Denpasar, baliilu.com – Melihat situasi pandemi Covid-19 di Provinsi Bali berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 bahwa Provinsi Bali ada pada PPKM level 2, Presiden Republik Indonesia memerintahkan agar pelaksanaan PPKM untuk wilayah Jawa dan Bali tetap dilaksanakan dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan merupakan harga mati. Hal itu disampaikan oleh Kapolresta Denpasar KBP Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K, M.H. pada saat Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Zebra Agung 2021 di lapangan Mapolresta Denpasar, Senin (15/11/2021).
Lebih lanjut Kapolresta mengatakan, kegiatan Operasi Agung 2021 dimulai tanggal 15 – 28 November 2021 dengan melibatkan 120 personil dengan sasaran orang, barang dan lokasi.
Ditegaskan pula, pembatasan kegiatan masyarakat sebagai upaya antisipasi dalam mencegah penyebaran Covid-19, namun dalam pelaksanaannya perlu ada antisipasi guna memperlancar situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcar Lantas) yang sesuai dengan penerapan protokol kesehatan.
‘’Dalam hal ini, pemerintah fokus dalam penanganan penyebaran Covid-19, namun di sisi lain kecelakaan dan pelanggaran lalulintas tidak luput dari perhatian kita semua sehingga perlu adanya upaya guna menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalulintas di tengah wabah Covid-19 di wilayah Bali,’’ ujar Kapolresta.
Berdasarkan data dari Dit Lantas Polda Bali, ungkap Kapolresta Avitus Panjaitan, jumlah laka pada operasi Zebra Agung 2020 dibandingkan dengan Operasi Zebra Agung tahun 2019 cenderung menurun. Ini membuktikan bahwa kegiatan Operasi Zebra Agung 2021 diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam penurunan angka laka lantas.
Polri telah menetapkan kalender Operasi Zebra Agung tahun ini guna mewujudkan situasi kamseltibcar lantas menjelang Natal tahun 2021 dan tahun baru 2022 yang tentunya masih dalam suasana Covid-19.
Di wilayah hukum Polda Bali, Operasi Zebra Agung 2021 akan dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai hari ini tanggal 15 sampai 28 November 2021 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Operasi kewilayahan Mandiri Zebra Agung 2021 bersifat terbuka dalam memelihara keamanan dan ketertiban yang dilaksanakan oleh Dit Lantas Polda Bali bersama Polres/Polresta yang dibantu jajaran dan fungsi kepolisian lainnya.
Kegiatan ini bertujuan menciptakan kamseltibcar lantas yang dilaksanakan secara profesional, bermoral, dan humanis untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dengan mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta tetap menerapkan protokol kesehatan pada setiap aktivitas dan kegiatan.
Adapun tema Operasi Zebra Agung 2021 “Melalui Operasi Zebra Agung 2021 Kita Wujudkan Kamseltibcar Lantas yang Mantap serta Pencegahan Covid-19 dengan Meningkatkan Disiplin Masyarakat dalam Mematuhi Protokol Kesehatan di Wilayah Hukum Polda Bali’’.
‘’Saya berpesan kepada anggota yang terlibat Operasi Zebra Agung 2021 agar selalu bersikap simpatik kepada masyarakat, utamakan faktor keamanan dan keselamatan diri dalam setiap tugas, tegas dan profesional saat melakukan penegakan hukum, tetaplah menjadi polisi yang humanis bagi masyarakat, dan lakukan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dengan tetap memegang teguh nama baik institusi,’’ ujarnya berpesan.
Di akhir kesempatan, Kapolresta Denpasar menyampaikan dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa saya ucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sandi Operasi Zebra Agung 2021 semoga Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa selalu memberikan kesehatan, bimbingan dan anugerah dan petunjuk kepada kita, sehingga kita dapat melaksanakan tugas dengan baik di tengah pandemi Covid-19. ‘’Ingat jaga diri, jaga keluarga dan jaga negara,’’ ucapnya. (gs)