksa Gigi Warganya

Selama Jambore, Ida Mahendra Jaya juga memberikan edukasi mengenai kesehatan mulut dan gigi. Perwakilan Kabupaten/Kota diminta untuk memperagakan cara menyikat gigi yang benar.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom, menyatakan bahwa Jambore ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader Posyandu dalam memberikan layanan kesehatan primer yang berkualitas. Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama setelah adanya transformasi program Posyandu berbasis siklus hidup. Hal ini menuntut kader untuk lebih kreatif dalam melakukan kegiatan promotif dan preventif.

“Tugas kader Posyandu kini mencakup lebih banyak kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia,” jelasnya. Karena tanggung jawab yang semakin kompleks, kader Posyandu diharapkan bisa mengatur waktu dengan baik agar semua kelompok usia terlayani. Kunjungan rumah pun dianjurkan agar layanan Posyandu dapat menjangkau seluruh anggota keluarga. “Manfaatkan kunjungan rumah untuk memeriksa kesehatan semua anggota keluarga dan segera koordinasikan dengan petugas kesehatan jika ditemukan masalah,” tambahnya.

Kadiskes juga menjelaskan bahwa transformasi layanan Posyandu ini bertujuan untuk memperluas cakupan target kesehatan, tidak hanya menurunkan angka kematian ibu dan balita, tetapi juga mencapai target lain sesuai siklus hidup manusia. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan keterampilan kader Posyandu menjadi sangat penting. Mengakhiri laporannya, Kadiskes mengapresiasi semangat para kader Posyandu yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam lomba yel-yel, Kabupaten Klungkung berhasil meraih Juara I, diikuti oleh Denpasar dan Badung sebagai Juara II dan III. Untuk lomba memasak PMT berbahan lokal, Kabupaten Klungkung meraih Juara I, disusul Badung dan Bangli di posisi kedua dan ketiga. Klungkung juga kembali meraih Juara I dalam lomba penyuluhan kesehatan, diikuti oleh Gianyar dan Bangli di posisi kedua dan ketiga.

Baca Juga  Ny. Ida Mahendra Jaya Dukung Penuh Paduan Suara Voice of Bali Berlaga di Thailand

Sedangkan dalam lomba penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, Kabupaten Bangli meraih Juara I, diikuti oleh Klungkung di posisi kedua dan Kabupaten Tabanan di posisi ketiga.

Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan hadiah dan penghargaan untuk Kader Posyandu Berprestasi, Inovasi Terbaik, Posyandu Berprestasi, dan Posyandu dengan Inovasi Terbaik. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Published

on

By

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antriannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.

Menkes menuturkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama kepada peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.

Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan, dan Kementerian Keuangan telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Teman-teman dari BPJS juga menanyakan, Pak kita butuh kepastian dari sisi keuangannya terjaga. Kebetulan di sini juga ada Pak Menkeu, Pak Menkeu juga sudah memberikan kejelasan bagaimana ke depannya BPJS ini selama pelayanannya baik, ke masyarakat baik dan masyarakat juga membutuhkan, keuangannya nanti akan dipastikan terjaga,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah perkembangan dalam sistem kesehatan, seperti inflasi medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan peningkatan utilisasi pelayanan.

Baca Juga  Lahirkan Generasi Kuat dan Berkualitas, Pj. Ketua TP PKK Bali Minta Kader Rutin Periksa Gigi Warganya

“Kemudian beberapa hal kecil kita akan perbaiki, fraud dalam pelayanan dan ini juga penting perilaku yang volume based. Kita akan geser ke value based,” lanjut Prihati.

Prihati menjelaskan, pergeseran dari pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada peserta. Pendekatan tersebut diarahkan agar pelayanan yang diberikan makin sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran,” kata Prihati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RUU APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Ekspansif, Kredibel dan Berkelanjutan

Published

on

By

APBN 2027 Resmi Disahkan DPR RI
SAMPAIKAN APBD 2027: Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan dokumen APBN 2027 kepada Ketua DPRRI Puan Maharani saat rapat paripurna DPR RI pada Selasa (29/9). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 secara resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (29/9). Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan APBN 2027 dirancang tetap ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan keberlanjutan fiskal.

“Fiskal harus hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat dengan tetap menjaga kredibilitasnya. Kebijakan fiskal 2027 dirancang tetap ekspansif secara kolaboratif terarah dan terukur, dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap PDB” ungkap Menkeu Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Lebih lanjut, dalam APBN 2027 pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.435,1 triliun, belanja negara diperkirakan sebesar Rp4.106,3 triliun, sedangkan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dilakukan secara inovatif dan terukur.

Arsitektur APBN 2027 difokuskan pada delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), yakni kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. Selain itu, terdapat program pendukung yang mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Selain itu, Menkeu Suahasil menegaskan APBN 2027 akan terus merepresentasikan kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan masyarakat antara lain melalui anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp824 triliun, anggaran perlindungan sosial Rp539,7 triliun, serta anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.

Baca Juga  Pj. Ketua Dekranasda Bali Hadiri Grand Final Pemilihan Puteri Indonesia 2024 Bali

Menkeu Suahasil mewakili Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan APBN 2027. Menurut Menkeu, pembahasan yang dinamis dan konstruktif antara Pemerintah dan DPR RI membuat arsitektur APBN 2027 semakin matang dan akuntabel.

Dengan APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan, Pemerintah berharap APBN 2027 mampu menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadirkan Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Published

on

By

Komisi XIII Cek Lapas Cibinong
KONFERESI PERS: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan melakukan tinjauan langsung atas temuan fasilitas istimewa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor dalam waktu dekat. Pengecekan dilakukan untuk mencocokkan temuan di lapangan dengan data dan informasi yang telah diperoleh DPR dalam rapat bersama pemerintah.

Dasco mengatakan Komisi XIII sebelumnya telah melakukan rapat dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait persoalan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan tersebut. Dari rapat itu, Komisi XIII memperoleh informasi yang selanjutnya akan diverifikasi melalui kunjungan lapangan.

Menurut Dasco, pengecekan ke Lapas Cibinong diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara informasi yang disampaikan pemerintah dengan kondisi sebenarnya. Pimpinan DPR pun telah memberikan persetujuan agar Komisi XIII melakukan kunjungan tersebut.

“Komisi XIII sudah rapat, kemudian masalah yang ada di lapas itu kami sudah mendapatkan juga informasi dari Komisi XIII bahwa mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” kata Dasco dalam konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut, kata Dasco, akan menjadi tindak lanjut DPR atas temuan fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Dengan pengecekan secara langsung, DPR dapat melihat kondisi fasilitas yang menjadi perhatian tersebut sekaligus mencocokkannya dengan data yang telah disampaikan dalam rapat.

Pengecekan juga dilakukan untuk melihat apakah masih terdapat hal-hal lain yang perlu ditindaklanjuti dari temuan tersebut. Hasil kunjungan dapat menjadi bahan bagi Komisi XIII dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Dasco menegaskan pengecekan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencocokkan data, tetapi juga untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga  Lahirkan Generasi Kuat dan Berkualitas, Pj. Ketua TP PKK Bali Minta Kader Rutin Periksa Gigi Warganya

“Oleh karena itu kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII mengunjungi Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca