Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Presiden Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30–200 GT, Dukung Daya Saing Perikanan Tanpa Bebani APBN

BALIILU Tayang

:

bahan bakar nelayan
PIMPIN RATAS: Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas yang antara lain membahas harga BBM bagi sektor perikanan di Kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Senin, 13 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemberian harga khusus bahan bakar minyak (BBM) bagi pengusaha nelayan yang memiliki kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton (GT). Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selepas mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Senin, 13 Juli 2026.

Dalam keterangannya, Menko Airlangga menjelaskan bahwa sebelumnya harga BBM non-subsidi sempat melonjak hingga Rp21.300 per liter. Sementara itu, BBM untuk nelayan di bawah 30 GT telah diberikan dengan harga Rp6.800 per liter. Oleh karena itu, Presiden memberikan arahan agar pengusaha nelayan dengan kapal 30–200 GT turut mendapatkan harga kekhususan.

“Karena pengusaha nelayan ini perlu diberikan harga kekhususan, tadi dibahas bahwa harga yang disepakati adalah di harga Rp15.000 per liter,” ungkapnya.

Menko Airlangga menambahkan bahwa harga BBM non-subsidi berdasarkan harga rata-rata produksi solar di dalam negeri dapat dipatok pada angka Rp 18.600 per liter. Dengan demikian, selisih dukungan sebesar sekitar Rp 3.600 per liter akan dibiayai melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), bukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Oleh karena itu, Pak Menteri ESDM akan membuat, mengeluarkan, regulasi terkait dengan subsidi tersebut, yang besarnya subsidi kira-kira Rp 3.600 itu akan dibiayai oleh BPDP,” jelas Menko Airlangga.

Menurut Menko Airlangga, penggunaan dana BPDP dimungkinkan karena saat ini lembaga tersebut memiliki kecukupan dana untuk membiayai dukungan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan harga khusus BBM bagi pengusaha nelayan ini akan diberikan dengan kuota sebesar 400.000 ton untuk enam bulan ke depan.

Baca Juga  Pemerintah Indonesia dan Persatuan Emirat Arab Sepakati 8 MOU dan LOI

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah memberikan kepastian bagi pelaku usaha di sektor perikanan. Menurutnya, harga Rp 15.000 per liter diharapkan dapat membantu operasional nelayan dengan kapal berukuran 30 GT ke atas.

“Ini semua dalam rangka bagaimana memberikan rasa kepastian bagi saudara-saudara kita pelaku usaha di sektor perikanan karena memang kan harganya agak tinggi sekarang. Nah dengan harga Rp 15 ribu ini diharapkan dapat membantu proses operasional bagi nilai yang 30 GT ke atas,” ujar Menteri Bahlil.

Menteri Bahlil menyampaikan bahwa Kementerian ESDM akan segera menindaklanjuti arahan Presiden dengan menerbitkan surat keputusan. Ia juga menegaskan bahwa pembiayaan dukungan harga tersebut menggunakan dana non-APBN.

“Kami segera akan membuat surat keputusan dari ESDM untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

Lebih lanjut, Menteri Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan tepat sasaran. Penentuan titik-titik penyaluran akan dikoordinasikan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan agar tidak terjadi penyalahgunaan.

“Ini nanti agar tidak disalahgunakan, nanti kita akan minta titik-titiknya akan ditentukan oleh, koordinasikan dengan Menteri Perikanan. Supaya apa? Jangan sampai niat baik pemerintah untuk membantu nelayan kemudian salah lagi dipergunakan,” tegas Menteri Bahlil. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Targetkan Bali Bebas Pembangkit Tenaga Fosil, PLTS Jadi Andalan Menuju Net Zero Emission 2045

Published

on

By

gubernur koster
BUKA ISS 2026: Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru Bali, Sanur, Denpasar, Selasa (14/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya menjadikan Bali mandiri energi berbasis energi bersih dengan menghentikan ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi strategi utama untuk mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) 2045, lima belas tahun lebih cepat dibandingkan target nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Koster saat membuka Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru Bali, Sanur, Denpasar, Selasa (14/7).

Menurut Koster, sebagai daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata, Bali membutuhkan kualitas lingkungan yang baik serta sistem energi yang bersih, aman, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari implementasi Visi Pembangunan Daerah Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

“Untuk mewujudkan target tersebut, kami mempercepat pengembangan energi baru terbarukan, khususnya energi surya, memperluas penggunaan kendaraan listrik, mengembangkan pembangkit listrik berbasis energi bersih, serta membuka ruang investasi dan kolaborasi di sektor energi hijau,” ujar Koster.

Ia menegaskan, Bali harus memiliki kemandirian energi dengan memanfaatkan sumber energi yang tersedia di daerah sendiri. Ke depan, pembangkit listrik di Bali diharapkan tidak lagi menggunakan bahan bakar fosil agar sumber pencemaran udara dapat dihilangkan sehingga kualitas udara tetap terjaga.

“PLTS adalah pilihan terbaik karena sumber energinya berasal dari matahari. Saya mendorong pemanfaatan PLTS sebagai sumber energi masa depan Bali,” tegasnya.

Koster juga menyatakan Pemerintah Provinsi Bali siap mendukung masyarakat yang ingin memasang PLTS. Menurutnya, penggunaan energi surya tidak merugikan pemerintah, justru perlu difasilitasi sebagai bagian dari percepatan transisi energi bersih.

Baca Juga  Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo: Langkah Terobosan, Langkah Berani

“Kalau masyarakat mau memasang PLTS, saya akan dukung. Pemerintah harus memfasilitasi karena ini memberi manfaat besar bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Sebagai bentuk implementasi, Pemprov Bali akan mengembangkan kawasan rendah emisi yang diawali dari Nusa Penida. Selanjutnya, program tersebut akan diperluas ke kawasan Nusa Dua, Kuta, Sanur, dan Ubud.

“Kami akan memulai dari Nusa Penida terlebih dahulu. Semoga program ini berjalan dengan baik dan menjadi contoh bagi kawasan lainnya di Bali,” ujarnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah, Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, serta Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pemanfaatan PLTS Atap di Provinsi Bali.

Koster berharap Indonesia Solar Summit 2026 tidak hanya menghasilkan diskusi, tetapi juga melahirkan kemitraan strategis, investasi konkret, dan rekomendasi kebijakan yang mampu mempercepat terwujudnya target nasional pengembangan 100 gigawatt energi surya.

Sementara itu, CEO Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, mengatakan Indonesia Solar Summit merupakan forum nasional tahunan yang diselenggarakan IESR bersama kementerian dan lembaga pemerintah untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

ISS 2026 berlangsung pada 14–16 Juli 2026 di The Meru Sanur, Bali, dengan fokus pada percepatan target pembangunan 100 GW PLTS, pengurangan penggunaan pembangkit berbahan bakar diesel, strategi pembiayaan, serta penguatan ekosistem industri tenaga surya nasional.

Fabby mengungkapkan, sejak pertama kali digelar pada 2022, ISS selalu diselenggarakan di Jakarta. Tahun 2026 menjadi kali pertama forum tersebut berlangsung di luar ibu kota, dengan Bali dipilih karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengembangan energi bersih.

Baca Juga  Presiden Prabowo Gelar Jamuan Santap Malam Kabinet Merah Putih di Akademi Militer

“Energi surya bukan lagi sekadar wacana, tetapi telah menjadi agenda pembangunan nasional untuk mencapai kemandirian energi. Tantangan kita sekarang adalah mengubah potensi besar yang dimiliki Indonesia menjadi investasi nyata dan mempercepat terwujudnya ekonomi hijau,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kajati Bali dan Kapolda Bali Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum serta Jaga Stabilitas Keamanan Daerah

Published

on

By

kejati bali
TERIMA KUNKER: Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum., menerima kunjungan kerja Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.I.K., M.Si., di Kantor Kejati Bali, Selasa, 14 Juli 2026. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Polda Bali memperkuat sinergitas dalam penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan daerah melalui pertemuan di Kantor Kejati Bali, Selasa, 14 Juli 2026.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum., menerima kunjungan kerja Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.I.K., M.Si. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejati Bali, para Asisten, Koordinator, Kepala Bagian Tata Usaha, serta jajaran pejabat utama Polda Bali.

Dalam pertemuan itu, kedua pimpinan membahas penguatan koordinasi antara Kejaksaan dan Kepolisian, khususnya dalam penegakan hukum, pencegahan tindak kejahatan, hingga pengamanan berbagai agenda nasional maupun daerah yang akan berlangsung di Bali.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum. menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Kejaksaan dan Polri. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan koordinasi dalam berbagai aspek penegakan hukum.

“Beliau menekankan pentingnya koordinasi yang lebih erat, terutama dalam penanganan perkara pidana, pengawasan orang asing, pengawasan kamtibmas, serta pencegahan potensi gangguan keamanan,” terang Kajati.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen institusinya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kejaksaan demi menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Pulau Dewata.

“Kapolda Bali menyatakan komitmen penuh Polri untuk terus bersinergi dengan Kejaksaan guna mewujudkan Bali yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat serta wisatawan,” paparnya.

Melalui pertemuan tersebut, Kejati Bali dan Polda Bali menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat sinergitas antarlembaga. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung penegakan hukum yang berkeadilan sekaligus menjaga stabilitas keamanan daerah, sehingga Bali tetap menjadi wilayah yang aman bagi masyarakat maupun wisatawan. (gs/bi)

Baca Juga  Presiden Prabowo: Peresmian Lima Bendungan dan Keberhasilan B50 Jadi Bukti Kerja Keras Menuju Indonesia Makmur

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Dentim Lakukan Mediasi, Perselisihan Antarpemuda di Lapangan Bajra Sandhi Berakhir Damai

Published

on

By

Polsek Dentim
MEDIASI: Proses mediasi antarpemuda saat kegiatan pertandingan sepak bola di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Minggu (12/7/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) berhasil menyelesaikan perselisihan antarpemuda yang terjadi saat kegiatan pertandingan sepak bola di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Minggu (12/7/2026) malam. Melalui langkah mediasi dan pendekatan humanis, permasalahan yang sempat memanas tersebut berhasil diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.40 Wita dan dipicu oleh kesalahpahaman akibat perbedaan pendapat saat pertandingan sepak bola yang melibatkan beberapa pemuda asal Sumba, sehingga sempat memicu adu argumentasi.

Menerima informasi tersebut, personel Polsek Dentim segera mendatangi lokasi, mengamankan situasi, serta memfasilitasi mediasi di Pos Polisi Renon. Melalui musyawarah secara kekeluargaan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai dan saling memaafkan.

Kapolsek Dentim, AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H. menyampaikan bahwa penyelesaian melalui mediasi merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengedepankan penyelesaian masalah secara humanis guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat akan kami tangani secara profesional dengan mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan pendekatan yang humanis. Kami mengapresiasi itikad baik kedua belah pihak yang memilih berdamai sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga dengan aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Dentim.

Polsek Dentim juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengedepankan komunikasi yang baik, menjaga sportivitas dalam setiap kegiatan, serta menyelesaikan setiap permasalahan melalui musyawarah demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Pemerintah Indonesia dan Persatuan Emirat Arab Sepakati 8 MOU dan LOI
Lanjutkan Membaca